Anda di halaman 1dari 13

POTENSI DAN PERKEMBANGAN GEOTHERMAL

ENERGI DI INDONESIA

Makalah yang disusun untuk Melengkapi Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Semester I/2013

Oleh Agni Nurul Oktavianindyah


Nomor Induk 072.12.010

Jurusan Geologi
Fakultas Teknik Kebumian dan Energi
Universitas Trisakti
Jakarta
2012

PRAKATA

Puji Syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmatNyalah saya mampu menyelesaikan makalah ini dengan baik.adapaun penyususnan makalah
ini melalui proses yang cukup lama,yaitu sekitar 5 minggu berturut-turut dimulai sejak
tanggal 12 november 2012.
Makalah tentang Potensi Dan Perkembangan Geothermal Energi Di Indonesiaini
disususn dengan tujuan untuk melengkapi persyaratan mengikuti ujian akhir semester
( UAS) dan diharapkan melalui makalah ini,saya selaku penulis dapat lebih memahami
kaidah Bahasa Indonesia dan mampu menerapkan metode penulisan karya ilmiah dengan
konsisten.
Saya Mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya
dalam proses penyusunan makalah ini,khususnya kepada dosen Bahasa Indonesia yang
bersedia membimbing dan mengarahkan saya dalam penyusuanan makalah ini.
Semoga penyusunan makalah ini dapat memberikan inspirasi bagi penulis yang lain.

Jakarta,17 Desember 2012

Agni Nurul OktaviaN

PRAKATA
DAFTAR ISI

BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Perumusan Masalah
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Kerangka Teori
1.5 Sumber Data
BAB II POTENSI DAN PERKEMBANGAN GEOTHERMAL ENERGI DI
INDONESIA
2.1 Pengertian Gothermal Energi
2.2 Pengelolaan Geothermal Energi
2.3 Potensi Geothermal Energi sebagai Energi Alternatif
2.4 Perkembangan Geothermal Energi di Indonesia
2.5 Berpotensikah Indonesia Sebagai Sumber Geothermal Energi terbesar di Asia
Tenggara
BAB III Simpulan dan Saran
3.1 Simpulan
3.2 Saran
Daftar Pustaka

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Krisis energi yang terjadi sekarang ini mendorong kita untuk lebih kreatif dalam
menciptakan menciptakan energi alternatif yang mudah didapat dan mudah untuk
digunakan serta tidak sulit untuk diproduksi.tidak hanya energi untuk bahan bakar
mobil,tetapi termasuk semua aspek yang menggunakan bahan bakar fosil. Salah satu
energi yang sedang berkembang di Indonesia salah satunya adalah Geothermal
Energi.
Geothermal energi adalah salah satu energi yang sangat potensial untuk
dikembangkan di Indonesia karena Indonesia termasuk dalam ring of fire karena
geothermal energi memanfaatkan daerah sekitar gunung berapi.Pada dasarnya
Geothermal energi adalah energi yang memanfaatkan uap yang di hasilkan dari panas
gunung berapi untuk menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan Geothermal
Energi saat ini masih hanya sebatas energi listrik,tetapi setidaknya geothermal energi
dapat menggantikan peran Batu bara dalam menjadi Bahan bakar pembangkit listrik.
Memilih Geothermal energi sebagai topik makalah ini karena masih banyak orang
yang tidak pahambetapa besarnya pengaruh geothermal energi di Indonesia.orang
masih menganggap bahwa geothrmal energi adalah energi yang sulit untuk
didapatkan dan harganya masih terlalu murah. Serta tidak menguntungkan bagi
Inverstor.walaupun demikian indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki
potensi besar untuk geothermal energi.serta tidak merusak lingkungan.

1.2Rumusan Masalah
Berdasarkan topik tentang geothermal energi beberapa hal yang perlu
diungkap adalah;
1. Bagaimana Perkembangan Geothermal Energi di Indonesia?
2. Apa yang dimaksud geothermal energi ?
3. Bagaimana Potensi Geothermal energi di Indonesia ?
4. Apakah Indonesia dapat menjadi penghasil Energi Geothermal terbesar di
Asia tenggara.?
5. Berkembankah geothermal energi di Indonesia?

