Anda di halaman 1dari 27

PERENCANAAN :

Manajemen Strategis &


Pengambilan
Keputusan Manajerial
Pertemuan 7

Manajemen Strategis (Strategic


Management)
Merupakan kumpulan keputusan dan tindakan
yang digunakan dalam penyusunan dan
implementasi strategi yang akan menghasilkan
superior kompetitif antara organisasi dan
lingkungannya untuk meraih tujuan organisasi.
Perubahan dan tren apa yang sedang terjadi di
lingkungan kompetitif saat ini?
Bagaimana kita menawarkan sejumlah produk
dan layanan dengan sangat efisien?
04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

Strategi Utama (Grand Strategy)


Merupakan rencana umum dari tindakan utama yang
ditujukan bagi pencapaian tuuan jangka panjang
perusahaan.
Pertumbuhan
Stabilitas
Pengurangan

Strategi Global
Strategi yang disusun pejabat eksekutif senior sifatnya
konsisten untuk menyediakan sinergi antar kegiatan
operasional tingkat dunia dan untuk mencapai tujuan
secara keseluruhan.
Globalisasi.
Strategi multidomestik (multidomestic strategy).
Strategi transnasional (transnational strategy).
04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

Strategi Perusahaan di Tingkat Global


Tinggi

Strategi Globalisasi

Kebutuhan untuk Integrasi Glonal

Memperlakukan dunia
sebagai pasar global
tunggal.
Menstandarisasi
produk global/strategi
periklanan.

Strategi Transnasional
Mencari keseimbangan
antara efisaiensi global
dan respon lokal.
Mengkombinasikan
standarisasi dan
penyesuaian untuk
produk /strateg
pengiklanan.

Strategi Multidomestik
Menangani pasar secara
independen untuk
masing-masing negara.
Menyesuaikan produk/
periklanan terhadap selera
dan kebutuhan lokal

Rendah
04/07/15

Rendah

muliati@stmik-mdp.net
Kebutuhan untuk Respon Nasional

Tinggi

Tujuan Strategi
Strategi (strategy) merupakan rencana tindakan
yang menggambarkan alokasi sumber daya dan
kegiatan dalam menghadapi lingkungan dan
mencapai tujuan organisasi.
Esensi penyusunan strategi, bagaimana
organisasi menjadi beda.
Kompetensi utama (core competence).
Sinergi (sinergy).
Pembentukan Nilai.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

Tingkatan Strategi
Strategi di Tingkat Perusahaan (Corporate
Level-Strategy).
Strategi di Tingkat Bisnis (Business LevelStrategy).
Strategi di Tingkat Fungsional (Functional
Level-Strategy).

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

Strategi di Tingkat Perusahaan: Bisnis


apakah yang kita lakukan?

Perusahaan
Strategi di Tingkat Bisnis: Bagaimana kita
berkompetisi?

Unsur Bahan Kimia

Unsur Tekstil

Unit Otopart

Strategi di Tingkat Fungsional: Bagaimana


kita mendukung strategi di tingkat bisnis?

Keuangan

04/07/15

Penelitian dan
Pengembangan

Produksi

muliati@stmik-mdp.net

Pemasaran

Proses Manajemen Strategi


Menganalisis
Menganalisis
Lingkungan
Lingkungan
Eksternal
Eksternal
Nasional
Nasional
Global
Global

Mengevaluasi
Mengevaluasi
yang
yangada
ada
Saat
ini
Saat ini
Misi
Misi
Tujuan
Tujuan
Strategi
Strategi

SWOT

Mengevaluasi
Mengevaluasi
Lingkungan
Lingkungan
Internal
Internal
Kompetensi
Kompetensi
Utama.
Utama.
Sinergi
Sinergi
Pembentukan
Pembentukan
Nilai
Nilai

04/07/15

Mengidentifikasi
Mengidentifikasi
Faktor
Faktor
Strategis
Strategis
Peluang
Peluang
Ancaman
Ancaman

Mendifinisikan
Mendifinisikan
kembali
kembali
Misi
Misi
Tujuan
Tujuan
Strategi Utama
Strategi Utama

Menyusun
Menyusun
Strategi
Strategi
Perusahaan
Perusahaan
Bisnis
Bisnis
Fungsional
Fungsional

Mengimplementasi
Mengimplementasi
Strategi
Strategimelalui
melalui
Perubahan
Perubahan
pada:
pada:
Kepemimpinan
Kepemimpinan
/Budaya
/Budaya
Struktur
Struktur
SDM
SDM
Sistem
Sistem
Informasi
Informasidan
dan
Pengawasan
Pengawasan

Mengidentifikasi
Mengidentifikasi
Faktor
FaktorSinergis
Sinergis
Kekuatan
Kekuatan
Kelemahan
Kelemahan

muliati@stmik-mdp.net

Penyusuna Strategi vs Implementasi


Penyusun Strategi (strategy formulation).
meliputi perencanaan dan pengambilan keputusan yang
membawa ke tujuan perusahaan dan pengembangan
rencana strategis. Penyusunan strategis meliputi
pemeriksaan lingkungan eksternal dan permasalahan
internal dan mengintegrasika tujuan yang berhasil ke
dalam tujuan dan strategi.
Penyusunan Strategi (strategy implementation)
penggunaan alat manajerial dan organisasi berfungsi
untuk mengarahkan sumber daya ke arah pencapaian
hasil strategis.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

