Anda di halaman 1dari 5

Hazard Identification and Risk Assessment di Pelabuhan

HIRA ini dibuat dengan menganalisis keadaan pada pelabuhan-pelabuhan


di Indonesia secara umum.
No
1.

Hazard
Identification
Aktivitas:
penambatan
kapal
ke
pelabuhan

Likelihood: 2

Hazard: tepian
dermaga
Akibat:
kerusakan pada
kapal,
kerusakan pada
tepian dermaga

Severity:2

Risk: 4

Aktivitas:
sirkulasi
kargo
keluar-masuk
dermaga

Likelihood: 4

Hazard:
kapal
yang
hendak
keluar
atau
masuk dermaga
Akibat:
kerusakan pada
kedua
kargo
yang
bertabrakan,
penundaan
penambatan
kapal lain ke
dermaga,
penutupan
pelabuhan

Severity: 4

Risk:16

2.

Risk Analysis

Risk Control
Pelatihan
nakhoda,
pemasangan
anemometer
untuk
menandakan
arah
angin

Pemberlakuan
International
Regulations for the
Prevention
of
Collision of Sea untuk
mencegah
adanya
tabrakan kembali

3.

Aktivitas:
masuknya kargo
berisi LNG ke
dalam
pelabuhan

Likelihood: 4

Hazard:
kargo
bermuatan LNG
Akibat:
polusi,
kehilangan
muatan
LNG
yang
dibawa,
kebakaran,
ledakan, korban
jiwa

Severity: 5

Risk:20

Aktivitas:
penurunan
nakhoda
dari
atas kapal ke
dermaga
Hazard:
jalan
menuju
dermaga
Akibat: cedera
ringan dan luka
pada nakhoda,
nakhoda
tercebur
ke
dalam laut

Likelihood: 2

Severity:2

Risk:4

Aktivitas:
penaikan
dan
penurunan
muatan menuju
dan ke kapal

Likelihood: 4

4.

5.

Hazard: muatan
dari kapal

Severity: 4

Pelatihan
nakhoda,
pemasangan
anemometer
untuk
mengetahui
arah
angin,
pengaturan
pergerakan kapal

Pelatihan
nakhoda,
pemberian
tanda
jarak di sepanjang
jalan
menuju
dermaga

Pengecekan
kondisi
alat yang berfungsi
untuk
menaikkan
muatan,
mengatur
agar tidak ada orang
yang
berada
di
bawah muatan saat
muatan
dinaikkan
dan diturunkan

6.

7.

Akibat: cedera
ringan
hingga
berat bagi orang
yang
tertimpa
muatan
saat
muatan
jatuh,
kerusakan
isi
yang berada di
dalam muatan
yang jatuh

Risk: 12

Aktivitas:
pasang surut air
laut

Likelihood: 3

Hazard:
air
pasang
yang
melebihi batas
di pelabuhan
Akibat:
menghambat
aktivitas
di
dermaga

Severity: 3

Aktivitas:
pergerakan
lempeng
bumi
di
bawah
pelabuhan dan
laut
di
sekitarnya
Hazard: gempa
bumi
Akibat:
menyebabkan

Likelihood: 3

Pemasangan tanggul
di pelabuhan yang
lebih tinggi daripada
ketinggian air pasang
maksimal
agar
mencegah
banjir
datang
kembali,
penangan banjir yang
cepat
agar
tidak
menghambat kinerja
di pelabuhan

Risk: 9

Severity: 5
Risk: 15

Pemasangan
alat
pendeteksi
gempa
sehingga
dapat
dilakukan
langkah
pencegahan secepat
mungkin

kerusakan
di
pelabuhan,
menghambat
aktivitas
pertukaran
barang
di
pelabuhan,
menyebabkan
korban jiwa
8.

9.

Aktivitas:
pergerakan
angin di sekitar
pelabuhan

Likelihood: 4

Hazard: badai
Akibat:
kerusakan
sedang
di
pelabuhan,
terhambatnya
aktivitas
di
pelabuhan, luka
ringan
pada
orang-orang
yang berada di
sekitar
pelabuhan saat
badai terjadi

Severity: 3
Risk: 12

Aktivitas:
pergerakan
lempeng
bumi
di
bawah
pelabuhan yang
menyebabkan
keretakan
di
bawah laut

Likelihood: 2

Hazard: tsunami
Akibat:

Severity: 5
Risk: 10

Pemasangan
alat
penanda
kehadiran
badai,
penghentian
aktivitas di pelabuhan
saat
badai
akan
terjadi

Pemasangan
alat
pendeteksi
tsunami
untuk
melakukan
langkah evakuasi dini
jika tsunami terjadi,
pembentukan
tim
cepat tanggap untuk
menangani
situasi
darurat

kerusakan
sedang hingga
total
pada
pelabuhan,
pelabuhan
ditutup, korban
jiwa
10
.

Aktivitas:
gelombang laut
yang mengenai
pinggiran
dermaga
Hazard: abrasi
Akibat:
menyebabkan
kerusakan
ringan
hingga
berat
pada
dinding
luar
pelabuhan

Likelihood:5

Pemasangan tanggul
untuk
menghindari
abrasi
mengenai
dinding
pelabuhan
secara langsung

Severity:1
Risk:5

Daftar Pustaka
Anonim. 2004. Final Guidelines for Port and Harbor Risk Assessment and
Safety
Management
System
in
New
Zealand.
Diakses
dari
http://www.maritimenz.govt.nz/Publications-and-forms/Commercialoperations/Ports-and-harbours/Port-harbour-risk-assessment.pdf pada 8
April 2013
North King and South Snohomish Counties Regional Mitigation Plan. 2004.
Diakses
dari
http://www.esca1.com/data/_uploaded/file/mitigation_plan/section3_z_port
ofedmonds.pdf pada 8 April 2013