Anda di halaman 1dari 23

BAB I

STATUS PASIEN
A.

Identitas Pasien
Nama

: Ny. N

Umur

: 31 tahun

Jenis kelamin

: Perempuan

Pekerjaan

: Swasta

Pendidikan

: SMA

Agama

: Islam

Alamat

: jln .borobudur 4D No.10

Status Perkawinan : Menikah

B.

Suku

: jawa

Tanggal periksa

: 8 mei 2012

Anamnesis
1. Keluhan utama

: mual,muntah, sesak, dan migren

Harapan

: mual segera sembuh

Kekhawatiran

: mual bertambah parah

2. Riwayat penyakit sekarang


Pasien mual sejak hamil,pasien hamil sudah 12mgg. muntah berwarna kuning biasanya
karna bau makanan.pasien mual biasanya pagi hari setelah bangun tidur.
3. Riwayat penyakit dahulu
- Riwayat penyakit serupa
: mual pernah waktu hamil anak pertama.
- Riwayat mondok
: Disangkal
- Riwayat sakit gula
: Disangkal
- Riwayat penyakit jantung
: Disangkal
- Riwayat hipertensi
: Disangkal
- Riwayat sakit kejang
: Disangkal

Riwayat alergi obat


Riwayat alergi makanan

: Disangkal
: Disangkal

4. Riwayat penyakit keluarga


-

Riwayat keluarga dengan penyakit serupa


Riwayat hipertensi
Riwayat sakit gula
Riwayat penyakit jantung

: ibu mual waktu hamil


: ibu(+)
: ibu(+)
: ibu(+)

5. Riwayat kebiasaan
-

Riwayat merokok
: Disangkal
Riwayat minum alcohol
: Disangkal
Riwayat olah raga
: Disangkal
Riwayat pengisian waktu luang
: mengasuh anaknya,menonton tv dan
berkumpul bersama keluarga,pengajian(-)

6. Riwayat Sosial Ekonomi


Penderita adalah seorang perempuan berusia 31 tahun, seorang istri dan memiliki
anak 1. Penderita bekerja dipabrik. Penderita memiliki suami yang berusia 30 tahun
dengan

pekerjaan

sebagai

deteler

dengan

penghasilan

rata-rata

sebulan

Rp.2.000.000,00.
7. Riwayat gizi
Penderita makan sehari-hari biasanya 3 kali dengan nasi sepiring, sayur, dan lauk
pauk tahu, tempe. Terkadang dengan daging atau ikan. Kadang-kadang makan buah,
seperti mangga,jeruk. Kesan status gizi cukup.
8.Riwayat pengobatan
Metoclopramide dan vit Fe
9.kehamilan sebelumnya
Waktu hamil anak pertama,jarang makan soalnya mual,hamil 28 minggu
(prematur),ditolong bidan,bblr;1200gr.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.

C.
Anamnesis Sistem
Kulit : warna kulit sawo matang, pucat (-), gatal (-), kulit kering (-).
Kepala : rambut hitam,migren (+)
Mata : pandangan mata berkunag-kunang (-), penglihatan kabur (-), ketajaman penglihatan
dalam batas normal.
Hidung : tersumbat (-), mimisan (-)
Telinga : pendengaran berkurang (-), berdengung (-), keluar cairan (-)
Mulut : sariawan (-), mulut kering (-)
Tenggorokan
: sakit menelan (-), serak (-)
Pernafasan
: sesak nafas (+) waktu hamil anak ke 2(2hr), batuk (-)
Kadiovaskuler
: nyeri dada (-), berdebar-debar (-)
Gastrointestinal
: mual (+), muntah (+), diare (-), nyeri perut (-)
Genitourinaria
: BAK lancar, warna dan jumlah dalam batas normal
Neurologik
: kejang (-), lumpuh (-), kesemutan dan rasa tebal (-)
Muskuloskeletal
: kaku sendi (-), nyeri otot (-)
Ekstremitas
:
- Atas kanan : bengkak (-), sakit (-), luka (-)
- Atas kiri
: bengkak (-), sakit (-), luka (-)
- Bawah kanan
: bengkak (-), sakit (-), luka (-)
- Bawah kiri : bengkak (-), sakit (-), luka (-)
D.

Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum
2. Tanda Vital
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

BB : 60
TB : 158
BMI: Tensi : 120/80 mmHg
Nadi :
88x/menit
Pernafasan : 20x/menit
Suhu :37C

3. Kepala
Bentuk mesochepal, tidak ada luka, rambut tidak mudah dicabut, makula (-), papula (-),
nodul (-)
4. Mata
Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), reflek cahaya (+/+), katarak (-/-),
5. Hidung
Nafas cuping hidung ( ), secret (-), epistaksis (-), deformitas (-), hiperpigmentasi (-)

6. Mulut
Bibir pucat (-), bibir kering (-), lidah kotor (-), tremor (-)
7. Telinga
Nyeri tekan mastoid (-), secret (-), pendengaran berkurang (-), cuping telinga dalam batas
normal
8. Tenggorokan
Sakit menelan (-),
9. Leher
JVP tidak meningkat, trakea ditengah, pembesaran kelenjar tiroid (-), pembesaran
kelenjar limfe (-), lesi pada kulit (-)
10. Toraks
Simetris, bentuk normochest, retraksi (-), spider nevi (-), pembesaran kelenjar limfe (-)
-

Cor : I : ictus cordis tak tampak


P : ictus cordis tak kuat angkat
P : batas kiri atas

: SIC II 1 cm lateral PSS

batas kanan atas

: SIC II LPSD

batas kiri bawah

: SIC V 1 cm lateral LMSC

batas kanan bawah

: SIC IV LPSD

batas jantung kesan tidak melebar


A : BJ I-II intensitas normal, regular, bising (-)
-

Pulmo : statis (depan dan belakang)


I : pengembangan dada kanan sama dengan kiri
P : fremitus kanan sama dengan kiri
P : sonor/sonor

A : suara dasar vesikuler (+/+), suara tambahan (-/-), dinamis


11. Abdomen
I : dinding perut sejajar dengan dinding dada
A : peristaltic (+) normal
P : timpani seluruh lapang perut
P : supel, nyeri tekan (-), hepar dan lien tidak teraba
12. Sistem Collumna Vertebralis : DBN
13. Ektremitas: DBN
14. Sistem genetalia: DBN
15. Pemeriksaan Neurologik : DBN
16. Pemeriksaan Psikiatrik : DBN
E.

Pemeriksaan Penunjang
Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang

F. Resume
Dari anamnesa ditemukan pasien mengalami sesak, mual, dan migren.pasien mual sejak
hamil yaitu 12 mgg yang lalu,sejak hamil kedua ini pasien merasa sesak,tp sesak pasien
hilang setelah minum obat,sesak pasien cuma 2 hari. Dari pemeriksaan fisik pasien
didapatkan hasil yang normal. Pasien saat ini telah mengkonsumsi obat yang telah diberikan
oleh dokter. Adapun pemeriksaan penunjang tidak diperoleh dari kasus ini karena usia
kehamilan pasien masih 12 minggu.
G. Diagnosa Holistik
Ny. N dengan usia 31 tahun adalah wanita hamil yang tinggal dalam ekstended family.
Hubungan Ny. N dengan keluarganya berjalan harmonis, dan dalam kehidupan sosial, Ny. N
adalah anggota masyarakat biasa dalam kehidupan kemasyarakatan.
1. Diagnosa dari segi biologis
G2 P0101 Ab000

2. Diagnosa dari segi psikologis


Hubungan penderita dengan suami, dan dengan seluruh keluarga besarnya
berjalan harmonis. Intensitas waktu untuk berkumpul bersama keluarga juga cukup
sering. Tetapi intensitas bertemu suami 1 minggu sekali karena suami bekerja disurabaya.
3. Diagnosa dari segi social
Penderita hanya sebagai anggota masyarakat biasa.
a. Personal

Ny. N datang dengan keluhan mual,muntah,sesak,migren. Muntah warna kuning .


Sebelum ke klinik, Ny. N sudah meminum obat.

