Anda di halaman 1dari 99

ANALISIS INFORMASI KEUANGAN

PT Kimia Farma Tbk

Disusun Oleh :

Bernanda Widya Santoso

( 20130420404 )

Tegar Pamungkas

( 20130420426 )

Allisa Mutiara Putri

( 20130420405 )

Hesty Aprillia

( 20130420423 )

Dita Permata

( 20130420420 )

Intan Hartin Safitri

( 20130420392 )

Program Studi Akuntansi


Fakultas Ekonomi
Universitas Muhammadyah Yogyakarta
2014

BAB I
1.1 Pendahuluan
Pengertian analisis laporan keuangan (financial statement analysis) menurut
Soemarso (2006:430), adalah hubungan antara suatu angka dalam laporan keuangan dengan
angka lain yang mempunyai makna atau dapat menjelaskan arah perubahan (trend) suatu
fenomena. Menganalisis laporan keuangan, berarti melakukan suatu proses untuk
membedah laporan keuangan ke dalam unsur-unsurnya, menelaah masing-masing unsur
tersebut, dan menelaah hubungan antara unsur-unsur tersebut dengan tujuan untuk
memperoleh pengertian dan pemahaman yang baik dan tepat atas laporan keuangan tersebut
(Dwi Prastowo, 2002:52).
Untuk membantu pembaca dalam menafsirkan data bisnis, laporan keuangan
biasanya dalam bentuk komparatif. Laporan komparatif adalah laporan keuangan yang
disajikan berdampingan untuk dua tahun atau lebih (Simamora, 2003:515). Melalui laporan
keuangan akan dapat dinilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban
jangka pendeknya, struktur modal perusahaan, distribusi aktivanya, keefektifan penggunaan
aktiva, hasil usaha/ pendapatan yang telah dicapai, beban-beban tetap yang harus dibayar,
serta nilai-nilai buku tiap lembar saham perusahaan yang bersangkutan.
1.2 Profil Perusahaan
1.2.1 Kimia Farma
Kimia Farma adalah perusahaan industry
farmasi pertama di Indonesia yang didirikan
oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817.
Nama perusahaan ini pada awalnya adalah
NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co.
Berdasarkan keputusan nasionalisasi atas eks
perusahaan

Belanda

di

masa

awal

kemerdekaan, pada tahun 1958, Pemerintah


Republik Indonesia melakukan peleburan
sejumlah perusahaan farmasi menjadi PNF
(Perusahaan

Negara

Farmasi)

Bhinneka

Kimia Farma. Kemudian pada tanggal 16


Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF

diubah menjadi Perseroan Terbatas, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT


Kimia Farma (Persero).
1.2.2

Kalbe Farma
1.2.3
1.2.4

1.2.5

1.2.10

Sejarah

Kalbe

Farma

diawali dari garasi pendiri Perseroan


tahun 1966 sebagai perusahaan produk
farmasi dengan prinsip-prinsip dasar:
inovasi, merek yang kuat dan manajemen
prima. Dengan pedoman Kalbe Panca
Sradha sebagai nilai dasar Perseroan,
Kalbe berhasil meraih pertumbuhan yang

1.2.6
1.2.7
1.2.8
1.2.9
1.2.11 IndoFarma

solid dan mencatatkan sebagai perusahaan


publik tahun 1991 di Bursa Efek Jakarta
(sekarang Bursa Efek Indonesia).

1.2.12

1.2.13
1.2.14

Peran

bidang

farmasi

penting

dalam

Perusahaan

dalam

kesehatan

semakin

dan

memproduksi

obat-obat

esensial untuk kesehatan masyarakat. Pada


tanggal 11 Juli 1981 status Perusahaan
berubah menjadi badan hukum berbentuk
Perusahaan Umum Indonesia Farma (Perum
Indofarma).

Status

Perusahaan

kembali

berubah pada tahun 1996 menjadi PT


Indofarma (Persero) berdasarkan Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia (PP) No. 34
tahun

1995

dengan

akta

pendirian

berdasarkan Akta No. 1 tanggal 2 Januari


1996 yang diubah dengan Akta No. 134
tanggal 26 Januari 1996. Pada tanggal 17
April 2001 PT Indofarma (Persero) Tbk
melakukan penawaran saham perdana di
Bursa Efek Indonesia dengan kode INAF.

1.2.15
1.3 Analisis Pesaing Perusahaan KIMIA FARMA TBK
1.3.1

Perusahaan yang menjadi pesaing perusahaan PT Kimia Farma Tbk adalah

PT. Kalbe Farma Tbk dan PT IndoFarma Tbk, karena PT. Kalbe Farma Tbk dan PT
IndoFarma Tbk sama sama bergerak dalam bidang yang sama yaitu dalam bidang
Industri Farmasi .
1.3.2

Total aset PT. Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013 jauh lebih besar dari total

aset perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun yang sama, total aset PT. Kalbe Farma Tbk
sebesar Rp 11.315.061.275.026. Sedangkan total aset Perusahaan Kimia Farma Tbk adalah

sebesar Rp 2.471.939.548.890. Sementara PT IndoFarma Tbk memiliki total asset yang


jauh lebih kecil dari perusahaan lainnya, yaitu sebesar Rp 1.294.510.669.195.
1.3.3

Hal yang paling disorot oleh masyarakat umum adalah jumlah Laba Bersih

yang dihasilkan oleh perusahaan. Kalbe Farma Tbk yang menjadi market leader mempunyai
jumlah laba bersih yang paling besar yaitu sebesar Rp. 1.970.452.449.686. Kimia Farma
Tbk menempati posisi kedua dengan total Laba Bersih sebesar Rp. 215.642.329.977.
Sedangka PT IndoFarma Tbk menempatai posisi teredah dari ketiga perusahaan ini yaitu
karena PT IndoFarma Tbk mengalami kerugian bersi sebesar Rp. 51.222.595.303.
1.4 Analisis Perusahaan Terhadap 4 Indikator Ekonomi
1.4.1

Secara sederhana, indikator ekonomi dapat dianggap sebagai bagian dari

informasi yang mencerminkan apa yang sedang terjadi dalam perekonomian, biasanya skala
ekonomi makro. Perekonomian sebuah negara mirip makhluk hidup, yang selalu bergerak
terdorong oleh perilaku pelaku dan obyek ekonomi. Karena jumlah pelaku dan obyek sangat
banyak, maka akan sulit untuk memahami apa yang terjadi dalam sebuah perekonomian.
Dengan bantuan dari berbagai indikator ekonomi, investor akan lebih mampu menafsirkan
kemungkinan investasi saat ini atau masa depan dan menilai kesehatan ekonomi secara
keseluruhan. Semua investor, terutama mereka yang berinvestasi terutama pada efek
pendapatan tetap, khawatir tentang inflasi, salah satu inditator utama perekonomian.
1.4.2
1.4.3
1.4.4
1.4.5

Ada empat Indikator Ekonomi yaitu :


1.4.6
1.4.7
1.4.8
1.4.9

1.4.1

GDP ( Gross Domestic Product )


Inflasi
Kurs
Suku Bunga Bank
1.4.10

GDP ( Gross Domestic Product )


1.4.11 GDP adalah indicator utama untuk mengukur kekuatan ekonomi suatu

negara. Apabila pendapatan negara naik, maka pertumbuhan ekonomi akan bergerak
ke arah positif atau surplus, hal tersebut akan menaikkan daya beli masyarakat,

dengan daya beli masyarakat yang tinggi, akan membuat perusahaan lebih untung
karena produk produk perusahaan akan lebih banyak terjual.
1.4.12 Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2013 tercatat sebesar 5.78%
mengalami pelambatan dibandingkan dengan tahun 2012 yang mencapai 6.11%,
Bank Indonesia menilai bahwa perlambatan ekonomi Indonesia tidak terlepas dari
pengeruh kebijakan stabilitas yang dilakukan pemerintah dan bank Indonesia untuk
membwaapertumbuhan ekonomi kearah yang lebih sehat dan seimbang.
1.4.13
1.4.2

Inflasi

1.4.14

Inflasi adalah angka yang mengukur tingkat harga barang dan jasa

yang dibeli oleh konsumen. Angka inflasi yang tinggi, yang ditunjukan dengan
naiknya harga-harga barang, biasanya akan mendorong BI untuk menaikan suku
bunga. Dengan adanya kenaikan suku bunga tersebut akan menyebabkan daya beli
masyarakat turun, maka perusahaan akan mendapat keuntungan yang lebih rendah
apabila terjadi inflasi.
1.4.15

Tingkat Inflasi pada tahun 2013 mencapai 8,38%. Hal ini mengalami

kenaikan yang cukup signifikan dari tahun 2012 yang hanya mencapai 4,30%.
Faktor utama yang menyebabkan kenaikan tingkat inflasi ini adalah adanya kenaikan
harga BBM bersubsidi yang cukup signifikan.
1.4.16
1.4.3
1.4.17

Kurs
Hampir semua atau mayoritas bahan baku produk produk PT Kimia

Farma Tbk di dapatkan dari impor, maka kurs akan sangat berpengaruh terhadap
keuntungan perusahaan . Apabila Rupiah menguat terhadap dollar, maka hal ini akan
menguntungkan perusahaan, sebaliknya apabila Rupiah melemah terhadap Dollar
makan hal ini tidak bagus untuk perusahaan.
1.4.18

Kurs Rupiah pada tahun 2013 mengalami penurunan yang cukup

signifikan. Kurs Rupiah turun sebesar Rp 2.230 dari tahun 2012 yaitu sebesar Rp
11.900. Hal ini akan merugikan perusahaan dalam mendapatkan bahan baku yang

mereka butuhkan. Namun, di sisi lain, perusahaan akan mengalami keuntungan saat
mereka mengekspor produknya ke anak perusahaan yang berada di luar negeri.
1.4.4

Suku Bunga bank

1.4.19

Suku bunga berpengaruh pada tingkat pengembalian pinjaman dari

bank. Suku bunga bank akan sangat berpengaruh pada dana yang dipinjam oleh
perusahaan. Karena saat bunga rendah perusahaan akan menghasilkan keuntungan
yang lebih tinggi di banding saat suku bunganya tinggi.
1.4.20

Suku bunga perusahaan pada tahun 2013 mencapai 7,50%. Ini

mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 5,75%.


1.4.21
1.5 Analisis S.W.O.T ( Strenght Weakness Opportunity Treath )
1.4.22 Analisa SWOT adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang
bersifat deskriptif (memberi gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi
sebagai sebagai faktor masukan, yang kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya
masing-masing. Satu hal yang harus diingat baik-baik oleh para pengguna analisa SWOT,
bahwa analisa SWOT adalah semata-mata sebuah alat analisa yang ditujukan untuk
menggambarkan situasi yang sedang dihadapi atau yang mungkin akan dihadapi oleh
organisasi, dan bukan sebuah alat analisa ajaib yang mampu memberikan jalan keluar yang
cespleng bagi masalah-masalah yang dihadapi oleh organisasi.
1.4.23
1.4.24
1.4.25
1.4.26
1.5.1 Analisis Strenght dan Weakness
1.4.27
1.4.28 1.4.29 Faktor-faktor
N

internal

a. Kekuatan

b. Kelemahan

(Strenght)

(Weakness)

perusahaan
1.4.30 1.4.31 Sumber daya
1

manusia

1.4.33
1.4.32 Apotek Kimia
Farma
dipimpin

oleh

tenaga
Apoteker yang

bekerja

full

timer sehingga
dapat melayani
informasi obat
1.4.34 1.4.35 Fasilitas
2

dengan baik
1.4.36 Menyediakan

1.4.37

pelayanan lain,
misalnya
praktek dokter,
optik,

dan

pelayanan OTC
(swalayan)
serta

pusat

pelayanan
1.4.38 1.4.39 Produk
3

informasi obat
1. Banyak
produk
kimia
menjadi

farma
inovator

Kemasan

obat

generik

dengan
mengembangkan
obat-obatan

serta

rumusan

baru

kimia baik dengan


kemampuan sendiri
maupun

1.4.40 Variasi

melalui

aliansi

strategis

dengan

mitra

internasional

dan

banyak
menghasilkan
produk-produk
baru yang berbasis
teknologi tinggi
2. Obat
generik

memiliki
penilaian

yang

negatif,
sehingga
managemen
perusahaan
harus
melakukan
tindakan untuk
menarik
perhatian
konsumen untuk
memakai
generik

obat

adalah salah satu


produk
yang

farmasi
kompetitif

karena

1.4.41
1.4.42

memiliki

keunggulan

yaitu

harga lebih murah


dan

memiliki

kualitas yang sama


harga

obat

paten/merek
1.4.43 1.4.44 Pemasaran
4

dagang pertamanya
1.4.45 Kebijakan
memasyarakatk
an

dan

memasarkan
obat

generik

yang dilakukan
oleh
perusahaan
juga

sejalan

dengan
meningkatnya
jumlah
permintaan
konsumen akan
obat

secara

keseluruhan
yang mencapai
9,93%

per

kapita,

serta

92%

potensi

pasar

bisnis

industri farmasi
di

Indonesia

1.4.46

masih

belum

terpenuhi. Hal
tersebut
menjadi
peluang bisnis
yang kompetitif
bagi

200

industri farmasi
yang

ada

di

Indonesia
termasuk

PT.

Kimia

Farma

Tbk.

untuk

lebih
mengembangka
n obat generik
sehingga
mampu
memiliki daya
saing strategis
dan

dapat

meningkatkan
kemampu
labaan.

Guna

mengantisipasi
persaingan
bisnis

yang

kompetitif
pasar

di

industri

farmasi
khususnya
dalam
memasarkan
maka

pihak

manajemen PT.
Kimia
Tbk.

Farma
harus

mengupayakan
untuk
menerapkan
strategi
1.4.47 1.4.48 Citra
5

bersaing.
1.4.49 340
apotek

perusahaan

yang

1.4.50

tersebar

diseluruh tanah
air

yang

memimpin
pasar dibidang
perapotikan
dengan
penguasaan
pasar
1.4.51
1.4.52
1.4.53
1.4.54
1.4.55
1.4.56
1.4.57
1.4.58
1.4.59
1.4.60
1.4.61
1.4.62
1.5.2

Analisis Opportunity dan Threat

1.4.63
1.4.64 1.4.66 Faktor-faktor
1.4.65

eksternal

perusahaan

1.4.67 1.4.68 Kondisi


1

perekonomian

a. Peluang

b. Ancaman (Threat)

(Opportunity)

1.4.69

1.4.70 Adanya
ekonomi

krisis

menyebabkan
daya beli obat
rakyat Indonesia
menurun
sehingga
mengancam
kelangsungan
hidup

industri

farmasi nasional
terutama untuk
1.4.71 1.4.72 Persaingan

pasar lokal
1. Sistem Legal belum

1.4.73

dapat
menanggulangi obat
palsu secara efektif
sehingga harga obat
menjadi lebih sulit
dikontrol
2. Semakin
pasar

luasnya

yang

ingin

dicapai,

yaitu

menembus

pasar

internasional

akan

semakin meningkat
pula
pesaing
1.4.74 1.4.75 Kebijakan
3

pemerintah

1.4.76 Kebijakan
memasarkan
obat

generik

yang dilakukan
oleh
perusahaan dan
meningkatnya

farmasi
1.4.77

pesaingbisnis

jumlah
permintaan
konsumen akan
obat

secara

keseluruhan
masih
1.4.78 1.4.79 Selera
4

belum

terpenuhi
1.4.80 Besarnya

konsumen

1.4.81

penduduk
Indonesia

dan

masih
rendahnya
konsumsi obat
perkapita
menyebabkan
pasar potensial
yang

bisa

dikembangkan.
1.4.82
1.5.3

Matriks SWOT

1.4.83

1.4.102
IFAS

Strenght (S)

1.4.103
1. Apotek Kimia Farma

1.4.85

dipimpin oleh tenaga

1.4.86

Apoteker

1.4.87

bekerja

1.4.88

sehingga

dapat

1.4.89

melayani

informasi

1.4.91
1.4.92
1.4.93
1.4.94
1.4.95

yang
full

timer

obat dengan baik


2. Menyediakan
pelayanan
misalnya
dokter,

Weaknesss
(W)

1.4.84

1.4.90

1.4.106

lain,
praktek

optik,

pelayanan

dan
OTC

1. Variasi Kemasan obat


generik

memiliki

penilaian

yang

negatif,

sehingga

managemen
perusahaan

harus

melakukan

tindakan

untuk

menarik

perhatian

konsumen

untuk memakai obat


generik

1.4.96

(swalayan) serta pusat

1.4.97

pelayanan

1.4.98

obat
3. Banyak produk kimia

1.4.99

farma

1.4.100
1.4.101

informasi

EFAS

menjadi

inovator

dengan

mengembangkan
obat-obatan

serta

rumusan baru kimia


baik

dengan

kemampuan

sendiri

maupun

melalui

aliansi

strategis

dengan

mitra

internasional

dan

banyak menghasilkan
produk-produk
yang

baru

berbasis

teknologi tinggi
4. 340 apotek yang
tersebar
tanah

diseluruh
air

memimpin

yang
pasar

dibidang perapotikan
dengan

penguasaan

pasar
5. Obat generik adalah
salah

satu

farmasi

produk
yang

kompetitif

karena

memiliki keunggulan
yaitu

harga

lebih

murah dan memiliki


kualitas yang sama
harga

obat

1.4.107

paten/merek

dagang

pertamanya
1.4.104
1.4.108

Opportunoty
(O)

