Anda di halaman 1dari 25

LAPORAN KASUS I

SEORANG LAKI-LAKI YANG MENGELUH


SERING MERASA KESEMUTAN

KELOMPOK III

KELOMPOK III

Kezia Marsilina 030.10.151


Komang Ida W.R 030.10.152
Kumala Sari 030.10.155
Lana Novira Ys. 030.10.156
Laras Asia Cheria 030.10.157
Larasayu Citra M. 030.10.158
Latifah Agustina L. 030.10.159
Liana Anggara R. 030.10.160
Lidya Christy 030.10.161
Lukas Pria Salman 030.10.162
Luzelia Marta S. 030.10.163
M. Agung Pratama 030.10.164
M. Hafizh Muttaqin 030.10.165

Pembahasan Kasus
Identitas Pasien
Nama
: Tn. Hadi
Umur
: 45 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Pekerjaan: -

Anamnesis

Keluhan utama: sering merasa kesemutan


Keluhan tambahan :
badan makin gemuk, perut membuncit
cepat lelah
sakit kepala terutama pagi hari saat bangun tidur
benjolan kekuningan pada kelopak mata kiri atas
sebesar biji kacang hijau
Riwayat penyakit dahulu : Riwayat keluarga: Riwayat pengobatan : Riwayat kebiasaan : jarang berolahraga

Pemeriksaan Fisik (awal)

TB:160cm, BB:85kg BMI 33.2 (Obesitas klas II;orang Asia)


1

TD

:145/100mmHg (Hipertensi stage 1, JNC 7)

Nadi: 88x/m, volume sedang, reguler (Normal)

Suhu:36,8C (Normal)

Pernapasan:24x/m (Meningkat, nilai normal 16-20x/m)

Guladarah sewaktu: 210mg/dl (Menigkat. Normal <200 mg/dl)

Hipotesis
Hipotesis

Dasar Hipotesis

Diabetes Melitus

Sering kesemutan
Cepat lelah
GDS 210 mg/dl
Faktor risiko : 3
Kegemukan (BMI > 25)
Hipertensi (TD>140/90 mmHg)

Hiperlipidemia4

Badan makin gemuk


Perut membuncit
Obesitas (pola hidup santai
jarang berolahraga)
Xantelasma

Hipotesis (cont.)
Hipotesis

Dasar Hipotesis

Hiperaldosteronemia

Hipertensi
Nyeri kepala

Sindroma Metabolik5

TD 145/100 (ATP III (2003):


TD130/85)
GDS 210 mg/dl (ATP III (2003):
GDS110 mg/dl)
Perut membuncit, kemungkinan
obesitas sentral
Obesitas

Pemeriksaan Fisik

Tanda vital
Pemeriksaan

Hasil

Nilai Normal

Interpretasi

Tekanan Darah

145/100

<120/80

Hipertensi I

Frekuensi Napas

24x/mnt

15-20

Meningkat. Bisa
terjadi karena

BB/TB

Suhu Tubuh

85/160(BMI : 33.2)

BMI : 18.5-24.9

obesitas
Obesitas klas II

36.80C

36.5-37.20C

Normal

Pemeriksaan Fisik (cont.)

Inspeksi
Gemuk, perut buncit, lingkar perut 114 cm
obesitas sentral
Artritis pada MTP-1 butuh pemeriksaan tambahan
untuk diagnosis pasti adanya artritis gout
Palpasi
Hepar : teraba 1 jari b.a.c, kenyal, tepi tajam,
permukaan licin, nyeri tekan (-) hepatomegali
Auskultasi
Tidak ada kelainan pada pemeriksaan jantung
Bising usus normal

Pemeriksaan Penunjang

Darah

Pemeriksaan

Hasil

Nilai normal

Interpretasi

Hb

11,5 g%

13.5-18 g%

Menurun

Lekosit

6.200/mm3

5000-11.000/mm3

Normal

Trombosit

212.000

150.000-450.000

Normal

LED

45 mm/jam

0-10 mm/jam

Meningkat. Menandakan
adanya infeksi kronis

SGOT

78 u/L

5-40 u/L

Meningkat. Gangguan
fungsi hati.

SGPT

86 u/L

5- 41 u/L

Meningkat. Gangguan
fungsi hati.

GD puasa

145 mg/dl

110-125 mg/dl

Meningkat. Berdasarkan
kriteria diagnostik DM
126 mg/dl

HBA1C

8%

4-6%

Meningkat. >6%
menandakan DM

Pemeriksaan Penunjang (cont.)

