Anda di halaman 1dari 9

Motor DC

Penguat Terpisah
Oleh:
M. Imam Muthahhar & Syukri Efendi

Prinsip Kerja Motor DC

Ketika sejumlah arus yang mengalir di dalam sebuah penghantar


diletakkan di dalam sebuah medan magnet, maka terjadi sebuah torsi
dan mempunyai kecenderungan untuk berputar (bergerak).

Atas dasar itulah motor DC bekerja. Arah dari putaran motor ditentukan
oleh kaidah tangan kiri Fleming.

Dari gambar 2, motor DC disuplai tegangan E dan arus I menuju


terminal kelistrikan atau terminal input dan terminal mekanikal
dihasilkan torsi T dan kecepatan . Terminal input dan output
merupakan variabel Motor DC yang dihubungkan sebagai parameter K.
T=K.I&E=K.

Konstruksi Motor DC

Ada dua komponen utama motor DC yaitu stator dan rotor. Stator
merupakan bagian yang diam yang juga berfungsi sebagai rumah (bodi)
motor yang di dalamnya juga terdiri dari kumparan penguat medan
magnet dan terminal motor.

Selain dari komponen utama tersebut ada bagian pendukung yaitu kuk
(gandar/housing/yoke) motor, kutub motor, kumparan penguat medan
magnet, kumparan jangkar, komutator dan sikat arang.

Torsi Motor DC
Torsi dihasilkan berdasarkan energinya, bersinggungan dengan arah
putaran jangkar dikalikan dengan jarak.
T = F . cos . w . r
T = B . I . L . w . r. cos
T = k . . Ia
dimana ialah sudut antara posisi awal jangkar dengan posisi sesudah
berputar.

Jenis Motor DC

Motor DC Penguat Terpisah

Sesuai dengan namanya, motor DC ini mempunyai penguat medan


magnet yang disuplai terpisah dengan suplai untuk kumparan jangkar.
Dari persamaan torsi motor DC kita tahu bahwa T = K . . Ia. Jadi di sini
torsi bisa divariasikan dengan mengatur fluks penguat medan magnet
dan terbebas dari arus kumparan jangkar Ia.

Dengan terpisahnya suplai untuk penguat medan magnet, maka motor


jenis ini dapat diatur kecepatan putarnya. Pada kenyataannya terdapat
dua hal yang berpengaruh untuk motor ini yaitu tegangan dan fluks
medan magnet.

V = Ea + Ia . Ra

n : kecepatan

jika

c : konstanta

E=cn

Ra : tahanan jangkar

maka

Vt : tegangan terminal motor

Vt = c n + Ia . Ra
n = Vt Ia . Ra : c

Ia : arus jangkar
: fluks magnet

Terima Kasih.......