Anda di halaman 1dari 20

Keperawatan Maternitas

( Kebutuhan & Kunjungan Ibu Hamil)


Oleh :
Yuyun. S. Kep.,Ns

KEBUTUHAN IBU HAMIL


A. Kebutuhan Nutrisi Bumil
Jenis-jenis makanan yang diperlukan:
1. Makanan pokok: karbohidrat (sumber
energy)
2. Makanan
pembangun:
(tumbang janin)

protein

3. Makanan pelengkap: vit dan mineral


4. Makanan penunjang: lemak

Tambahan gizi yang diperlukan ibu


hamil adalah :
Protein : dari 6 gr/hari menjadi 10
gr/hari
Energi / kalori : yang dapat diperolieh
dari karbohidrat dan lemak
Vitamin : sebagai pengatur dan
pelindung
Penambahan tsb diperlukan untuk:
Menunjang
pertumbuhan
dan
perkembangan janin
Persiapan persalinan
Untuk melakukan aktivitas

3 Jenis makanan yang penting setiap


hari dikonsumsi ibu hamil :
Zat besi : Untuk mencegah anemia
sehingga tidak akan terjadi BBLR,
perdarahan.
Kalsium : Untuk pertumbuhan tulang
Yodium : Untuk mencegah pembesaran
kelenjar gondok pada ibu, perkembangan
lambat sehingga akan terjadi retardasi
mental, cebol.

B. ISTIRAHAT
Istirahat bagi ibu hamil untuk
meringankan urat syaraf atau
mengurangi aktivitas otot.
Kegunaan istirahat adalah :
Untuk melepaskan lelah
Memberikan
kesempatan
pada
tubuh
untuk
membentuk kegiatan baru
Menambah
kesegaran
untuk melakukan pekerjaan

C. KEBUTUHAN PAKAIAN
Kriteria sebagai berikut :
1. Nyaman : pakaian sebaiknya tidak ada penekananpenekanan pada bagian tertentu sehingga ibu tidak
dapat bebas bergerak
2. Longgar : bukan berarti pakai baju yang terlalu besar,
tapi yang dapat bergerak bebas
3. Tidak tebal : pakaian tebal akan menimbulkan rasa
panas dan keluarnya keringat sehingga tidak bebas
bergerak

4. Menarik

enak

dipandang

mata

5. Menyerap keringat : karena pada ibu hamil


banyak keringat, maka dianjurkan memakai
pakaian yang menyerap keringat. Disini
ditekankan
pada
bahan
dasarnya.

D. IMUNISASI
Pada masa kehamilan ibu hamil diharuskan
melakukan imunisasi tetanus toksoid (TT).
Gunanya pada antenatal dapat menurunkan
kemungkinan kematian bayi karena tetanus. Ia
juga dapat mencegah kematian ibu yang
disebabkan oleh tetanus.
Menurut WHO seorang ibu tidak pernah
diberikan imunisasi tetanus, sedikitnya 2x
injeksi selama kehamilan ( I pada saat kunjungan
antenatal I dan II pada 2 minggu kemudian )

Karena imunisasi ini sangat penting, maka setiap ibu


hamil hendaknya mengetahui dan mendapat informasi
yang benar tentang imunisasi TT. Petugas kesehatan
harus berusaha program ini terlaksana maksimal dan
cepat.

E. SENAM HAMIL
Tujuan senam hamil adalah :
1. Memberikan dorongan serta melatih jasmani dan rohani
ibu secara bertahap agar ibu dapat menghadapi
persalinan dengan tenang, sehingga proses persalinan
dapat berjalan lancar dan mudah
2. Membimbing wanita menuju suatu persalinan yang
fisiologis
3. Melonggarkan persendian yang berhubungan dengan
proses persalinan
4. Cara memperoleh kontraksi dan relokasi yang sempurna
5. Menguasai teknik-teknik pernapasan dalam persalinan
6. Dapat mengatur diri pada ketenangan

Manfaat senam hamil secara teratur :


Memperbaiki sirkulasi darah
Mengurangi pembengkakan
Memperbaiki keseimbangan otot
Mengurangi kram / kejang pada kaki
Menguatkan otot-otot perut
Mempercepat proses penyembuhan setelah
melahirkan

Syarat-syarat mengikuti senam hamil :


Pemeriksaan kesehatan dan kehamilan oleh
dokter / bidan
Lakukan latihan setelah kehamilan 22 minggu
Lakukan latihan secara teratur dan disiplin

KUNJUNGAN PEMERIKSAAN
KEHAMILAN
Setiap wanita hamil menghadapi reaksi komplikasi
yang bisa Mengancam jiwanya. Oleh karena itu,
setiap wanita hamil memerlukan sedikitnya empat
kali kunjungan selama periode antenatal:
1x kunjungan selama Trimester I (sebelum 14 mg)
1x kuNjungan selama Trimester II (antara mg 1428)
2x kunjungan selama Trimester III (antara mg 2836 dan sesuda mg 36)

TM I
Sebelum mg ke-14
Membangun hubungan saling percaya antara petugas
kesehatan dengan ibu hamil
Mendeteksi masalah dan menanganinya
Melakukan tindakan pencegahan spt tetanus neonaturum,
anemia kekurangan zat besi, penggunaan praktek
tradisional yang merugikan
Memulai persiapan kelahiran bayi dan kesiapan untuk
menghadapi komplikasi
Mendorong perilaku yang sehat (gizi, latihan dan
kebersihan dan sebagainya)

TM II
Sebelum mg ke-28
Sama seperti TM I ditambah kewaspadaan khusus
mangenai preeklamsia (tanya ibu tentang gejala-gejala
preeklamsia, pantau tekanan darah, evaluasi oedema
periksa
untuk
mengetahui
proteinuria)
TM III
Antara mg ke 28-36
Sama seperti di atas ditambah palpasi abdominal untuk
mengetahui apakah ada kehamilan ganda

TM III
Setelah mg ke-36
Sama seperti di atas, ditambah deteksi letak bayi yang
tidak normal, atau kondisi lain yang memerlukan
kelahiran di Rumah Sakit
Ibu hamil tersebut harus lebih sering
dikunjungi jika terdapat masalah dan ia
hendaknya disarankan untuk menemui petugas
kesehatan bilamana ia merasakan tanda-tanda
bahaya atau jika ia merasa khawatir.

Post Test
1. Diperlukan utk apa penambahan gizi
pada bumil?
2. Sebutkan 3 jenis makanan yang
penting utk dikonsumsi bumil setiap
hari
3. Jelaskan fungsi konsumsi yodium pada
bumil.
4. Menurut WHO berapa kali paling
sedikit
bumil
harus
diberikan
imunisasi TT
5. Untuk ibu yang belum pernah
imunisasi, berapa kali TT harus
diberikan?

6. Berapa tahun
imunisasi TT5?

masa

perlindungan

7. Sebutkan 3 manfaat senam hamil.


8. Paling sedikit berapa kali bumil harus
melakukan kunjungan selama periode
antenatal.
9. Pada UK berapa minggu kunjungan
pertama bumil
10. Palpasi abdominal untuk mengetahui
apakah ada kehamilan ganda dilakukan
pada pemeriksaan keberepa? Dan TM
berapa?