Anda di halaman 1dari 4

Hasil Rekristalisasi Batuan Beku

Nama: Muhammad Imam Feriatna


NIM: 03021381419149

1. Actinolit Ca2(Mg,Fe)5Si8O22(OH)2, Mineral ini menunjukkan warna hijau gelap, sistem


kristal monoklin, belahan sempurna, kilap kaca, cerat berwarna putih dan menunjukkan
bentuk elongated. Terbentuk pada suhu 800 9000 C, dihasilkan oleh alterasi dari
piroksen pada gabro dan diabas, pada proses metamorfik green schist facies.

2. Epidote Ca2Al2(Fe3+;Al)(SiO4)(Si2O7)O(OH), Mineral ini menunjukkan warna hijau,


sistem kristal monoklin, belahan jelas 2 arah, pecahan tidak rata, kilap kaca, cerat putih
dan menunjukkan bentuk prismatik. Terbentuk pada temperatur 900 10000 C, terbentuk
akibat proses metamorphisme pada fasiesgreen schist dan glaucophane schist dan
hidrotermal (propylitic alteration). Proses magmatik sangat jarang menghasilkan mineral
ini.

3. Garnet X3Y2(SiO4)3, Mineral ini menunjukkan warna hijau gelap atau merah gelap,
sistem kristal rhombic dodekahedron, belahan tidak sempurna, pecahan konkoidal dan
menunjukkan kenampakan tabular. Terbentuk pada suhu 1600 18000 C, dapat terbentuk
pada zona kontak magmatic plutons dengan temperatur yang tinggi, yaitu pada
mineralisasi skarn. Selain itu juga dapat terbentuk akibat proses metamorfisme.
Lingkungan terbentuknya pada daerah magmatisme.

4. Batuan Serpentinit merupakan batuan metamorf yang terbentuk dari mineral serpentin
akibat perubahan basalt dasar laut yang bertekanan tinggi pada temperatur rendah.
Mineral serpentin tergolong dalam kelas mineral Silikat yaituPhyllosilicates. Batuan
Serpentinit sering digunakan untuk batu hias dan dipakai untuk industri mineral. Batuan
ini banyak ditemukan di negara Swedia, Italia, Rusia, di wilayah California, dan
pertambangan Norberg.
Mineral Serpentin mengandung chrysotile yaitu mineral serpentin yang mengkristal
membentuk serat tipis yang panjang. Mineral serpentin memiliki beberapa senyawa
kimia antara lain:
Antigorite; (Mg, Fe)3 Si2 O5 (OH)4
Clinochrysotile; Mg3 Si2 O5 (OH)4
Lizardite; Mg3 Si2 O5 (OH)4
Orthochrysotile; Mg3 Si2 O5 (OH)4
Parachrysotile; (Mg,Fe)3 Si2 O5 (OH)4
Berikut karakteristik Batu Serpentinit:

Warna

Hijau kehitaman, cokelat, merah dan hitam

Kekerasan

2,5-5

Bidang Belahan (Cleavage)

Tidak ada

Kilauan (Luster)

Berminyak atau lilin

Bentuk Kristal

Ortorombik, monoklin, dan heksagonal

Berat Jenis

2,5-2,6

Goresan

Putih

About these ads

5. Kyanite , yang namanya berasal dari kata Yunani kuanos kadang-kadang disebut sebagai
" kyanos " , yang berarti biru , adalah silikat mineral biasanya biru , umumnya ditemukan
di pegmatites metamorf yang kaya aluminium dan / atau batuan sedimen . Kyanite juga
dikenal sebagai disthene , rhaeticite dan cyanite . Kyanite adalah anggota dari seri
aluminosilikat , yang juga termasuk andalusite polimorf dan sillimanite
polimorf .Kyanite adalah sangat anisotropik , dalam kekerasannya bervariasi tergantung
pada arah kristalografi nya . Dalam kyanite , anisotropism ini dapat dianggap sebagai
karakteristik mengidentifikasi .Kyanite digunakan terutama dalam produk refraktori dan
keramik, porselen termasuk pipa perlengkapan dan piring. Hal ini juga digunakan dalam
elektronik, isolator listrik dan abrasive. Kyanite telah digunakan sebagai batu permata
semimulia, yang dapat menampilkan kucing chatoyancy mata, meskipun penggunaan ini
dibatasi oleh anisotropism dan belahan dada yang sempurna. Varietas warna termasuk
baru-baru ini ditemukan kyanite jeruk dari Tanzania. Warna oranye adalah karena
masuknya sejumlah kecil mangan (Mn3 +) dalam struktur. Kekerasan Batu Kyanite
antara 5 - 7 skala mohs, tentu ini sangat jauh berbeda dengan Sapphire/Blue Sapphire
yang mempunyai 9 skala Mohs.

6. Clorite Kuning pucat. Berlapis-lapis seperti sisik. Alterasi : Pyroxene, amfibol, biotite,

garnet.