1.3Tujuan Penelitian

Berkenaan dengan Permasalahan pada 1.2 diatas,tujuan penelitianpotensi dan


perkembangan geothermal energi di Indonesia adalah
1. Ingin mengetahui perkembangan geothermal energi yang ada di indonesia;
2. Ingin mengetahui konsep,serta tahap-tahap geothermal energi ;
3. Mengetahui potensi geothermal energi yang ada di indonesia;
4. Mengetahui potensi yang dihasilkan oleh geothermal energi di indonesia
5. Mengetahui dapatkah geothermal energi berkembang di indonesai,serta
potensinya di asia tenggara.

1.4Kerangka Teori
Sulawesi Utara diharapkan diharapkan dapat dipenuhi dari energi panas bumi
(poernomo 2008:3) menyatakan saya yakin ke depan,listrik dari panas bumi.mampu
memberikan konstribusi pada sistem kelistrikan di Sulawesi Utara lebih dari 60%
Sumberdaya Panas Bumi Sungguh berkah yang tak ternilai harganya bagi masyarakat
dengan potensi cadangan terbukti sebesar 100 Mega watt,energi panas bumi
semestinya mampu memberi konstribusi yang berarti pada penyediaan tenaga listrik
di masa depan apalagi cadangan kemungkinan bisa dikembangkan mencapai 150
Mega watt( sarudajang 2008:2)
Sehubungan dengan krisis energi yang melanda negeri ini,di tegaskan bahwa
teknologi yang berkembang pesat saat ini mengakibatkan persaingan dalam
menciptakan pembaharuan dalam bidang energi terbaharukan. Hilman Ramto
( 2012:15)
Berkenaan dengan perubahan iklim inni membuat banyak orang berubah hakuan
utnuk beralih mengagti bahan bakar fosil sudah banyak merugikan banyak orang
dan dampaknya bagi lingkungan.berikut menurut pakar lingkungan chaerudin ( 2010
: 258 )
Energi panas bumi alamiah diabawa ke permukaan bumi bergerak ke permukaan
bumi bergerak ke permukaan bumi dengan T dan P yang tinggi dan pemanasan
( magnatis) a quiter ( resevoir) dalam siklus hidrologi. Limbah( cair & gas) dari

pemisahan fluida produksi terutama untuk pemanfaatna energi listrik di injeksi ke


bumi untuk menjaga resevoir ( http:// www.managemen.blogspot.com )

1.5 Sumber Data


Untuk Melengkapi Penelitian yang Dilakukan,penulis mencari bahan-bahan
penulisan dari berbagai sumber yang terdiri dari buku,majalah,jurnal,koran dan internet yang
masih berhubbungan dengan topik yang saya bahas.

BAB II

POTENSI DAN PERKEMBANGAN GEOTHERMAL ENERGI DI


INDONESIA

2.1 Pengertian Gothermal Energi


Geothermal energi adalah energi non-renewable atau energi yang tidak dapat
terbarukan. Tetapi tidak juga daat cepat habis untuk digunakan. Geothermal energi juga
dapat di sebut sebagai energi panas bumi. Panas bumi merupakan suatu energi alternatif

dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan mempunyai resiko
sangat minimal, karena relatif aman terhadap lingkungan serta ketersediaan yang
sangat potensi di bumi Nusantara.Panas bumi adalah anugerah alam yang merupakan
sisa-sisa panas dari hasil reaksi nuklir yang pernah terjadi pada awal mula
terbentuknya bumi dan alam semesta ini Penggunaan panas bumi sebagai salah satu
sumber tenaga listrik memiliki banyak keuntungan di sektor lingkungan maupun
ekonomi bila dibandingkan sumber daya alam lainnya seperti batubara, minyak
bumi, air dan sebagainya.
Pemanfaatan energi panas bumi sangat berperan dalam era saat ini.
Mengingatkan akan banyaknya kebutuhan energi yang di perlukan untuk
menggerakkan pembangunan khususnya dalam bidang industri maka perlu
penyediaan energi yang begitu besar sebagai contoh adalah energi panas bumi
prospek adanya energi panas bumi di indonesia terdapat di berbagai daerah, salah
satunya adalah di permandian Cangar Sumber Brantas, Kec. Bumi Aji, kab. Malang,
Prop. Jawa Timur. yang dijadikan tempat penelitian. Tujuan dalam penelitian ini
adalah mengetahui aliran panas pada sumber mata air panas dan menjelasakan
bentuk aliran pada daerah penelitian dibawah permukaan daerah penelitian dengan
melakukan pemetaan.
Pembangkit listrik tenaga panas Bumi hanya dapat dibangun di sekitar lempeng
tektonik di mana temperatur tinggi dari sumber panas Bumi tersedia di dekat permukaan.
Pengembangan dan penyempurnaan dalam teknologi pengeboran dan ekstraksi telah
memperluas jangkauan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas Bumi dari lempeng
tektonik terdekat. Efisiensi termal dari pembangkit listrik tenaga panas Bumi cenderung
rendah karena fluida panas Bumi berada pada temperatur yang lebih rendah dibandingkan
dengan uap atau air mendidih. Berdasarkan hukum termodinamika, rendahnya temperatur
membatasi efisiensi dari mesin kalor dalam mengambil energi selama menghasilkan listrik.
Sisa panas terbuang, kecuali jika bisa dimanfaatkan secara lokal dan langsung, misalnya
untuk pemanas ruangan. Efisiensi sistem tidak memengaruhi biaya operasional seperti
pembangkit listrik tenaga bahan bakar fosil.

2.2 Pengelolaan Geothermal Energi


Geothermal energi termasuk dalam singklus energi tertutup,mengapa karena pada
dasarnya energi ini hanya terjadi pada tempat-tempat tertentu dan tanpa pengaruh dari luar.
Dan tanpa melibatkan orang luar.energi ini termasuk ramah lingkungan karena bhan sisa
yang dikeluarkan dari proses ini sangat tidak merusak atmosphere kita. Pertama untuk
memulai pengelolaan kita harus menemukan titik-titik yyang cocok dengan potensi
geothermal energi yang tepat. Ciri-ciri jika suatu tempat memiliki potensi geotheermal
energi yang besar adalah dari adanya rekahan atau uap yang keluar dari dalam perut bumi
keluar dan hingga mengeluarkan bunyi.sama seperti kita merebus air di dalam teko di dapur.
Pada dasarnya geothermal energi konsep dassarnya sama dengan siklus diatas tetapi. Uap
yang dihasilkan ini akan digunakan untuk menggerakan turbin,selanjutnya turbin tersebut
akan menggerakan mesin untuk menghasilkan listrik,dan kemudian listrik disebut dijal
kepada perusahaan yang akan mengelola listrik tersebut. Dalam hal ini perusahaan tersebut
adalah PT.PLN.

Sebelum uap masuk ke dalam turbin, terlebih dahulu uap dibersihkan dari
kotoran maupun uap yang masih berfasa cair (cair) melalui separator. Separator yang
digunakan adalah separator sentrifugal sehingga partikel-partikel berat (pengotor
maupun air) akan jatuh ke bawah dan dibuang.Setelah keluar dari turbin, uap masuk
ke kondensor untuk didingikan. Kondensor diusahakan memiliki tekanan di bawah
tekanan atmosfer (bisa mencapai 0,1 bar) sehingga uap bercampur air yang keluar
dari turbin tertarik masuk ke dalam kondensor. Pemvakumkan kondensor
menggunakan ejektor yaitu menggunakan sebagian uap sebelum masuk turbin
kemudian dilewatkan melalui ruang sempit sehingga kecepatan uap akan tinggi.
Dalam hukum Bernoulli, kecepatan tinggi akan mengakibatkan tekanan tendah
sehingga tekanan dalam kondensor dapat diturunkan.
Keluar dari kondensor, uap yang telah menjadi air dialirkan melalui Cooling
Tower sebelum akhirnya air diinjeksikan kembali ke dalam tanah agar jumlah air
dalam rongga perut bumi yang panas tetap. Cooling Tower sendiri juga dimanfaatkan
untuk mendinginkan air pendingin mesin-mesin pendukung seperti pendingin
kompresor maupun generator.
Uap -> separator -> turbin -> kondensor -> cooling tower -> diinjeksikan kembali ke
tanah

