Anda di halaman 1dari 10

N

E
M
E
J
A
N
TU G A S M A
LOGISTIK

RIVIEW JURNAL

JUDUL JURNAL
SUSTAINABLE HYDROGEN EVALUATION IN LOGISTICS; SHEL
EVALUATION OF SUSTAINABLE DEVELOPMENT ABILITY FOR LOGISTICS ENTERPRISES BASED ON
UNASCERTAINED MEASURE

CHALLENGES AND COMPETITIVENESS INDICATORS FOR THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT OF THE SUPPLY
CHAIN IN FOOD INDUSTRY

A PRODUCTION AND LOGISTICS NETWORK MODEL WITH MULTIMODAL AND SUSTAINABILITY


CONSIDERATION

DESIGNING AND EVALUATING SUSTAINABLE LOGISTICS NETWORKS

LATAR BELAKANG
SISTEM PRODUKSI MODERN MEMBUTUHKAN TINGKAT FLEKSIBILITAS YANG TINGGI, INTEGRASI, DAN EFISIENSI
UNTUK MENCAPAI EKONOMI DAN KELESTARIAN LINGKUNGAN. INTEGRASI YANG ERAT ANTARA PRODUKSI DAN
SISTEM LOGISTIK MERUPAKAN HAL YANG PENTING UNTUK SISTEM MANUFAKTUR BERDASARKAN SINKRONISASI
DAN MEMBANTU MENGURANGI WAKTU.
LOGISTIK MODERN, SEBAGAI BAGIAN PENTING DARI EKONOMI MODERN, MEMAINKAN PERAN PENTING DALAM
PEREKONOMIAN NASIONAL DAN PEMBANGUNAN SOCIAL DALAM PERKEMBANGAN PESAT ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI DAN EKONOMI YANG SEMAKIN GLOBAL. PERKEMBANGAN LOGISTIC PENTING UNTUK MENINGKATKAN
KUALITAS DAN EFISIENSI PEREKONOMIAN NASIONAL, MENGOPTIMALKAN SUMBER DAYA ALOKASI, MEMPERBAIKI
LINGKUNGAN INVESTASI, MEMPROMOSIKAN RESTRUKTURISASI INDUSTRY DAN MENINGKATKAN KEKUATAN
EKONOMI.

TEORITICAL FRAMEWORK
PENELITIAN YANG DILAKUKAN PADA KELIMA JURNAL YAITU MENGGUNAKAN BERBAGAI MACAM METODE
DAN PENDEKATAN ANTARA LAIN MIXED INTEGER PROGRAMMING (MIP), SUSTAINABLE HIDROGEN
EVALUATING LOGISTICS (SHEL), MULTI-OBJECTIVE PROGRAMMING (MOP), DATA ENVELOPMENT ANALYSIS
(DEA), PENGUKURAN KINERJA DAN INDEKS SISTEM EVALUASI.

ANALISIS DAN PEMBAHASAN


PADA JURNAL YANG PERTAMA YANG BERJUDUL SUSTAINABLE HYDROGEN EVALUATION IN LOGISTICS; SHEL
MENJELASKAN TENTANG PENGEMBANGAN HIDROGEN DAN BAHAN BAKAR SHEL YANG MEMBERI TENAGA
PADA MATERIAL HANDLING DENGAN SUSTAINABLE HYDROGEN EVALUATION IN LOGISTICS (SHEL) YANG
BERTUJUAN UNTUK MENUNJUKKAN KESIAPAN PASAR UNTUK HIDROGENFUEL-CELL YANG MENANGANI
MATERIAL HANDLING DAN INFRASTRUKTUR PENGISIAN BAHAN BAKAR.

ANALISI DAN PEMBAHASAN


PADA JURNAL YANG KEDUA YANG BERJUDUL EVALUATION OF SUSTAINABLE DEVELOPMENT ABILITY FOR
LOGISTICS ENTERPRISES BASED ON UNASCERTAINED MEASURE MENJELASKAN TENTANG ANALISIS
PERUSAHAAN LOGISTIK X. NILAI YANG DIDAPAT, DIUKUR DARI BEBERAPA INDICATOR YAITU: KEMAMPUAN
LABA DAN KEMAMPUAN MANAJEMEN, , SITUASI KEUANGAN, KEMAMPUAN PERTUMBUHAN DAN MANAJEMEN
MAKROSKOPIK LINGKUNGAN, SUMBERDAYA MANUSIA, SUMBERDAYA SISTEM, SUMBERDAYA OPERASI, DAN
LINGKUNGAN PENGEMBANGAN INDUSTRI. PADA HASIL YANG DIDAPAT NILAI INDEKS MEMILIKI TINGKAT
YANG MEMENUHI SYARAT.

