Anda di halaman 1dari 29

SUHU DAN PANAS

Udi Harmoko
Geophysics laboratory,
Diponegoro University

Panas didefinisikan sebagai transfer energi yang


melintasi batas dua sistem karena perbedaan
temperatur antara suatu sistem dengan
lingkungannya
Ketika air diletakkan di atas kompor temperature air
naik kalor dialirkan dari kompor ke air
Aliran kalor berkecenderungan menyamakan
temperature jika kedua benda disentuhkan
Kalor berhubungan dengan kerja dan energi
_

Pengukuran Temperature Benda


Hubungan antara
beberapa skala :

L=temperatur benda terukur pada


termomoter L
Lo=titik es temometer L
Lt=titik uap termometer L
X=temperatur benda terukur pada
termometer X
Xo=titik es termometer X
Xt=titik uap termometer X
_

Konversi antar skala temperature

Ekspansi Thermal

Ekspansi Linear
L = Li T

L = Li (1 + T )

= Koefisien ekspansi linear

Ekspansi Thermal
Ekspansi Volume
V = Vi T
V = Vi (1 + T )
Karena T<<1 untuk temperature T<~100oC
kita bisa abaikan 3(T)2 dan (T)3

= 3

V = 3Vi T
_

Panjang dasar baja pada sebuah jembatan gantung adalah


200 m pada 20oC. Jika titik-titik ekstrim temperature yang
bisa dialaminya adalah -30oC sampai +40oC, seberapa
besar jembatan tersebut akan menyusut dan memuai?
Diket:
Lo=200 m
T1=-30o , T2=+40o
=12x10-6(Co)-1

Rumus dasar
L = Lo T

Penambahan panjang pada 40oC:

L = 12 x10 6 (200

)(40

20 ) = 4 ,8 x10 2 m

Ketika temperature menyusut -30oC, T=-50oC,

L = 12 x10 6 (200

)( 50 ) =

12 x10 2 m

Tegangan Thermal
Jika kita menjepit ujung-ujung suatu batang secara erat
untuk mencegah ekspansi atau kontraksi dan kemudian
mengubah suhu.
Jika batang dibiarkan bebas berekspansi:
L

Lo

thermal

= T

Dari definisi modulus Young

F A
Y=
L Lo
_

Dari definisi modulus Young

F A
Y=
L Lo

L
F

=
Lo tarik AY

1F
L =
L0
Y A

1F
L0
L0 T =
Y A
nga
a
g
e
(t

F
= Y T
A
_

al)
m
r
the

Jalan Semarang-Lasem sedang dibuat dari balok-balok beton yang panjangnya 10 m


secara bersambungan tanpa adanya ruang di antaranya untuk memungkinkan pemuaian.
Jika balok tersebut dipasang pada temperatur 10oC, berapa gaya tekanan yang akan
terjadi jika temperatur mencapai 40oC? Daerah kontak antara tiap balok adalah 0,20 m2.
Apakah akan terjadi retakan? (Diket: modulus young beton:20x109 N/m2; Kekuatan
tarik beton: 2x106 N/m2)

Diket:
Lo=10 m
T1=10o , T2=40o
=12x10-6(Co)-1
A=0,20 m2

Rumus dasar

F
= Y T
A

Besarnya gaya yang terjadi:

F = Y TA = (12 x10 6 )(30 )(20 x10 9 )(0 , 2 ) = 1, 4 x10 6 N

Tekanan yang akan terjadi:

6
6
2
F
x
1
,
4
10
=
7
,
0
x
10
N
/
m
=
0,2
A
_

Kuantitas Panas
Kalori : jumlah panas yang diperlukan untuk
menaikkan suhu satu gram air sebesar 1oC.

Kalor

Energy

1 kal = 4,186 J
1 Btu = 252 kal =1055 J

Kapasitas Panas Jenis


Panas yang dibutuhkan untuk perubahan suhu pada massa m

Q = mc T

Perubahan Fasa Air


H2O

Padat

Es

Cair

Aqua

Gas

Uap

Untuk mengubah 1 kg es pada 0oC menjadi 1 kg air


pada 0oC dan tekanan atmosfer normal
dibutuhkan panas 3,34 x 105J
Lf = 3,34 x 105 J/kg =79,6 kal/g = 143 Btu/lb

Q = mL f
_

Sedangkan untuk mendidihkan 1 kg air pada 100oC


menjadi 1 kg uap air pada 100oC dan tekanan
atmosfer normal dibutuhkan panas 2,256 x 106 J
Lv = 2,256 x 106 J/kg = 539 kal/g = 970 Btu/lb

Untuk menaikkan suhu 1 kg air dari 0oC menjadi 100oC


dibutuhkan
Q = mcT = (1kg )( 4190 J / kg .o C )(100 o C )
= 4,19 10 5 J

Dibutuhkan energi untuk mengubah fase air

T(oC)

125

Fasa gas (uap)

100

Titik didih

75
50

Fasa cair (aqua)

25
0

-25 a

Titik lebur
Fasa padat (es)
waktu

Transfer Energy Panas


Energy panas ditransfer dari satu tempat
ke tempat lain melalui 3 proses:
Konduksi
Konveksi
Radiasi

Energy panas ditransfer lewat interaksi


antara atom-atom atau molekul, walaupun
atom-atom dan molekulnya sendiri tidak
berpindah
Energy panas ditransfer lewat interaksi
antara atom-atom atau molekul, walaupun
atom-atom dan molekulnya sendiri tidak
berpindah

Transfer Energy Panas


Energy panas ditransfer dari satu tempat
ke tempat lain melalui 3 proses:
Konduksi
Konveksi
Radiasi

Energy panas ditransfer lewat interaksi antara


atom-atom atau molekul, walaupun atomatom dan molekulnya sendiri tidak berpindah

Jika salah satu ujung batang


dipanaskan, maka maka atom2 di
ujung yang dipanaskan bergetar
dengan energi yang lebih besar
dibandingkan atom2 di ujung
yang lebih dingin.