2.3 Potensi Geothermal energi sebagai Energi Alternatif


Potensi sumber energi panas bumi terhitung lebih besar dibandingkan dengan jumlah
gabungan sumber energi dari batubara, minyak dan gasbumi, serta uranium yang
sekarang ada. Perkembangan panas bumi di dunia pada dekade terakhir ini
menunjukkan kemajuan yang pesat. Kapasitas terpasang total pada tahun 2000
sebesar 8661 MW, diperkirkan dapat naik 55% menjadi 13500 MW atau lebih pada
tahun 2010. Pada tahun 2000, hanya 21 negara yang memproduksi tenaga panas
bumi. Sampai tahun 2005, sedikit naik menjadi 24 negara. Tetapi, jika 22 negara
yang sekarang sedang melakukan eksplorasi dapat berhasil pada tahun 2010, maka
jumlahnya akan menjadi 46 negara yang memproduksi tenaga dari panas bumi.
Sistem hidrotermal sangat erat kaitannya dengan sistem vulkanisme dan
pembentukan gunung api pada zona batas lempeng yang aktif di mana terdapat
aliran panas (heat flow) yang tinggi. Menurutnya Indonesia terletak di pertemuan
tiga lempeng aktif yang memungkinkan panas bumi dari kedalaman bumi
ditransfer ke permukaan melalui sistem rekahan. Posisi strategis ini
menempatkankan Indonesia sebagai negara paling kaya dengan energi panas
bumi sistem hidrotermal yang tersebar di sepanjang busur vulkanik sehingga
sebagian besar sumber panas bumi di Indonesia tergolong mempunyai entalpi
tinggi. Tetapi pada kenyataannya, energi geotermal belum dimanfaatkan dengan
baik. Sebagian besar sumber energi geotermal hanya dimanfaatkan sebagai
tempat wisata dan hanya sedikit yang dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik,
itu juga karena dana kita tidak ada untuk membanmgunny

2.4 Perkembangan Geothermal Energi di Indonesia


Panas bumi sebagai energi terbarukan mampu menopang ketahanan energi
nasional dalam jangka panjang, antara lain karena rendah emisi dan butuh lebih
sedikit lahan daripada jenis energi lain, mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil
untuk kebutuhan listrik, dan mengurangi beban subsidi energi, jelas Nyoman
Iswarayoga, Direktur Program Iklim dan Energi WWF-Indonesia.
Tambahnya lagi, Sifat panas bumi yang site specific, tidak dapat disimpan, dan
tidak bisa juga ditransportasikan jauh membuatnya tidak bisa menjadi komoditi
ekspor dan akhirnya lebih tahan terhadap kompetisi energi global dan fluktuasi harga
energi dunia. Selain itu, pengembangan sumber energi panas bumi menciptakan
lapangan pekerjaan yang mendorong peningkatan kesejahteraan dan produktivitas
ekonomi masyarakat sekitar.