Harapan ingin sembuh

Tidak menganggu aktivitas sehari-hari

b. Klinis
G2 P0101 Ab000
c. Resiko Internal
Perempuan, usia 31 tahun. Hubungan dengan suami sangat baik, begitu pula dengan
seluruh keluarga besarnya. kasih sayang dan saling terbuka satu sama lain membuat
keluarga yang harmonis.
d. Resiko Ekternal
Hubungan dengan masyarakat sangat baik walaupun tidak aktif kegiatan. keterbukaan
dan saling mendukung antara Tn. E dan Ny. N membuat keduanya semakin harmonis.
Keadaan rumah keluarga ini kurang memenuhi syarat, sosial ekonomi cukup.
e. Fungsional

Derajat fungsionalnya dengan score 1 karena pasien masih mampu melakukan


pekerjaan seperti sebelum sakit, mandiri dalam perawatan diri, bekerja didalam dan
diluar rumah.
H. Karakteristik Demografi Keluarga
Daftar Anggota Keluarga yang Tinggal dalam Satu Rumah

No

Nama

Status

L/P

Umur Pendidikan Pekerjaan Pasien Klinik

Ket

1.

Novita s.

istri

31

SMA

Swasta

2.

Erwin s.

suami

30

S1

Deteler

3.

M .rifky

Anak ke

4.

Mardiah

1
Ibu

64

SMP

5.

M.kusno

Ayah

70

SMP

Pensiunan

6. Jubir masoni Kakak (6) L

32

S1

Marketing

7. Yogi anggara Adik(8)

23

SMA

Swasta

8.

Ringga

Adik(9)

20

SMA

Swasta

9.

sanjaya
Mega ayu

ponakan

14

SMP

BAB II
IDENTIFIKASI FUNGSI KELUARGA

A. Fungsi Holistik
1. Fungsi Biologis
Ny.N adalah pasien yang hamil 12 mgg.
2. Fungsi Psikologis
Hubungan keluarga diantara mereka terjalin cukup baik, terbukti dengan adanya komunikasi
antar anggota keluarga, meskipun suami jauh, perhatian terhadap pasien tidaklah kurang.
3. Fungsi Sosial

Keluarga ini tidak mempunyai kedudukan tertentu dalam masyarakat, dan memiliki
hubungan sosial yang baik dengan para tetangga setempat.
Kesimpulan: Pasien datang dengan mual,muntah,sesak dan migren. Ny. N tidak memiliki
masalah psikologis. Hubungan dengan suami sangat baik dan akrab. Begitupula dengan
lingkungan sekitarnya.
B. Fungsi Fisiologis
APGAR Ny. N Terhadap Keluarga

Saya puas bahwa saya dapat kembali ke

Sering

Kadang-

/selalu

kadang

keluarga saya bila saya menghadapi masalah


Saya puas dengan cara keluarga saya

membahas dan membagi masalah dengan


saya
Saya puas dengan cara keluarga saya

menerima dan mendukung keinginan saya


untuk melakukan kegiatan baru atau arah
hidup yang baru
Saya puas dengan cara keluarga

saya

mengekspresikan

dan

kasih

sayangnya

merespon emosi saya seperti kemarahan,


perhatian dll
Saya puas dengan cara keluarga saya dan
saya membagi waktu bersama-sama
Untuk Ny. N APGAR score dapat dijelaskan sebagai berikut
ADAPTATION

Jarang/
Tidak

Pasien mendapat dukungan dari keluarga untuk control kehamilan. Pasien merasa senang atas dukungan
yang diberikan oleh keluarganya.
Score : 2
PARTNERSHIP
Pekerjaan pasien sebagai seorang ibu rumah tangga dan pekerja dipabrik, tidak mengurangi hubungan
dan komunikasi karena berada dalam satu rumah.
Score : 2
GROWTH
Ny.N merasa keluarganya mendukungnya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada
kebaikan.
Score : 2
AFFECTION
Ny.N sangat bisa mengekspresikan kasih sayangnya kepada Tn.E karena kedekatan, keterbukaan,
komunikasi yang baik.
Score : 2
RESOLVE
Waktu yang tersedia bagi penderita dan keluarga untuk berkumpul sudah cukup baik.
Skoring :2

Hampir selalu

: 2 poin

Kadang kadang

: 1 poin

Hampir tak pernah

: 0 poin

C. Fungsi Patologis

SCREEM
SUMBE

PATHOLOGY

R
Social

KE
T

Ny. N tidak mengalami hambatan untuk bersosialisasi

dengan masyarakat setempat, masih bisa berkumpul


dengan anggota keluarga seperti biasanya.

Cultural

D.

