Anda di halaman 1dari 10

Ganyong (Canna discolor L. syn. C.

edulis, suku kana-kanaan atau Cannaceae)


adalah sejenis tumbuhan penghasil umbi yang cukup populer namun
kelestariannya semakin terancam karena tidak banyak orang yang menanam
dan mengonsumsinya. Umbi ganyong mengandung pati, meskipun tidak
sebanyak ubi jalar.
Ganyong
termasuk komoditas umbi-umbian. Ganyong belum sepopuler ubi kayu dan ubi jalar.
Ganyong merupakan salah satu bahan pangan non beras yang bergizi cukup tinggi
terutama kandungan karbohidratnya. Oleh karena itu pengembangan budidaya Ganyong
dapat tumbuh pada semua jenis tanaman dan tempat berlindung. Cocok ditanam di
lahan pekarangan, tegalan, pematang sawah ditumpangsarikan dengan tanaman
palawija lainnya. Tanaman ganyong juga berfungsi sebagai tanaman penutup tanah,
pengendali erosi, tanaman hias dan sekaligus sebagai bahan pangan sumber
karbohidrat.
TEKNIS BUDIDAYA
Selain
ditentukan oleh persyaratan tumbuh, keberhasilan tanaman ganyong juga
dipengaruhi oleh faktor penyiapan bibit, lahan teknis penanaman serta
pemeliharaan tanaman.
A.

Penyiapan
Bahan Tanaman (bibit)

Bibit
ganyong berasal ubi dan anakan.

Bibit
berasal dari ubi, diambil dari rumpun induk yang cukup tua 10-15 bulan; tumbuh
sehat, subur, normal dan telah membentuk akar tongkat (bongkol).

Bibit dari
anakan diambil tanaman (rumpun) yang berumur 10-15 bulan beranak cukup banyak dan
pertumbuhan tanaman sehat dan normal.

Kebutuhan
bibit per Ha 4.117-17.777 bibit tergantung jarak tanam yang digunakan.

Jenis
(spesies) ganyong ada dua yaitu ganyong putih dan ganyong merah dengan ciri
pada warna batang dan urat-urat daun.

B. Penyiapan Lahan

Lahan untuk
kebun dengan cara ganyong diolah dengan baik.

Mula-mula
tanah dicangkul atau dibajak sedalam 30 cm hingga gembur kemudian dikeringkan
selama 15 hari.

Kemudian
dicangkul kembali sambil dibuat guludan selebar 40-60 cm tinggi 30 cm dan
panjang sesuai keadaan lahan.

Jarak
antara guludan 60-100 cm.

Buat lubang
tanam dengan kored 12,5-15 cm.

Jarak tanam
75 x 75 cm, 100 x 75 cm, 90 x 90 cm, 100 x 135 cm tergantung kesuburan tanah.

C. Penanaman
Waktu
paling baik adalah awal musim hujan (Oktober-Nopember).
Cara
menanam bibit ganyong :

1. Pilih bibit yang baik, yaitu bibit asal ubi atau


anakan.

2. Tanamkan bibit satu persatu kedalam lubang tanam


dengan arah tunas menghadap ke atas.

3. Tutup (timbun) bibit dengan tanah setebal 12,5 cm


sambil merapikan guludan.
D. Pemeliharaan Tanaman
1.
Penyiangan
Dilakukan
sebulan sekali tergantung keadaan gulma.
2.
Penggemburan tanah dan pengguludan.

Penggemburan
dan pengguludan bertujuan untuk memudahkan pembentukan tunas-tunas baru dan ubi
secara produktif.

Penggemburan
dan pengguludan dilaksanakan bersama penyiangan

tanam

3.
Pemupukan

Pemupukan
dilakukan hanya 1 kali pada umur 1-3 bulan setelah tanam.

Jenis pupuk
yang diberikan Urea 100 Kg, SP 100 Kg dan KCl 50 Kg.

Cara
pemupukan menabur pupuk dalam larikan sedalam 10-15 cm kemudian ditutup dengan
tanah.

4.
Perlindungan Tanam
Hama
penyakit yang sering menyerang tanaman ganyong :

dan

a)
Hama

Ulat Daun dan Belalang.


Serangan
ulat
daun
rusak, bolong-bolong tidak teratur.

dan

belalang

menyebabkan

daun

Kutu Daun
Menyerang
dengan
mengisap
cairan
tanaman,
terutama
pucuk daun atau daun-daun muda. Serangan kutu daun menyebabkan daun atau pucuk
kerdil.