WWF melihat panas bumi merupakan jenis energi terbarukan yang rendah emisi dan
ramah lingkungan. Pengelolaannya perlu memperhatikan aspek-aspek berikut:

Pemanfaatan panas bumi harus memperhatikan aspek kelestarian dan


peningkatan nilai-nilai konservasi tinggi (keanekaragaman hayati dan
habitatnya, tata ruang, ekosistem unik, jasa lingkungan, serta kesejahteraan
masyarakat setempat). Oleh karena itu, dibutuhkan penilaian strategis agar
meminimalkan dampak kerusakan lingkungan dan nilai konservasi tinggi

Pertimbangan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terintegrasi dalam


perencanaan kegiatan pengembangan untuk mengantisipasi resiko yang dapat
terjadi dan mengancam keberlanjutan kegiatan

Pengakuan terhadap hak masyarakat lokal dengan memastikan partisipasi


mereka sejak proses perencanaan hingga pelaksanaan.

Untuk turut mendorong pengembangan panas bumi yang berkelanjutan dan


mendukung ketahanan energi Indonesia jangka panjang, WWF-Indonesia mengajak
peran serta para pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi
proyek secara keseluruhan, diantaranya melibatkan perwakilan dari Bappenas,
Dewan Energi Nasional, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,
Kementerian Keuangan, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup,
Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, PT PLN (Persero), Perusahaan
Pengembang Panas Bumi dan Asosiasi Panas Bumi Indonesia, akademisi, dan
organisasi swadaya masyarakat lain.

2.5 Berpotensikah Indonesia Sebagai Sumber Geothermal Energi


terbesar di Asia Tenggara
Indonesia berpotensi menjadi negara super power penggunaan energi panas
bumi (geothermal) sebagai sumber tenaga listrik. Sementara Filipina sebagai negara
terbesar kedua di dunia produsen listrik panas bumi. Indonesia merupakan negara
dengan profil emisi karbon yang unik karena sebagian besar berasal dari sektor
kehutanan dan hutan gambut.Sementara itu pemerintah telah menargetkan
peningkatan pengembangan energi baru dari 4,07% menjadi 25% pada tahun 2025.
Adapun kelebihan energi geotermal dibandingkan dengan sumber energi lainnya kata
dia, dapat memberikan keuntungan ekonomi secara local. Selain itu dapat dikontrol
secara jarak jauh, dan mengurangi polusi dari penggunaan bahan bakar fosil. Energi

geotermal terbersih jika dibandingkan minyak bumi, batubara, dan nuklir. Hal ini
dikarenakan emisi pembangkit geotermal sangatlah rendah, dan bahkan secara
teoritis emisinya sama dengan nol. geotermal tetap mempunyai kekurangan yaitu
biaya instalasi awalnya yang sangat mahal.selain itu Kerugian juga mengancam
dengan energi geotermal ini. Pembangunan pembangkit tenaga geothermal
mempengaruhi kestabilan tanah di beberapa daerah.Hal ini terjadi ketika air
diinjeksikan ke lapisan batuan kering ketika di sana tidak ada air sebelumnya. Uap
kering dan uap dalam skala kecil juga membebaskan dalam level rendah gas karbon
dioksida,nitrit oksida, sulfur meskipun hanya sekitae 5% dari level jika
menggunakan bahan bakar fosil. Meskipun lapisan geothermal dapat menghasilkan
panas dalam beberapa decade akan tetapi secara spesifik beberapa lokasi akan
mengalami pendinginan karena pembangunan sumber yang terlalu luas sementara
hanya sedikit energi yang tersedia.
Akan tetapi melihat peranan tenaga panas bumi yang dapat menyediakan 100%
kebutuhan listrik dari 39 negara (lebih dari 620 juta jiwa) di Afrika, Amerika Tengah
dan Selatan, dan di negara-negara Pasifik. Penemuan reservoir panas bumi diyakini
akan bertambah dengan meningkatkan kegiatan eksplorasi. Potensi sumber energi
panas bumi terhitung lebih besar dibandingkan dengan jumlah gabungan sumber
energi dari batubara, minyak dan gasbumi, serta uranium yang sekarang ada.
Perkembangan panas bumi di dunia pada dekade terakhir ini menunjukkan kemajuan
yang pesat. Kapasitas terpasang total pada tahun 2000 sebesar 8661 MW, diperkirkan
dapat naik 55% menjadi 13500 MW atau lebih pada tahun 2010. Pada tahun 2000,
hanya 21 negara yang memproduksi tenaga panas bumi. Sampai tahun 2005, sedikit
naik menjadi 24 negara. Tetapi, jika 22 negara yang sekarang sedang melakukan
eksplorasi dapat berhasil pada tahun 2010, maka jumlahnya akan menjadi 46 negara
yang memproduksi tenaga dari panas bumi. Beberapa laporan penelitian kata dia
menyebutkan bahwa energi panas bumi adalah salah satu dari beberapa sumber
energi terbarukan yang bisa menyediakan listrik untuk beban dasar yang terusmenerus dengan dampak negatif yang kecil terhadap lingkungan dan tanpa emisi gas
sehingga pemanfaatannya pun mengurangi keberlanjutan global warming.
Pembangkit energi geothermal tidak membutuhkan bahan bakar untuk menghasilkan
listrik sehingga level emisinya sangat rendah. Energi geothermal mempunyai potensi
beban dasar yang signifikan, serta tidak membutuhkan media penyimpanan, sehingga
bisa digunakan untuk melengkapi energi terbarukan lainnya, seperti panas surya,
energi angin dan air.

