Anda di halaman 1dari 1

Kelenjar Timus

Kelenjar timus merupakan kelenjar hasil penimbunan hormon somatotrof atau hormon
pertumbuhan. Pada orang dewasa, kelenjar ini tidak digunakan kembali.
Kelenjar timus berfungsi untuk membentuk hormon thymosin yang berperan dalam sistem
imun (kekebalan).

Kelenjar timus merupakan kelenjar yang bertanggungjawab dalam pertumbuhan


manusia. Kelenjar timus bahkan sangat berpengaruh pada saat usia pertumbuhan. Bila
kekurangan kelenjar timus akan menderita kretinisme (kekerdilan) dan bila kelebihan
menimbulkan gigantisme (raksasa).
Kelenjar timus terletak di dalam mediastinum di belakang os sternum, dan di dalam
torak kira-kira setinggi bifurkasi trakea. Warnanya kemerah-merahan dan terdiri dari 2 lobus.
Kelenjar timus hanya dijumpai pada anak dibawah 18 tahun.
Karakteristik Kelenjar Timus:

Terletak di sepanjang rongga trachea di rongga dada bagian atas.

Timus membesar sewaktu pubertas dan mengacil setelah dewasa.

Kelenjar ini merupakan kelenjar penimbunan hormon somatotrof atau hormon


pertumbuhan dan setelah dewasa tidak berfungsi lagi.

Kelenjar timus berperan dalam sistem pertahanan tubuh dengan menghasilkan


hormone Thymosin, Thymic humoral factor, Thymic factor dan Thymopoietin.
Fungsi kelenjar timus adalah:

Mengaktifkan pertumbuhan badan

Mengurangi aktivitas kelenjar kelamin

Menghasilkan timosin yang berfungsi untuk merangsang limfosit.