Anda di halaman 1dari 5

KEGIATAN PERLOMBAAN

DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT RI KE 68

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Negara Kesatuan


Republik Indonesia yang ke 68 segenap warga Indonesia serempak melaksanakan
peringatan tersebut dengan diisi oleh berbagai kegiatan, disamping kegiatan resmi
yakni Upacara menyambut detik-detik proklamasi yang diselenggarakan disetiap
daerah juga masyarakat yang tidak ikut melaksanakan prosesi upacara proklamasi,
mereka mengadakan kegiatan dimasing-masing wilayahnya salah satunya
perlombaan yang merupakan pesta rakyat tahunan. Kegiatan perlombaan tersebut
beragam jenis dari mulai Balap Karung, Tarik Tambang, Panjat Pinang, Makan
Kerupuk, Tusuk Air, lomba ambil koin, karaoke dan lomba baca teks proklamasi.

Dari ribuan kegiatan perlombaan di Indonesia salah satunya kegiatan


perlombaan memperingati HUT RI ini dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi
tepatnya di Kp. Bojongkawung RT.03 RW.08 Desa Girijaya Kecamatan Nagrak
Sukabumi, sekitar 17 KM sebelah barat dari Pusat Kota Sukabumi yang
merupakan wilayah pedesaan tepat berada di kaki Gunung Gede. Kp.
Bojongkawung merupakan wilayah pedesaan yang terbilang masih asri belum
banyak terkontaminasi oleh polusi industry sehingga masih banyak diantaranya
beberapa halaman kosong dan rindang untuk dijadikan sebagai tempat
pelaksanaan perlombaan tersebut.

Kegiatan Perlombaan memperingati Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan


Republik Indonesia yang ke 68 ini dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 16
Agustus sebagai permulaan perlombaan untuk menyambut detik detik proklamasi
dan perlombaan final untuk lomba yang berkompetisi seperti karaoke dan lomba
baca teks proklamasi dilakanakan setelah detik detik proklamasi diselenggarakan
berikut pengumuman kejuaraan dilaksanakan pada malam hari dengan diakhiri
oleh kegiatan siraman rohani yakni pengajian yang didatangkan dai kondang dari
luar kota.

Kegaitan perlombaan ini dijadikan masyarakat sebagai pesta rakyat


tahunan dalam rangka mensyukuri atas Anugerah kemerdekaan yang telah
diberikan kepada seluruh rakyat Indonesia dengan melewati jasa jasa para
pahlawan pejuang bangsa Indonesia yang mengerahkan segenap jiwa raganya
demi kemerdekaan. Selain itu kegiatan tersebut juga dapat diartikan sebagai ajang
berkompetisi antar warga dengan dasar memperebutkan kemenangan. Hal itu
dapat kita jadikan makna simbolis bahwa dengan kegiatan perlombaan tersebut
merupakan symbol dari perjuangan para pahlawan kita dalam memperjuangkan
bangsa Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan perlombaan tersebut diikuti oleh berbagai kalangan


yang berada di lingkup ke-RT an 03/08 Desa Girijaya, dengan kategori peserta
sebagai berikut :

1. Lomba Balap Karung


Perlombaan ini biasanya diikuti oleh kaum laki-laki, namun kali ini
tidak hanya laki-laki saja melainkan ada beberapa ibu ibu yang ikut sebagai
peserta. Setiap permainan diikuti oleh 5 peserta dengan diklasifikasikan
menurut usia, seperti Balap Karung anak-anak, remaja dan dewasa, pemenang
dari masing masing putaran baru diperlombakan secara keseluruhan dengan
semua umur. Hal itu mengandung arti bahwa dari masing-masing daerah dari
berbagai kalangan tetap terjalin kebersamaan untuk meraih prestasi bangsa.
2. Tarik Tambang
Perlombaan Tarik tambang pada masing-masing kelompok terdiri
dari 10 orang yang juga dibagi kedalam tiga kategori usia, namun untuk
perlombaan tarik tambang kejuaraan dipilih langsung dari kelompok yang
memenagkannya.
3. Panjat Pinang
Salah satu perlombaan kebersamaan kali ini adalah perlombaan
panjat pinang yang dirasa cukup meriah, karena mereka bekerjasama, bersatu
padu, saling bahu membahu untuk meraih berbagai hadiah yang
bergelantungan di ujung tiang pinang tersebut. Perlombaan tersebut sangat
erat kaitannya dengan arti sejarah para pahlawan yang bersatu dalam meraih
kemerdekaan Indonesia 68 tahun silam.
4. Makan Kerupuk
Kompetisi makan kerupuk merupakan pelengkap perlombaan yang
juga tidak kalah meriahnya dengan perlombaan yang lain, karena perlombaan
makan kerupuk dikampung ini menggunakan cara yang cukup unik, yaitu
dengan mengikatkan kerupuk pada benang pancing dan batang pancing
terikat pada tubuh bagian belakang masing-masing sehingga cukup membuat