BAB III
Simpulan dan Saran

3.1 Simpulan
Dengan melihat potensi panas bumi di indonesia yang termasuk dalam ring of fire
Indonesia memliki potensi yang besar dalam pengembangan dan perkembangan Geothermal
Energi sebagai Energi alternatif. Krisis energi yang terjadi sekarang ini mendorong kita
untuk lebih kreatif dalam menciptakan menciptakan energi alternatif yang mudah didapat
dan mudah untuk digunakan serta tidak sulit untuk diproduksi.tidak hanya energi untuk
bahan bakar mobil,tetapi termasuk semua aspek yang menggunakan bahan bakar fosil. Di

Indonesia, pemanfaatan energi panas bumi (geothermal) sebagai sumber energi


terbarukan yang bisa menghasilkan listrik saat ini masih sangat minim dan belum
termanfaatkan dengan baik. Sebagian besar sumber energi geothermal hanya
dimanfaatkan sebagai objekt wisata
Indonesia merupakan negara ketiga terbesar yang memanfaatkan energi
geothermal sebagai sumber listrik. Amerika Serikat dan Filipina merupakan dua
negara yang berada di peringkat pertama dan kedua dunia dalam pemanfaatan energi
geothermal.

3.2 Saran
Penulis menyarankan kepada pemerintah dan siapapun yang membaca
makala ini mampu untuk memperbaiki dimana potensi panas bumi harus di
optimalkan dengan baik . pemerintah dan pemerintah daerah karena panas bumi
sangat baik sebagai alternative bagi energy yang baik dan ramah lingkungan
setidaknya kita bersama-sama bahu-membahu untuk mengembangkan energy
tersebut yaitu geothermal.

Daftar Pustaka
Armstead,H.C.H. 1983. Geothermal Energi;Second Edition. New York :
E&F.N.Spon Ltd.
Amin,Ismiati . 1999.pengelolaan migas dan geothermal di indonesia.yogyakarta :
Betta offset.
Basri,Mutalib.1998. Geologi Dasar . Yogyakarta : PT.UB Karyono.
Charms,Adams.2009. Geothermal Energy.Jamaica: Stund book Education.
Koesomadinata,R.P. 1980. Geologi Minyak dan Gas Bumi. Edisi Kedua.Bandung:
Penerbit ITB 1980.
Michael,Grant.1983. Geothermal Resevoir Engineering.Perth: McGraw-Hill
Education.
Triadmodjo,Tantyo. 2003. Energi Alternatif dan perkembangannya di Indonesia.
Diktat kuliah jurusan Teknik Geologi,FTM,UGM
http://
www.pandawaenergy.com/index.php/id/geothermal/panas_bumi_di_indonesia.html.
27/11/12