Analisa Situasi
STRENGTHS
STRENGTHS
Kekuatan
Kekuatan

THREATS
THREATS
Ancaman
Ancaman

SWOT
SWOT

Weaknesses
Weaknesses
Kelemahan
Kelemahan

Opportunities
Opportunities
Peluang
Peluang

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

10

Analisa Kekuatan dan Kelemahan


Organisasi
Manajemen dan Organisasi

Pemasaran

Sumber Daya Manusia

Kualitas Manajemen
Kualitas karyawan.
Tingkat Sentralisasi.
Grafik Organisasi.
Perencanaan, Informasi, sistem
kontrol

Jalur distribusi.
Pangsa Pasar.
Efisiensi periklanan.
Kepuasan pelanggan.
Kualitas produk.
Reputasi layanan.
Tingkat pergantian karyawan
penjualan.

Pengalaman dan pendidikan


karyawan.
Status serikat kerja.
Tingkat pergantian karyawan,
absensi.
Kepuasan kerja
Keluhan

Keuangan

Produksi

Penelitian dan Pengembangan

Margin keuntungan
Rasio kewajiban-ekuitas.
Rasio persediaan.
Tingkat pengembalian investsi.
Peringkat kredit.

Lokasi pabrik.
Lama pemakaian mesin.
Sistem pembelian.
Pengendalian mutu.
Produktivitas/efisiensi.

Penelitian aplikatif dasar.


Kemampuan laboratorium.
Program penelitian.
Inovasi produk baru.
Inovasi Teknologi.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

11

Penyusunan Strategi di Tingkat


Perusahaan
Strategi Portofolio (Portfolio Strategy)
Kombinasi unit bisnis dan rangkaian produk yang cocok
satusama lain secara logis untuk meghasilkan sinergi
dan keuntungan kompetitif bagi perusahaan.
Unit Bisnis Strategi (Stategic Bisnis Units-SBUs)
divisi organisasi yang memiliki misi usaha, rangkaina
produk, kompetitor dan pasar yang unik jika
dibandingkan secara relatif dengan UBS lain di
perusahaan tersebut.
Strategi portofolio menggunakan matriks BCG (Boston
Consulting Group).
04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

12

Matriks BCG

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

13

Penyusunan Strategi di Tingkat Bisnis

Kekuatan dan Strategi Kompetitif Porter


Lima Kekuatan Kompetitif.
Strategi Kompetitif.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

14

Pemain
Pemainbaru
baru
yang
yangpotensial
potensial

Ancaman
Ancamanproduk
produk
pengganti
pengganti

Persaingan
Persaingan
antarpesaing
antarpesaing

Kekuatan
Kekuatantawartawarmenawar
menawarpembeli
pembeli

Kekuatan
Kekuatantawartawarmenawar
pemasok
menawar pemasok
04/07/15

muliati@stmik-mdp.net
Lima Kekuatan yang
Mempengaruhi Kompetisi Industri

15

Karakteristik Organisasi Strategi Kompetitif Porter


Strategi

Karakteristik Organisasi

Diferensiasi
(Diferentiation)

Fleksibel dan longgar dan koordinasi kuat antar departemen.


Kreatif, berpikir diluar kewajaran (out of box).
Kemampuan pemasaran yang kuat.
Menghargai inovasi karyawan.
Reputasi perusahaan untuk menonjolkan kualitas atau teknologi.

Kepemimpinan Biaya
(cost leadership)

Kewenangan sentral kuat, kontrol biaya ketat.


Mempertahankan prosedur operasi standar.
Teknologi manufaktur mudah digunakan.
Sistem pembelian dan distribusi sangat efisien.
Pengawasan ketat, pemberdayaan karyawan.
Tingkat frekuensi tinggi, laporan kontrol terinci.

Fokus (focus)

Menggunakan kombinasi kebjakan yang diarahkan pada target


khusus.
Menilai tinggi dan menghargai fleksibilits dan kedekatan konsumen.
MEngukur biaya penyediaan layanan dan menjaga kesetiaan
pelanggan.
Mendorong pemberdayaan karyawan dan hubungan pelanggan.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

16

Strategi Kerja Sama


Tinggi

Kombinasi
Organisasi

Akuisisi
Merger

Tingkat
Kolaborasi

Aliansi
Strategi

Usaha Bersama

Mitra Usaha Strategi


Pengaturan Pemasok yang Diinginkan
Rendah

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

17

Lingkungan

Penyusunan Strategi di Tingkat Fungsional


Organisasi
Kepemimpinan

Gunakan pendekatan persuasive.

Motivasi aryawan.

Bentuk budaya/nilai.

Strategi

Struktur Desain

Desain bagan organisasi.

Bentuk tim.

Tentukan sentralisasi-desentralisasi

Kelola fasilitas dan desain tugas.

Sumber Daya Manusia

Rekrut/pilih karyawan.

