Anda di halaman 1dari 9

CHALAZION

Kelenjar meibom tersumbat dan


infeksi non spesifik
Pada palpebra berupa reaksi inflamasi
granulomatous

Mikroskopik :
Granuloma multipel
Ditemukan sel datia tipe Langhans

Melanoma
Melanoma

Prognosis : tergantung tipe sel,

ukuran, lokasi, penyebaran ke N.II,


penyebaran ke sklera, nekrosis
HH 5 tahun tipe B 66 75%
HH 5 tahun campuran tipe B &
epiteloid 50%

Terapi :

enucleasi

Pineoblastoma

Meduloblastoma

Neuroblastoma

Ependymal
differentiation

Oligodendroglial
differentiation
Primitive
Neuro
Ectodermal
Tumor
Embryonal CNS Neoplasm

PNET
Ependymoblastoma

Astrocytic
differentiation

Retinoblastoma

RETINOBLASTOMA
Frekwensi :
1 : 15.000
Usia < 5 tahun (Peak 1 2 thn, pada 10
14 tahun
60% sporadik, 40% autosomal dominan
Unilateral / bilateral

Bentuk : endofitik & exofitik

Retinoblastoma
Retinoblastoma

Mikroskopik :
Differentiated retinoblastoma :
sering, sel kecil, bulat, sitoplasma
sedikit membentuk Roset FlexnerWintersteiner
Undifferentiated retinoblastoma: sel
besar, anaplastik, hiperkromatis,
sitoplasma sedikit, berkelompok,
nekrosis

Gejala : leukoria (Cats eye reflex),

strabismus, iritis, nystagmus, nyeri

Retinoblastoma
Retinoblastoma

Metastase : ke SSP
Terapi : radiasi, enucleasi at

eksenterasi sampai N.II

Prognosis :
HH 5 tahun unilateral 90%
Invasi ke N.II : buruk

MELANOMA
Asal : sel berpigmen di uvea
Sering pada choroid dan corpus ciliaris

Bentuk : discoid, globular atau seperti

jamur

Tipe :
Spindle A : sel tipis, inti fusiform kecil
Spindle B : sel lebih besar, pleomorfis
Epiteloid : sel besar, irreguler, inti besar;
sitoplasma banyak, kadang-kadang dengan inti
bizare, tidak rapat