Anda di halaman 1dari 17

KAPAL

REKAYASA PELABUHAN

KAPAL.

Kapal merupakan alat angkutan / transportasi barang / penumpang melalui air / laut /
sungai / danau.
Dimensi dari fasilitas pelabuhan sangat tergantung pada ukuran kapal dan system
penanganan muatan dari kapal- kapal tersebut.

o Beberapa definisi.
Displacement Tonnage, DPL (Ukuran Isi Tolak).
Kapal bermuatan penuh disebut dengan Displacement Tonnage Loaded, yaitu berat
kapal maksimum.
Ukuran isi tolak dalam keadaan kosong disebut dengan Displacement Tonnage Light,
yaitu berat kapal tanpa muatan.

Deadweight Tonnage, DWT (Bobot Mati) yaitu berat total muatan di mana kapal
dapat mengangkut dalam keadaan pelayaran optimal (draft maksimum).

Gross register tons, GRT (Ukuran Isi Kotor) adalah volume keseluruhan
ruangan kapal.
1 GRT = 2,83 m3 = 100 ft3.
Netto register tons, NRT (Ukuran Isi Bersih) adalah ruangan yang disediakan
untuk muatan dan penumpang.
2

KARAKTERISTIK KAPAL

Karakteristik kapal, terdapat beberapa ragam faktor penentu:

Bahan material kapal yang dipakai yaitu baja, kayu, ferro semen, fibreglass
dan lain sebagainya.
Fungsi kapal sebagai kapal penumpang, kapal barang umum, kapal curah,
kapal peti kemas, kapal tangki, kapal tunda, kapal ikan, dan lain
sebagainya.
Sistem pengendali dan penggerak yaitu mekanik, semiotomatis, otomatis,
diesel, sebagai kekuatan penggerak utama dan lain sebagainya.
Daerah operasi kapal , jarak dekat/sedang, jauh, disesuaikan pula dengan
keadaan perairan laut.

Secara umum bentuk badan kapal dapat dibagi sebagai


berikut:
Dasar rata (Flat bottom).
Dasar semi rata (Semi flat bottom).
Dasar lantai (Deep bottom).

JENIS KAPAL

1. Kapal penumpang
Kapal penumpang adalah kapal yang dikhususkan untuk mengangkut penumpang.
Kapal feri juga merupakan kapal penumpang, yang memungkinkan mengangkut
mobil, bis, dan truk bersama - sama dengan penumpangnya.
Pada umumnya kapal penumpang mempunyai ukuran relatif kecil.

2. Kapal barang.

Kapal barang khusus dibuat untuk mengangkut barang.


Kapal barang umum (general cargo ship)
Kapal yang membawa peti kemas yang mempunyai ukuran yang telah distandarisasi.
Berat masing -masing peti kemas antara 5 ton sampai 40 ton.

3. Kapal barang curah (bulk cargo ship)


Kapal ini digunakan untuk mengangkut muatan curah.
Muatan curah ini bisa berupa beras, gandum, batu bara, bijih besi, dan sebagainya
Kapal jenis ini berkembang dengan pesat, dan yang terbesar mempunyai kapasitas 260.000
DWT.

JENIS KAPAL (LANJUTAN)

4. Kapal tanker.
Kapal ini digunakan untuk mengangkut minyak.
Berat yang bisa diangkut bervariasi antara beberapa ribu ton sampai ratusan ribu
ton. Kapal terbesar bisa mencapal 555.000 DWT (kapal P.Guillaumat yang
mempunyai panjang 414 m, lebar 63 m ,dan sarat 28,5 m).

5. Kapal khusus
Kapal ini dibuat khusus untuk mengangkut barang tertentu.
Seperti daging yang harus diangkut dalam keadaan beku, kapal pengangkut gas
alam cair (liquifed natural gas, LNG) , dan sebagainya.

6. Jenis Kapal lain.


Di samping kapal - kapal yang telah disebutkan di atas, masih ada jenis - jenis kapal
lainnya seperti kapal tunda, kapal suplai, kapal keran apung, kapal pemancang
tiang, kapal keruk, dsb.

7. Kapal Perang.

PENANGANAN MUATAN / CARA MUAT KAPAL.

