Anda di halaman 1dari 12

Langkah-langkah dalam membuat simulasi aliran daya adalah sebagai berikut :

1. Setelah masuk pada Powerstation ETAP 4.0.0 dan membuat new project serta sudah masuk
layar OLV1 sekaligus dilanjutkan dengan memberi vie-Grid, maka selanjutnya menyusun
komponen-komponen seperti pada gambar berikut diambil dari AC element.

2. Setelah itu sebelum dihubungkan atau dihubungkan terlebih dahulu juga tidak apa-apa, maka
selanjutnya adalah mengedit spesifikasi dari setiap komponen. Untuk bus 1, spesifikasinya
diberikan tegangan nominal sebesar 1 kV. OK.

3. Selanjutnya dengan mengatur spesifikasi line 1 yaitu yang menghubungkan bus 1 dengan bus
2, dengan R = 0,02 ; X = 0,04 ; dan Y = 0,02. OK

4. Lalu mengedit bus selanjutnya, dimana tertampil adalah bus editor bus4 akan diubah sebagai
bus 2 dengan tegangan nominal 0,98 kV. OK

5. Selanjutnya mengedit spesifikasi line yang menghubungkan bus 2 dengan bus 3 pada
transmission line editor dengan mengklik 2 kali pada line yang ditujua. Untuk tab impedance,
R = 0.04 ; X = 0.2; Y = 0.02. OK.

6. Selanjutnya mengedit spesifikasi bus 3 dengan mengklik 2 kali bus 5 yang akan dijadikan
sebagai bus 3. Pada bus 3 ini tegangan nominal adalah 0.88 kV. Lalu tekan OK.

7. Lalu mengedit spesifikasi line 4 yang menghubungkan bus 3 dengan bus 5, yang mana pada
kotak transmisision line editor, pada tab impedance untuk R = 0.15; X=0.4 dan Y = 0.025.
Lalu tekan OK.

8. Selanjutnya mengedit bus 3 yang akan diedit namanya menjadi bus 4 dan diberikan tegangan
nominal 0.868 kV pada tab info pada kotak dialog bus editor. Lalu tekan OK.

9. Mengedit line yang menghubungkan bus 3 dan bus 4 pada transmission line editornya di tab
info. Yaitu dengan besar R = 0,02 ; X = 0,06 ; Y = 0,01. Lalu tekan OK.

10. Mengedit bus 2 yang akan dijadikan sebagai bus 5 pada tab info di kotak dialog bus
editornya. Dan tegangan nominalnya diberikan sebesar 0.875 kV. Lalu tekan OK.

11. Mengedit spesifikasi line yang menghubungkan bus 1 dengan bus 5 sebagai berikut. Dengan
besarnya R = 0,02 ; X = 0,04 dan Y = 0,01 lalu tekan OK.

12. Mengedit line yang menghubungkan bus 4 dengan bus 5 sebagai berikut. Dengan spesifikasi
R = 0,08; X = 0,2; Y = 0,02. Lalu tekan OK.

13. Pada seluruh line, diedit kembali dengan masuk pada kotak dialog transmission line editor
masing-masing line, kemudian pada tab info untuk units diganti length 100 ft.

14. Kemudian masuk pada tab impedance masing-masing line dan unit nya diganti ohm per 1 ft.
OK.

15. Kemudian rangkaian dipasang beban dengan mengambil komponen static load pada AC
element dan diletakkan pada bus 2, bus 3, bus 4 dan bus 5.

16. Masing-masing beban diklik 2 kali untuk mengedit spesifikasinya. Untuk line 1 masuk pada
tab loading diberikan beban 15 MW dan 10 MVAR. Untuk line yang lain masuk pada kotak
dialog masing-masing dengan mengedit pada tab loadingnya yaitu untuk line 2, 45 MW dan
10 MVAR. Untuk line 3 adalah 40 MW dan 15 MVAR serta untuk line 4 adalah 50 MW dan
25 MVAR. Lalu tekan OK.

17. Setelah selesai tampilannya akan seperti gambar di bawah ini. Selanjutnya akan
disimulasikan analisa load flow-nya dengan mengklik load flow analysis dan dilanjutkan
mengklik edit study case.

18. Kemudian muncul kotak dialog load flow study case dan pada tab info untuk method dganti
accelerated gauss seidel lalu tekan OK.

19. Selanjutnya mengklik run load flow makan selanjutnya akan muncul hasil simulasinya.

20. Untuk mengetahui hasil detailnya dengan mengklik report manager. Maka akan muncul
kotak dialog load flow report manager lalu pilih complete dan tekan OK. Maka akan muncul
hasil detail dari simulasi load flow ini.