Kelola transfer/promosi/pelatihan

Arahkan pengurangan
karyawan/penarikan

Kinerja

Sistem Informasi dan Kontrol

Revisi gaji dan sistem kompensasi.

Ubah alokasi anggaran.

Implemantisan sistem informasi.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

18

Pengambilan Keputusan
Keputusan (decision)
pilihan yang dibuat dari sejumlah alternatif
yang ada.
Pengambilan keputusan
proses identifikasi permasalahan dan
peluang, kemudian menyelesaikannya.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

19

Keputusan Terprogram (Programmed


Decisions)
Situasi yang sering timbul di dalam membuat aturan
dan pengambilan keputusan dikembangkan dan
diaplikasikan untuk masa depan.
Sebagai respon terhadap permasalahan yang timbul di
organisasi.
keputusan yang diambil berdasarkan kebiasaan,
peraturan atau prosedur.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

20

Keputusan tidak Terprogram


(Nonprogrammed Decisions)
Keputusan untuk mengatasi masalah yang unik atau
khusus.
Keputusan tidak terprogram membutuhkan
perencanaan strategis.
Meliputi membangun pabrk baru, mengembangkan
produk dan pelayanan, memasuki pasar geografis.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

21

Kondisi yang Mempengaruhi Kemungkinan


Kegagalan Keputusan
Permasalahan
Organisasi

Rendah
Kepastian

Tingkat Kemungkinan Kegagalan


Risiko

Ketidakpastian

Keputusan
Keputusan
Terprogram
Terprogram

Tinggi
Ambiquitas

Keputusan
KeputusanTidak
Tidak
Terprogram
Terprogram

Solusi
Solusi
Permasalahan
Permasalahan
04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

22

Model Pengambilan Keputusan


Model Klasik
Classical Model
Normatif (normative)
Permasalahan dan
tuuan jelas.
Informasi penuh
tentang alternatif dan
hasil.
Pilihan rasional oleh
individu untuk
maksimilisasi hsil.

04/07/15

Model Administratif
Administrative Model

Model Politis
Administrative Model

Rasionalitas terbatas
(bounded rationality) dan
Pemenuhan (sartisficing).
Permasalhan dan tujuan
samar.
Informasi yang terbatas
tentang alternatif dan hasil.
Pilihan yang memuaskan
untuk memecahkan masalah
menggunakan intuisi.

Koalisis (coalition).
Tujuan yang pluralistik,
penuh konflik.
Kondisi ketidak pastian
(ambiquitas)
Pandangan permasalahan
yang tidak konsisten,
informasi bermakna ganda.
Tawar menawar dan
diskusi diantara anggota
koalisi.

muliati@stmik-mdp.net

23

Langkah Pengambilan Keputusan


1.
Pengenala
Persyaratan
Keputusan
6.

Evaluasi dan
Umpan balik

Diagnosis
Dan Analisa
Penyebab

2.

Proses
Pengambilan
Keputusan
5.

Implementa
Alternatif
yang Dipilih

Pengembangan
Alternatif

3.

Pemilihan
Alternatif yang
Diinginkan

4.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

24

Kerangka Kerja Keputusan Personal

Situasi
Situasi

Terprogram
Terprogramatau
atau
tidak
terprogram.
tidak terprogram.
Klasik,
Klasik,administratif,
administratif,
politis.
politis.
Langkah
Langkahkeputusan.
keputusan.

04/07/15

Gaya
GayaKeputusan
KeputusanPersonal
Personal

Perintah
Perintah
Analitis
Analitis
Konseptual
Konseptual
Tingkah
Tingkahlaku.
laku.

muliati@stmik-mdp.net

Pilihan
PilihanKeputusan
Keputusan

Solusi
Solusiterbaik
terbaikuntuk
untuk
permasalahan
permasalahan

25

Gaya Partisipasi Pemimpin

Daerah Kebebasan Bagi Kelompok


Daerah Pengaruh Pemimpin

Memutuskan
- Membuat
keputusan.
- Menjual ke
kelompok
kerja.
- Mengumpulkn
informasi.

04/07/15

Berkonsultasi
Secara Individual

Kelompok
Konsultasi

- Mempresentaskan - Mempresentasikan
masalah.
masalah.
- Mendapat saran.
- Memperoleh
- Mengambil
saran.
keputusan
- Mengambil
keputusan

Memfasilitasi

- Mempresentasikan
masalah.
- Fasilitator
- Mendefinisikan
masalah.
- Kesepakatan

muliati@stmik-mdp.net

Mendelegasi

- Mengizinkan
kelompok
mengambil
keputusan.
- Identifikasi
- Diagnosis
- Mengembangkan
prosedur
alternatif.
- Memutuskan
alternatif.
- Menyediakan
sumber
daya.

26

Pendekatan Baru dalam Pengambilan


Keputusan di Lingkungan Kerja Baru

Belajarlah, jangan menghukum.


Tahu kapan harus mundur.
Praktikan lima mengapa.
Membangun intuisi kolektif.
Terlibat dalam konflik yang konstruktif.

04/07/15

muliati@stmik-mdp.net

27