1.4.105
1.4.109

Strategi S
O

1. Kebijakan

1.4.111Strategi W O
1. Perusahaan

1. Memasarkan

obat

memperbaiki

yang

kemasan produk obat

memasarkan

obat

generik

generik

yang

merupakan salah satu

generik

dilakukan

oleh

produk farmasi yang

melakukan kebijakan

perusahaan

dan

kompetitif

memasarkan

karena

dan
produk

meningkatnya jumlah

memiliki harga yang

tersebut

permintaan konsumen

murah dan kualitas

meningkatkan

akan

obat

secara

yang baik sehingga

permintaan

keseluruhan

masih

permintaan terpenuhi.
2. Menyediakan

konsumen.

belum terpenuhi
2. Besarnya penduduk

pelayanan

Indonesia dan masih

misalnya

rendahnya konsumsi

dokter,

obat

pelayanan

perkapita

menyebabkan

pasar

sehingga

lain,
praktek

optik,

dan
OTC

(swalayan) serta pusat

potensial yang bisa

pelayanan

informasi

dikembangkan.

obat sehingga pasar


potensial

bisa

dikembangkan
dengan

1.4.112Threat (T)
1. Adanya

krisis

ekonomi
menyebabkan

daya

baik

walaupun

sebagian

penduduk

masih

rendah

dalam

mengkonsumsi obat.
1.4.110
1.4.113Strategi S T

1.4.114Strategi W- T

1. Memperkenalkan

1. Mengecamkan

pada

obat generik generik

konsumen

yang

obat generik bukan

merupakan

bahwa

beli

obat

Indonesia

rakyat
menurun

salah

satu

produk

farmasi

yang

kelangsungan

hidup

memiliki harga yang

kelangsungan

industri

farmasi

murah dan kualitas

industri farmasi dapat

nasional

terutama

yang baik sehingaa

dipertahankan.

obat

palsu

secara

efektif sehingga harga


obat menjadi lebih
sulit dikontrol
3. Semakin
luasnya
pasar

yang

ingin

dicapai,

yaitu

menembus

pasar

internasional

akan

semakin

meningkat

pula pesaing-pesaing
bisnis farmasi

meningkatkan

daya

beli rakyat indonesia


setelah adanya krisis
ekonomi.
2. Memberikan
pada

kesan

konsumen

bahwa

PT.

Kimia

Farma tidak pernah


membuat obat palsu
sehingga citra produk
dimata

konsumen

menjadi

baik

sehingga harga obat


menjadi mudah untuk
dikontrol.
3. Memperluas apotekapotek yang tersebar
di seluruh indonesia
sehingga

mampu

menembus
internasional,

pasar
lagi

pula PT. Kimia Farma


telah memimpin pasar
dibidang perapotikan
dengan
pasar

penguasaan
terbesar

indonesia.

di

kemasan

memperbaiki

kompetitif

dapat menanggulangi

1.4.115
1.4.116

dan

sehingga mengancam

untuk pasar lokal


2. Sistem Legal belum

karena

merupak obat palsu


sehingga
hidup

1.4.117
1.6 Analisis Strategi Perusahaan
1.4.118 Dengan menggunakan matrik SWOT diperoleh strategi bersaing obat generik
sebagai berikut:
1.6.1. Strategi yang memanfaatkan seluruh potensi kekuatan untuk merebut dan
memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Jenis strategi-strategi alternatif yang masuk
ke dalam kelompok ini terdiri dari; menerapkan strategi penetrasi pasar, menggunakan
saluran distribusi yang telah establish.
1.6.2. Strategi yang bertujuan untuk memperkecil kelemahan internal perusahaan dan
memanfaatkan peluang-peluang eksternalnya. Jenis strategi yang masuk kedalam
kelompok ini adalah menerapkan strategi keunggulan biaya.
1.6.3. Strategi yang berusaha menggunakan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan
untuk mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternalnya. Jenis strategi yang
masuk kedalam kelompok ini terdiri dari ; strategi pengembangan produk dan
pembuatan perencanaan berupa peta arsitektur informasi obat generik.
1.6.4. Strategi bertahan yang diarahkan guna mengurangi kelemahan-kelemahan internal
serta menghindari ancaman-ancaman lingkungannya. Jenis strategi yang termasuk
kelompok ini adalah strategi promosi yang efektif.
1.4.119 Berdasarkan strategi bersaing yang disusun menggunakan matrik SWOT,
maka selanjutnya ditetapkan rencana implementasi strategi yang didukung oleh aktivitasaktivitas pendukungnya baik teknis maupun sumber daya manusia berikut rencana
tindakannya.
1.4.120 Upaya memperbaiki persepsi konsumen terhadap kualitas obat generik serta
mengembangkan strategi-strategi alternatif yang disusun dalam aktualisasi pelaksanaannya
harus diterapkan dan dilakukan secara terintegrasi satu dengan yang lainnya sehingga
memungkinkan dihasilkannya suatu strategi yang mampu menghadapi persaingan bisnis
obat generic.
1.4.121
1.4.122
1.4.123
1.4.124

1.7 Prospek
1.4.125

Kimia Farma memilih strategi bisnis hulu-hilir, dimana perusahaan

ini bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan yang terintegrasi, yaitu: industri,
marketing,distribusi, ritel, laboratorium klinik, dan klinik kesehatan. Kimia Farma terus
melakukan transformasi bisnis dengan mengembangkan berbagai layanan sector kesehatan
untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat mendapatkan akses layanan pemeriksanaan
kesehatannya. Perluasan jaringan layanan merupakan bagian untuk memenangkan
persaingan dalam merebut pasar farmasi nasioanal seiring dengan berlakunya Sistem
Jaminan Sosial Nasional (SJSN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada
tahun 2014 nanti.
1.4.126

Salah satu cara perluasan jaringan yang dilakukan oleh PT Kimia

Farma (Persero) Tbk adalah melalui PT Kimia Farma Apotek (KFA) yang mendekatkan dan
memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Sepanjang 2012 sebanyak 30 apotek dan
100 klinik baru telah dibuka di berbagai kota di Indonesia. Langkah ini, sebagai bagian dari
upaya Kimia Farma untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan
pelayanan yang praktis, efisien, dan efektif dalam berbagai aktivitasnya, termasuk dalam
mendapatkan pelayanan kesehatan. Konsep One Stop Healthcare Solution (OSHS)
merupakan salah satu layanan dengan konsep modern yang diberikan oleh Kimia Farma.
1.8 Risiko
1.4.127

Menyediakan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya

saing kuat khususnya bidang industri kimia, farmasi, biologi, kesehatan, industri makanan
serta minuman, dan mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan dengan
menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.
1.4.128

Sebagaimana halnya dengan bidang-bidang usaha lainya, bidang

usaha yang dilakukan Perusahaan juga tidak terlepas dari risiko yang disebabkan oleh
berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perusahaan. Berkaitan dengan hal
ini, Perusahaan berupaya meminimalkan risiko dengan melakukan pengamatan yang
seksama terhadap risiko tersebut. Menurut Manajemen, risiko-risiko usaha yang mungkin
dihadapi Perusahaan adalah sebagai berikut:
1.4.129

1.4.130
1.8.1
1.8.2
1.8.3
1.8.4
1.8.5
1.8.6
1.8.7
1.8.8
1.8.9

Risiko perubahan mata uang depresiasi nilai rupiah terhadap valuta asing
Risiko pasokan bahan baku
Risiko persaingan usaha
Risiko perekonomian
Risiko kegagalan pengembangan usaha (Investasi)
Risiko pemalsuan obat
Risiko produk rusak
Risiko pemogokan karyawan
Risiko dampak lingkungan
1.4.131

1.4.132
1.4.133
1.4.134
1.4.135
1.4.136
1.4.137
1.4.138
1.4.139
1.4.140
1.4.141
1.4.142
1.4.143
1.4.144
1.4.145
1.4.146
1.4.147
1.4.148
1.4.149
1.4.150

BAB II

2.1 Analisis Komperatif


1.4.151

Analisis komparatif adalah teknik analisis yang dilakukan dengan

cara membuat perbandingan antar elemen (laporan keuangan) yang sama untuk beberapa
periode yang berurutan. Tujuan analisis komparatif adalah untuk mempe-roleh gambaran
tentang arah dan kecenderungan (tendensi) tentang perubahan yang mungkin akan terjadi
pada setiap elemen laporan keuangan di masa yang akan datang. Informasi hasil analisis
komparatif bermanfaat untuk memperediksi tentang kemungkinan yang akan terjadi pada
setiap elemen laporan keuangan di masa yang akan datang.
1.4.152
1.4.153

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN KOMPERATIF


1.4.154
1.4.155

1.4.156

1.4.161
Penjuala
n Bersih

1.4.157

PT Kimia Farma Tbk. Laba Rugi.


20
13

1.4.162
4,348,
073,9
88,38
5

20
12

1.4.159 J
umla
h

1.4.163
3,734,
241,1
01,30
9

1.4.164
613,
832,
887,
076

1.4.158

1.4.160
Perse

1.4.165
16.44

1.4.166
Beban
Pokok
Penjuala
n

1.4.167
(3,055
,921,9
46,99
4)

1.4.168
(2,559
,074,1
30,36
7)

1.4.169
(496
,847
,816
,627
)

1.4.171
LABA
KOTOR

1.4.172
1,292,
152,0
41,39
1

1.4.173
1,175,
166,9
70,94
2

1.4.174
116,
985,
070,
449

1.4.176
Beban
Usaha

1.4.177

1.4.178

1.4.179

1.4.180

1.4.181
Jumlah
Beban

1.4.182
(1,042
,618,8

1.4.183
(912,5
99,41

1.4.184
(130
,019

1.4.185
14.25

1.4.170
19.42

1.4.175
9.95

Usaha

86,75
5)

4,375)

,472
,380
)

1.4.186
LABA
USAHA

1.4.187
249,5
33,15
4,636

1.4.188
262,5
67,55
6,567

1.4.189
(13,
034,
401,
931)

1.4.191
Pengha
silan
( Beban
) LainLain

1.4.192

1.4.193

1.4.194

1.4.196
Beban
Bunga
dan
Provisi
Bank]

1.4.197
(9,639
,641,5
84)

1.4.198
(6,872
,403,3
87)

1.4.199
(2,7
67,2
38,1
97)
1.4.204
19,5
46,3
07,1
78

1.4.201
Penghasil
an Bunga
dan Hasil
Investasi

1.4.202
43,68
1,718,
265

1.4.203
24,13
5,411,
087

1.4.206
Keuntun
gan
( Kerugia
n ) kurs
mata
uang
asingBersih

1.4.207
811,5
75,63
0

1.4.208
(1,546
,112,2
12)

1.4.209
-

1.4.211 LainLain
Bersih

1.4.212
(261,3
74,64
8)

1.4.213
-

1.4.214
-

1.4.217
34,59
2,277,
663

1.4.218
15,71
6,895,
488

1.4.219
18,8
75,3
82,1
75

1.4.216
Jumlah
Pengha
silan
( Beban

1.4.190
-

1.4.195

1.4.200
40.27

1.4.205
80.99

1.4.210

1.4.215

1.4.220
120.1

) LainLain
1.4.221
LABA
BERSIH
SEBELU
M
BEBAN
PAJAK

1.4.222
284,1
25,43
2,299

1.4.223
278,2
84,45
2,055

1.4.224
5,84
0,98
0,24
4

1.4.226
Beban
( Manfa
at )
Pajak

1.4.227

1.4.228

1.4.229

1.4.231 Pajak
Kini

1.4.232
-

1.4.233
-

1.4.234
-

1.4.236 Pajak
Tangguh
an

1.4.237
-

1.4.238
-

1.4.239
-

1.4.243
(72,52
0,454,
677)

1.4.244
4,03
7,35
2,35
5

1.4.248
205,7
63,99
7,378

1.4.249
9,87
8,33
2,59
9

1.4.225
2.10

1.4.230
1.4.235

1.4.241
Beban
Pajak
1.4.246
LABA
BERSIH
SETELA
H PAJAK

1.4.240

1.4.242
(68,48
3,102,
322)
1.4.247
215,6
42,32
9,977

1.4.245
-

1.4.250
4.80

1.4.251
1.4.252
1.4.253

1.4.258
Penjuala
n Bersih

1.4.254

PT. KALBE FARMA Tbk Laba Rugi


20
13

1.4.259
16,00
2,131
,057,
048

1.4.255

20
12

1.4.256 Ju
mlah

1.4.260
13,63
6,405
,178,
957

1.4.261
2,365
,725,
878,0
91

1.4.257
Pers

1.4.262
17.3

1.4.263
Beban
Pokok
Penjuala
n
1.4.268
LABA
KOTOR
1.4.273
Beban
Usaha
1.4.278
Penjuala
n
1.4.283
Umum
dan
Administr
asi
1.4.288
Penelitia
n dan
pengemb
angan
1.4.293
Jumlah
Beban
Usaha
1.4.298
LABA
USAHA
1.4.303
Pengha
silan
( Beban
) LainLain
1.4.308
Beban
Bunga
dan
Provisi
Bank]

1.4.264
(8,32
3,017
,600,
990)
1.4.269
7,679
,113,
456,0
58

1.4.265
(7,10
2,971
,372,
126)
1.4.270
6,533
,433,
806,8
31

1.4.266
(1,22
0,046
,228,
864)
1.4.271
1,145
,679,
649,2
27

1.4.274
1.4.279
(4,23
0,293
,635,
075)
1.4.284
(764,
512,5
33,49
9)
1.4.289
(135,
388,3
56,69
4)
1.4.294
(5,13
0,194
,525,
268)
1.4.299
2,548
,918,
930,7
90

1.4.275
1.4.280
(3,57
3,502
,403,
790)
1.4.285
(651,
416,5
35,51
3)
1.4.290
(90,7
54,82
6,941
)
1.4.295
(4,31
5,673
,766,
244)
1.4.300
2,217
,760,
040,5
87

1.4.276
1.4.281
(656,
791,2
31,28
5)
1.4.286
(113,
095,9
97,98
6)
1.4.291
(44,6
33,52
9,753
)
1.4.296
(814,
520,7
59,02
4)
1.4.301
331,1
58,89
0,203

1.4.302
14.9

1.4.304

1.4.305

1.4.306

1.4.307

1.4.309
(28,6
42,08
2,811
)

1.4.310
(17,5
13,61
2,249
)

1.4.311
(11,1
28,47
0,562
)

1.4.267
17.1

1.4.272
17.5

1.4.277
1.4.282
18.3

1.4.287
17.3

1.4.292
49.1

1.4.297
18.8

1.4.312
63.5

1.4.313
Penghasil
an Bunga
dan Hasil
Investasi
1.4.318
Keuntung
an
( Kerugia
n ) kurs
mata
uang
asingBersih
1.4.323 Laba
Atas
Penjuala
n Aset
Tetap
1.4.328 LainLain
Bersih
1.4.333
Jumlah
Pengha
silan
( Beban
) LainLain
1.4.338
LABA
BERSIH
SEBELU
M
BEBAN
PAJAK
1.4.343
Beban
( Manfa
at )
Pajak
1.4.348
Beban
Pajak
1.4.353
LABA
BERSIH
SETELA
H PAJAK

1.4.358

1.4.314
50,42
5,100
,828

1.4.315
74,46
9,005
,621

1.4.316
(24,0
43,90
4,793
)

1.4.319
529,4
60,30
5

1.4.320
19,83
2,825
,669

1.4.321
(19,3
03,36
5,364
)

1.4.324
21,20
2,496
,859
1.4.329
(19,9
11,18
8,740
)

1.4.325
18,81
8,935
,524
1.4.330
(5,35
0,102
,660)

1.4.326
2,383
,561,
335
1.4.331
(14,5
61,08
6,080
)

1.4.334
23,60
3,786
,441

1.4.335
90,25
7,051
,905

1.4.336
(66,6
53,26
5,464
)

1.4.339
2,572
,522,
717,2
31

1.4.340
2,308
,017,
092,4
92

1.4.341
264,5
05,62
4,739

1.4.344
1.4.349
(602,
070,2
67,54
5)
1.4.354
1,970
,452,
449,6
86

1.4.345
1.4.350
(532,
918,2
44,56
0)
1.4.355
1,775
,098,
847,9
32

1.4.346
1.4.351
(69,1
52,02
2,985
)
1.4.356
195,3
53,60
1,754

1.4.317
-

1.4.322
-

1.4.327
12.6

1.4.332
272.

