Anda di halaman 1dari 13

LANDASAN

PENDIDIKAN

4/7/15

A. PENDIDIKAN MERUPAKAN
AKTIVITAS YG BERSIFAT TELEOLOGIS
PANDANGAN FILSAFAT
DAN AGAMA TENT
MANUSIA

PESERTA
DIDIK

TUJUAN
PENDIDIKAN

AKTIVITAS PENDIDIKAN

PANDANGAN
ILMIAH
TENTANG
MANUSIA
4/7/15

Lanjutan
Pendidikan merupakan aktivitas yang
bersifat teleologis, artinya diarahkan pada
pencapaian tujuan.
Untuk mencapai tujuan maka diperlukan
fakta-fakta dan pandangan tentang
manusia sebagai landasan atau dasar
dalam penyelenggaraan pendidikan.

4/7/15

B. HAKIKAT LANDASAN PENDIDIKAN


Landasan dapat diartikan sebagai alas,
dasar, tumpuan, atau fondasi.
Landasan pendidikan berupa asumsi,
yaitu suatu gagasan, keyakinan, prinsip yg
dijadikan titik tolak atau pijakan dalam
rangka berpikir atau melakukan praktik
pendidikan.

4/7/15

C. JENIS-JENIS LANDASAN
PENDIDIKAN
1. Landasan Religius Pendidikan
Landasan religius pendidikan adalah
asumsi-asumsi yang bersumber dari
ajaran agama, yang dijadikan titik tolak
dalam berpikir tentang dan melakukan
praktik pendidikan.

4/7/15

2.Landasan Filosofis Pendidikan


Landasan filosofis pendidikan adalah nilainilai dan keyakinan-keyakinan filosofis yg
menjiwai, mendasari dan memberikan
identitas suatu sistem pendidikan.
Contoh:
Nilai-nilai pancasila menjiwai, mendasari,
dan memberikan identitas sistem
pendidikan nasional Indonesia.

4/7/15

3.Landasan Ilmiah Pendidikan


Landasan ilmiah merupakan asumsiasumsi yang bersumber dari disiplin ilmu
tertentu, misalnya: psikologi, sosiologi,
antropologi, biologi, dst. yang dijadikan
titik tolak dalam berpikir dan melakukan
aktivitas pendidikan.

4/7/15

a. Landasan Psikologis Pendidikan


1. Pentingnya Landasan Psikologis
PROSES PENYESUAIAN
TERCAPAI DG BAIK

MEMPERLAKUKAN PESERTA
DIDIK DGN BAIK

MEMPERTIMBANGKAN
SEGI PSIKOLOGIS DLM
PENDIDIKAN
4/7/15

2.Segi-segi psikologis peserta didik yg harus


dipahami & diperhitungkan dlm pendidikan, a.l.:
a.
Gejala-gejala jiwa (kognisi, afeksi, dan
konasi).
b.
Kemampuan-kemampuan potensial.
c.
Kepribadian
d.
Kecerdasan (kecerdasan jamak)
e. Minat
f.
Kreativitas
g.
Pertumbuhan dan perkembangan

4/7/15

Contoh
a. Bayi dilahirkan dalam keadaan serba tak
berdaya namun dibalik ketidak berdayaan tsb.
dia memiliki berbagai potensi yang siap untuk
berkembang. Perkembangan berbagai potensi
bisa terjadi jika ada stimulasi yang intensif.
b. Pertumbuah dan perkembangan berlangsung
secara bertahap, pada setiap tahap terdapat
ciri-ciri perilaku yang khas, kebutuhan yang
khas, dan perlakuan yang sesuai.
4/7/15

10

3. Aplikasi Landasan Psikologis


Pendidikan
a.
b.
c.
e.
f.
g.

4/7/15

Pengembangan kurikulum
penyusunan program;
Pengembangan model-model pembelajaran;
Pemilihan metode pembelajaran;
Pemilihan media pembelajaran.
Penyusunan buku ajar.

11

b. Landasan Sosio-kutural Pendidikan


Pendikan Merupakan Proses Sosialisasi dan Enkulturasi
Manusia pada dasarnya merupakan makhluk sosial dan
makhluks yang berbudaya. Keberadaan manusia sebagai
makhluk sosial dan berbudaya bukan merupakan faktor
pembawaan tetapi harus dijalani dengan proses
pendidikan.
Proses pendidikan merupakan proses penyiapan peserta
didik menjadi warga masyarakat.
Proses pendidikan merupakan interaksi sosial yang di
dalamnya terdapat nilai-nilai edukatif.
4/7/15

12

c. Landasan Biologis Pendidiikan


Dibanding hewan, manusia memiliki otak
yang lebih besar sehingga manusia
mempunyai kemampuan melebihi
binatang, yaitu kemampuan kogntifnya.
Secara biologis, manusia memiliki
keterbatasan, misalnya lelah bila
menghadapi pekerjaan yang terusmenerus, dst.
4/7/15

13