Kepuasan atau kebanggaan terhadap budaya baik,

penderita menggunakan bahasa jawa dalam kehidupan


sehari-har.
Religius

Pemahaman terhadap ajaran agama cukup, demikian juga

ketaatanya dalam beribadah.


Econom
y
Educati
on
Medical

Ekonomi keluarga ini termasuk cukup, pendapatan dari


gaji sudah mencukupi standart hidup layak sehari-hari.
Pendidikan terakhir Ny. N adalah tamatan SMA.Ny,N

cukup mengerti dengan kondisi kehamilanya


Pasien mendapat pelayanan yg baik dalam kesehatan krn
sudah dijamin dlm ASKES

Genogram
Bentuk Keluarga : Extended Family

Keterangan:: Laki-laki
: Perempuan

: Pasien
: Tinggal Serumah

E. Informasi pola interaksi keluarga


Pola interaksi keluarga ;
ibu

ayah

Anak
(1)

Anak

Anak

(2)

(3)

Keterangan :

Anak
(4)

Anak
(5)

Ana
k

Ny.N
(7)

Ana
k

Ana
k

Hubungan baik

Kesimpulan :
Hubungan antara anggota keluarga di kelurga Ny.N ini baik dan sangat harmonis serta saling
mendukung.

BAB III
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI KESEHATAN

A. Identifikasi Faktor Perilaku Dan Non Perilaku


1. Faktor Perilaku Keluarga
Menurut pendapat semua anggota keluarga, yang dimaksud kondisi sehat adalah kondisi
dimana seseorang tidak menderita penyakit sehingga bisa melakukan aktivitasnya dengan baik.
2. Faktor Non Perilaku Keluarga
Rumah yang dihuni keluarga ini belum memenuhi standar kesehatan, luas bangunan
terkesan sempit, yaitu dengan ukuran 8x7 m, pencahayaan dan ventilasi rumah kurang. Untuk
kebutuhan air sehari-hari diperoleh dari PDAM.

Ny. N menyatakan bahwa ada anggota keluarga yang mempunyai penyakit yang sama
dengannya. keluarga Ny. N biasanya menggunakan klinik sebagai sarana untuk mendapatkan
pelayanan kesehatan.
Lingkungan : rumah kurang
memenuhi syarat kesehatan

Pemahaman : cukup memahami


kondisi Ny. N

Keluarg
a Ny. N

Sikap : keluarga sangat perhatian


dan perduli terhadap Ny. N

Keturunan : anggota keluarga


kalau hamil mual

YANKES : jika sakit, Ny. N


pergi ke klinik

Tindakan : keluarga dapat


mengantar Ny. N ke klinik untuk
kontrol

Faktor perilaku
Faktor non perilaku

B. Identifikasi Lingkungan Rumah


Lingkungan luar rumah
Keluarga Ny. N tinggal bersama suaminya disebuah rumah berukuran 8x7 m, disebuah
perkampungan. Jarak antara rumah yang satu dengan yang lain saling berdempetan. Rumah ini
tidak memiliki halaman tetapi terdapat pagar pembatas. Saluran pembuangan limbah sudah
tersalur ke got. Pembuangan sampah dirumah dilakukan dengan cara dibakar.
Lingkungan dalam rumah
Dinding rumah terbuat dari bamboo yang di cat, lantai rumah menggunakan keramik. Rumah ini
terdiri dari 5 ruangan yaitu 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu dan 1 dapur. Rumah ini
hanya memiliki 1 pintu untuk keluar masuk (dibagian depan) serta dilengkapi 2 jendela.
Keluarga ini sudah mempunyai fasilitas MCK keluarga dan fasilitas air dari PDAM. Ventilasi
dan pencahayaan kurang baik. Rumah Ny. N tidak lembab.

Denah Rumah Ny.N


U

7m

Ruang Tidur I
Ruang Tidur II

8m
Ruang Keluarga + Tamu
Dapur

warung
Kamar mandi
Kamar mandi

Keterangan :

Indoor

Luas rumah 56 m2.

Lantai sudah menggunakan keramik.

Pencahayaan dan ventilasi kurang baik.

Outdoor
-

Halaman rumah sempit dan terdapat warung

Sumber air bersih dari PDAM.

Saluran pembuangan air langsung menuju selokan.

