Anda di halaman 1dari 14

Presentasi Kasus

Osteosarcoma
Pembimbing :
dr. Tumpal Yansen Sihombing,
SpA
Oleh :
Disca Ariella Rucita
108103000042

Identitas Pasien
(dilakukan alloanamnesis dan autoanamnesis pada
tanggal 20 Novemberi 2014, di Bangsal Gedung Teratai
RSUP Fatmawati)
Nama
: An. Y
No. RM
: 01325751
Tempat, Tanggal lahir : Jakarta, 03/09/1997
Usia
: 17 tahun 2 bulan
Jenis kelamin : Laki-laki
Alamat
: Jl. Kranggan Kulon rt005/009, Jati
Sampurna, Bekasi
Pekerjaan
: Pelajar
Agama
: Islam
Status pernikahan: Belum menikah

Osteosarcoma
Osteosarkoma disebut juga osteogenik sarkoma
adalah suatu neoplasma ganas yang berasal dari
sel primitif (poorly differeatiated cells) di daerah
metafise tulang panjang pada anak-anak.
Disebut osteogenk oleh karena perkembangannya
berasal dari seri osteoblastik sel mesenkim
primitif.
Osteosarkoma merupakan neoplasma primer dari
tulang yang tersering setelah myeloma multiple.1-3
Salter, Robert B. Textbook of disorders and inju- ries of the musculoskeletal system. 3rd ed. Philadeiphia: Lippincott Williams & Wilkins; 1999.p.400-3.
Patterson FR. 2008. Osteosarcoma. In: Timothy AD, editor. Orthopaedic Surgery essential. oncol- ogy and basic science. Philadelphia: Lippincott W illiams &
W ilkins; 2008.p.177-87.

Daerah Predileksi
Proksimal
Humerus
Proksimal
Femur
Proksimal tibia
Distal femur

Analisis Kasus

Riwayat trauma
Bekas luka operasi membengkak, semakin lama semakin
besar, nyeri dan keluar darah dari bekas luka operasi
pasien dan orang tua pasien di sarankan oleh dokter disana
untuk di amputasi kaki kanan pasien karena pasien di
diagnosis osteosarkoma.

di lakukan pemeriksaan rontgen di bagian kaki kanan dan


menurut dokter disana, hasilnya didapatkan massa.

Osteosarcoma
Berdasarkan atas gradasi, lokasi, jumlah dari
lesinya, penyebabnya maka osteosarkoma dibagi
atas beberapa klasifikasi atau variasi yaitu:
osteosarkoma klasik,
osteosarkoma hemoragi atau telangiekstasis,
parosteal osteosarkoma,
osteosarkoma sekunder
osteosarkoma intramedular derajat rendah,
osteosarkoma akibat radiasi dan
multifokal osteosarkoma.
Wittig, James C, Bickels J, Priebat D, et al. Osteosarcoma: a multidisciplinary approach to diagnosis and
treatment. A peer reviewed Journal of American Academic of Family Physicians 2002.

Osteosarkoma intranuklear derajat tinggi (Hihg Grade


Intramedullary Osteosarcoma).

Patterson FR. 2008. Osteosarcoma. In: Timothy AD, editor. Orthopaedic Surgery essential. oncol- ogy and basic
science. Philadelphia: Lippincott W illiams & W ilkins; 2008.p.177-87.

Multiple nodul pada kedua lapangan paru sugestif


metastasis
Massa dengan penebalan hilus kanan
Jantung dalam batas normal
multipel massa paru dengan komponen nekrotik intratumoral
relatif terbentuk bulat menyangat paksa pemberian kontras
dikedua paru dan pleura sugestif metastasis,
efusi pleura kanan,
limfadenopati KGB paratrakea kiri, subkarina, aortapulmonal
dan paraaorta,
massa di lobus kanan hepar sugestif metastasis

Post Amputasi

Kemoterapi juga
mengurangi metastase
ke paru paru dan
sekalipun ada,
mempermudah
melakukan eksisi pada
metastase tersebut.
Pemberian nutri
pada pasien ini
1500 kkal di
dapatkan dari
RDAxBB aktual

kemoterapi postoperative
(postoperative
chemotherapy) yang disebut
juga dengan adjuvant
chemotherapy.
Pemberian kemoterapi
posperatif paling baik
dilakukan secepat mungkin
sebelum 3 minggu setelah
operasi.