Lo/lo ( lift on / lift off )

Penanganan muatan dengan pergerakan muatan vertikal menggunakan


crane kapal , crane mobil atau crane tetap.

Kapal barang umum ( general cargo )

Kapal peti kemas.


Ro / ro ( roll on / roll off )

Penanganan muatan dengan pergerakan horizontal dilengkapi dengan


fasilitas untuk pergerakan horizontal.

Kapal ferry.
Hisap / curah.

Penanganan muatan dengan cara mengisap / memompa melalui pipa .

Pada jenis muatan padat biasanya dikombinasikan dengan peralatan ban


berjalan ( conveyer belt ).

Termasuk dalam jenis ini :

Muatan cair / kapal tangki ,CPO , BBM , LNG.

Muatan butiran , padi ,jagung , gandum, semen.

Penyimpanan dalam tangki atau silo.


Penangan khusus.

Yaitu jenis kapal yang menangani satu jenis muatan, biasanya dikaitkan
dengan satu jenis industri.

Khusus sepeda motor / mobil.

Hewan / ternak.

Kayu gelondongan.

Perangkutan Barang Dengan Metode RoRo (Rolling On Rolling Out)

Perangkutan Barang Dengan Metode LoLo (Lift On Lift Out)

Contoh Sistem LoLo

DIMENSI KAPAL

10

11

12

13

UKURAN STANDART KAPAL.

Tipe

DW / GT

Loa
(m)

B
(m)

Draft
(m)

Kapal
penumpang.
( GT )

2000
3000
5000
8000
10000
15000
20000
30000

88
99
120
142
154
179
198
230

13,2
14,7
16,9
19,2
20,4
22,8
24,7
27,5

4,0
4,5
5,2
5,8
6,2
6,8
7,5
8,5

Kapal ferri
( GT )

1000
2000
3000
4000
6000
10000
13000
15000

73
69
113
127
138
170
188
200

14,3
17,1
18,9
20,2
22,4
25,4
27,1
28,1

3,7
4,4
4,9
5,3
5,9
6,5
6,7
6,9
14

UKURAN STANDART KAPAL.

Tipe

DW / GT

Loa
(m)

B
(m)

Draft
(m)

Kapal Cargo
( DW )

700
1000
2000
3000
5000
8000
10000
15000
30000
40000
50000
70000
90000
100000
150000

58
64
81
92
109
126
137
153
186
201
216
235
252
259
290

9,7
10,4
12,7
14,2
16,4
18,7
19,7
22,3
27,1
29,4
31,5
33,8
37,2
36,7
45,0

3,7
4,2
4,9
5,7
6,8
8,0
8,5
9,3
10,9
11,7
12,4
13,4
14,2
15,8
17,5

15

UKURAN STANDART KAPAL.

Tipe

DW / GT

Loa
(m)

B
(m)

Draft
(m)

Tangker Gas
(GT)

1000
2000
3000
5000
10000
15000
20000
30000
50000

70
87
99
117
145
165
181
206
242

11,7
14,3
16,1
18,6
22,7
25,5
27,7
31,2
36,1

5,0
5,9
6,6
7,3
9,0
10,2
11,0
12,0
13,5

Kapal
Pengangkut mobil
( GT)

700
1000
2000
3000
5000
6000
10000
15000
20000

77
86
105
117
136
144
166
187
103

12,8
14,1
17,1
19,1
22,0
23,1
26,6
29,8
32,2

4,3
4,7
5,5
6,0
6,8
7,1
8,0
8,8
9,5
16

UKURAN STANDART KAPAL.

Tipe

Kapal Minyak
( DW )

Kapal Kontainer
( DW )

DW / GT

Loa
(m)

B
(m)

Draft
(m)

1000
2000
3000
5000
10000
15000
20000
30000
40000
50000
60000
70000
80000

61
77
88
104
130
148
162
185
204
219
232
244
255

9,8
12,2
13,8
16,2
20,1
22,8
24,9
28,3
30,9
33,1
35,0
36,7
38,3

4,0
5,0
5,6
6,5
8,0
9,0
9,8
10,9
11,8
12,7
13,6
14,3
14,9

20000
30000
40000
50000

201
237
263
280

27,1
30,7
33,5
35,8

10,6
11,6
12,4
13,0
17