Saluran jamban menuju septic tank.


BAB IV
DAFTAR MASALAH MEDIS DAN NON MEDIS

A. Masalah Medis
1. Mual
2. muntah
B. Masalah Non Medis
1. Rendahnya tingkat pengetahuan kesehatan
2. Kepedulian terhadap kehamilan kurang
3. Rumah kurang memenuhi syarat kesehatan
C. Diagram permasalahan pasien

1.

2. Kepedulian terhadap kehamilan kurang


Rendahnya pengetahuan tentang kesehatan

Ny.N

G2 P0101 Ab000

3. Rumah kurang memenuhi syarat kesehatan

BAB V
PEMBAHASAN
A. Kehamilan
Kehamilan adalah masa dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin lamanya adalah 280 hari (40
minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir (Saifudin, 2006). Kehamilan
adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intra uteri mulai sejak konsepsi dan berakhir
sampai permulaan persalinan (Manuaba, 2008). Kehamilan merupakan proses yang diawali
dengan adanya pembuahan (konsepsi), masa pembentukan bayi dalam rahim, dan diakhiri oleh
lahirnya sang bayi (Monika, 2009).
Menurut Rustam (2005), Kehamilan memiliki Tanda-tanda sebagai berikut:
1.Tanda pasti (tanda positif)

Gerakan janin dapat dilihat atau dirasa atau diraba, juga bagian-bagian janin.

Denyut jantung janin: didengar dengan stetoskop-monoral laennec, dicatat dan didengar
dengan alat Doppler, dicatat dengan feto-elektro kardiogram, dilihat pada ultrasonografi,
terlihat tulang-tulang janin dalam foto-rontgen.

2. Tanda-tanda presumtif (tidak pasti)

Amenore (tidak dapat haid)

Mual dan muntah

Mengidam

Pingsan

Tidak ada selera makan

Payudara membesar, tegang

Sering kencing

Konstipasi.

3. Tanda-tanda mungkin

Perut membesar.

Uterus membesar terjadi perubahan dalam bentuk, konsistensi dari rahim.

Tanda Hegar, yaitu pembuluh darah dalam cervix bertambah dan karena terjadinya
oedema dari cervix dan hiperplasia kelenjar-kelenjar cervix, sehingga cervix menjadi
lunak.

Tanda Chadwick, yaitu pembuluh darah dinding vagina bertambah hingga warna selaput
lendirnya biru.

Tanda Piscaseek, yaitu pertumbuhan uterus tidak rata, uterus lebih cepat tumbuh di
daerah inplantasi dan di daerah insersi plasenta.

Tanda Ballottement, yaitu teraba benjolan keras.

B. Edukasi kesehatan pada pasien hamil trimester pertama


1. Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang bagaimana caranya menjalani kehamilan
yang sehat baik melalui buku, media kabar, televisi, internet, dll.
2. Mulailah dan segera membiasakan diri mengenakan baju-baju yang longgar, meskipun perut
belum kelihatan membesar.
3. Pada trimester pertama, ibu hamil sering mengalami mual dan muntah yang salah satunya
dapat menyebabkan dehidrasi, oleh karena itu perbanyaklah ibu hamil minum air putih atau
jus buah di luar jadwal makan.
4. Makanlah jenis makanan yang mudah dicerna seperti nasi, jagung, kentang, ubi, dll
5. Hindarkan makanan yang mengandung kadar lemak tinggi atau berminyak seperti hidangan
bersantan, gorengan atau daging berlemak.
6. Hindari aneka macam bau-bauan yang menyengat atau tidak disukai, hal ini untuk
menghindarkan ibu hamil dari rasa mual dan muntah.
7. Biasakan menyikat gigi setelah ibu hamil makan atau setelah mengalami muntah.
8. Untuk menghindarkan rasa mual dan pusing lainnya, usahakan secara perlahan-lahan ketika
ibu hamil hendak bangun dari tidur atau berbaring, jangan dilakukan secara sekaligus dan
spontan