Pengendalian :
Cara
pengendalian
untuk
serangan
hama
mekanis yaitu memangkas bagian tanaman yang terserang berat.

dengan

cara

b)
Penyakit

Karat Daun
Gejala
serangan
permukaan
daun
sebelah
atas
berbintik-bintik merah atau kecoklatan seperti karat, terjadi pada daun-daun
tua.

Pengendalian
untuk
serangan
ringan
dengan
cara
memangkas bagian tanaman, serangan berat dengan memusnahkan tanaman.

mekanis

Layu Sclerotium
Gejala
pangkal
batang
dekat
permukaan
tanah
layu
dan
busuk kadang-kadang akhirnya tanaman mati. Pengendalian dengan sanitasi kebun,
perbaikan drainase dan pemangkasan tanaman yang terserang berat atau
pencabutan.

Bercak Daun
Menyerang
daun-daun
tua,
daun
bercak-bercak
kuning
atau coklat sampai kehitam-hitaman tidak teratur dan pada serangan berat daun
menjadi kering. Pengendalian dengan cara sanitasi kebun, penjarangan anakan dan
memangkas tanaman yang terserang berat.

E. Panen
Tanaman
ganyong dapat dipanen sesuai dengan tujuan penggunaan hasil.

Sebagai
nyamilan
misalnya
panen pada umur 6-10 bulan setelah tanam.

ubi

rebus

atau

ubi

kukus,

Sebagai
bahan
pada umur 15-18 bulan.

baku

pembuatan

pati

atau

tepung

dipanen

Ciri
Tanaman ganyong siap dipanen.

Daun-daunnya
sudah
atau setelah batang mati.

menguning

atau

mongering,

sebagian

Ubi-ubinya menyembul kepermukaan tanah.


Produksi
dapat
menghasilkan
30-50
Hektar (Hj. Nurlaela AR, SP/Penyuluh Kota Mataram)

Ton

brangkasan

per

http://cybex.deptan.go.id/lokalita/budidaya-tanaman-ganyong

Manfaat umbi ganyong untuk kesehatan selain sebagai sumber karbohidrat, umbi ganyong
juga bermanfaat untuk pengobatan sakit panas dalam dan radang saluran kencing.

Kelestarian tanaman ganyong semakin lama semakin sedikit dan mungkin lam kelamaan
akan punah. Saya masih ingat dulu sewaktu kecil tetangga yang baik hati sering memberikan
satu piring ganyong rebus yang memiliki rasa yang enak, manis,gurih dan mengenyangkan.
Ganyong yang dalam bahasa ilmiahnya Canna discolor L. syn. C. edulis adalh tanaman umbi
yang cukup popular, kelestarian ganyong saat ini semakin sedikit dan bukan tidak mungkin
dalam waktu waktu yang akan dating akang lebih sulit untuk mendapatkan ganyong.
Mungkin banyak orang yang belum mengetahui tenaman ganyong terlebih mereka yang
tinggal di perkotaan akan sangat sulit untuk melihat secara nyata tanaman ganyong, bagi anda
yang belum tahu tanaman ganyong anda tidak perlu khawatir karena
Dalam postingan ini kami menyertakan gambar tanaman ganyong.

Gambar bunga ganyong

Gambar daun ganyong

Gambar umbi ganyong

Umbi ganyong yang telah dibersihkan


Konon tanaman ganyong berasal dari amerika selatan sekitar 2500 tahun sebelum masehi dan
masyarakat telah menggunakan ganyong sebagai bahan konsumsi sebelum mereka mengenal
padi maupun singkong.
Di Indonesia ganyong tumbuh dengan baik sekitar tahun 1905 dengan sentra produksi
terdapat di jawa tengah, jawa timur dan bali. Tanaman ganyong cukup tangguh karena tahan
terhadap suhu dan medan, meskipun ia di tanam di bawang naungan namun batang dari
tanaman ganyong cukup rapuh dan tidak tahan terhadap terjangan angin yang kuat.
Tanaman ganyong yang belum dewasa umbinya akan tetap berwarna keunguan, bila umbi
sudah cukup dewasa akan mongering dan seolah olah mati saat musim kemarau, namun
sebenarnya tidak, karena bila musim penghujan dating rampang dari tanaman ganyong akan
membentuk tunas lagi.

