Anda di halaman 1dari 4

ANALISA DATA

DATA FOKUS
DS:
-

Klien mengeluh nyeri


pada area operasi

ETIOLOGI
Prosedur pembedahan
(apendiktomi)

Terdapat luka hasil insisi di


area RLQ

DO:
TTV 2 jam post op:
-

TD 120/80 mmHg
N 90 x/m
RR 20 x/m

Timbul perdarahan dan


jaringan terbuka

Stimulasi serabut saraf


pada area perlukaan

Merangsang mediator
nyeri

Nyeri akut

DX KEPERAWATAN
Nyeri akut

ASUHAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan No....: Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera fisik
(pembedahan) ditandai dengan melaporkan nyeri secara
verbal
Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam nyeri yang
dirasakan klien akan berkurang dan terkontrol
Kriteria hasil: Pada saat evaluasi didapatkan skor sesuai indikator NOC di bawah ini
NOC: Pain Level, Pain Control
N
O
1

INDIKATOR

Nyeri berkurang atau menghilang (skala 3

5
V

hingga 0)
2

Klien tampak tenang

Klien dapat istirahat dengan nyaman

Klien dapat melakukan teknik relaksasi

untuk mengurangi nyerinya


5

Mempertahankan TTV dalam rentang

normal

NIC: Pain Management


1. Kaji karakteristik nyeri (lokasi, onset/durasi, frekuensi, keparahan) dan skala
nyeri
2. Kaji factor yang dapat menurunkan atau meningkatkan nyeri
3. Gunakan bahasa yang terapeutik untuk menggali informasi mengenai
pengalaman nyeri yang dirasakan klien
4. Dorong pasien untuk menjelaskan bagaimana nyeri yang dirasakan
5. Observasi TTV secara berkala
6. Perhatikan gejala nyeri non verbal, seperti gelisah, memegang perut,
takikardi, keringat berlebihan
7. Ajarkan dan bantu pasien melakukan teknik relaksasi dan distraksi untuk
mendapatkan situasi yang nyaman
8. Berikan posisi senyaman mungkin
9. Ciptakan lingkungan yang tenang
10. Berikan kesempatan pasien untuk istirahat

11. Tindakan kolaborasi: Pemberian analgesik sesuai order dokter

EVALUASI
Diagnosa: Nyeri akut berhubungan dengan cedera fisik (pembedahan) ditandai
dengan melaporkan nyeri secara verbal
-

S
klien mengatakan nyeri berkurang di area operasi, klien sudah dapat istirahat
dengan nyaman
O
Pasien tampak nyaman dan tenang, TTV terkontrol dengan baik
A
Masalah teratasi
P
Pertahankan beberapa intervensi, seperti: pantau TTV secara berkala, dorong
klien untuk melakukan teknik non farmakologis (relaksasi / distraksi), berikan
analgesik (sesuai order dokter) hingga nyeri benar-benar hilang