9. Ada baiknya ibu hamil makan dalam porsi kecil namun sering, hal ini juga untuk
menghindarkan ibu hamil mengalami mual dan muntah
10. Sediakanlah selalu minuman dan makanan kecil yang mengandung kadar garam rendah di
dekat kamar tidur, hal ini dilakukan agar stelah makan makanan tersebut, ibu hamil terhindar
dari rasa mual dan muntah pada saat akan beraktivitas. Makanan kecil yang dapat disajikan
antara lain seperti biskuit, roti gandum, atau buah-buahan.
11. Makanlah cemilan di pagi hari sebelum bangkit dari tempat tidur.
12. Minumlah susu hangat bila ibu hamil mengalami insomnia atau kesulitan tidur.
13. Bila ibu hamil mengalami sembelit, minumlah air putih minimal 12 gelas sehari.
14. Jika ibu hamil merasa sakit di bagian bawah perut dan terlihat adanya flek darah, khususnya
setelah kehamilan usia > 4 minggu, segera hubungi dokter.

BAB VI
PENUTUP
A. kesimpulan holistik
1. Diagnosa dari segi biologis
G2 P0101 Ab000
2. Diagnosa dari segi psikologis
Hubungan penderita dengan suami, dan dengan seluruh keluarga besarnya berjalan
harmonis. Intensitas waktu untuk berkumpul bersama keluarga juga cukup sering. Tetapi
intensitas bertemu suami 1 minggu sekali karena suami bekerja disurabaya.
3. Diagnosa dari segi social
Penderita hanya sebagai anggota masyarakat biasa.
a. Personal

Ny. N datang dengan keluhan mual,muntah,sesak,migren. Muntah warna kuning .


Sebelum ke klinik, Ny. N sudah meminum obat.

Harapan ingin sembuh

Tidak menganggu aktivitas sehari-hari

b. Klinis
G2 P0101 Ab000
c. Resiko Internal

Perempuan, usia 31 tahun. Hubungan dengan suami sangat baik, begitu pula dengan
seluruh keluarga besarnya. kasih sayang dan saling terbuka satu sama lain membuat
keluarga yang harmonis.
d. Resiko Ekternal
Hubungan dengan masyarakat sangat baik walaupun tidak aktif kegiatan. keterbukaan
dan saling mendukung antara Tn. E dan Ny. N membuat keduanya semakin harmonis.
Keadaan rumah keluarga ini kurang memenuhi syarat, sosial ekonomi cukup.
e. Fungsional
Derajat fungsionalnya dengan score 1 karena pasien masih mampu melakukan
pekerjaan seperti sebelum sakit, mandiri dalam perawatan diri, bekerja didalam dan
diluar rumah.
B.Saran komprehensif
Ny. N dan keluarga perlu membiasakan pola hidup sehat, mengetahui tentang kehamilan
dan bahaya kehamilan
1. Promotif
Ny. N dan keluarga perlu diberikan penjelasan mengenai Pola hidup sehat. Selain itu
juga tentang kehamilan dan bahaya kehamilan
2. Preventif
Makan makanan yang cukup bergizi dan makan teratur
Rutin kontrol kehamilan
3. Kuratif
Pasien menggunakan obat anti emetik dan vitamin yang diberikan dokter
secara rutin dan teratur. Anggota keluarga yang lain harus selalu mengingatkan
dan mengawasi untuk minum obat.
4. Rehabilitatif
Penyesuaian aktivitas sehari-hari sangatlah penting dan membantu
penderita memiliki kembali rasa percaya diri untuk percaya terhadap intervensi

medis dan memberikan motivasi untuk terus merubah sikap dan prilaku yang
tidak sehat menjadi lebih sehat.

Daftar Pustaka
1. World Health Organization, 1978, Primary Health Care, Report of the International conference
on Primary health Care, 6-12 September 1978, Alma Ata, USSR, Geneva: WHO.
2. Pusat Informasi Kompas, 2002, Pendidikan Dokter Diarahkan Pada Dokter Keluarga,
Kompas, Jakarta.
3. Azrul Azwar, 1997, Pengantar Pelayanan Dokter Keluarga, Ed.2, IDI,Jakarta.
4. Nitra N. Rifki, 2000, Panduan Kepaniteraan Kedokteran Keluarga, Sub Bagian Kedokteran
Keluarga, Ilmu Kedokteran Komunitas, FK UI.
5. Oryzati Hilman dkk., 2002, Panduan Praktikum Kedokteran Keluarga, Ed.1, Laboratorium
Kedokteran Keluarga, Universitas Muhammadiyah,Yogyakarta.