Anda di halaman 1dari 12

Food Additive

Nama : Anisa Ditya Utami


Fafa Nugraha
Heri Paski
Shalina
Yulius Sandi

Assalamualaikum wr.wb

Definisi
Aditif makanan adalah bahan yang ditambahkan dengan
sengaja kedalam bahan makanan dalam jumlah kecil,
dengan tujuan untuk memperbaiki penampakan, cita rasa,
tekstur, rasa, dan memperpanjang daya simpan. Selain itu
dapat juga meningkatkan nilai gizi seperti protein, mineral,
dan vitamin.

Jenis Bahan Aditif


Bahan Aditif makanan Alami
Bahan Aditif makanan Sintesis

Bahan Aditif makanan Alami adalah


bahan aditif yang ditambahkan
pada makanan yang berasal dari
alam.
Bahan aditif makanan sintesis
adalah bahan aditif yang
ditambahkan pada makanan yang
dibuat melalui proses kimia.

Penggolongan Bahan Aditif

Penguat rasa
ex:Pala,merica dan MSG
Pemanis
ex:Gula Aren, danSakarin
Pengawet
ex:Garam,dan Natrium Benzoat
Pewarna
ex: Kunyit, daun palm, dan Sunset yellow FCF (Jingga)
Pengental
ex: Pati, dan Alginat
Pengemulsi
ex:Lesitin, dan Gliserin
Antioksidan
ex: Butil Hidroksi Anisol (BHA),dan vitamin E

Contoh Gambar zat Aditif pada


makanan

Tujuan Penambahan Zat Aditif pada


makanan

Untuk mempertahankan atau untuk menambah nilai gizi pada


makanan.
Membuat tampilan makanan menjadi lebih menarik.
Sebagai pengwet agar makanan lebih awet.
Membuat makanan menjadi lebih sedap, baik bau maupun rasa.

Batasan penggunaan bahan aditif yang ditambahkan


pada bahan pangan
Penggunaan bahan makanan pangan tersebut di
Indonesia telah ditetapkan oleh pemerintah
berdasarkan Undang-undang, Peraturan Menteri
Kesehatan dan lain-lain disertai dengan batasan
maksimum penggunaannya. Di samping itu UU
Nomor 7 tahun 1996 tentang Pangan Pasal 10
ayat 1 dan 2 beserta penjelasannya erat
kaitannya dengan bahan tambahan makanan
yang pada intinya adalah untuk melindungi
konsumen agar penggunaan bahan tambahan
makanan tersebut benar-benar aman untuk
dikonsumsi dan tidak membahayakan.

TERIMA KASIH