Anda di halaman 1dari 14

Demam Berdarah

Dengue Haemorrhagic
Fever

Dengue haemorhagic
fever/ DHF adalah
penyakit yang
disebabkan oleh virus
dengue sejenis virus
yang tergolong arbovirus
dan masuk kedalam
tubuh penderita melalui
gigitan nyamuk aedes
aegepty (Christantie
Efendy,1995 ).

Epidemiologi
Flavivirus (Arbovirus) dari 4 serotipe (DEN 1,2,3 &
4) dibawa
nyamuk Aedes aegypti yang bersifat:
A. Sangat domestik,
B. Menggit pada pagi, siang & sore hari
(sekolah, pasar dll) & mengigit berulang-ulang,
C. Jentiknya berkembang di air jernih/air hujan,
D. Jarak terbang rata-rata 40100 m.,
E. Suhu udara optimal 28 29C.
Di hutan virus DHF juga dapat dibawa oleh nyamuk
A. albopictus.

Tanda dan gejala (who,1997)


1. Demam 2-7 hari

2. Perdarahan
3. Pembesaran hati
4. Renjatan nadi lemah, cepat disertai tekanan nadi
menurun(menjadi 20 mmHg atau kurang),tekanan darah
menurun, disertai kulit yang teraba dingin dan lembab,
penderita menjadi gelisah.

LABORATORIUM
- Trombositopenia (100.000/mm3)
- Hemokonsentrasi peningkatan
Hematokrit sebanyak 20% atau lebih.
Dua gejala klinis pertama + 2 gejala
laboratoris DBD

Periksaan penunjang
DBT (dengue blood test)
Diperiksa hari ke 5
IgMfase akut
IgGfase kronis

Klasifikasi
infeksi

(suhendro,dkk.2006)
DD/
Deraja
Gejala
DBD

derajat
virus

penyakit
dengue

Laboratorium

DD

Demam disertai 2 atau


lebih tanda: sakit
kepala, nyeri retroorbital, mialgia,
artralgia
Gejala diatas ditambah
uji bendung positif

DBD

DBD

II

Gejala diatas ditambah


perdarahan spontan

DBD

III

DBD

IV

Gejala diatas ditambah


kegagalan sirkulasi
(kulit dingin dan lembab
serta gelisah)
Syok berat disertai

dengan tekanan darah


dan nadi tidak terukur

Leucopenia
Trombositope,
tidak ditemukan
bukti kebocoran
plasma
Trombositopenia
(<100.000), bukti
ada kebocoran
plasma
Trombositopenia
(<100.000), bukti
ada kebocoran
plasma
Trombositopenia
(<100.000), bukti
ada kebocoran
plasma
Trombositopenia
(<100.000), bukti
ada kebocoran
plasma

Serologi
dengue
positif

Pato
fisiologi

Infeksi virus dengue

Kecemasan
(anak dan
orang tua)

Hiperter
mi

Demam
Muntah
Anoreksia

Virus berkembang biak dalam retikulo


endotel; limfosit B, sel kupffer, makrofag

Kekuranga
n volume
cairan

Membentuk kompleks virus-antibodi

Aktifasi sistem
komplemen

Aktifasi koagulasi

Zat anafilatoksin
Aktifasi histamine &
serotonin

faktor pembekuan
(protrombin&fibrinoge
n)
Manifestasi perdarahan

permeabilitas kapiler

Ekstravasasi/
kebocoran plasma

Protein
plasma

Hemokonsentrasi (Ht >20%. N:3549 mg/dL atau 3Hb) (Hb (< 11,2
g/dL)
Hipoproteinemia
Efusi pleura
Asites

Agregasi trombosit
Leukosit keluar
dr intravaskular
ke
ekstravaskular
Leukopenia
(<4.50011.000/mm3)

Kehilangan
cairan&elektrolit
(dehidrasi)
Na, Cl

Destruksi &
pemendekan masa
hidup trombosit
Trombositopenia
(<100.000 sel/mm3)

Nadi cepat, lemah,


TD
Kulit dingin, pucat
Gg.status mental
Syok (Sindroma Syok
Perdarahan sal.cerna
Dengue/SSD)

Hipovolemia

Anoksia jaringan

Metabolisme
anaerob seluler

Meninggal
Asidosis
metabolik

Rantai infeksi
Virus dengue

manusi
a
kulit

Air,tana
h,nyam
uk

Host
(manusia)

Pemutusan rantai
penularan atau mode
of transmission dari
arthropod - borne
diseases
dapat dilakukan
dengan mempelajari
Kulit,
mode of transmission
saliva
dari penyakit yang
ada
Pemutusan Rantai
Penularan
Virus DBD
(10 hari)

Vector
Aedes

Orang
lain

Multiplikasi

Penanganan DBD tanpa syok

Penatala
ksanaan
DBD dgn
Hematok
rit >20%

terim