Anda di halaman 1dari 6

Keadilan dalam Bisnis

by : A. Sonny Keraf
1. Andriya Pradipta (1201071007)
2. Dini Febrianti (1201071023)
3. Elis Fatmawati (1201071024)
4. Hayuni Nisa (1201071031)

Keadilan dalam bisnis


Dalam kaitan dengan keterlibatan sosial, tanggung

jawab sosial berkaitan langsung dengan penciptaan


atau perbaikan kondisi sosial ekonomi yang semakin
sejahtera yang merata.
Demikian pula penghargaan atas hak dan kepentingan
stakeholder pada akhirnya berkaitan juga dengan apa
yang disebut sebagai keadilan komutatif.
Dalam konteks Indonesia, khususnya pembangunan
nasional kita bertujuan untuk mewujudkan keadilan
sosial yang adil dan makmur.

Keadilan Legal

1. Paham tradisional
mengenai Keadilan

Keadilan Komutatif

Keadilan
Distributif

2. Keadilan Individual dan Struktural

Teori Keadilan Adam Smith

Prinsip No-Harm

Yaitu prinsip tidak merugikan


orang lain, khususnya tidak
merugikan hak dan
kepentingan orang lain.

Prinsip NonIntervention

Yaitu prinsip tidak ikut campur


tangan. Prinsip ini menuntut agar
demi jaminan dan penghargaan
atas hak dan kepentingan setiap
orang, tidak seorangpun
diperkenankan untuk ikut campur
tangan dlm kehidupan dan
kegiatan orang lain

Teori Keadilan Distributif John Rawls


1) Prinsip Kebebasan yang
sama.
Setiap orang harus
mempunyai hak yang sama
atas sistem kebebasan dasar
yang sama yang paling luas
sesuai dengan sistem
kebebasan serupa bagi
semua. Keadilan menuntut
agar semua orang diakui,
dihargai, dan dijamin haknya
atas kebebasan secara sama.

2) Prinsip Perbedaan (Difference Principle).


Bahwa ketidaksamaan sosial dan ekonomi
harus diatur sedemikian rupa sehingga
ketidaksamaan tersebut: a. Menguntungkan
mereka yang paling kurang beruntung; dan b.
Sesuai dengan tugas dan kedudukan yang
terbuka bagi semua di bawah kondisi
persamaan kesempatan yang sama.

TERIMA KASIH