Anda di halaman 1dari 5

RESUSITASI NEONATUS

Selalu diperlukan oleh bayi baru lahir

Nilai
Nilai risiko
risiko bayi
bayi untuk
untuk kebutuhan
kebutuhan resusitasi
resusitasi
Berikan
kehangatan
Berikan kehangatan
Posisikan,
Posisikan, bersihkan
bersihkan jalan
jalan napas,
napas, bila
bila perlu
perlu keringkan,
keringkan,
stimulasi untuk
untuk bernapas
bernapas
stimulasi
Bila
Bila perlu,
perlu, berikan
berikan oksigen
oksigen tambahan
tambahan

Diperlukan dengan frekuensi lebih jarang

Berikan ventilasi
positif
Berikan
ventilasi tekanan
tekanan positif

Intubasi
Endotrakeal
Intubasi Endotrakeal

Kompresi
dada
Kompresi dada

Jarang diperlukan oleh bayi baru lahir

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Pemb
Pemb
erian
erian
Obat
Obat

Menghangatkan
Posisi menghidu (Ekstensi kepala)
Membersihkan lender, membersihkan jalan nafas
Keringkan
Rangsang Taktil
Evaluasi
Menghitung denyut jantung

REHIDRASI PADA DIARE

IMUNISASI
JENIS
IMUNIS
ASI

HB-0
Polio
Polio
Polio
Polio

1
2
3
4

BCG

DPT 1
DPT 2
DPT 3
Campak

Booster
1
Booster
2
Td

DIBERIK
AN PADA
USIA

07
HARI
0 7 hari
2 bulan
4 bulan
6 bulan

2 -3
bulan
2
4
6
9

bulan
bulan
bulan
bulan

1,5 tahun
4,5 tahun

JUMLAH
YANG
HARUS
DIBERKAN
(DALAM
CC)
UNIJECT

CARA
PEMBERIAN

TEMPAT
PEMBERIAN

Intramuscula
r (IM)

1/3 atas paha


kiri luar

2 tetes

Oral

0,05 cc

Intracutan
(IC)

0,5 cc

Intramuscula
r (IM)

0,5 cc

Subcutan
(SC)

0,5 cc

Intramuscula
r (IM)

Post
0,5 cc
Intramuscula
Difteri
r (IM)
Interval pemberian vaksin/imunisasi minimal 1 bulan

Sublingual /
Mulut

1/3 atas
lengan kanan
luar
1/3 atas paha
kiri luar
1/3 atas paha
/ lengan kiri
luar
1/3 atas paha
atas / lengan
kiri luar
1/3 atas kiri
luar

KETERAN
GAN

KIE Ibu
bahwa
anak/bayi
tidak boleh
diberi
minum
(ASI atau
Susu
Formula)
dulu 20
menit
setelah
diberi
vaksin
polio

ALGORITMA KEJANG

INFEKSI (Cacing, DHF, Difteri, Tetanus, Campak, Pertusis, HIV)


NUTRISI DAN TUMBUH KEMBANG (Checklist antropometri)

RESPIROLOGI (Pneumonia, Asma, Baca foto, Pemeriksaan Thorax paru)