Dalampadatan
gas, panas
Jika
adalahdikonduksi
logam,
oleh tumbukan langsung
perpindahan
energi molekul
panas
Karena
atom2 bebas
yang
-molekul interaksi
gas.
dibantu
oleh elektron2
lebih
sekitarnya,
yang energetik
bergerak dengan
di seluruh
logam
energi
dipindahkan
Bila molekul
berenergi
tinggi
sambil
menerima
dan sepanjang
memberi
logam
bertumbukan termis
dengan molekul
energi
ketika
berenergi
rendah,
bertumbukan
dengan sebagian
atom2

_
molekul
energi
tinggi
diberikan ..
logam

Transfer Energy Panas


Energy panas ditransfer dari satu tempat
ke tempat lain melalui 3 proses:
Konduksi
Konveksi
Radiasi

Panas dipindahkan langsung lewat


perpindahan massa

Contoh:
-Air di ketel dipanaskan
-Radiator mobil
-Aliran darah dalam tubuh
- Udara dekat lantai dipanaskan udara memuai dan naik karena
kerapatannya lebih rendah.
_

Konveksi paksa: jika fluida tersirkulasi oleh


blower atau pompa.
Konveksi bebas/konveksi alami: jika aliran
disebabkan karena perbedaan densitas akibat
ekspansi termal, seperti udara panas yang naik.

Air memiliki kapasitas panas


spesifik lebih tinggi daripada
daratan.
Panas matahari menghasilkan
efek yang kecil pada suhu
lautan
Sebaliknya daratan menjadi
panas sepanjang siang dan
menjadi dingin dengan cepat
pada malam hari
Di dekat pesisir perbedaan suhu
antara daratan dan lautan
menimbulkan angin laut di siang
hari dan angin darat di malam hari
_

Berdasarkan percobaan
Arus panas karena konveksi berbanding lurus dengan
luas permukaan.
Kekentalan fluida memungkinkan konveksi alami
berjalan lambat di dekat permukaan stasioner, akan
menghasilkan suatu lapisan permukaan. Konveksi
paksa mengurangi ketebalan lapisan ini, dan
meningkatkan laju perpindahan panas. kita merasa
lebih cepat dingin oleh angin dingin dibandingkan
dengan udara diam pada suhu yang sama.
_

Transfer Energy Panas


Energy panas ditransfer dari satu tempat
ke tempat lain melalui 3 proses:
Konduksi
Konveksi
Radiasi

Energi dipancarkan dan diserap


oleh benda-benda dalam bentuk
radiasi elektromagnetik.
Radiasi bergerak dalam ruang dengan kelajuan cahaya

Bila benda dlm kesetimbangan termis dengan sekitarnya,


benda memancarkan dan menyerap dgn laju yang sama.
Bila benda dipanaskan sampai temperatur yang lebih tinggi
dari sekitarnya, benda meradiasi keluar lebih banyak enrgi
daripada yang diserapnya benda lebih dingin, sekitarnya
_
lebih panas.

Laju Konduksi-Konveksi Energi Termis


Gradien temperature
Laju perubahan panas
sepanjang batang

I=arus termis (watt)=Joule/sekon


k=konduktifitas termis

Perubahan
temperatur:
Resisitansi thermis

Laju Radiasi Energi Thermis


Ditemukan
oleh J. Stefan
P=daya yang diradiasikan (watt)
(1879) dan
e=emisifitas benda (pecahan 0-1)
A=luas
diturunkan
=konstanta stefan
secara teoritis
=5,6703x10 W/m .K
oleh
Radiasi
mengenai benda yang tak tembus cahaya, sebagian
radiasi
direfleksikan, sebagian diserap
L.Boltzman
-8

Laju penyerapan benda:

To= temperatur lingkungan

Jika benda memancarkan radiasi yang lebih banyak


drpd yang diserapnya, benda menjadi dingin dan
sekitarnya menjadi lebih panas dan sebaliknya.
Bila benda dalam kesetimbangan termis dengan
sekitarnya, T=To, benda memancarkan dan
menyerap radiasi dengan laju yang sama.
Daya netto yang diradiasi oleh benda pada temperatur T
dan lingkungan temperatur To

Benda yang menyerap semua radiasi yang jatuh padanya


adalah benda Hitam (emisivitas = 1)
_

Radiasi yang dipancarkan benda pada


temperatur <600oC tidak tampak.
Bila sebuah benda dipanaskan, laju
pancaran energi akan naik dan energy
yang diradiasi akan meluas ke panjang
gelombang yang semakin pendek.
Pada suhu 600oC-700oC, cukup banyak
energy
yang
diradiasikan
dalam
spektrum tampak yang menyebabkan
benda berpijar merah pudar
_

Daya yang diradiasikan


oleh benda hitam sebagai
fungsi panjang
gelombang pada variasi
temperatur
Panjang gelombang pada
saat daya maksimum
berubah secara terbalik
terhadap temperatur