Kolesterol LDL

Pemeriksaan

Hasil

Nilai normal

Interpretasi

Kolesterol total

292 mg/dl

<200 mg/dl

Meningkat

Trigliserida

270 mg/dl

<150 mg/dl

Meningkat

Kolesterol HDL

35 mg/dl

> 45 mg/dl

Menurun

Ureum

40 mg/dl

20- 40 mg/dl

Normal

Kreatinin

1.5 mg/dl

0.5-1.5 mg/dl

Normal

Asam urat

8.5mg/dl

3.5- 7 mg/dl

Meningkat. Hiperurisemia.
Hal ini yang menyebabkan
arthritis MTP-1 pada pasien

Pemeriksaan Penunjang (cont.)

Urin

Pemeriksaan

Hasil

Nilai normal

interpretasi

Berat Jenis

1015

1003-1030

Normal

PH

4,5-8,5

Normal

Protein

+1

(-)

proteinuria

Glukosa

(-)

(-)

Normal

Eritrosit

5-6 /LPB

<4/LPB

Hematuria. Kemungkinan akibat adanya luka akibat


gesekan Kristal urat pada ginjal mengingat kadar asam
urat pasien yang tinggi.

Lekosit

10-15/LPB

0-2/LPB

Leukosituria. Luka akibat gesekan kristal urat (infeksi)


merangsang pengeluaran leukosit

Diagnosis
Dari hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, dan
pemeriksaan penunjang, maka diagnosis pada
pasien ini adalah

Diabetes Melitus tipe 2 dengan Hipertensi


Stage 1

Pemeriksaan Tambahan

a.

Funduskopi : pemeriksaan ini dilakukan karena pada DM erat hubungannya


retinopati diabetic 8

b.

Aspirasi cairan synovial : pemeriksaan dilakukan untuk menegakkan diagnosis


pada gout arthritis. 7

c.

Pemeriksaan ada/ tidaknya neuropati: 9

Sensorik: tes getar, tes tajam/tumpul (nyeri superficial), tes nyeri Achilles (nyeri
dalam), dan tes suhu (panas/dingin)

Motorik: kelainan bentk kaki/jari kaki, kelemahan otot kaki (drop foot)

Otonomik: kulit kering, keringat sangat berkurang, terbentuk fissure, kaki dapat
teraba hangat ataupun dingin

Penatalaksanaan

Non medikamentosa

1.

Edukasi : Informasi dan pengetahuan yang jelas dan


tepat tentang diabetes melitus. Penyakit diabetes melitus
tidak dapat sembuh, tetapi bisa di kontrol.

2.

Diet : diet dilakukan dengan tujuan untuk menurunkan


berat badan yang dapat memperbaiki metabolisme tubuh

3.

Perubahan gaya hidup dan aktivitas fisik.

Penatalaksanaan (cont.)

Medikamentosa

Diabetes Melitus

Metformin. Metformin berbeda dengan golongan sulfonilurea karena tidak meningkatkan


sekresi insulin, jadi tidak dapat menyebabkan hipoglikemik, tidak menaikkan berat badan dan
malah kadang-kadang dapat menurunkan berat badan. 10

Metformin menurunkan produksi glukosa hati dengan mengurangi glikogenolisis dan


glukoneogenesis.

Hipertensi

ACE inhibitor, (Captopril merupakan obat hipertensi yang indikasi DM)

Valsartan sebagai penghambat reseptor angiotensin dapat mengurangi mikroalbuminaria


sebagai faktor resiko independent penyakit kardiovaskular.

Dislipidemia : Fenofibrat

Hiperurisemia: Allopurinol

Komplikasi

CVD
Kaki Diabetik
Kontrol kadar gula darah buruk
Retinopati Diabetik
Nefropati Diabetik
Gout Artritis

Prognosis

Ad vitam : bonam
Ad functionam : dubia ad bonam
Ad sanationam : dubia ad bonam
Prognosis pada pasien ini baik, tidak
akan mengancam nyawa selama kontrol
pada gula darah dan tekanan darah baik
serta memperbaiki life style dan
meningkatkan aktivitas fisik.

Patofisiologi DM (1)

Patofisiologi DM (2)

Patofisiologi Hipertensi

Patofisiologi Manifestasi
Gout

Daftar Pustaka

Department of Community Health Sciences, The Aga Khan University, Karachi. The Obesity
Pandemic - Implications for Asia, WHO Global Database on Body mass Index. Journal of Pakistan
Medical Association. August 2004 Edition. Available at: http://www.jpma.org.pk/full_article_text.php?
article_id=2356. Accessed on: March 11, 2013

National Institute of Health. Seventh Report of the Joint National Committee on Prevention,
Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure (JNC 7). Available at:
http://www.nhlbi.nih.gov/guidelines/hypertension/phycard.pdf. Accessed on: March 11, 2013

Purnamasari D. Diagnosis dan Klasifikasi Diabetes Melitus. In: Sudoyo A.W, Setiyohadi B, Alwi I,
Simadibrata M, Setiati S, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III. 5 th ed. Jakarta: Interna
Publishing;2009.p.1880-3

