Anda di halaman 1dari 3

11

VI.

HASIL PENGAMATAN
6.1. Tempe dengan Bahan Baku Kacang Kedelai

Jumlah Ragi

Foto

3 gram, 6 gram,
9 gram dengan
menggunakan
plastik.
Kacang kedelai yang ditambahin ragi lalu dibungkus dengan
plastik, setelah 4 hari tidak terbentuk tempe dan tidak
adanya miselium hifa kapang dan berbau busuk.

3 gram dengan
daun pisang
Kacang kedelai yang ditambahin ragi lalu dibungkus dengan
daun pisang, setelah 4 hari tidak terbentuk tempe dan tidak
adanya miselium hifa kapang. Didalamnya terdapat larva
ulat kecil-kecil dan berbau busuk.
6 gram dengan
daun pisang

Kacang kedelai yang ditambahin ragi lalu dibungkus dengan


daun, setelah 4 hari tidak terbentuk miselium. Didalamnya
terdapat larva ulat kecil-kecil dan berbau busuk dan bewarna
kehitaman.

12

Jumlah Ragi

Foto

9 gram dengan
daun pisang

Kacang kedelai yang ditambahin ragi lalu dibungkus dengan


daun, setelah 4 hari terbentuk miselium hifa kapang namun
hanya sedikit sekali. Didalamnya terdapat larva ulat kecilkecil dan berbau busuk.
6.2. Tempe dengan bahan baku Kacang Tanah

Jumlah Ragi

Foto

3 gram

Kacang tanah yang ditambahin ragi lalu dibungkus dengan


plastik, setelah 4 hari terbentuk dan adanya miselium hifa
kapang tetapi sedikit

6 gram
.
Kacang tanah yang ditambahin ragi lalu dibungkus dengan
daun, setelah 4 hari terbentuk dan adanya miselium hifa kapang.
Namun tempe yang didapatkan belum terbentuk dengan
sempurna karena hifanya belum terbentuk seluruhnya namun
lebih banyak dari pada hifa pada ragi 3 gram.

13

Jumlah Ragi

Foto

9 gram

Kacang tanah yang ditambahin ragi lalu dibungkus dengan


daun, setelah 4 hari terbentuk dan adanya miselium hifa kapang
tapi belum sempurna. Namun tempe yang didapatkan terdapat
warna kehitaman dan berbau busuk.
3 gram, 6
gram, 9 gram
dengan plastik

Kacang tanah yang ditambahin ragi lalu dibungkus dengan


plastik, setelah 4 hari tidak terbentuk dan adanya miselium hifa
kapang. Tempe yang didapatkan tidak ditemukan ulat kecil
namun hifa kapang belum terbentuk.