Post operasi dilanjutkan pemberian


kemoterapi
Follow up kekambuhan tumor secara
local maupun adanya metastase, dan
komplikasi
terhadap
proses
rekonstruksinya.
Pemerikasaan fisik secara rutin pada
tempat operasinya dan secara sistematik
terhadap
terjadinya
kekambuhan
maupun adanya metastase.
Pemerikasaan ini dilakukan setiap 3
bulan dalam 2 tahun pertama post
operasinya, dan setiap 6 bulan pada 5
tahun berikutnya.

Staging Osteosarkoma
Sesuai dengan Enneking System maka Staging dari Osteosarkoma
adalah sebaai berikut. 3,7,8
Kurang lebih 15%
Stage I
Low-grade tumor
pasien osteosarkoma
IA
Intracompramental
ditemukan
dengan
metastasis pada paruIB
Extracompramental
paru
pada
saat
Stage II
High-grade
didiagnosis.
IIA
Intracompramental
Prognosis
IIB
Extracompramental
osteosarcoma
berbeda-beda
Stage III
Any Grade with mestastase
berdasarkan:
IIIA
Intracompramental
Lokasi Tumor
Ukuran Tumor
IIIB
Extracompramental
Metastase
Reseksi Tumor
Respon Tumor pada
Kemoterapi

Daftar Pustaka
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.

Salter, Robert B. Textbook of disorders and inju- ries of the musculoskeletal system. 3rd ed. Philadeiphia: Lippincott Williams & Wilkins; 1999.p.4003.
Skinner, Harry B. Current diagnosis & treatment in orthopaedics. Lange Medical Book. 3rd ed. New York: McGraw-Hill; 2003.p.312-8.
Patterson FR. 2008. Osteosarcoma. In: Timothy AD, editor. Orthopaedic Surgery essential. oncol- ogy and basic science. Philadelphia: Lippincott W
illiams & W ilkins; 2008.p.177-87.
Solomon L, W arwick D. Nayagam S. Apleys sys- tem of orthopaedics and fractures. 8th ed. NewYork: Oxford University Press Inc; 2001.p.185-218.
Gebhardt, Mark C, Hornicek, Francis J. Osteosa- rcoma. Orthopaedic knowledge update muscu- loskeletal tumors. American Academy of Ortho- paedic
Surgeons. 1st ed. New York: McGraw-Hill; 2002.p.175-82.
Bechler JR, Robertson W W , Meadows AT, W omer RB. Osteosarcoma as a second malignant neo- plasm in children. J Bone Joint Surg Am
1992;74:1079-83.
Wittig, James C, Bickels J, Priebat D, et al. Osteosarcoma: a multidisciplinary approach to diagnosis and treatment. A peer reviewed Journal of
American Academic of Family Physicians 2002.
Frassica, Frank J, Frassica, Deborah A, McCarthy, Edward F. Orthopaedic pathology. In: Miller, Mark D, editors. Review of orthopaedics. 4th ed.
Philadelphia: Saunder; 2004.p.440-58.
Tsuji Y, Kusuzaki K, Kanemitsu K, et al. Calca- neal osteosarcoma associated with werner syn- drome. The Journal of Bone and Joint Surgery
2000;82:9-12.
Katagiri H, Takahashi M, Takagi T, Nakagawa. M. Osteosarcoma of the talus treated successfully with limb-sparing surgery. A case report. J Bone Joint
Surg Am 2008;90:869-74.
Scully SP, Ghert MA, Zurakowski D, Thompson RC, Gebhardt MC. Pathologic fracture in osteosa- rcoma: prognostic importance and treatment implications. J Bone Joint Surg Am 2002;84:49-57.
Bacci G, Scully SP, Ghert MA, et al. Pathologic fracture in osteosarcoma. J Bone Joint Surg Am 2003;85:1848-9.
Palmerini E, Staals EL, Ferrari S, et al. Nonresectable multiple lung metastases of high- grade osteosarcoma of the humerus: stable after twelve years. A
case report. J Bone Joint Surg Am 2008;90:2240-4.
Lewis VO, Gebhardt MC, Springfield DS. Parosteal osteosarcoma of the posterior aspect of the distal part of the femur. J Bone Joint Surg Am
2000;82:1083.
Koyama J, Ito J, Hayashi T. Periosteal osteosar- coma of the mandibule. Dentomaxillofascial Ra- diology 2002;31:63-4.
Imran H, Enders F, Krailo M, et al. Effect of time to resumption of chemotherapy after definitive surgery on prognosis for non-metastatic osteosarcoma.
J Bone Joint Surg Am 2009;91:604-12.
Simon MA, Aschliman MA, Thomas N, Mankin HJ. Limb-salvage treatment versus amputation for osteosarcoma of the distal end of the femur. J Bone
Joint Surg Am 2005;87:2822.