kewalahan dalam menghabiskan kerupuk tersebut. Kejuaraan ini dipilih


langsung dari peserta yang paling pertama menghabiskannya.
5. Tusuk Air,
Perlombaan tusuk air merupakan perlombaan yang betul-betul
mengasah insting kita, karena peserta melakukan kegiatannya dengan cara
mata tertutup dan berlomba menuju balon yang sudah tergantung terisi air.
Perlombaan ini dilakukan masing-masing peserta dua orang, satu orang
sebagai peserta penusuk air dan orang yang menjadi partnernya berusaha
sebagai pemandu peserta dari garis start sampai selesai menusuk air tersebut.
6. lomba ambil koin,
Perlombaan ambil koin merupakan perlombaan yang berhadiah
langsung. Yang mana masing-masing peserta berusaha sebisa mungkin
mengambil koin dengan tangan terikat dan diambil dengan menggunakan
mulut. Koin yang akan digigit terlebih dahulu disisipkan pada buah jeruk
yang berukuran besar dengan dilumuri oleh kecap dan saus sehingga
menyulitkan peserta untuk menggigit koin tersebut karena koin tersebut licin
dan buah jeruknya pun bergerak-gerak. Hal ini mengandung arti bahwa
mengisi kemerdekaan tidak lah hanya dengan menyuarakan hati rakyat
semata, melainkan masih ada cara lain untuk menumbuhkembangkan potensipotensi anak bangsa yang merupakan ujung tombak keberhasilan bangsa
Indonesia.
7. Karaoke
Perlombaan

Karaoke

juga

dianggap

sebagai

pelengkap

perlombaan, karena penjurian tidak dipilih dari olah vocal yang sebagaimana
mestinya melainkan usaha peserta untuk dapat menghibur penonton dan
penilaianpun dihitung dari aklamasi seluruh penonton perlombaan.

Kegiatan ini mengandung makna yang tersimpan sebagai olah


mental khususnya untuk warga Kp. Bojongkawung RT.03/08 sebagai salah
satu simbol dalam memperdalam rasa percaya diri untuk menghadapi arus
globalisasi.
8. lomba baca teks proklamasi.
Perlombaan yang satu ini merupakan perlombaan yang dipandang
formil karena setiap peserta beserta kelompoknya berusaha membuat sebuah
adegan proklamasi yang dituntut semirip mungkin dengan kondisi detik-detik
proklamasi 68 tahun silam, berbagai property dikenakan dan penjurian
mengambil orang yang ahli dibidang pentas seni.

What

Apa yg diberitakan? Perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI

ke 68
Where Dimana dilaksanakan Perlombaan tersebut? di Sukabumi , Jawa Barat.
When Kapan pelaksanaannya? 17 Agustus 2014.
Why

Kenapa diadakan perlombaan? Sebagai rasa syukur terhadap

kemerdekaan sekaligus mengenang secara simbolis perjuangan para pahlawan.


Who

Siapa yang mengikuti perlombaan? Seluruh warga RT.03/08 Desa

Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi


How

Bagaimana perlombaan itu dilaksanakan ? perlombaan dikoordinir

oleh panitia dan dilaksanakan pada masing-masing bidang dengan dipantau oleh
masing masing juri.

Anda mungkin juga menyukai