ANALISI DAN PEMBAHASAN


PADA JURNAL YANG KETIGA YANG BERJUDUL CHALLENGES AND COMPETITIVENESS INDICATORS FOR THE
SUSTAINABLE DEVELOPMENT OF THE SUPPLY CHAIN IN FOOD INDUSTRY MENJELASKAN TENTANG TANTANGAN
YANG PALING PENTING DAN MENGUSULKAN INDIKATOR AGREGAT UNTUK MENILAI KINERJA RANTAI PASOKAN
PANGAN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN PERKEMBANGAN EKONOMI, SOSIAL DAN LINGKUNGAN. MASALAH DAN
TANTANGAN DARI INDUSTRI MAKANAN ANTARA LAIN ADALAH: 1) PERTUMBUHAN YANG SANGAT RENDAH DARI
POPULASI DI UNI EROPA, YANG MENGHASILKAN PERTUMBUHAN YANG LEBIH RENDAH DARI PERMINTAAN UNTUK
MAKANAN OLAHAN DI UNI EROPA. 2) PERGESERAN PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP MAKANAN DAN ETIKA. 3)
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MENINGKATKAN EFISIENSI DALAM PENGGUNAAN BAHAN BAKU. 4) INOVASI
MERANGSANG DIFERENSIASI PRODUK, RESPON DARI RANTAI MAKANAN YANG PENTING UNTUK MERANGSANG
PROSES INI.

DENGAN MERANGKUM SEMUA 3 BIDANG UTAMA (SOSIAL, EKONOMI DAN LINGKUNGAN) MENJADI HASIL
KINERJA PERUSAHAAN DAPAT MENGHASILKAN PRODUK PANGAN YANG LEBIH SEHAT, RAMAH LINGKUNGAN
DAN KOMPETITIF. SETELAH DILAKUKAN PERHITUNGAN YANG MELIPUTI TRAINING PEKERJA, MANAJEMEN
LEVEL, IMPROVMENT PERUSAHAAN, REVERSE LOGISTIK, KONSUMSI ENERGI, EMISI CO2, TRANPORTASI,
TINGKAT PEMESANAN, TOTAL VALIDITY PERIOD IN TRANSPORT DAN PRODUK HIJAU, HASILNYA ORDE
PERSENTASE DAN MASA BERLAKU JUMLAH TRANSPORTASI ADALAH SALAH SATU INDIKATOR KINERJA YANG
PALING PENTING BAGI INDUSTRI MAKANAN.

ANALISI PEMBAHASAN
PADA JURNAL YANG KEEMPAT YANG BERJUDUL A PRODUCTION AND LOGISTICS NETWORK MODEL
WITH MULTIMODAL AND SUSTAINABILITY CONSIDERATION MENJELASKAN TENTANG MODEL
MATEMATIKA YANG MENGGAMBARKAN JARINGAN DI MANA NODE MEREPRESENTASIKAN BAGIAN PRODUKSI
ATAU PUSAT DISTRIBUSI SEDANGKAN BUSUR KONEKSI MULTIMODAL. PRODUKSI DIPERTIMBANGKAN
DALAM PEMODELAN SEHUBUNGAN DENGAN KENDALA YANG TERKAIT DENGAN BILL OF MATERIAL (BOM)
DARI PRODUK YANG AKAN DIKIRIM. MASALAHNYA DIKEMBANGKAN SEBAGAI MIXED INTEGER LINEAR
PROGRAMMING (MILP) MODEL, DAN CONTOH UJI REALISTIS DIBERIKAN UNTUK TUJUAN VALIDASI FUNGSI
TUJUAN. SKENARIO LOGISTIK YANG DIPERBAIKI TERDIRI DARI 3 TINGKAT YAITU PEMASOK, PRODUSEN, DAN
PUSAT DISTRIBUSI.

ANALISI PEMBAHASAN
PADA JURNAL YANG KELIMA YANG BERJUDUL DESIGNING AND EVALUATING SUSTAINABLE LOGISTICS
NETWORKS MENJELASKAN TENTANG PENGEMBANGAN KERANGKA KERJA DESAIN DAN EVALUASI JARINGAN
LOGISTIK, DI MANA KEUNTUNGAN DAN DAMPAK LINGKUNGAN YANG DIHASILKAN DAPAT SEIMBANG,
MENINJAU KEGIATAN UTAMA YANG MEMPENGARUHI KINERJA LINGKUNGAN DAN EFISIENSI BIAYA DALAM
JARINGAN LOGISTIK, YAITU DENGAN MENUNJUKKAN KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN MULTI-OBJECTIVE
PROGRAMMING (MOP) UNTUK MERANCANG JARINGAN YANG CONTINOUS, JUGA MEMBAHAS TENTANG
KESULITAN YANG DIALAMI DALAM MENGGUNAKAN PENDEKATAN MOP DALAM DESAIN JARINGAN YANG
CONTINOUS, DAN JUGA MEMPERKENALKAN KESAMAAN ANTARA TEKNIK DATA ENVELOPMENT ANALYSIS
(DEA) DAN MOP, UNTUK MENGEVALUASI EFISIENSI YANG ADA PADA JARINGAN LOGISTIK.