1.4.337
-

1.4.342
11.4

1.4.347
1.4.352
12.9

1.4.357
11.0

1.4.359

1.4.360

1.4.365
Penjualan
Bersih
1.4.370 Beban
Pokok
Penjualan

1.4.375 LABA
KOTOR
1.4.380 Beban
Usaha

1.4.385
Penjualan
1.4.390 Umum
dan
Administra
si
1.4.395
Kerugian
(keuntunga
n) lain-lain
Neto
1.4.400 Jumlah
Beban
Usaha

1.4.405 LABA
USAHA
1.4.410
Penghasil

PT. INDOFARMATbk Laba Rugi.

1.4.361

20
13

1.4.362

20
12

1.4.363 Ju
mlah

1.4.366
1,337
,498,
191,7
10
1.4.371
(999,
930,8
81,19
9)

1.4.367
1,156
,050,
256,7
20
1.4.372
(788,
154,6
11,68
4)

1.4.376
337,5
67,31
0,511

1.4.377
367,8
95,64
5,036

1.4.378
(30,32
8,334,
525)

1.4.381
1.4.386
(201,
391,5
90,69
0)
1.4.391
(150,
886,6
37,54
4)
1.4.396
(17,5
95,17
1,485
)
1.4.401
(369,
873,3
99,71
9)
1.4.406
(32,3
06,08
9,208
)
1.4.411

1.4.382
1.4.387
(159,
823,2
41,73
6)
1.4.392
(119,
479,5
88,75
6)

1.4.383

1.4.397
(5,28
3,919
,562)
1.4.402
(284,
586,7
50,05
4)
1.4.407
83,30
8,894
,982
1.4.412

1.4.368
181,4
47,93
4,990
1.4.373
(211,7
76,26
9,515)

1.4.364
Persen
t
a
s
e
1.4.369
15.70
%
1.4.374
26.87
%
1.4.379
8
.
2
4
%
1.4.384

1.4.388
(41,56
8,348,
954)

1.4.389
26.01
%

1.4.393
(31,40
7,048,
788)

1.4.394
26.29
%

1.4.398
(12,31
1,251,
923)

1.4.399
232.9
9
%

1.4.403
(85,28
6,649,
665)

1.4.404
29.97
%

1.4.408
1.4.413

1.4.409
0.00%
1.4.414

an
( Beban )
Lain-Lain
1.4.415 Beban
Bunga dan
Provisi
Bank]
1.4.420 Bagian
rugi (laba)
dari entitas
asosiasi
1.4.425 Jumlah
Penghasil
an
( Beban )
Lain-Lain
1.4.430 LABA
BERSIH
SEBELUM
BEBAN
PAJAK
1.4.435 Beban
( Manfaat
) Pajak

1.4.440 Pajak
Kini
1.4.445 Pajak
Tangguhan

1.4.450 Beban
Pajak
1.4.455 LABA
BERSIH
SETELAH
PAJAK

1.4.416
30,86
2,196
,026
1.4.421
(135,
537,9
83)

1.4.417
20,92
5,936
,771
1.4.422
650,8
56,44
5

1.4.418
9,936,
259,2
55

1.4.419
47.48
%

1.4.423
-

1.4.424
0.00%

1.4.426
30,72
6,658
,043
1.4.431
(63,0
32,74
7,251
)

1.4.427
21,57
6,793
,216

1.4.428
9,149,
864,8
27

1.4.429
42.41
%

1.4.432
61,73
2,101
,766

1.4.433
-

1.4.434
0.00%

1.4.436

1.4.437
1.4.442
(16,7
73,13
2,018
)
1.4.447
(2,57
3,854
,766)
1.4.452
(19,3
46,98
6,784
)

1.4.439

1.4.441
1.4.446
8,810
,151,
948
1.4.451
8,810
,151,
948
1.4.456
(54,2
22,59
5,303
)

1.4.457
42,38
5,114
,982

1.4.438

1.4.443
-

1.4.444
0.00%

1.4.448
-

1.4.449
0.00%

1.4.453
-

1.4.454
0.00%

1.4.458
-

1.4.459
0.00%

1.4.460
1.4.461

Dalam analisis laporan keuangan komparatif ini terlihat bahwa PT

Kalbe Farma Tbk mempunyai peningkatan laba bersih setelah pajak yang paling tinggi yaitu
sebesar 11%. Sedangkan pada PT Kimia Farma hanya mengalami peningkatan sebesar 4%
sedangkan pada PT Indofarma Tbk tidak bisa mendapatkan hasil komparatif yang

signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa PT Kalbe Farma bisa mengefisienkan biaya yang
timbul sehingga bisa meningkatkan total laba bersih setelah pajak mencapai 11%.
1.4.462
1.4.463

1.4.468 Aset
Lancar
1.4.473 Aset
Tidak
lancar

1.4.478 TOTAL
ASET
1.4.483
1.4.488 Kewaji
ban
Jangka
Pendek
1.4.493 Kewaji
ban
Jangka
Panjang
1.4.498 Total
Kewajiba
n

1.4.503 Total
Ekuitas
1.4.508 TOTAL
KEWAJIB
AN dan
EKUITAS

PT Kimia Farma Tbk. Neraca


1.4.464 2
013

1.4.465 2
012

1.4.469
1,81
0,61
4,61
4,53
7
1.4.474
661,
324,
934,
353
1.4.479
2,47
1,93
9,54
8,89
0
1.4.484
1.4.489
746,
123,
148,
554
1.4.494
101,
461,
711,
355
1.4.499
847,
584,
859,
909
1.4.504
1,62
4,35
4,68
8,98
1
1.4.509
2,47
1,93
9,54
8,89

1.4.470
1,50
5,79
8,39
9,16
4
1.4.475
570,
549,
181,
621
1.4.480
2,07
6,34
7,58
0,78
5
1.4.485
1.4.490
537,
184,
235,
226
1.4.495
97,6
29,6
55,8
93
1.4.500
634,
813,
891,
119
1.4.505
1,44
1,53
3,68
9,66
6
1.4.510
2,07
6,34
7,58
0,78

1.4.466 Ju
mlah
1.4.471
304,
816,
215,
373
1.4.476
90,7
75,7
52,7
32
1.4.481
395,
591,
968,
105
1.4.486
1.4.491
208,
938,
913,
328
1.4.496
3,83
2,05
5,46
2
1.4.501
212,
770,
968,
790
1.4.506
182,
820,
999,
315
1.4.511
395,
591,
968,
105

1.4.467
Perse

1.4.472
20.24

1.4.477
15.91

1.4.482
19.0
1.4.487
1.4.492
38.90

1.4.497
3.93

1.4.502
33.52

1.4.507
12.68
1.4.512
19.0

1.4.513
1.4.514
1.4.515
1.4.516
1.4.517

1.4.522 Aset
Lancar

1.4.518

PT. KALBE FARMA Tbk Neraca


20
13

1.4.523
7,497
,319,
451,5
43

1.4.532 TOTAL
ASET
1.4.537

1.4.528
3,817
,741,
823,4
83
1.4.533
11,3
15,0
61,2
75,0
26
1.4.538

1.4.542 Kewajib
an Jangka
Pendek

1.4.543
2,640
,590,
023,7
48

1.4.547 Kewajib
an Jangka
Panjang

1.4.548
174,5
13,28
5,703

1.4.527 Aset
Tidak
lancar

1.4.552 Total
Kewajiba
n
1.4.557 Total
Ekuitas

1.4.553
2,815
,103,
309,4
51
1.4.558
8,499
,957,
965,5
75

1.4.519 2
012

1.4.520 Ju
mlah

1.4.524
6,44
1,71
0,54
4,08
1
1.4.529
2,97
6,24
6,63
6,87
7
1.4.534
9,41
7,95
7,18
0,95
8
1.4.539
1.4.544
1,89
1,61
7,85
3,72
4
1.4.549
154,
695,
712,
337
1.4.554
2,04
6,31
3,56
6,06
1
1.4.559
7,37
1,64
3,61
4,89

1.4.525
1,05
5,60
8,90
7,46
2
1.4.530
841,
495,
186,
606
1.4.535
1,89
7,10
4,09
4,06
8
1.4.540
1.4.545
748,
972,
170,
024
1.4.550
19,8
17,5
73,3
66
1.4.555
768,
789,
743,
390
1.4.560
1,12
8,31
4,35
0,67

1.4.521
Perse

1.4.526
16.3

1.4.531
28.2

1.4.536
20.1
1.4.541

1.4.546
39.5

1.4.551
12.8

1.4.556
37.5
1.4.561
15.3

1.4.562 TOTAL
KEWAJIBA
N dan
EKUITAS

7
1.4.564
9,41
7,95
7,18
0,95
8

1.4.563
11,3
15,0
61,2
75,0
26

8
1.4.565
1,89
7,10
4,09
4,06
8

1.4.566
20.1

1.4.567
1.4.568
1.4.569

1.4.571
1.4.570

PT. INDOFARMATbk Neraca.

20
13

1.4.572 2
012
1.4.577
777,
629,
145,
880
1.4.582
410,
989,
644,
530
1.4.587
1,18
8,61
8,79
0,41
0

1.4.573 Ju
mlah
1.4.578
71,2
11,1
35,1
34
1.4.583
34,6
80,7
43,6
51

1.4.593
1.4.598
301,
039,
019,
823

1.4.603
(135,
838,
331,
939)
1.4.608
165,
200,
687,

1.4.575 Aset
Lancar

1.4.576
848,8
40,28
1,014

1.4.580 Aset
Tidak
lancar

1.4.581
445,6
70,38
8,181

1.4.585 TOTAL
ASET

1.4.586
1,294
,510,
669,1
95

1.4.590

1.4.591

1.4.595 Kewajib
an Jangka
Pendek

1.4.596
670,9
02,75
6,535

1.4.592
1.4.597
369,
863,
736,
712

1.4.601
32,81
4,544,
771
1.4.606
703,7
17,30
1,306

1.4.602
168,
652,
876,
710
1.4.607
538,
516,
613,

1.4.600 Kewajib
an Jangka
Panjang
1.4.605 Total
Kewajiban

1.4.588
105,
891,
878,
785

1.4.574
Persent
a
s
e

1.4.579
9.16%

1.4.584
8.44%

1.4.589
8.91%
1.4.594

1.4.599
81.39%
1.4.604
8
0
.
5
4
%
1.4.609
30.68%

1.4.610 Total
Ekuitas

1.4.611
590,7
93,36
7,889

1.4.615 TOTAL
KEWAJIBA
N dan
EKUITAS

1.4.616
1,294
,510,
669,1
95

422
1.4.612
650,
102,
176,
989
1.4.617
1,18
8,61
8,79
0,41
1

884
1.4.613
(59,3
08,8
09,1
00)

1.4.614
-9.12%

1.4.618
105,
891,
878,
784

1.4.619
8.91%

1.4.620
1.4.621
1.4.622
1.4.623
1.4.624

1.4.625

Dalam analisis laporan keuangan komparatif di bagian neraca, PT

Kimia Farma Tbk lebih memfokuskan pada peningkatan Aset Lancarnya yaitu dengan
peningkatan sebesar 5% lebih besar dari peningkatan asset tetapnya. Sedangkan dalam
mendapatkan pendanaan dari kreditor, peningkatan kewajiban pada PT Kimia Farma Tbk
lebih dominan dalam kewajiban jangka pendeknya yaitu sebesar 30% dan untuk pendanaan
dari investor, PT kimia Farma Tbk hanya meningkat sebesar 12%. Namun, pada PT Kalbe
Farma Tbk, mereka lebih berfokus pada penginvestasian pada asset tidak lancarnya yaitu
dengan peningkatan sebesar 28% dan dalam kewajiban dan ekuitasnya tidak jauh berbeda
dengan PT Kimia Farma Tbk. Dan dalam PT Indofarma Tbk tidak mengalami peningkatan
yang signifikan.
1.4.626
1.4.627
1.4.628
1.4.629
1.4.630
1.4.631
1.4.632
1.4.633

1.4.634
1.4.635
1.4.636
1.4.637
1.4.638
1.4.639
1.4.640
2.2 Common Size
1.4.641

Analisis Common Size adalah analisis dengan pembacaan data-data

keuangan untuk beberapa periode (untuk mencari trend-trend tertentu). Analisis common
size disusun dengan cara menghitung tiap-tiap rekening dalam laporan laba-rugi dan neraca
menjadi proporsi dari total penjualan (utk laporan laba-rugi) atau dari total aktiva (untuk
neraca).Analisis common size perusahaan dianalisa dengan melihat trend yang muncul.
1.4.642
1.4.643

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN COMMON SIZE


1.4.644

Laba Rugi PT Kimia Farma Tbk


1.4.645

1.4.647
1.4.646
1.4.653 Penjualan
Bersih
1.4.660 Beban
Pokok
Penjualan
1.4.667 LABA
KOTOR
1.4.674 Beban
Usaha

2
01
3
1.4.654 1
00.
00
%
1.4.661 70.
28
%
1.4.668 2
9.7
2%

1.4.648 1.4.649 1.4.650 1.4.651 1.4.652


20
20
20
20
20

1.4.675

1.4.676 1.4.677 1.4.678 1.4.679 1.4.680

1.4.655 1.4.656 1.4.657 1.4.658 1.4.659


10
10
10
10
10
1.4.662 1.4.663 1.4.664 1.4.665 1.4.666
1.4.669 1.4.670 1.4.671 1.4.672 1.4.673
31.
29.
28.
27.
26.

1.4.681 Penjualan
1.4.688 Umum
dan
Administrasi
1.4.695 Jumlah
Beban
Usaha
1.4.702 LABA
USAHA
1.4.709
Penghasila
n ( Beban )
Lain-Lain
1.4.716 Beban
Bunga dan
Provisi Bank]
1.4.723
Penghasilan
Bunga dan
Hasil
Investasi
1.4.730
Keuntungan (
Kerugian )
kurs mata
uang asingBersih
1.4.737 Lain-Lain
Bersih
1.4.744 Jumlah
Penghasila
n ( Beban )
Lain-Lain
1.4.751 LABA
BERSIH
SEBELUM
BEBAN
PAJAK
1.4.758 Beban
( Manfaat )
Pajak
1.4.765

Pajak Kini

1.4.772 Pajak
Tangguhan

1.4.682
1.4.689
1.4.696 23.
98
%
1.4.703 5
.74
%

1.4.683 1.4.684 1.4.685 1.4.686 1.4.687


1.4.690 1.4.691 1.4.692 1.4.693 1.4.694
1.4.697 1.4.698 1.4.699 1.4.700 1.4.701
1.4.704 1.4.705 1.4.706 1.4.707 1.4.708
7.0
6.3
4.5
3.9
3.9

1.4.710
1.4.717 0.2
2%

1.4.711 1.4.712 1.4.713 1.4.714 1.4.715


1.4.718 1.4.719 1.4.720 1.4.721 1.4.722
-

1.4.724 1
.00
%

1.4.725 1.4.726 1.4.727 1.4.728 1.4.729


0.6
0.0
0.0
0.0
0.1

1.4.731 0
.02
%
1.4.738 0.0
1%

1.4.732 1.4.733 1.4.734 1.4.735 1.4.736


0.0
0.0
1.4.739 1.4.740 1.4.741 1.4.742 1.4.743
0.5
1.3
0.4
0.3

1.4.745 0
.80
%

1.4.746 1.4.747 1.4.748 1.4.749 1.4.750


0.4
0.2
1.0
-

1.4.752 6
.53
%

1.4.753 1.4.754 1.4.755 1.4.756 1.4.757


7.4
6.6
5.6
3.4
3.5

1.4.759

1.4.760 1.4.761 1.4.762 1.4.763 1.4.764


1.4.767 1.4.768 1.4.769 1.4.770 1.4.771
1.8
1.3
1.3
1.5

1.4.766
1.4.773
-

1.4.774 1.4.775 1.4.776 1.4.777 1.4.778


-

1.4.779 Beban
Pajak
1.4.786 LABA
BERSIH
SETELAH
PAJAK

1.4.780 1.5
8%

1.4.781 1.4.782 1.4.783 1.4.784 1.4.785


1.7
1.2
1.3
1.5

1.4.787 4
.96
%

1.4.788 1.4.789 1.4.790 1.4.791 1.4.792


5.5
4.9
4.3
2.1
2.0

1.4.793
1.4.794
1.4.795

Laba Rugi PT Kalbe Farma Tbk

1.4.796
1.4.798 1.4.799
20
201

1.4.800 1.4.801
20
201

1.4.805 1.4.806
10
100.

1.4.807 1.4.808
10
100.

1.4.802
20
1.4.803
2008
1.4.809 1.4.810
10
100.