Adam J.MF. Dislipidemia. In: Sudoyo A.W, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editors.
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III. 5th ed. Jakarta: Interna Publishing;2009.p.1984-92

Soegondo A, Purnamasari D. Sindrom Metabolik. In: Sudoyo A.W, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata
M, Setiati S, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III. 5 th ed. Jakarta: Interna
Publishing;2009.p.1865-72

Priyana A. Pemeriksaan Darah dan Urin. In: Patologi Klinik. Jakarta: Penerbit Universitas
Trisakti;2010.p.6-25,49-56

Tehupeiory ES. Artritis Pirai (Artritis Gout). In: Sudoyo A.W, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M,
Setiati S, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III. 5 th ed. Jakarta: Interna
Publishing;2009.p.2559

Pandelaki K. Retinopati Diabetik. In: Sudoyo A.W, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S,
editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III. 5th ed. Jakarta: Interna Publishing;2009.p.1930-2

Waspadji S. Kaki Diabetes. In: Sudoyo A.W, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editors.
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III. 5th ed. Jakarta: Interna Publishing;2009.p.1963

Daftar Pustaka

NIH staff. What Is Metabolic Syndrome?.http://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/ms/.


Last updated : November 3, 2011.

Ford ES, Giles WH, Dietz WH (2002). "Prevalence of metabolic syndrome among US adults: findings
from the third National Health and Nutrition Examination Survey".JAMA287(3): 356359.

Expert Panel On Detection, Evaluation, And Treatment Of High Blood Cholesterol In Adults (May
2001). "Executive Summary of the Third Report of the National Cholesterol Education Program
(NCEP) Expert Panel on Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Cholesterol in Adults
(Adult Treatment Panel III)".JAMA: the Journal of the American Medical Association285(19): 2486
97.

Gohill, BC; Rosenblum, LA; Coplan, JD; Kral, JG; (July 2001). "Hypothalamic-pituitary-adrenal axis
function and the metabolic syndrome X of obesity".CNS Spectr.6(7): 5816, 589.

Fauci, Anthony S. (2008).Harrison's principles of internal medicine. McGraw-Hill Medical.

Shoback, edited by David G. Gardner, Dolores (2011).Greenspan's basic & clinical


endocrinology(9th ed.). New York: McGraw-Hill Medical. pp.Chapter 17.

Williams textbook of endocrinology(12th ed.). Philadelphia: Elsevier/Saunders. pp.13711435.

Emerging Risk Factors Collaboration (2010)."Diabetes mellitus, fasting blood glucose


concentration, and risk of vascular disease: A collaborative meta-analysis of 102 prospective
studies".The Lancet375(9733): 221522.

Boussageon R, Bejan-Angoulvant T, Saadatian-Elahi M, Lafont S, Bergeonneau C, Kassa B,


Erpeldinger S, Wright JM, Gueyffier F, Cornu C (2011)."Effect of intensive glucose lowering
treatment on all cause mortality, cardiovascular death, and microvascular events in type2
diabetes: meta-analysis of randomised controlled trials".BMJ343: d4169.

Risrus U,Willet W(January 2009)."Dietary fats and prevention of type 2 diabetes".Progress in


Lipid Research48(1): 4451.

Daftar Pustaka
Unless otherwise specified, reference is: Table 20-5 inMitchell, Richard Sheppard; Kumar,
Vinay; Abbas, Abul K.; Fausto, Nelson.Robbins Basic Pathology. Philadelphia:
Saunders.8th edition.
Nathan DM, Cleary PA, Backlund JY, Genuth SM, Lachin JM, Orchard TJ, Raskin P, Zinman
B; Diabetes Control and Complications Trial/Epidemiology of Diabetes Interventions and
Complications (DCCT/EDIC) Study Research Group (December 2005)."Intensive diabetes
treatment and cardiovascular disease in patients with type 1 diabetes".The New England
Journal of Medicine353(25): 264353.
1995. "The effect of intensive diabetes therapy on the development and progression of
neuropathy. The Diabetes Control and Complications Trial Research Group".Annals of
Internal Medicine122(8): 5618.
National Institute for Health and Clinical Excellence.Clinical guideline 66: Type 2
diabetes. London, 2008.
Cavanagh, P. R. (2004). "Therapeutic footwear for people with
diabetes".Diabetes/Metabolism Research and Reviews20: S51S55.
Adler AI, Stratton IM, Neil HA, Yudkin JS, Matthews DR, Cull CA, Wright AD, Turner RC,
Holman RR (August 2000)."Association of systolic blood pressure with macrovascular and
microvascular complications of type 2 diabetes (UKPDS 36): prospective observational
study".BMJ321(7258): 4129.
Eggebeen AT (September 2007). "Gout: an update".Am Fam Physician76(6): 8018.