Tepung ganyong
Di Indonesia terkenal dengan beberapa varian ganyong berwarna keunguan dan ganyong
berwarna putih, ganyong berwarna keuanguan biasanya dimakan segar dengan cara direbus
dan ganyong putih biasanya di buat sebegai tepung ganyong.
Pada masa modern ini keutamaan ganyong biasa diambil patinya maka Anda mungkin pernah
mendengar tentang pati ganyong. Umbi ganyong yang masih muda biasanya di rebus secara
langsung, disayur dan bahkan di bakarpun rasanya sangat enak.
Umbi ganyong sangat baik untuk sumber karbohidrat, kandungan dalam 100 gram ganyomg :
Kalori 95 kkal
Protein 1 gram
Lemak 0.1 gram
Karbohidrat 22.6 gram
Kalsium 21 mg
Fosfor 70 mg
Besi 20 mg
Vitamin B1 100 mg
Vitamin C 10 mg
Air 75 gram
Saat ini tepung ganyong banyak di jadikan makanan olahan seperti kue, bahan baku pembuat
mie, kripik ganyong, krupuk ganyong dan lain lain.

Manfaat umbi ganyong untuk kesehatan


Ganyong dapat digunakan sebagai alternative penganti beras, selain manfaat ganyong sebagai
makanan konsumsi, manfaat umbi ganyong untuk kesehatantan adalah sebagai dijadikan obat
tradisional untuk mengatasi panas dalam. Manfaat tanaman ganyong untuk kesehatan yaitu
untuk pengobatan panas dalam.
Untuk pengobatan panas dalam siapkan 30 gram umbi ganyong, 30 gram rimpang temu
lawak 700 ml air. Rebus hingga mendidih selama 15 menit minum airnya selagi masih hangat
hangat 2 kali sehari.
Selain untuk pengobatan panas dalam manfaat umbi ganyong untuk kesehatan dapat
digunakan sebagai obat untuk radang saluran kencing. Apa saja yang dibutuhkan untuk
mengobati radang saluran kencing selain ganyong?
Persiapkan
40 gram umbi ganyong
30 gram daun kumis kucing
20 gram akar alang alang
600 ml air
Rebus sampai mendidih kira kira 15 menit dan minum airnya selagi masih hangat-hangat dua
kali sehari, pada pagi dan sore hari.
Demikian tadi manfaat yang diberikan oleh tanaman ganyong, selain sebagai sumber
karbohidrat yang biasanya di jadikan tepung ganyong, tanaman ganyong juga bermanfaat
untuk mengatasi penyakit panas dalam serta radang saluran kencing.
....

Ganyong memiliki identifikasi ilmiah Canna edulis Kerr, adalah tanaman yang umumnya
banyak dikenal didaerah pedesaan. Sebenarnya, tanaman ganyong ini awalnya berasal dari
daerah Amerika Selatan, namun sudah lama akrab diantara masyarakat kita khsusunya para
petani. Ganyong banyak memiliki persamaan nama lain dibeberapa daerah di Indonesia,
yaitu buah tasbih, ubi pikul, ganyal, ganyol, sinetra dll. Istilah dimancanegara untuk
menyebut ganyong adalah dengan sebutan Queensland Arrowroot. Ganyong merupakan jenis
tanaman umbi-umbian, atau yang banyak dimanfaatkan rimpangnya untuk dikonsumsi.
Ganyong termasuk dalam tanaman dwi tahunan (2 musim), atau sampai beberapa tahun,
cuma tanaman ganyong ini ada masa istirahat dari satu tahun ke tahun berikutnya. Dalam
masa istirahat, seluruh batang tanaman ganyong akan mengering, dan seolah sudah mati.
Padahal umbinya masih segar, dan akan tumbuh lagi jika da musim penghujan.
Kandungan Gizi Ganyong

Ganyong mengandung cukup tinggi karbohidrat, selain itu menurut Data Direktorat Gizi
Depkes RI, kandungan gizi Ganyong untuk setiap 100 gram nya terdiri dari kalori 95,00 kal,
protein 1,00 g, lemak 0,11 g, karbohidrat 22,60 g, kalsium 21,00 g, fosfor 70,00 g, zat besi
1,90 mg, vitamin B1 0,10 mg, vitamin C 10,00 mg, air 75,00 g.
Manfaat ganyong bagi kesehatan

Umbi ganyong dapat menjadi bahan pangan alternatif saat paceklik. Saat harga bahan
makanan pokok naik, umbi ganyong dapat menjadi salah satu pilihan karena cukup murah
dan bergizi. Dalam pati ganyong terdapat 80% karbohidrat dan 18% air.
Kadar pati yang tinggi pada umbi ganyong merupakan peluang yang baik sebagai bahan baku
industri, seperti sirup glukosa dan alk*hol.
Baik untuk balita

Umbi ganyong sangat baik bagi pertumbuhan anak balita, karena ganyong mengandung
fosfor, zat besi, dan kalsium yang tinggi.
Khasiat Obat