1.4.812 1.4.813
-

1.4.814 1.4.815
-

1.4.816 1.4.817
-

1.4.819 1.4.820
47.
47.9

1.4.821 1.4.822
50.
50.5

1.4.823 1.4.824
49.
48.2

1.4.826 1.4.827
1.4.833 1.4.834
-

1.4.828 1.4.829
1.4.835 1.4.836
-

1.4.830 1.4.831
1.4.837 1.4.838
-

1.4.840 1.4.841
-

1.4.842 1.4.843
-

1.4.844 1.4.845
-

1.4.847 1.4.848
-

1.4.849 1.4.850
-

1.4.851 1.4.852
-

1.4.854 1.4.855
-

1.4.856 1.4.857
-

1.4.858 1.4.859
-

1.4.861 1.4.862
15.
16.2

1.4.863 1.4.864
18.
17.5

1.4.865 1.4.866
17.
14.5

1.4.868 1.4.869

1.4.870 1.4.871

1.4.872 1.4.873

1.4.797
1.4.804 Penjualan
Bersih
1.4.811 Beban
Pokok
Penjualan
1.4.818 LABA
KOTOR
1.4.825 Beban
Usaha

1.4.832 Penjualan
1.4.839 Umum
dan
Administrasi
1.4.846
Penelitian
dan
pengembang
an
1.4.853 Jumlah
Beban
Usaha
1.4.860 LABA
USAHA
1.4.867
Penghasila
n ( Beban )
Lain-Lain

1.4.874 Beban
Bunga dan
Provisi Bank]
1.4.881
Penghasilan
Bunga dan
Hasil
Investasi
1.4.888
Keuntungan (
Kerugian )
kurs mata
uang asingBersih
1.4.895 Laba
Atas
Penjualan
Aset Tetap
1.4.902 Lain-Lain
Bersih
1.4.909 Jumlah
Penghasila
n ( Beban )
Lain-Lain
1.4.916 LABA
BERSIH
SEBELUM
BEBAN
PAJAK
1.4.923 Beban
( Manfaat )
Pajak

1.4.930

1.4.875 1.4.876
-

1.4.877 1.4.878
-

1.4.879 1.4.880
-

1.4.882 1.4.883
0.3
0.55

1.4.884 1.4.885
0.8
0.54

1.4.886 1.4.887
0.7
0.69

1.4.889 1.4.890
0.0
0.15

1.4.891 1.4.892
-

1.4.893 1.4.894
0.54

1.4.896 1.4.897
0.1
0.14

1.4.898 1.4.899
0.0
0.13

1.4.900 1.4.901
0.1
0.08

1.4.903 1.4.904
-

1.4.905 1.4.906
-

1.4.907 1.4.908
-

1.4.910 1.4.911
0.1
0.66

1.4.912 1.4.913
0.1
-

1.4.914 1.4.915
0.45

1.4.917 1.4.918
16.
16.9

1.4.919 1.4.920
18.
17.3

1.4.921 1.4.922
16.
14.9

1.4.924 1.4.925
1.4.931 1.4.932

1.4.926 1.4.927
1.4.933 1.4.934
-

1.4.928 1.4.929
1.4.935 1.4.936
-

1.4.938 1.4.939

1.4.940 1.4.941
0.0
0.02

1.4.942 1.4.943
0.05

1.4.945 1.4.946
-

1.4.947 1.4.948
-

1.4.949 1.4.950
-

1.4.952 1.4.953
12.
13.0

1.4.954 1.4.955
13.
13.1

1.4.956 1.4.957
11.
10.4

Pajak Kini

1.4.937 Pajak
Tangguhan
1.4.944 Beban
Pajak
1.4.951 LABA
BERSIH
SETELAH
PAJAK

1.4.958
1.4.959

Laba Rugi PT IndoFarma Tbk


1.4.960

1.4.962 1.4.963
20
201

1.4.964
201

1.4.969 1.4.970
10
100.

1.4.971
100.

1.4.965 1.4.966
20
20
1.4.967
2008
1.4.972 1.4.973 1.4.974
10
10
100.0

1.4.976 1.4.977
-

1.4.978
-

1.4.979 1.4.980 1.4.981


-

1.4.983 1.4.984
25.
31.8

1.4.985
32.9

1.4.986 1.4.987 1.4.988


30.
27.
22.55

1.4.990 1.4.991
1.4.997 1.4.998
-

1.4.992
1.4.999
-

1.4.993 1.4.994 1.4.995


1.4.1000 1.4.1001 1.4.1002
-

1.4.961
1.4.968 Penjualan
Bersih
1.4.975 Beban
Pokok
Penjualan
1.4.982 LABA
KOTOR
1.4.989 Beban
Usaha
1.4.996 Penjualan
1.4.1003 Umum
dan
Administrasi
1.4.1010 Kerugian
(keuntungan)
lain-lain Neto
1.4.1017
Jumlah
Beban
Usaha
1.4.1024
LABA
USAHA
1.4.1031
Penghasila
n ( Beban )
Lain-Lain
1.4.1038 Beban
Bunga dan
Provisi Bank]
1.4.1045 Bagian
rugi (laba)
dari entitas
asosiasi
1.4.1052
Penghasilan
Bunga

1.4.1004 1.4.1005 1.4.1006 1.4.1007 1.4.1008 1.4.1009


1.4.1011 1.4.1012 1.4.1013 1.4.1014 1.4.1015 1.4.1016
1.4.1018 1.4.1019 1.4.1020 1.4.1021 1.4.1022 1.4.1023
1.4.1025 1.4.1026 1.4.1027 1.4.1028 1.4.1029 1.4.1030
7.21
7.64
5.3
4.0
4.26

1.4.10321.4.1033 1.4.1034 1.4.10351.4.10361.4.1037


1.4.1039 1.4.1040 1.4.1041 1.4.1042 1.4.1043 1.4.1044
2.3
1.81
1.4.1046 1.4.1047 1.4.1048 1.4.10491.4.10501.4.1051
0.06
1.4.10531.4.1054 1.4.1055 1.4.1056 1.4.1057 1.4.1058
0.10
0.1
0.2
0.05
1.4.10601.4.1061 1.4.1062 1.4.10631.4.10641.4.1065

1.4.1059 Hasil
Investasi
1.4.1066 Laba
(rugi) kurs
mata uang
asing bersih
1.4.1073
Penyisihan

1.4.10671.4.1068 1.4.1069 1.4.1070 1.4.1071 1.4.1072


0.0
0.2
1.4.10741.4.1075 1.4.1076 1.4.10771.4.1078 1.4.1079
-

Persediaan
1.4.1080 Lain-Lain
Bersih
1.4.1087
Jumlah
Penghasila
n ( Beban )
Lain-Lain
1.4.1094
LABA
BERSIH
SEBELUM
BEBAN
PAJAK
1.4.1101
Beban
( Manfaat )
Pajak

1.4.1081 1.4.1082 1.4.1083 1.4.1084 1.4.1085 1.4.1086


0.0
-

1.4.1088 1.4.1089 1.4.1090 1.4.1091 1.4.1092 1.4.1093


2.3
1.87
-

1.4.1095 1.4.1096 1.4.1097 1.4.1098 1.4.1099 1.4.1100


5.34
4.59
1.9
1.1
0.67

1.4.11021.4.1103 1.4.1104 1.4.11051.4.11061.4.1107


1.4.11091.4.1110 1.4.1111 1.4.1112 1.4.1113 1.4.1114
-

1.4.1108 Pajak Kini


1.4.1115 Pajak
Tangguhan
1.4.1122 Beban
Pajak
1.4.1129
LABA
BERSIH
SETELAH
PAJAK

1.4.1116 1.4.1117 1.4.1118 1.4.1119 1.4.1120 1.4.1121


0.6
0.22
0.3
0.25
1.4.1123 1.4.1124 1.4.1125 1.4.1126 1.4.1127 1.4.1128
0.6
-

1.4.1130 1.4.1131 1.4.1132 1.4.1133 1.4.1134 1.4.1135


3.67
3.07
1.2
0.1
0.34

1.4.1136
1.4.1137

Dalam analisis laporan keuangan common size, PT Kalbe Farma lagi-

lagi menempati posisi teratas dibandingkan dengan dua pesaing lainnya. PT Kalbe Farma
mempunyai laba bersih sebesar 12% dari total penjualannya. Sedangkan pada tahun yang
PT Kimia Farma hanya mempunyai laba bersih sebesar 4% dan pada PT Indofarma Tbk
mengalami kerugian sebesar 4% pada tahun yang sama. Dari peningkatan laba bersih
masing-masing perusahaan, perusahaan cukup stabil dalam mempertahankan peningkatan
laba bersihnya kecuali pada PT Indofarma Tbk yang sempat mengalami kerugian.
1.4.1138

1.4.1139

Neraca PT Kimia Farma Tbk

1.4.1140 1.4.1141
20
201
1.4.1142
2011

1.4.1143 1.4.1144 1.4.1145


20
200
200

1.4.1146 Aset
Lancar
1.4.1153 Aset
Tidak
lancar
1.4.1160
T
OTAL
ASET
1.4.1167
1.4.1174 Kewajib
an Jangka
Pendek
1.4.1181 Kewajib
an Jangka
Panjang
1.4.1188
T
otal
Kewajiba
n
1.4.1195
T
otal
Ekuitas
1.4.1202
T
OTAL
KEWAJIBA
N dan
EKUITAS

1.4.1147 1.4.1148 1.4.1149


73.
72.5
70.39

1.4.1150 1.4.1151 1.4.1152


68.
65.3
65.7

1.4.1154 1.4.1155 1.4.1156


26.
27.4
29.61

1.4.1157 1.4.1158 1.4.1159


31.
34.6
34.2

1.4.1161 1.4.1162 1.4.1163


10
100.
100.0

1.4.1164 1.4.1165 1.4.1166


10
100.
100.

1.4.11681.4.1169 1.4.1170
1.4.1175 1.4.1176 1.4.1177
30.
25.8
25.62

1.4.11711.4.1172 1.4.1173
1.4.1178 1.4.1179 1.4.1180
28.
32.6
31.1

1.4.1182 1.4.1183 1.4.1184


4.1
4.70
4.57

1.4.1185 1.4.1186 1.4.1187


4.4
3.61
3.32

1.4.1189 1.4.1190 1.4.1191


34.
30.5
30.19

1.4.1192 1.4.1193 1.4.1194


32.
36.3
34.4

1.4.1196 1.4.1197 1.4.1198


65.
69.4
69.81

1.4.1199 1.4.1200 1.4.1201


67.
63.7
65.5

1.4.1203 1.4.1204 1.4.1205


10
100.
100.0

1.4.1206 1.4.1207 1.4.1208


10
100.
100.

1.4.1209
1.4.1210
1.4.1211

1.4.1212
1.4.1219 Aset
Lancar
1.4.1226 Aset
Tidak
lancar
1.4.1233
T
OTAL
ASET
1.4.1240
1.4.1247 Kewajib
an Jangka
Pendek
1.4.1254 Kewajib
an Jangka
Panjang

Neraca PT Kalbe Farma Tbk

1.4.1213 1.4.1214 1.4.1215 1.4.1216 1.4.1217


20
201
201
20
20
1.4.1218
2008
1.4.1220 1.4.1221 1.4.1222 1.4.1223 1.4.1224 1.4.1225
66.
68.4
71.9
71.
72.
73.0
1.4.1227 1.4.1228 1.4.1229 1.4.1230 1.4.1231 1.4.1232
33.
31.6
28.0
28.
27.
26.9
1.4.1234 1.4.1235 1.4.1236 1.4.1237 1.4.1238 1.4.1239
10
100.
100.
10
10
100.
1.4.12411.4.1242 1.4.1243 1.4.12441.4.12451.4.1246
1.4.1248 1.4.1249 1.4.1250 1.4.1251 1.4.1252 1.4.1253
23.
20.0
19.7
16.
24.
21.9
1.4.1255 1.4.1256 1.4.1257 1.4.1258 1.4.1259 1.4.1260
1.5
1.64
1.55
1.6
1.8
1.90

1.4.1261
T
otal
Kewajiba
n
1.4.1268
T
otal
Ekuitas
1.4.1275
T
OTAL
KEWAJIBA
N dan
EKUITAS

1.4.1262 1.4.1263 1.4.1264 1.4.1265 1.4.1266 1.4.1267


24.
21.7
21.2
17.
26.
23.8
1.4.1269 1.4.1270 1.4.1271 1.4.1272 1.4.1273 1.4.1274
75.
78.2
78.7
82.
73.
76.1

1.4.1276 1.4.1277 1.4.1278 1.4.1279 1.4.1280 1.4.1281


10
100.
100.
10
10
100.

1.4.1282
1.4.1283
1.4.1284
1.4.1285
1.4.1286
1.4.1287
1.4.1288

1.4.1289
1.4.1296 Aset
Lancar
1.4.1303 Aset
Tidak
lancar
1.4.1310
T
OTAL
ASET
1.4.1317
1.4.1324 Kewajib
an Jangka
Pendek
1.4.1331 Kewajib
an Jangka
Panjang
1.4.1338
T
otal
Kewajiba
n
1.4.1345
T
otal
Ekuitas

Neraca PT IndoFarma Tbk

1.4.1290 1.4.1291 1.4.1292 1.4.1293 1.4.1294


20
201
201
20
20
1.4.1295
2008
1.4.1297 1.4.1298 1.4.1299 1.4.1300 1.4.1301 1.4.1302
65.
65.4
63.3
79.
79.
87.47
1.4.1304 1.4.1305 1.4.1306 1.4.1307 1.4.1308 1.4.1309
34.
34.5
36.6
20.
20.
12.53
1.4.1311 1.4.1312 1.4.1313 1.4.1314 1.4.1315 1.4.1316
10
100.
100.
10
10
100.0
1.4.13181.4.1319 1.4.1320 1.4.13211.4.13221.4.1323
1.4.1325 1.4.1326 1.4.1327 1.4.1328 1.4.1329 1.4.1330
51.
31.1
41.2
51.
51.
65.64
1.4.1332 1.4.1333 1.4.1334 1.4.1335 1.4.1336 1.4.1337
2.5
14.1
4.15
6.4
7.2
3.59
1.4.1339 1.4.1340 1.4.1341 1.4.1342 1.4.1343 1.4.1344
54.
45.3
45.3
57.
58.
69.24
1.4.1346 1.4.1347 1.4.1348 1.4.1349 1.4.1350 1.4.1351
45.
54.6
54.6
42.
41.
30.76

1.4.1352
T
OTAL
KEWAJIBA
N dan
EKUITAS

1.4.1353 1.4.1354 1.4.1355 1.4.1356 1.4.1357 1.4.1358


10
100.
100.
10
10
100.0

1.4.1359
1.4.1360
1.4.1361

Dalam analisis laporan keuangan common size di pos neraca, ketiga

perusahaan berfokus pada jumlah asset lancarnya dibandingkan dengan jmlah asset tidak
lancar masing-masing perusahaan. Jumlah asset lancar ketiga perusahaan mewakili 60-70%
total asset mereka pada tahun 2013. Dan dalam pendanaan untuk biaya operasionalnya, PT
Kimia Farma Tbk dan PT Kalbe Farma Tbk mempunyai pendaan dari ekuitas sebesar 6070% sedangka n pada PT Indofarma Tbk, pendaannya 54% berasal dari kreditor pada tahun
2013.

2.3Tren Angka Indeks


1.4.1362 TREND ANGKA INDEKS

IndoFarma
160
140

Penjualan

120

Harga Pokok Penjualan

100

Beban Operasi

80

HPP + Beban Operasi

60

Beban Non Operasi

40
20
2008

2009

2010

2011

2012

2013

1.4.1363

Kimia Farma
160
140
120
100
80
60
40
20
2008 2009 2010 2011 2012 2013

Penjualan

Harga Pokok Penjualan

Beban Operasi

HPP + Beban Operasi

Beban Non Operasi

Penjualan

Harga Pokok Penjualan

Beban Operasi

HPP + Beban Operasi

Beban Non Operasi

1.4.1364

Kalbe Farma
160
Penjualan

140

Harga Pokok Penjualan

120

Beban Operasi

100

HPP + Beban Operasi

80

Beban Non Operasi

60
40
20
2008

2009

2010

2011

2012

2013

Pend
apatan PT. Kimia Farma tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingan dengan tahun
dasar. Pada tahun 2010 mengalami peningkatan dibanding tahun dasar dan tahun
sebelumnya. Di tahun 2011 pendapatannya menurun dibandingkan dengan tahun
sebelumnya tetapi meningkat dibandingkan tahun dasar. Kemudian di tahun 2012
pendapatannya kembali mengalami penurunan bila dibandingkan tahun sebelumnya. Di
tahun 2013 pendapatannya meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Disini terlihat
bahwa pendapatan PT.Kimia Farma belum stabil 6 tahun terakhir.
1.4.1365

Pendapatan penjualan Kimia Farma pada tahun 2009 stabil bila

dibandingkan dengan HPP + beban operasi nya, di tahun 2010 penjualan terlihat lebih besar
dibandingkan dengan HPP+beban operasi. Kemudian di tahun 2011 penjualan masih lebih
besar dibanding dengan HPP+beban operasi. Ditahun 2012 penjualan dan HPP+beban
operasi stabil. Dan di tahun 2013 HPP+beban operasi lebih besar dibanding dengan
penjualan.
1.4.1366

Bisa dilihat dari tahun ke tahun dari 2009 sampai 2013 beban operasi

lebih besar dibandingkan dengan HPP.

