Anda di halaman 1dari 7

Kebutuhan dan Tugas-tugas

Peserta Didik

a Pramestika Choirunnisa
ningsih Puteri Isnaeni
mad Bayu Putra Hidayat
a Eka Andiarini

Peserta Didik
Definisi peserta didik esensinya adalah setiap peserta didik yang berusaha
mengembangkan potensi pada jalur pendidikan formal dan nonformal menurut
jenjang dan jenisnya. Terdapat banyak sebutan yang berkaitan dengan peserta
didik ini, sesuai dengan konteksnya. Misalnya sebutan siswa, pelajar, atau murid
popular untuk mereka yang belajar di sekolah menengah kebawah. Sebutan warga
belajar untuk mereka yang belajar di lembaga. Santri adalah istilah bagi siswa
pada jalur pendidikan pesantren. Sebutan mahasiswa untuk mereka yang belajar
di perguruan tinggi. Apa pun sebutannya, ada hal-hal yang esensial mengenai
hakikat peserta didik.

1.

Peserta didik merupakan manusia yang memiliki diferensiasi potensi dasar


kognitif atau intelektual, afektif dan psikomotorik.

2.

Peserta didik merupakan manusia yang memiliki diferensiasi priodesasi


perkembangan dan pertumbuhan, meski memiliki pola yang relatif sama.

3.

Peserta didik meiliki imajinasi, persepsi, dan dunianya sendiri, bukan sekadar
miniatur orang dewasa.

4.

Peserta didik merupakan manusia yang memiliki diferensiasi kebutuhan yang


harus dipenuhi, baik jasmani maupun rohani, meski dalam hal-hal tertentu
banyak kesamaannya.

5.

Peserta didik merupakan manusia bertanggungjawab bagi proses belajar pribadi


dan menjadi pembelajar sejati, sesuai dengan wawasan pedidikan sepanjang
hayat.

6.

Peserta didik memiliki daya adaptabilitas didalam kelompok sekaligus


mengembangkan dimensi individualitasnya sebagai insane yang unik.

7.

Peserta didik memerlukan pembinaan dan pengembangan secara individual dan


kelompok, serta mengharapkan perlakuan yang manusiawi dari orang dewasa,
termasuk gurunya.

8.

Peserta didik merupakan insan yang visioner dan proaktif dalam menghadapi
lingkungannya.

9.

Peserta didik sejatinya berperilaku baik dan lingkunganlah yang paling dominan
untuk membuatnya lebih baik lagi atau menjadi lebih buruk.

10. Peserta didik merupakan makhluk Tuhan yang meski memiliki aneka
keunggulan, namun tidak akan mungkin bisa berbuat atau dipaksa melakukan
sesuatu melebihi kapasitasnya.

Kebutuhan Peserta Didik


Menurut Sudarwan Danim (2011), peserta didik merupakan insan yang memiliki
aneka kebutuhan. Kebutuhan itu terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan sifat
dan karakteristiknya sebagai manusia. Asosiasi Nasional Sekolah Menengah
(National Association of High School ) Amerika Serikat (1995) mengidentifikasi
kebutuhan-kebutuhan peserta didik dilihat dari dimensi pengembangannya, yaitu
seperti berikut ini:
1. Kebutuhan intelektual
2. Kebutuhan sosial
3. Kebutuhan fisik
4. Kebutuhan emosional dan psikologis
5. Kebutuhan moral
6. Kebutuhan homodivinous
Ada empat hal dominan dari karakteristik siswa:
1. Kemampuan dasar, misalnya kemampuan kognitif atau intelektual, afektif,
dan psikomotor.
2. Latar belakang kultural local, status sosial, status ekonomi, agama, dan
sebagainya,
3. Perbedaan-perbedaan kepribadian seperti sikap, perasaan, minat, dan lainlain.
4. Cita-cita, pandangan ke depan, keyakinan diri, daya tahan, dan lain-lain.

Tugas-tugas Peserta Didi


Dibawah ini dikemukakan Havighurst (1948) mengenai tugas-tugas
perkembangan. Selanjutnya, dikemukakan juga tugas-tugas perkembangan peserta
didik usia sekolah. Materinya dikembangkan dari berbagai sumber:
1. Masa bayi dan kanak-kanak awal (0-6 tahun):
2. Masa kanak-kanak akhir dan anak sekolah (6-12, usia SD/sederajat):
3. Masa remaja (12-21):
4. Masa dewasa awal:
Dari berbagai sumber, berikut ini juga dikemukakan tugas-tugas perkembangan
anak sejak usia prasekolah sampai dengan sekolah menengah atas. Pemahaman ini
penting bagi guru dalam rangka memberikan layanan pembelajaran dan bimbingan
konseling/karier.
1. Masa usia prasekolah
2. Masa usia sekolah dasar
3. Tingkat SMP
4. Tingkat SMA/Sederajat

TERIMAKASIH