Umbi ganyong juga berkhasiat untuk obat antipiretik dan diuretik, serta bagus juga untuk
penyakit diare, hepatitis akut, hipertensi, radang saluran kencing, dan panas dalam.
Panas dalam:
Untuk mengobati panas dalam- Umbi ganyong 30 g, Rimpang temu lawak 30 g, Air 700 ml.
Semua bahan direbus hingga mendidih selama 15 menit. Diminum ketika sudah hangat 2 kali
sehari
Radang saluran kencing - Umbi ganyong 40 g, Daun kumis kucing 30 g, Akar alang-alang
20 g, Air 600 ml. Bahan direbus hingga mendidih selama 15 menit. Ramuan dapat diminum
hangat saat pagi dan sore.
Baik bagi tulang

Kalsium adalah senyawa kimiawi yang berguna untuk membangun dan memperbaiki tulang.
Ganyong mengandung cukup tinggi kalsium, yaitu 21,00gram untuk 100 gramnya. Selain itu,
ganyong juga sangat mudah dicerna, dan tentunya sangat baik untuk kesehatan usus kita.
Alternatif Pengganti Beras

Disaat musim paceklik, ganyong bisa menjadi bahan alternatif pengganti beras yang cukup
lezat. Hal ini ganyong banyak mengandung karbohidrat dan kalori, dimana karbohidrat selain
mengenyangkan, juga merupakan bahan baku tubuh untuk menghasilkan energi bersama
kalori.
Manfaat lain Ganyong

Umbi ganyong dapat dikonsumsi hanya dengan jalan direbus hingga matang. Biasanya umbi
tanaman ini dimakan sebagai camilan, atau menggantikan makanan pokok karena cukup
mengandung karbohidrat dan mengenyangkan. Manfaat lain dari umbi ganyong adalah

untukdiambil tepung patinya, dan dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kue, bihun, bahkan
produk makanan bayi. Berikut manfaat tepung/pati ganyong:
Campuran Bihun - Bihun adalah istilah yang berasal dari bahasa cina, yang bisa berarti
beras. Jadi sesuai dengan namanya, bahan baku bihun adalah beras. Namun beras untuk
pembuatan bihun harus tinggi kandungan amilosanya dan rendah kandungan amilopektinnya,
sehingga menghasilkan gel yang kaku pada bihun. Perkembangan ilmu pengetahuan hingga
sekarang ini, bihun tidak hanya dibuat dari beras saja, namun juga dapat dibuat dari campuran
tepung jagung dan tepung tapioka. Tepung tapioka di sini juga dapat digantikan oleh tepung
ganyong.
Bahan Makanan Campuran untuk Bayi - Tepung ganyong terkenal dengan daya cernanya
yang tinggi, maka sangat cocok sekali untuk bahan makanan bayi. Jika untuk makanan bayi,
maka tepung ganyong yang tinggi karbohidrat masih perlu untuk diperkaya dengan bahan
lain, misalnya bahan makanan sumber protein. Pembuatan makanan untuk bayi dengan
tepung ganyong ini samasaja dengan cara membuat bubur susu, yaitu campuran bahan
dicampur dengan air lalu dipanaskan sampai mengental dan masak. Untuk pelengkap gizi,
dapat ditambahkan susu bubuk bayi atau susu sapi, serta penambah rasa yaitu gula dan
garam.
Bahan keripik Ganyong - Didaerah sentral produksi Ganyong, yaitu Klaten, Wonosobo,
Purworejo, Majalengka, Sumedang, Ciamis, Cianjur, Garut, Lebak, Subang, Karawang
hingga Probilonggo, selain diambil patiya, ganyong juga dimanfaatkan sebagai bahan
pembuatan keripik ganyong.

Peringatan!

Umbi ganyong ternyata memiliki senyawa antinutrisi, yaitu tanin dan saponin. Tanin akan
membentuk kompleks dengan protein dalam sistem pencernaan, berinteraksi dengan enzim
pencernaan. Tanin juga dapat menurunkan daya cerna protein, menghambat aktivitas
beberapa enzim pencernaan seperti tripsin, kimotripsin, amilase dan lipase. Sedangkan
saponin merupakan toxin yang bisa menghancurkan butir darah atau hemolisis. Saponin juga
meiliki kemampuan mengikat dengan kolesterol. Namun kedua senyawa tanin dan saponin
ini akan hilang setelah ganyong melalui proses pengolahan, yaitu perebusan, perendaman,
dan pemanasan
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-gizi-dan-manfaatganyong-untuk-kesehatan-1324.html#sthash.xlDg4hiN.dpuf