1.4.1367

Pada perusahaan pesaing yaitu PT. Kalbe Farma terlihat jika

pendapatan penjualan Kalbe Farma pada tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingkan
tahun 2008 sebagai tahun dasar. Pada tahun 2010 pendapatan penjualan mengalami
penurunan dibanding tahun 2009. Pendapatan penjualan kembali mengalami penurunan di
tahun 2011. Kemuadian pada tahun 2012 pendapatan penjualan mengalami peningkatan
dibanding tahun 2011 dan tahun tahun-tahun sebelumnya. Tetapi pendapatan penjualan
kembali pengalami penurunan di tahun 2013.
1.4.1368

Pendapatan penjualan dibanding dengan HPP+beban operasi Kalbe

Farma selama tiga tahun yakni tahun 2009, 2010, 2011 terlihat bahwa pendapatan penjualan
lebih besar dibandingkan dengan HPP+beban operasi. Kemudian di tahun 2012 pendapatan
penjualan relatif lebih kecil dari pada HPP+beban operasinya. Di tahun 2013 pendapatan
penjualan relatif lebih besar dibanding dengan HPP+beban operasi.
1.4.1369

Pada Tahun 2009 HPP Kalbe farma lebih besar bila dibandingkan

dengan beban operasinya. Di tahun 2010 HPP kalbe farma lebih rendah bila dibandingkan
dengan beban operasinya. Kemudian di tahun 2011 terlihat bahwa HPP dan Beban operasi
kalbe farma mengalami kestabilan. Di tahun 2012 HPP kembali terlihat lebih besar
dibanding dengan beban operasinya. Dan di tahun 2013 HPP kembali lebih rendah dari pada
beban operasinya.
1.4.1370

Pada perusahaan pesaing lainnya yakni PT.Indofarma pendapatan

penjualan Indo Farma pada tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2008
sebagai tahun dasar. Di tahun 2010 pendapatan penjualan mengalami peningkatan di
banding tahun 2009. Kemudian pada tahun 2011 pendapatan penjualan mengalami
peningkatan lumayan besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tetapi di tahun 2012
pendapatan penjualan menurun dibandingkan tahun 2011. Di tahun 2013 pendapatan
penjualan kembali mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
1.4.1371

Di tahun 2009 penjualan dan HPP+beban operasi Indo Farma sama-

sama stabil. Di tahun 2010 dan tahun 2011 penjualan indo farma lebih besar dibandingkan
dengan HPP+beban operasi. Kemudian di tahun 2012 penjualannya relatif lebih rendah
dibandingkan dengan HPP+beban operasi ditahun 2013 penjualan indo farma lebih rendah
dari pada HPP+beban operasinya.

1.4.1372

Pada Tahun 2009 HPP Kalbe farma lebih besar bila dibandingkan

dengan beban operasinya. Di tahun 2010 HPP kalbe farma lebih rendah bila dibandingkan
dengan beban operasinya. Kemudian di tahun 2011 terlihat bahwa HPP dan Beban operasi
kalbe farma mengalami kestabilan. Di tahun 2012 HPP kembali terlihat lebih besar
dibanding dengan beban operasinya. Dan di tahun 2013 HPP kembali lebih rendah dari pada
beban operasinya.
1.4.1373

Secara keseluruhan pendapatan, HPP, beban operasi, beban non-

operasi dan HPP + beban operasi mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak konsisten .
Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu beroperasi dengan baik tapi belum mampu
stabil.
1.4.1374
1.4.1375
1.4.1376
1.4.1377
1.4.1378
1.4.1379
1.4.1380
1.4.1381

2.4 Tren Harga Saham


2.5

Tren Harga Saham


4000
3500
3000
2500
2000
1500
1000
500
0

Kimia Farma
Kalbe Farma
IndoFarma

2.6
2.7

Saham Kimia Farma dan Indofarma bisa dibilang sepadan atau sama dari tahun 2008 hingga tahun 2010. Namun, pada

saat memasuki tahun 2011, saham kimia Farma mulai menunjukkan kenaikan yang lebih signifikan dibandingkan dengan saham
indofarma. Hal ini terlihat dari saham kimia farma yang mulanya berada pada titik 100 bergerak naik dan akhirnya mencapai 250 pada
tahun 2011. Dari peningkatan saham kimia farma sendiri, perusahaan ini menurut kami mengalami peningkatan yang cukup stabil pada
awalnya dan kemudian meningkat drastic di awal 2013 dan mengalami sedikit penurunan di akhir tahun 2013. Bila kimia farma dan
indofarma dibandingkan dengan kalbe farma, maka kedua perusahaan tersebut masih tertinggal cukup jauh dalam perkembangan harga

sahamnya. Hal ini dapat dilihat dari saham kalbe farma yang rata-rata pada harga 100-1500 sedangkan kimia farma dan indofarma
mempunyai harga saham yang berkisar di antara 250-1000. Dari table ini, dapat dikatakan bahwa kalbe farma merupakan perusahaan
yang memiliki harga saham yang paling tinggi dia natara kimia farma dan juga indofarma.

2.9

2.8
BAB III
ANALISIS RASIO

2.10
2.11

Analisis ratio adalah suatu metode analisa untuk mengetahui hubungan pos-

pos tertentu dalam neraca atau laporan laba rugi secara individu atau kombinasi dari kedua
laporan tersebut. Analisis rasio ini juga merupakan bentuk umum atau cara umum yang
digunakan dalam analisis laporan keuangan dengan kata lain diantara alat-alat analisis yang
selalu digunakan untuk mengukur kekuatan atau kelemahan suatu pereusahaan di bidang
keuangan adalah analisi rasio keuangan.
1. Likuiditas

2.12
2.13
No
2.18
1
2.23
2
2.28
3

2.14

Jenis Rasio

2.19

2.24

2.15
20

2.16
2012

2.17
2011

Rasio Lancar

2.20
2,4

2.21
2,80

2.22
2,75

Rasio Cepat

2.25
1,2

2.26
1,45

2.27
1,29

2.30
42,

2.31
41,8
7
2.36

2.32
39

2.42
Indofar
ma
2013

2.29
Waktu
Penagihan
2.34
Jumlah Hari
Untuk Menjual
Persediaan

2.35
61

2.39

Jenis Rasio

2.40
KF

2.43
1

2.44

Rasio Lancar

2.45
2,4

2.41
Kal
b
e
2
0
1
3
2.46
2,84

2.48
2

2.49

Rasio Cepat

2.50
1,2

2.51
1,40

2.52
0,58

2.55
42,

2.56
48,0
3
2.61

2.57
62

2.33
4

2.38
No

2.53
3
2.58

2.54
Waktu
Penagihan
2.59

Jumlah Hari

2.60

61

2.37
63

2.47
1,27

2.62

Untuk Menjual
Persediaan

61

113

73

2.63
2.64

Rasio Lancar PT Kimia Farma Tbk pada tahun 2011 sebesar 2,75. Hal ini

berarti setiap Rp 1 Kewajiban lancar dijamin oleh

Rp 2,75 aset lancar. Rasio lancar

perusahaan yang normal adalah 1,5 sampai 2, rasio perusahaan pada tahun 2011 berada
diatas nilai normal rasio lancar. Pada tahun 2012 Rasio Lancar sebesar 2,80. Hal ini berarti
setiap Rp 1 Kewajiban lancar dijamin oleh Rp 2,80 aset lancar. rasio perusahaan pada tahun
2012 berada diatas nilai normal rasio lancar. Pada tahun 2013 Rasio Lancar sebesar 2,473.
Hal ini berarti setiap Rp 1 Kewajiban lancar dijamin oleh Rp 2,473 aset lancar. Rasio
perusahaan pada tahun 2013 berada diatas nilai normal rasio lancar. Sedangkan Perusahaan
pesaing, PT Kalbe Farma Tbk Tbk pada tahun 2013 mempunyai Rasio Lancar

sebesar

2,84. Hal ini berarti setiap Rp 1 Kewajiban lancar dijamin oleh Rp 2,84 aset lancar. Rasio
perusahaan pada tahun 2013 berada diatas nilai normal rasio lancar. Perusahaan Pesaing
lainnya, PT Indofarma Tbk memiliki Rasio Lancar sebesar 1,27 .Hal ini berarti setiap Rp 1
Kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,27 aset lancar. Rasio perusahaan pada tahun 2013
berada di bawah nilai normal rasio lancar.
2.65

Rasio Cepat PT Kimia Farma tbk pada tahun 2011 sebesar 1,29. Hal ini

berarti setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,29 aset lancar. Pada tahun 2012
Rasio Cepat sebesar 1,45. Hal ini berarti setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,45
aset lancar. Sedangkan pada tahun 2013 Rasio Cepat sebesar 1,27. Hal ini berarti setiap Rp
1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,27 aset lancar. Sementara perusahaan pesaing Kalbe
Farma Tbk pada tahun 2013 mempunyai Rasio Cepat sebesar 1,40. Hal ini berarti setiap Rp
1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,40 aset lancar. Sementara pesaing lainnya, PT
Indofarma Tbk pada tahun 2013 Rasio Cepat sebesar 0,58. Hal ini berarti setiap Rp 1
kewajiban lancar dijamin oleh Rp 0,58 aset lancar.
2.66

Pada tahun 2011, 2012 dan 2013 Waktu Penagihan PT Kimia Farma Tbk naik

secara berturut-turut sebesar 39, 41.87, dan 42.76 Hari. Hal ini berarti perusahaan Kimia
Farma Tbk memerlukan 39, 41.87, dan 42.76 Hari untuk merubah piutang menjadi kas.
Sedangkan perusahaan pesaing, PT Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013 Waktu Penagihan
sebesar 48.03 Hari. Hal ini berarti perusahaan memerlukan 48.03 hari untuk merubah
piutang menjadi kas. Lalu perusahaan pesaing lainnya, PT Indofarma Tbk Waktu Penagihan

sebesar 62 Hari. Hal ini berarti perusahaan Indofarma Tbk memerlukan 62 hari untuk
merubah piutang menjadi kas.
2.67

Pada tahun 2011 Jumlah Hari Untuk Menjual Persediaan sebesar 63 hari. Hal

ini berarti antara proses produksi hingga penjualan persediaan memerlukan waktu 63 hari.
Pada tahun 2012 DAN 2013 Jumlah Hari Untuk Menjual Persediaan turun sebesar 61 hari.
Hal ini berarti antara proses produksi hingga penjualan persediaan memerlukan waktu 61
hari.. Pada perusahaan pesaing PT Kalbe Farma Tbk Jumlah Hari Untuk Menjual Persediaan
sebesar 113 hari. Hal ini berarti antara proses produksi hingga penjualan persediaan
memerlukan waktu 113 hari. Sedangkan perusahaan pesaing lain PT Indofarma Tbk Jumlah
Hari Untuk Menjual Persediaan sebesar 73 hari. Hal ini berarti antara proses produksi
hingga penjualan persediaan memerlukan waktu 73 hari.
2.68
2.69
2.70
2. Solvabilitas
2.71
No
2.76
1
2.81
2
2.86
3
2.91
No

2.96
1
2.101
2

2.72

Jenis Rasio

2.77
Total Utang
Terhadap Ekuitas
2.82
Utang Jangka
Panjang terhadap
Ekuitas
2.87
Kelipatan
Bunga Dihasilkan

2.92

Jenis Rasio

2.97
Total Utang
Terhadap Ekuitas
2.102
Utang Jangka
Panjang terhadap

2.73
2

2.74
20

2.75
2011

2.78
0,

2.79
0,

2.80
0,43

2.83
0,

2.84
0,

2.85
0,07

2.88
3

2.89
42

2.90
20,24

2.93
K

2.94
K

2.98
0,

2.99
0,

2.95
Indofa
rm
a
201
3
2.100
1,19

2.103 2.104
0,
0,

2.105
0,06

Ekuitas

2.106
3

2.107
Kelipatan
Bunga Dihasilkan

2.108 2.109
3
90

2.110
3,04

2.111
2.112 Total Utang Terhadap Ekuitas Perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011
sebesar 0,43. Hal ini berarti bahwa setiap Rp 1 pendanaan ekuitas didanai oleh Rp 0,76
kreditor. Kemudia naik 0.01Total sebesar 0,44. Hal ini berarti bahwa setiap Rp 1 pendanaan
ekuitas didanai oleh Rp 0,44 kreditor. Dan mengalami kenaikan kembali pada tahun 2013
sebesar 0.52, hal ini berarti bahwa setiap Rp 1 pendanaan ekuitas didanai oleh Rp 0,52
kreditor. Kemudian pada perusahaan pesaing, Total Utang Terhadap Ekuitas Perusahaan
Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 0,25. Hal ini berarti bahwa setiap Rp 1
pendanaan ekuitas didanai oleh Rp 0,25 kreditor dan Total Utang Terhadap Ekuitas
Perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 1,19. Hal ini berarti bahwa setiap Rp 1
pendanaan ekuitas didanai oleh Rp 1,19 kreditor.
2.113 Utang Jangka Panjang Terhadap Ekuitas perusahaan Kimia Farma Tbk pada
tahun 2011 dan 2012 sebesar 0,07. Hal ini berarti setiap Rp 1 pendanaan ekuitas didamai
oleh Rp 0,07 utang jangka panjang. Kemudian Utang Jangka Panjang Terhadap Ekuitas
perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2013 menurun sebesar 0,06. Hal ini berarti setiap
Rp 1 pendanaan ekuitas didamai oleh Rp 0,06 utang jangka panjang. Kemudian dalam
perusahaan pesaing, Utang Jangka Panjang Terhadap Ekuitas perusahaan Kalbe Farma Tbk
pada tahun 2013 sebesar 0,02. Hal ini berarti setiap Rp 1 pendanaan ekuitas didamai oleh Rp
0,02 utang jangka panjang. Dan Utang Jangka Panjang Terhadap Ekuitas perusahaan
IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 0,06. Hal ini berarti setiap Rp 1 pendanaan ekuitas
didamai oleh Rp 0,06 utang jangka panjang.
2.114 Kelipatan Kelipatan Bunga dihasilkan perusahaan Kimia Farma Tbk pada
tahun 2011 sebesar 20.24. Hal ini berarti Laba sebelum pajak sebesar 20,24 kali dari beban
bunga. Kemudian meningkat pada tahun 2012 sebesar 41,49. Hal ini berarti Laba sebelum
pajak sebesar 41,49 kali dari beban bunga. Dan kembali menurun pada tahun 2013 sebesar
30,47. Hal ini berarti Laba sebelum pajak sebesar 30,47 kali dari beban bunga. Kemudian
pada perusahaan pesaing Kelipatan Bunga dihasilkan perusahaan Kalbe Farma Tbk pada
tahun 2013 sebesar 90,82. Hal ini berarti Laba sebelum pajak sebesar 90,82 kali dari beban

bunga. Kelipatan Kelipatan Bunga dihasilkan perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun 2013
sebesar 3,04. Hal ini berarti Laba sebelum pajak sebesar 3,04 kali dari beban bunga.
3. Perputaran Aset
2.115
No
2.120
1
2.125
2
2.130
3

2.116

2.121

Jenis Rasio

Perputaran Kas

2.126
Perputaran
Piutang Usaha
2.131
Perputaran
Persediaan

2.135
4

2.136
Perputaran
Modal Kerja

2.140
4

2.141
Perputaran
Aset Tetap

2.145
6

2.146
Perputaran
Total Aset

2.150
No

2.151

Jenis Rasio

2.156

Perputaran Kas

2.155
1
2.160
2
2.165
3

2.161
Perputaran
Piutang Usaha
2.166
Perputaran
Persediaan

2.117
2011

2.118
20

2.119
2013

2.122
14,9
8
2.127
9,15

2.123
14

2.124
12,24

2.128
8,

2.129
8,54

2.132
5,80

2.133
5,

2.134
5,22

2.137
4,73

2.138
4,

2.142
2,90

2.143
2,

2.147
2,02

2.148
1,

2.152
KF
2
0
1
3
2.157
12,2
4
2.162
8,54

2.153
K

2.167
5,22

2.170
4

2.171
Perputaran
Modal Kerja

2.172
4,28

2.175
4

2.176
Perputaran
Aset Tetap

2.177
7,06

2.180
6

2.181
Perputaran
Total Aset

2.182
1,91

2.139
4,28
2.144
7,06
2.149
1,91

2.158
9,

2.154
Indofa
rm
a
201
3
2.159
8,46

2.163
7,

2.164
5,90

2.168
3,

2.169
5.03

2.173
3,
2.178
2,
2.183
1,

2.174
6,58
2.179
1,64
2.184
1,08

2.185
2.186 Perputaran kas perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011 sebesar 14,98
kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun kas berputar sebanyak 14,98 kali. Perputaran kas
perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2012 tidak jauh berbeda yaitu sebesar 14,48 kali.
Hal ini berarti dalam 1 tahun kas berputar sebanyak 14,48 kali. Kemudian turun pada tahun
2013 sebesar 12,24 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun kas berputar sebanyak 12,24 kali.
Kemudian pada perusahaan pesaing, Perputaran kas perusahaan Kalbe Farma Tbk pada
tahun 2013 sebesar 9,74 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun kas berputar sebanyak 9,74 kali.
Dan Perputaran kas perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 8,46 kali. Hal ini
berarti dalam 1 tahun kas berputar sebanyak 8,46 kali.
2.187 Perputaran piutang perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011 sebesar
9,15 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun piutang berputar sebanyak 9,15 kali. Kemudian naik
pada tahun 2012 sebesar 14,48 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun piutang

berputar

sebanyak 14,48 kali. Dan turun secara siginifikan pada tahun 2013 sebesar 8,72 kali. Hal ini
berarti dalam 1 tahun piutang berputar sebanyak 8,72 kali. Kemudian pada perusahaan
pesaing Perputaran piutang perusahaan Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 7,60
kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun piutang berputar sebanyak 7,60 kali. Dan Perputaran
piutang perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 5,90 kali. Hal ini berarti
dalam 1 tahun piutang berputar sebanyak 5,90 kali.
2.188 Perputaran

persediaan perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011

sebesar 5,8 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun persediaan berputar sebanyak 5,8 kali.
Kemudian naik secara signifikan pada tahun 2012 sebesar 14,48 kali. Hal ini berarti dalam
1 tahun piutang berputar sebanyak 14,48 kali. Dan turun kembali pada tahun 2013 sebesar
5,22 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun persediaan berputar sebanyak 5,22 kali. Kemudian
pada perusahaan pesaing Perputaran persediaan perusahaan Kalbe Farma Tbk pada tahun
2013 sebesar 3,22 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun persediaan berputar sebanyak 3,22 kali.
Dan Perputaran persediaan perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 5,03 kali.
Hal ini berarti dalam 1 tahun persediaan berputar sebanyak 5,03 kali.
2.189 Perputaran Modal Kerja perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011
sebesar 4,73 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun modal kerja berputar sebanyak 4,73 kali.
Kemudian mengalami penurunan pada tahun 2012 sebesar 2,7 kali. Hal ini berarti dalam 1

tahun modal kerja berputar sebanyak 2,7 kali. Dan Perputaran Modal Kerja perusahaan
Kimia Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 4,28 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun modal
kerja berputar sebanyak 4,28 kali. Kemudian pada perusahaan pesaing Perputaran
persediaan perusahaan Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 3,22 kali. Hal ini berarti
dalam 1 tahun persediaan berputar sebanyak 3,22 kali. Dan Perputaran Modal Kerja
perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 6,58 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun
modal kerja berputar sebanyak 6,58 kali.
2.190 Aset Tetap perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011 sebesar 2,9 kali.
Hal ini berarti dalam 1 tahun aset tetap berputar sebanyak 2,9 kali. Kemudian turun pada
tahun 2012 sebesar 2,7 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun aset tetap berputar sebanyak 2,7
kali. Dan kembali mengalami kenaikan pada tahun 2013 sebesar 7,06 kali. Hal ini berarti
dalam 1 tahun aset tetap berputar sebanyak 7,06 kali. Kemudian pada perusahaan pesaing
Aset Tetap perusahaan Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 2,30 kali. Hal ini berarti
dalam 1 tahun

aset tetap berputar sebanyak 2,30 kali. Dan

Aset Tetap perusahaan

IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 1,64 kali. Hal ini berarti dalam 1 tahun aset tetap
berputar sebanyak 1,64 kali.
2.191 Perputaran total aset perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011 sebesar
2,02. Hal ini berarti dalam 1 tahun total kas berputar sebanyak 2,02 kali. Kemudian turun
pada tahun 2012 sebesar 1,93. Hal ini berarti dalam 1 tahun total kas berputar sebanyak 1,93
kali. Pada tahun 2013 perputaran total asset tidak jauh berbeda yaitu sebesar 1,91. Hal ini
berarti dalam 1 tahun total kas berputar sebanyak 1,91 kali. Kemudian pada perusahaan
pesaing, Perputaran total aset perusahaan Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 1,54.
Hal ini berarti dalam 1 tahun total kas berputar sebanyak 1,54 kali. Dan Perputaran total
aset perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 1,08. Hal ini berarti dalam 1 tahun
total kas berputar sebanyak 1,08 kali.
2.192
2.193
2.194
2.195
2.196

2.197
2.198
2.199
4. Profitabilitas
2.200 2.201
N

Jenis Rasio

2.202
20

2.203
20

2.204
2011

2.205
2.206
Margin Laba
1
Kotor

2.207
30

2.208
31

2.209
29,82%

2.210
2.211
Margin Laba
2
Operasi

2.212
6

2.213
7

2.214
6,38%

2.215
2.216
Margin Laba
3
Bersih

2.217
5

2.218
65

2.219
4,93%

2.220 2.221
Tingkat
4
Pengembalian Aset

2.222
9

2.223
11

2.224
10%

Tingkat
2.225 2.226
Pengembalian
5

2.227
21

2.228
23

2.229
23%

2.232
K

2.233
K

2.235
2.236
Margin Laba
1
Kotor

2.237
30

2.238
48

2.234
Indofa
rm
a
201
3
2.239
25%

2.240
2.241
Margin Laba
2
Operasi

2.242
6

2.243
48

2.244
-2%

2.245
2.246
Margin Laba
3
Bersih

2.247
5

2.248
12

2.249
-4%

2.250 2.251
Tingkat
4
Pengembalian Aset

2.252
9

2.253
19

2.254
-7%

Tingkat
2.255 2.256
Pengembalian
5

2.257
21

2.258
42

2.259
-27%

Ekuitas

2.230 2.231
N

Jenis Rasio

Ekuitas

2.260
2.261 Margin Laba Kotor perusahaan Kimia Farma Tbk pada Tahun 2011 sebesar
29,82%. Hal ini berarti setiap Rp1 penjualan menghasilkan 29,82% atau Rp 0,2982 laba
kotor. Margin Laba Kotor perusahaan Kimia Farma Tbk naik pada Tahun 2012 sebesar
31,5%. Hal ini berarti setiap Rp1 penjualan menghasilkan 31,5% atau Rp 0,315 laba kotor.
Kemudian sedikit mengalami pelemahan pada Tahun 2013 sebesar 30%. Hal ini berarti
setiap Rp1

penjualan menghasilkan 30% atau Rp 0,3 laba kotor. Kemudian pada

perusahaan pesaing, Margin Laba Kotor perusahaan Kalbe Farma Tbk pada Tahun 2013
sebesar 48%. Hal ini berarti setiap Rp1 penjualan menghasilkan 48% atau Rp 0,48 laba
kotor. Dan Margin Laba Kotor perusahaan IndoFarma Tbk pada Tahun 2013 sebesar 25%.
Hal ini berarti setiap Rp1 penjualan menghasilkan 25% atau Rp 0,25 laba kotor.
2.262 Margin Laba Operasi perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011sebesar
6,38/%. Hal ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan 6,38% atau Rp 0,0638 laba
operasi. Kemudian mengalami kenaikan pada tahun 2012 sebesar 7/%. Hal ini berarti setiap
Rp 1 penjualan menghasilkan 7% atau Rp 0,07 laba operasi. Dan kembali menjadi 6% pada
tahun 2013. Hal ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan 6% atau Rp 0,06 laba
operasi. Kemudian pada perusahaan pesaing, Margin Laba Operasi perusahaan Kalbe Farma
Tbk pada tahun 2013sebesar 48/%. Hal ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan 48%
atau Rp 0,48 laba operasi. Dan Margin Laba Operasi perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun
2013sebesar -2%. Hal ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan -2% atau Rp -0,02
laba operasi.
2.263 Margin laba bersih perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2011 sebesar
4,93%. Hal ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan 4,93% atau Rp 0,0493 laba
bersih. Margin laba bersih perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2012 sebesar 5,5%.
Hal ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan 5,5% atau Rp 0,055 laba bersih.
Kemudian Margin laba bersih perusahaan Kimia Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 5%.
Hal ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan 5% atau Rp 0,05 laba bersih. Pada
perusahaan pesaing, Margin laba bersih perusahaan Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013
sebesar 12%. Hal ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan 12% atau Rp 0,12 laba
bersih. Margin laba bersih perusahaan IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar -4%. Hal
ini berarti setiap Rp 1 penjualan menghasilkan -4% atau Rp -0,04 laba bersih.

2.264 Tingkat Pengembalian Aset perusahaan Kimia Farma Tbk pada Tahun 2011
sebesar 10%. Hal ini berarti setiap Rp1 Investasi Aset menghasilkan 10% atau Rp 0,1 laba
bersih. Tingkat Pengembalian Aset perusahaan Kimia Farma Tbk naik pada Tahun 2012
sebesar 11%. Hal ini berarti setiap Rp1 Investasi Aset menghasilkan 11% atau Rp 0,11 laba
bersih. Kemudian sedikit mengalami pelemahan pada Tahun 2013 sebesar 9%. Hal ini
berarti setiap Rp1 Investasi Aset menghasilkan 9% atau Rp 0,09 laba bersih. Kemudian
pada perusahaan pesaing, Tingkat Pengembalian Aset perusahaan Kalbe Farma Tbk pada
Tahun 2013 sebesar 19%. Hal ini berarti setiap Rp1 Investasi Aset menghasilkan 19% atau
Rp 0,19 laba bersih. Dan Tingkat Pengembalian Aset perusahaan IndoFarma Tbk pada
Tahun 2013 sebesar -7%. Hal ini berarti setiap Rp1 Investasi Aset menghasilkan -7% atau
Rp -0,07 laba bersih.
2.265 Tingkat Pengembalian Ekuitas perusahaan Kimia Farma Tbk pada Tahun
2011 sebesar 23%. Hal ini berarti setiap Rp1 Investasi Ekuitas menghasilkan 23% atau Rp
0,23 laba bersih. Tingkat Pengembalian Ekuitas perusahaan Kimia Farma Tbk tetap pada
Tahun 2012 sebesar 23%. Hal ini berarti setiap Rp1 Investasi Ekuitas menghasilkan 23%
atau Rp 0,23 laba bersih. Kemudian sedikit mengalami pelemahan pada Tahun 2013 sebesar
21%. Hal ini berarti setiap Rp1 Investasi Ekuitas menghasilkan 21% atau Rp 0,21 laba
bersih. Kemudian pada perusahaan pesaing, Tingkat Pengembalian Ekuitas perusahaan
Kalbe Farma Tbk pada Tahun 2013 sebesar 42%. Hal ini berarti setiap Rp1 Investasi
Ekuitas menghasilkan 42% atau Rp 0,42 laba bersih. Dan Tingkat Pengembalian Aset
perusahaan IndoFarma Tbk pada Tahun 2013 sebesar -27%. Hal ini berarti setiap Rp1
Investasi Ekuitas menghasilkan -27% atau Rp -0,27 laba bersih.
5. Nilai Pasar

2.266

1.1 N

1.2 Jenis Rasio

o
2.267

1.6 1

Harga

1.7Rasio Harga Terhadap


Laba

Terhadap
1.11

1.12

Hasil Laba

1.3 2

1.4 2

1.5 201

0
1
3
1.8 5
,
1
8

0
1
2
1.9 5
,
4
1

1
1.10

1.13

1.14

1.15

19

19

15,5%

%
1.16

1.17

Hasil Dividen

Rasio

6,45
Laba

1.18

1.19

1.20

10

3%

2,5%

1.23
52
%
1.28

1.24

1.25

16

12,9%

1.29

1.30

KF

Ka

Indofa
rm
a
201
3

%
1.21
4

1.22
Tingkat
Pembayaran Dividen

1.26

1.27

Jenis Rasio

No

1.31

1.32
Rasio Harga
Terhadap Laba

2
0
1
3

l
b
e

1.33

1.34

1.35

5,1

0,4

5,71

2
0
1
3

1.36

1.38

1.39

1.40

19

21,

18%

1.37

Hasil Laba

6
%

1.41

1.43

1.44

1.45

10

11,

21%

1.46
4

1.42

Hasil Dividen

1.47
Tingkat
Pembayaran Dividen

%
1.48
52
%

1
%
1.49

51

1.50
116%

%
perusahaa Kimia Farma Tbk pad tahun 2011 sebesar 6,45. Hal ini menunjukkan jumlah Rupiah
yang dibayarkan investor untuk setiap Rp 1 laba berjalan adalah sebesar Rp0,0645. Rasio Harga
Terhadap Laba perusahaa Kimia Farma Tbk pada tahun 2012 sebesar 5,41. Hal ini menunjukkan
jumlah Rupiah yang dibayarkan investor untuk setiap Rp 1 laba berjalan adalah sebesar Rp0,0541.
Rasio Harga Terhadap Laba perusahaa Kimia Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 5,18. Hal ini
menunjukkan jumlah Rupiah yang dibayarkan investor untuk setiap Rp 1 laba berjalan adalah

sebesar Rp0,0518. Kemudian pada perusahaan pesaing, Rasio Harga Terhadap Laba
perusahaa Kalbe Farma Tbk pada tahun 2013 sebesar 0,46. Hal ini menunjukkan jumlah
Rupiah yang dibayarkan investor untuk setiap Rp 1 laba berjalan adalah sebesar Rp0,046.
Dan Rasio Harga Terhadap Laba perusahaa IndoFarma Tbk pada tahun 2013 sebesar 5,71.
Hal ini menunjukkan jumlah Rupiah yang dibayarkan investor untuk setiap Rp 1 laba
berjalan adalah sebesar Rp5,71.
2.268 Pada tahun 2011 Hasil laba PT Kimia Farma Tbk sebesar 15,5%. Hal ini
berarti satiap Rp 1 harga pasar perlembar saham terdapat 15,5% atau Rp 0,155 laba.
Kemudian mengalami kenaikan sebesar 19% pada tahun 2012 dan 2013. Hal ini berarti
satiap Rp 1 harga pasar perlembar saham terdapat 19% atau Rp 0,19 laba. Kemudian pada
perusahaan pesaing, PT Kalbe Farma mempunyai Hasil laba sebesar 21,6% pada tahun
2013. Hal ini berarti satiap Rp 1 harga pasar perlembar saham terdapat 21,6% atau Rp 0,216
laba. Dan pada PT Indofarma Tbk, Hasil laba sebesar 18% 2013. Hal ini berarti satiap Rp 1
harga pasar perlembar saham terdapat 18% atau Rp 0,18 laba.
2.269 Hasil dividen PT Kimia Farma tahun 2011 sebesar 2,5%. Hal ini berarti
setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 2,5% atau Rp 0,025 dividen bagi
pemegang saham. Kemudian pada tahun 2012 Hasil dividen sebesar 3%. Hal ini berarti
setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 3% atau Rp 0,03 dividen bagi pemegang
saham. Dan pada tahun 2013 Hasil dividen meningkat sebesar 10%. Hal ini berarti setiap Rp
1 harga pasar per lembar saham terdapat 10% atau Rp 0,01 dividen bagi pemegang saham.
Kemudian pada perusahaan pesaing, PT Kalbe Farma Tbk mempunyai Hasil dividen sebesar
11,1%. Hal ini berarti setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 11,1% atau Rp
1,11 dividen bagi pemegang saham. Dan PT Indofarma Tbk mempunyai Hasil dividen
sebesar 21%. Hal ini berarti setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 21% atau Rp
0,21 dividen bagi pemegang saham.
2.270

Tingkat Pembayaran dividen PT Kimia Farma Tbk tahun 2011

sebesar 12,9%. Hal ini berarti setiap Rp 1 laba per lembar saham terdapat 12,9% atau Rp
0,129 dividen bagi pemegang saham. Kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2012
sebesar 16%. Hal ini berarti setiap Rp 1 laba per lembar saham terdapat 16% atau Rp 0,16
dividen bagi pemegang saham. Dan mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada
tahun 203 yaitu sebesar 52%. Hal ini berarti setiap Rp 1 laba per lembar saham terdapat
52% atau Rp 0,52 dividen bagi pemegang saham. Kemudian pada perusahaan pesaing, PT

Kimia Farma Tbk mempunyai Tingkat Pembayaran dividen sebesar 51%. Hal ini berarti
setiap Rp 1 laba per lembar saham terdapat 51% atau Rp 0,51 dividen bagi pemegang
saham. Dan pada PT Indofarma Tbk mempunyai Tingkat Pembayaran dividen sebesar
116%. Hal ini berarti setiap Rp 1 laba per lembar saham terdapat 116% atau Rp 1,16 dividen
bagi pemegang saham
2.271
2.272
2.273

BAB IV

2.274

LAMPIRAN

2.275

RASIO LAPORAN PT KIMIAFARMA 2013

2.276

LIKUIDITAS

2.277

Rasio Lancar =

2.278
A
set
Lancar
2.283
K
ewajiba
n Lancar

2.279
=

2.280
$1,81
0,614,614,53
7

2.284

2.285
$746,
123,148,554

2.281
=
2.286

2.282
2.43
2.287

2.288
2.289 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 2,43aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 2,43dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek.


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,796 pada tahun 2012 menjadi 2,43
pada tahun 2012

2.290
2.291 Rasio Cepat =
2.292

Kas+Setara
Kas+Surat
Berharga+Piutang

2.299

2.304

Kewajiban
lancar

2.293
=

2.294
$
394,14
9,909,
832

2.300 2.301

2.296
$
2.295
554,220
+
,980,34
3

$746,123,148,554

2.297
=

2.298

2.302 2.303

2.305 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,27aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 1,27 dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,456 pada tahun 2011 menjadi 1,27
pada tahun 2012

2.306
2.307
2.308
2.309
2.310 Waktu Penagihan =
2.311
Piuta
ng RataRata

2.313
$554
2.312
,220,980,34
=
3

2.320
Penju
alan/360

2.321

2.322

2.315
$
2.314 464,46
+
6,907,4
80

$4,348,073,988,385

2.319
2.316
2.318
/
2.317=
2
2.324
2.323
3
2.3252.326
/

2.327
2.328 Interpretasi :
2.329
2.330

Rata-rata dibutuhkan 42.17 hari untuk menagih piutang menjadi kas

2.331 Jumlah hari utk menjual persediaan =


2.332
Pers
ediaan
Rata-Rata
2.341

HPP
/360

2.333
=

2.334
$55
4,220,980,
343

2.335
+

2.336
$4
64,466,9
07,480

2.342
2.343

$3,055,921,946,994

2.340
2.337
2.339
2.338
/
=
2
2.345
2.344
3
2.3462.347
/

2.348
2.349 Interpretasi :
2.350
hari.
2.351

Waktu yang diperlukan antara produksi dan penjualan persediaan adalah 60

2.352

STRUKTUR MODAL DAN SOLVABILITAS

2.353

Total Utang Thd Ekuitas =


2.354
Total
Kewajiban

2.359
Ekuitas
Pemegang Saham

2.355
2.356
=
2.360

2.361

2.358

$847,548,859,909

2.357
=

$1,624,354,688,98
1

2.362 2.363

2.364
2.365 Interpretasi :

202 % menunjukkan bahwa setiap Rp 1 pendanaan ekuitas, terdapat Rp


0,52pendanaan dari kreditor.

2.366
2.367
2.368
2.369
2.370
2.371 Utang Jangka Panjang Thd Ekuitas =
2.372
Kewajiban
Jangka Panjang
2.377
Ekuitas
Pemegang Saham

2.373
2.374
=
2.378

2.379

2.376

$101,461,711,355

2.375
=

$1,624,354,688,98
1

2.380 2.381

2.382
2.383 Interpretasi:
2.384 Sebesar 6 % menunjukkan bahwa terdapat 0,06 pendanaan jangka panjang dari
kreditor untuk setiap Rp 1 pendanaan ekuitas
2.385
2.386 Kelipatan Bunga Dihasilkan =
2.387
Laba
Sebelum Pajak +
Beban Bunga
2.394
Beban Bunga

2.399
2.400 Interpretasi :

2.389
$2
2.391
$
2.388
84,125,4 2.390
9,639,64
=
32,299
+
1,584
2.395
2.396
$9,639,641,584

2.392
=

2.393

2.397 2.398

Setiap Rp 1 beban bunga dijamin pembayarannya oleh Rp 30.47 laba usaha


Rasio kelipatan bunga yang dihasilkan termasuk tinggi yang berarti menunjukkan situasi
aman.

2.401
2.402

PROFITABILITAS

2.403 Margin Laba Kotor =


2.404

Penjualan
HPP

2.411

Penjualan

2.406
$4,
2.408
$3
2.405
348,073, 2.407
,055,921
=
988,385
,946,994
2.412 2.413
$4,348,073,988,385

2.409
=

2.410

2.414 2.415

2.416
2.417 Interpretasi:

Setiap Rp 1 penjualan menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 0,30

2.418
2.419
2.420
2.421
2.422 Margin Laba Operasi =
2.423
L
aba
Operas
i
2.430
P
enjuala
n

2.424
=

2.425
$2
49,533,15
4,636

2.431

2.432
$4,
348,073,9
88,385

2.427
2.426

2.428 2.4

2.433

2.434

2.437
Laba sebelum Bunga dan Pajak (net operating income) oleh setiap rupiah
penjualanSetiap rupiah penjualan menghasilkan laba operasi Rp 0,06.
2.439

2.4

2.440 Margin Laba Bersih =


2.441
2.446

2.451

Laba Bersih
Penjualan

2.442
2.443
=
2.447

2.448

2.435 2.4

2.445

$215,642,329,977

2.444
=

$4,348,073,988,3
85

2.449 2.450

2.452 Keuntungan neto per rupiah penjualanSetiap rupiah penjualan menghsilkan


keuntungan neto sebesar Rp 0,05
2.453
Tingkat
Peng
emb
alian
Aset
2.460

2.471
2.482
Tingkat
Peng
emb
alian
Ekuit
as
2.489

2.500

2.459
2.454
=

2.455
Laba
Bersi
h

2.462
Rata2.461
Rata
Total
Aset
2.473
2.472

2.456
=

2.463

2.457

2.464
$2
,471,939,
548,890

2.474 2.475

$215,642,329,977

2.458
=

2.466
$2
,076,347,
2.465
580,785
+

2.467
2.4692.470
/
2.468
2

2.4762.477

2.478 2.4802.481
2.479
2.488

2.484
2.483 Laba
=
Bersi
h
2.491
Rata2.490
Rata
Ekuit
as
2.502
2.501

2.485
=

2.486

2.493
$1
2.492
,064,491,
465,983
2.503 2.504

$215,642,329,977

2.487
=

2.495
$9
68,614,1
2.494
63,938
+

2.496
2.4982.499
/
2.497
2

2.5052.506

2.507 2.5092.510
2.508

2.511
2.512

PEMANFAATAN ASET

2.513 Perputaran Kas =


2.514

Penjual
an

2.519
RataRata Kas dan
Setara Kas

2.515 2.516
2.521
$394,149
2.520
,909,8
32

$4,348,073,988,385
2.523
$316,497
2.522
,879,8
+
06

2.528
2.529 Interpretasi :

2.530
2.531

0
.
0
9

Selama 1 tahun kas berputarsebanyak 12,24 kali

2.518
2.517
=

2.524
2.5262.527
2.525
2

0
.
2
1

2.532 Perputaran Piutang Usaha =


2.533

Penjualan

2.538

Rata-Rata
Piutang

2.534
=

2.535

$4,348,073,988,385
2.542
$
2.541
464,466
+
,907,48
0

2.540
$5
2.539
54,220,9
80,343

2.536
=

2.537

2.543
2.545 2.546
/ 2.544
2

2.547
2.548 Interpretasi :

Selama 1 tahun piutang usaha berputar sebanyak 8,54 kali

2.549 Perputaran Persediaan =


2.550
2.555

HPP

Rata-Rata
Persediaan

2.553
=

2.551

2.554

2.552
$3,055,921,946,994
2.557
$
2.559
$
640,90
530,41 2.560
2.556
2.562 2.563
9,360,1 2.558
7,299,6
/ 2.561
72
+
57
2

2.564
2.565 Interpretasi :

Selama 1 tahun persediaan berputar sebanyak 5,22 kali

2.566
2.567 Perputaran Modal Kerja =
2.568

Penjua
lan

2.573
RataRata Modal
Kerja

2.569
=

2.570

$4,348,073,988,385

2.575
$1,06
2.574
4,491,465,9
83

2.577
$
968,61
2.576
4,163,9
+
38

2.571
=

2.572

2.578
2.5802.581
/ 2.579
2

2.582
2.583

Interpretasi :

Selama 1 tahun modal kerja dijamin 4.28

2.584 Perputaran Aset Tetap =


2.585

Penjual
an

2.586

2.587

$4,348,073,988,385

2.588
=

2.589

2.590
RataRata Aset
Tetap

2.592
$661,
2.591
324,934,35
3

2.594
$
2.593
570,54
+
9,181,6
21

2.595
2.596
2.597 2.598
/ 2

2.599
2.600 Interpretasi :

Selama 1 tahun asset tetap berputar sebanyak 7,06 kali


2.601
2.602
2.603
2.604
2.605
2.606
2.607

2.608 Perputaran Total Aset =


2.609

Penjuala
n

2.614
RataRata Total Aset

2.610
=

2.611

2.616
$2,
2.615
471,939,
548,890

$4,348,073,988,385
2.618
$2,
2.617
076,347,
+
580,785

2.612
=

2.613

2.619
2.6202.6212.622
/
2

2.623
2.624 Interpretasi :

2.625

Selama 1 tahun total asset berputar sebanyak 1,91 kali


UKURAN PASAR

2.626

Rasio harga terhadap laba =

2.627
Harga Pasar
per Lembar Saham
2.632

Laba Per
Saham

2.628
=
2.633

2.629
2.634

$200
$39

2.630
=

2.631

2.635 2.636

2.637
2.638

Interpretasi:
Selembar saham PT Unilever dijual 5.18 kali jumlah laba per saham pada akhir tahun
2013
2.639

2.640 Hasil laba =

2.641

Laba Per
Saham

2.646
Harga Pasar
per Lembar Saham

2.642
2.647

2.643
2.648

$39
$200

2.644
=

2.645

2.649 2.650

2.651
2.652 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 19% laba per saham

2.653
2.654 Hasil dividen =
2.655

Dividen Tunai
per Saham

2.656

2.660
Harga Pasar
per Lembar Saham

2.661

2.657
2.662

$20
$200

2.658
=

2.659

2.663 2.664

2.665
2.666 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 0.10 % dividen tunai per saham

2.667
2.668 Tingkat pembayaran dividen =
2.669

Dividen Tunai
per Saham

2.674

Laba per
Saham

2.673

2.670

2.671

$20

2.672
=

2.675

2.676

$39

2.677 2.678

2.679
2.680 Interpretasi:

Setiap Rp 1 laba per saham terdapat 52,0% dividen tunai per saham

2.681 Harga terhadap nilai buku =


2.682
Harga Pasar
per Lembar Saham
2.687

Nilai Buku per

2.686

2.683

2.684

$200

2.685
=

2.688

2.689

$100

2.690 2.691

Lembar Saham

2.692
2.693 Interpretasi:

Setiap Rp 1 nilai buku per lembar saham terdapat 2.00 harga pasar per lembar saham

2.694
2.695
2.696
2.697
2.698
2.699

2.700

RASIO LAPORAN PT KIMIAFARMA 2012

2.701

LIKUIDITAS

2.702

Rasio Lancar =

2.703
Aset
Lancar
2.710

Kewajiban
Lancar

2.705
2.704 2.706
=
2.707

$1,505,798,399,16
4

2.708
=

2.711 2.712

$537,184,235,226

2.713 2.714

2.709

2.715
2.716 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 2,80aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 2,80dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek.


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,796 pada tahun 2012 menjadi 2,80
pada tahun 2012

2.717
2.718 Rasio Cepat =
2.719

Kas+Setara
Kas+Surat
Berharga+Piutang

2.727

Kewajiban

2.721
2.7202.722
$
2.723 2.724
$4
=
316,497,
+
64,466,9
879,806
07,480
2.728 2.729
$537,184,235,226

2.725
=

2.726

2.730 2.731

lancar

2.732
2.733 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,45aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 1,45 dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,456 pada tahun 2011 menjadi 1,45
pada tahun 2012

2.734 Waktu Penagihan =


2.737
2.735
Piutang
Rata-Rata
2.744

Penjualan/
360

2.736

$
464,466
,907,48
0

2.745 2.746

2.739
$
2.738
392,23
+
0,031,5
55

$3,734,241,101,309

2.743
2.740
2.742
/
=
2.741
2
2.748
2.747
3
2.749 2.750
/

2.751
2.752
2.753 Interpretasi :
2.754

Rata-rata dibutuhkan 41,29 hari untuk menagih piutang menjadi kas

2.755 Jumlah hari utk menjual persediaan =

2.756

Persediaan
Rata-Rata

2.765

HPP/360

2.758
$
2.757
464,4
=
66,90
7,480
2.766 2.767

2.760
$
2.764
2.759
2.761
2.763
392,2
+
=
30,03
2.762
1,555
2
2.769
2.768
$2,559,074,130,
3
2.770 2.771
367

2.772
2.773 Interpretasi :
2.774

Waktu yang diperlukan antara produksi dan penjualan persediaan adalah 60

hari.
2.775
2.776

STRUKTUR MODAL DAN SOLVABILITAS

2.777

Total Utang Thd Ekuitas =


2.778
Total
Kewajiban

2.779
=

2.785
Ekuitas
Pemegang Saham

2.780
2.781
2.782

2.786 2.787

$634,813,891,119
$1,441,533,689,666

2.784

2.783
=

2.788 2.789

2.790
2.791
2.792 Interpretasi :

202 % menunjukkan bahwa setiap Rp 1 pendanaan ekuitas, terdapat Rp


0,44pendanaan dari kreditor.

2.793
2.794 Utang Jangka Panjang Thd Ekuitas =
2.795
Kewajiban
Jangka Panjang

2.796
=

2.802
Ekuitas
Pemegang Saham

2.797
2.798

$97,629,655,893

2.799

2.803 2.804

$1,441,533,689,666

2.800
=

2.801

2.805 2.806

2.807
2.808 Interpretasi:
2.809 Sebesar 7 % menunjukkan bahwa terdapat 0,07pendanaan jangka panjang dari
kreditor untuk setiap Rp 1 pendanaan ekuitas
2.810
2.811 Kelipatan Bunga Dihasilkan =
2.812
Laba
Sebelum Pajak +
Beban Bunga
2.819
Beban
Bunga

2.813
=
2.820

2.814
$
278,284,45
2,055
2.821

2.816
$6,
2.815
872,403,
+
387
$6,872,403,387

2.817
=

2.818

2.822 2.823

2.824
2.825 Interpretasi :

Setiap Rp 1 beban bunga dijamin pembayarannya oleh Rp 41,49 laba usaha


Rasio kelipatan bunga yang dihasilkan termasuk tinggi yang berarti menunjukkan situasi
aman.

2.826

PROFITABILITAS

2.827 Margin Laba Kotor =


2.828

Penjualan
HPP

2.835

Penjualan

2.830
$
2.832
$2,
3,734,241,1 2.831
559,074,
01,309
130,367
2.836 2.837
$3,734,241,101,309
2.829
=

2.833
=

2.834

2.838 2.839

2.840
2.841 Interpretasi:

Setiap Rp 1 penjualan menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 0,31

2.842 Margin Laba Operasi =


2.843
2.848

2.844
2.845
=

Laba Operasi
Penjualan

2.849

2.850

2.847

$262,567,556,567

2.846
=

$3,734,241,101,30
9

2.851 2.852

2.853

Laba sebelum Bunga dan Pajak (net operating income) oleh setiap rupiah
penjualanSetiap rupiah penjualan menghasilkan laba operasi Rp 0,07.

2.854 Margin Laba Bersih =


2.855
2.860

Laba
Bersih
Penjualan

2.859

2.856 2.857
=

$205,763,997,3
78

2.858
=

2.862

$3,734,241,101,
309

2.863 2.864

2.861

2.865

2.867
Tingkat
Peng
emb
alian
Aset

2.874

Keuntungan neto per rupiah penjualanSetiap rupiah penjualan menghsilkan


keuntungan neto sebesar Rp 0,06
2.866
2.869
2.868 Laba
=
Ber
sih
2.876
RataRat
a
2.875
Tot
al
Ase
t

2.873
2.870
=

2.877

2.871

2.878
$
2,076,3
47,580,
785

$205,763,997,378

2.880
$
1,794,2
42,423,
105
2.879
+

2.872
=

0.
1
1

2.881
2.8832.884
/
2.882
2

2.885

2.886

2.896
Tingkat
Peng
emb
alian
Ekuit
as

2.887

2.898
2.897 Laba
=
Ber
sih
2.905
RataRat
2.904
a
Eku
itas
2.912
2.911

2.903

2.910

2.888

2.889

2.892 2.8942.895
2.893

2.890 2.891

2.902
2.899
=

2.900

$205,763,997,378

2.901
=

2.906

2.907

$885,974,788,464

2.9082.909

2.913

2.914

2.915 2.916

2.917 2.9192.920
2.918

2.921
2.922

PEMANFAATAN ASET

2.923 Perputaran Kas =


2.924

Penjualan

2.929
Rata-Rata
Kas dan Setara
Kas

2.925
=

2.926

2.931
$3
2.930
16,497,8
79,806

$3,734,241,101,309
2.933
$
199,385
2.932
,754,10
+
9

2.927
=

2.928

2.934
2.936 2.937
/ 2.935
2

2.938
2.939 Interpretasi :

Selama 1 tahun kas berputarsebanyak 14,48 kali

2.940
2.941 Perputaran Piutang Usaha =
2.942

Penjualan

2.947

Rata-Rata
Piutang

2.943

2.944

2.949
$
2.948
464,466,
907,480

$3,734,241,101,309
2.950
+

2.951
$
392,230
,031,55
5

2.956
2.957 Interpretasi :

Selama 1 tahun piutang usaha berputar sebanyak 8,72 kali

0.
2
3

2.945
=

2.946

2.952
2.954 2.955
/ 2.953
2

2.958
2.959 Perputaran Persediaan =
2.960

2.965

HPP

Rata-Rata
Persediaan

2.963
=

2.961

2.964

2.962
$2,559,074,130,367
2.967
$
2.969
$
2.968
2.970
2.966
530,41
456,06
2.972 2.973
+
7,299,
8,713,
2.971
657
230
2

2.974
2.975 Interpretasi :

Selama 1 tahun persediaan berputar sebanyak 5,19kali


2.976

2.977 Perputaran Modal Kerja =


2.978

Penjualan

2.983
Rata-Rata
Modal Kerja

2.982

2.980

$3,734,241,101,30
9

2.981
=

2.984 2.985

$885,974,788,464

2.986 2.987

2.979

2.988
2.989
2.990

Interpretasi :

Selama 1 tahun modal kerja dijamin 4.21

2.991
2.992 Perputaran Aset Tetap =
2.993

2.998

Penjualan

Rata-Rata
Aset Tetap

2.994

2.995

2.1000
$
2.999
1,505,
798,39
9,164

$3,734,241,101,309
2.1002 $
2.1001
1,263,0
+
29,723,
926

2.1007
2.1008 Interpretasi :

Selama 1 tahun asset tetap berputar sebanyak 2.70 kali


2.1009
2.1010

2.996
=

2.997

2.1003
2.1004
2.1005
2.1006
/ 2

2.1011 Perputaran Total Aset =


2.1012

Penjualan

2.1017 Rata-Rata
Total Aset

2.1013

2.1014

2.1019
$
2,076,34
2.1018
7,580,78
5

2.1016
2.1015
=

$3,734,241,101,309
2.1021
$
1,794,2
2.1020 42,423,
+
105

2.1022
2.1024
2.1025
/ 2.1023
2

2.1026
2.1027 Interpretasi :

Selama 1 tahun total asset berputar sebanyak 1,93 kali

2.1028
2.1029
2.1030

UKURAN PASAR

2.1031

Rasio harga terhadap laba =

2.1032 Harga Pasar


per Lembar Saham
2.1037

Laba Per
Saham

2.1033
=
2.1038

2.1034
2.1039

$200

2.1036
2.1035
=

$37

2.10402.1041

2.1042
2.1043

Interpretasi:
Selembar saham PT Unilever dijual 5.41 kali jumlah laba per saham pada akhir tahun
2013
2.1044

2.1045 Hasil laba =


2.1046

Laba Per
Saham

2.1051 Harga Pasar


per Lembar Saham

2.1047
2.1052

2.1048
2.1053

$37

2.1050
2.1049
=

$200

2.10542.1055

2.1056
2.1057 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 19% laba per saham

2.1058 Hasil dividen =


2.1059

Dividen Tunai
per Saham

2.1060

2.1064 Harga Pasar


per Lembar Saham

2.1065

2.1061
2.1066

$6

2.1063
2.1062
=

$200

2.10672.1068

2.1069
2.1070 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 0.3% dividen tunai per saham

2.1071 Tingkat pembayaran dividen =


2.1072

Dividen Tunai
per Saham

2.1077

2.1073

Laba per
Saham

2.1078

2.1074
2.1079

$6

2.1076
2.1075
=

$39

2.10802.1081

2.1082
2.1083 Interpretasi:

Setiap Rp 1 laba per saham terdapat 16,0% dividen tunai per saham

2.1084 Harga terhadap nilai buku =


2.1085 Harga Pasar
per Lembar Saham

2.1086

2.1087

$200

2.1089
2.1088
=

2.1090 Nilai Buku


per Lembar Saham

2.1091

2.1092

$100

2.10932.1094

2.1095
2.1096 Interpretasi:

Setiap Rp 1 nilai buku per lembar saham terdapat 2.00 harga pasar per lembar saha
2.1097

2.1098

RASIO LAPORAN PT KIMIAFARMA 2011

2.1099

LIKUIDITAS

2.1100
2.1101

Rasio Lancar =
Aset Lancar

2.11022.1103
=
2.1104

$1,263,029,723,926

2.11062.1107
=

2.1105
2.1108

Kewajiban
Lancar

2.1109 2.1110

$459,694,310,937

2.11112.1112

2.1113
2.1114 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 2,75aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 2,75dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek.


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,796 pada tahun 2012 menjadi 2,75
pada tahun 2012

2.1115
2.1116 Rasio Cepat =
2.1119
2.1120
$
2.1118
199,3
=
85,75
4,109
2.1121

2.1117

Kas+Setara
Kas+Surat
Berharga+Piutang

2.1126

Kewajiban
lancar

2.1127 2.1128

2.1122
+
2.1123 $3
92,230,0
31,555
$459,694,310,937

2.1125
2.1124
=

2.11292.1130

2.1131
2.1132
2.1133 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,29aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 1,29 dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,456 pada tahun 2011 menjadi 1,29
pada tahun 2012
2.1134

2.1135 Waktu Penagihan =

2.1136 Piutang
Rata-Rata
2.1145

Penjualan
/360

2.1138
$
2.1140 $
2.1137
2.1139
392,2
368,61
=
+
30,03
9,203,0
1,555
11
2.11462.1147 $3,481,166,441,25
9

2.1144
2.1141
2.1143
/
=
2.1142
2
2.1148
2.1149
2.1150
2.1151
/
3

2.1152
2.1153 Interpretasi :
2.1154

Rata-rata dibutuhkan 39,34 hari untuk menagih piutang menjadi kas

2.1155 Jumlah hari utk menjual persediaan =

2.1156 Persedia
an Rata-Rata

2.1158
$
2.1157
456,0
=
68,71
3,230

2.1165

2.1166
2.1167

HPP/360

2.1160 $
2.1159
386,65
+
3,606,3
16
$2,443,150,487,28
3

2.1164
2.1161
2.1163
/
=
2.1162
2
2.1169
2.1168
3
2.1170
2.1171
/

2.1172
2.1173 Interpretasi :
2.1174

Waktu yang diperlukan antara produksi dan penjualan persediaan adalah 62

hari.
2.1175
2.1176

STRUKTUR MODAL DAN SOLVABILITAS

2.1177

Total Utang Thd Ekuitas =

2.1178 Total
Kewajiban
2.1185 Ekuitas
Pemegang Saham

2.1180
2.1179
2.1181
=
2.1182

$541,736,739,279

2.1184
2.1183
=

2.11862.1187

$1,252,505,683,826

2.11882.1189

2.1190
2.1191

Interpretasi :

202 % menunjukkan bahwa setiap Rp 1 pendanaan ekuitas, terdapat Rp


0,43pendanaan dari kreditor.

2.1192
2.1193 Utang Jangka Panjang Thd Ekuitas =
2.1194 Kewajiban
Jangka Panjang
2.1201

Ekuitas

2.1196
2.1195
2.1197 $82,042,428,342
=
2.1198
2.12022.1203 $1,252,505,683,826

2.1200
2.1199
=
2.12042.1205

Pemegang Saham

2.1206
2.1207 Interpretasi:
2.1208 Sebesar 7 % menunjukkan bahwa terdapat 0,07 pendanaan jangka panjang dari
kreditor untuk setiap Rp 1 pendanaan ekuitas
2.1209
2.1210 Kelipatan Bunga Dihasilkan =
2.1213
2.1211 Laba
Sebelum Pajak +
Beban Bunga
2.1218 Beban
Bunga

2.1212
=

$
232,00
7,059,
693

2.1219 2.1220

2.1217
2.1216
=

2.1215 $1
2.1214 2,059,17
+
8,398
$12,059,178,398

2.12212.1222

2.1223
2.1224 Interpretasi :

Setiap Rp 1 beban bunga dijamin pembayarannya oleh Rp 20,24 laba usaha


Rasio kelipatan bunga yang dihasilkan termasuk tinggi yang berarti menunjukkan situasi
aman.

2.1225
2.1226

PROFITABILITAS

2.1227 Margin Laba Kotor =


2.1234

2.1228

Penjualan HPP

2.1235

Penjualan

2.12292.1230
=
$
3,48
1,16
2.1232 $2,
6,25 2.1231 443,150,4
9
87,259
2.1236 2.1237 $3,481,166,259

(
7
2.1233 0
=
0
.
8
2
)
2.12382.1239

2.1240
2.1241 Interpretasi:

Setiap Rp 1 penjualan menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 700,82

2.1242
2.1243
2.1244 Margin Laba Operasi =
2.1245

Laba Operasi

2.1250

Penjualan

2.1246
2.1247
=
2.1251 2.1252

$222,003,848,704

2.1249
2.1248
=

$3,481,166,259

2.12532.1254

2.1255

Laba sebelum Bunga dan Pajak (net operating income) oleh setiap rupiah
penjualanSetiap rupiah penjualan menghasilkan laba operasi Rp 63.77.

2.1256 Margin Laba Bersih =


2.1257

Laba Bersih

2.1262

Penjualan

2.1258
2.1259
=
2.1263 2.1264

$171,763,175,754

2.1261
2.1260
=

$3,481,166,259

2.12652.1266

2.1267

2.1268
Tingkat
Pen
gem
bali
an
Aset
2.1275

2.1286
2.1297
Tingkat
Pen
gem
bali
an
Ekui
tas
2.1304

Keuntungan neto per rupiah penjualanSetiap rupiah penjualan menghsilkan


keuntungan neto sebesar Rp 49.34

2.1270 L
2.1269
aba
=
Bersih

2.1271
=

2.1272

$171,763,
175,754

2.1273
=

2.1277 R
ata2.1276
Rata
Total
Aset

2.1278

2.12872.1288

2.1289

2.1299 L
2.1298
aba
=
Bersih

2.1300
=

2.1301

$171,763,
175,754

2.1302
=

2.1307

2.1308

$736,530,
793,745

2.1309

2.13052.1306 R
ataRata
Ekuita

2.1279
$
1,794,242,423
,105
2.1290

2.1274

2.1281
$
1,657,2
2.1280 91,834,
+
312

2.1282
2.
/
2.1283
2

2.12912.1292

2.1293 2.
2.1294

2.1303

2.1310

2.1311
2.1312

PEMANFAATAN ASET

2.1313 Perputaran Kas =


2.1314

Penjualan

2.1319 Rata-Rata
Kas dan Setara
Kas

2.1315
2.1316
=
2.1321 $
199,38
2.1320
5,754,1
09

$3,481,166,441,259
2.1323 $
265,44
2.1322 5,594,1
+
12

2.1318
2.1317
=

2.1324
2.13262.1327
/ 2.1325
2

2.1328
2.1329 Interpretasi :

Selama 1 tahun kas berputarsebanyak 14,98 kali

2.1330
2.1331
2.1332 Perputaran Piutang Usaha =
2.1333
2.1338

Penjualan
Rata-Rata
Piutang

2.1334 2.1335
2.1340 $
392,23
2.1339
0,031,5
55

$3,481,166,441,259
2.1342 $
2.1341 368,61
+
9,203,0
11

2.1337
2.1336
=

2.1343
2.13452.1346
/ 2.1344
2

2.1347
2.1348 Interpretasi :

Selama 1 tahun piutang usaha berputar sebanyak 9,15 kali

2.1349
2.1350 Perputaran Persediaan =
2.1351

HPP

2.1356 Rata-Rata
Persediaan

2.1365

2.1352

2.1355
2.1354
=

2.1353 $2,443,150,487,283
2.1358 $
2.1360 $
456,06
2.1359 386,65 2.1361
2.1357
2.13632.1364
8,713,2
+
3,606,3
/ 2.1362
30
16
2

2.1366 Interpretasi :

Selama 1 tahun persediaan berputar sebanyak 5,80 kali


2.1367

2.1368 Perputaran Modal Kerja =


2.1369

Penjualan

2.1371

$3,481,166,441,25
9

2.1373
2.1372
=

2.1375 2.1376

$736,530,793,745

2.13772.1378

2.1370

2.1374 Rata-Rata
Modal Kerja

2.1379
2.1380

Interpretasi :

Selama 1 tahun modal kerja dijamin 4.73

2.1381
2.1382 Perputaran Aset Tetap =
2.1383

Penjualan

2.1388 RataRata Aset Tetap

2.1384

2.1385

2.1390 $
1,263,02
2.1389
9,723,92
6

$3,481,166,441,259
2.1392 $
2.1391 1,139,54
+
8,849,75
5

2.1387
2.1386
=
2.1393
2.1394
2.1395
2.1396
/ 2

2.1397
2.1398 Interpretasi :

Selama 1 tahun asset tetap berputar sebanyak 2.90 kali


2.1399
2.1400

2.1401 Perputaran Total Aset =


2.1402

Penjualan

2.1407 Rata-Rata
Total Aset

2.1403

2.1404

2.1409
$
2.1408 1,794,2
42,423,
105

$3,481,166,441,259
2.1411
$
1,657,2
91,834,
2.1410
312
+

2.1416
2.1417 Interpretasi :

Selama 1 tahun total asset berputar sebanyak 2,02 kali

2.1406
2.1405
=
2.1412
2.1414
2.1415
/
2.1413
2

2.1418
2.1419

UKURAN PASAR

2.1420

Rasio harga terhadap laba =

2.1421 Harga Pasar


per Lembar Saham
2.1426

Laba Per
Saham

2.1422
=
2.1427

2.1423
2.1428

$200

2.1425
2.1424
=

$31

2.14292.1430

2.1431
2.1432

Interpretasi:
Selembar saham PT Unilever dijual 6,45 kali jumlah laba per saham pada akhir tahun
2013
2.1433

2.1434 Hasil laba =


2.1435

Laba Per
Saham

2.1440 Harga Pasar


per Lembar Saham

2.1436
2.1441

2.1437
2.1442

$31

2.1439
2.1438
=

$200

2.14432.1444

2.1445
2.1446 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 16% laba per saham

2.1447
2.1448 Hasil dividen =
2.1449

Dividen Tunai
per Saham

2.1450

2.1454 Harga Pasar


per Lembar Saham

2.1455

2.1451
2.1456

$5

2.1453
2.1452
=

$200

2.14572.1458

2.1459
2.1460 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 3% dividen tunai per saham

2.1461 Tingkat pembayaran dividen =


2.1462

Dividen Tunai
per Saham

2.1467

Laba per
Saham

2.1463
2.1468

2.1464
2.1469

$5

2.1466
2.1465
=

$39

2.14702.1471

2.1472
2.1473 Interpretasi:

Setiap Rp 1 laba per saham terdapat 13,0% dividen tunai per saham

2.1474 Harga terhadap nilai buku =


2.1475 Harga Pasar
per Lembar Saham

2.1476

2.1477

$200

2.1479
2.1478
=

2.1480 Nilai Buku


per Lembar Saham

2.1481

2.1482

$100

2.14832.1484

2.1485
2.1486 Interpretasi:

Setiap Rp 1 nilai buku per lembar saham terdapat 2.00 harga pasar per lembar saham

2.1487
2.1488
2.1489
2.1490
2.1491
2.1492
2.1493
2.1494
2.1495
2.1496

RASIO LAPORAN PT KALBEFARMA 2013

2.1497

LIKUIDITAS

2.1498

Rasio Lancar =

2.1499
2.1506

Aset Lancar
Kewajiban
Lancar

2.1501
2.1500
2.1502
=
2.1503

$7,497,319,451,543

2.1505
2.1504
=

2.15072.1508

$2,640,590,023,748

2.15092.1510

2.1511
2.1512 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 2,84aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 2,84dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek.


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,796 pada tahun 2012 menjadi 2,84
pada tahun 2012

2.1513
2.1514 Rasio Cepat =
2.1517
2.1518
$
2.1516
1,426,
=
460,96
6,674
2.1519

2.1515

Kas+Setara
Kas+Surat
Berharga+Piutang

2.1524

Kewajiban
lancar

2.1525 2.1526

2.1520
+
2.1521 $2
,273,378
,788,416
$2,640,590,023,748

2.1523
2.1522
=

2.15272.1528

2.1529
2.1530 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,40aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 1,40 dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,456 pada tahun 2011 menjadi 1,40
pada tahun 2012

2.1531 Waktu Penagihan =

2.1532 Piutang
Rata-Rata
2.1541

Penjuala

2.1534
$
2.1533
2.1535
2,273,3
2.1536 $1
=
+
78,788,
,938,155
416
,599,449
2.1542
2.1543 $16,002,131,057,048

2.1540
2.1537
2.1539
/
=
2.1538
2
2.1544
2.1545
2.1546
2.1547

n/360

2.1548
2.1549 Interpretasi :
2.1550

Rata-rata dibutuhkan 47,37 hari untuk menagih piutang menjadi kas

2.1551 Jumlah hari utk menjual persediaan =

2.1552 Persedi
aan Rata-Rata
2.1561

HPP/36
0

2.1554
$
2.1553
3,053,4
=
94,513,
851
2.1562
2.1563

2.1555
2.1556 $2
+
,115,483
,766,910

$8,323,017,600,990

2.1560
2.1557
2.1559
/
=
2.1558
2
2.1565
2.1564
3
2.1566
2.1567
/

2.1568
2.1569 Interpretasi :
2.1570

Waktu yang diperlukan antara produksi dan penjualan persediaan adalah 111

hari.
2.1571
2.1572

STRUKTUR MODAL DAN SOLVABILITAS

2.1573

Total Utang Thd Ekuitas =

2.1574 Total
Kewajiban
2.1581 Ekuitas
Pemegang Saham

2.1576
2.1575
2.1577
=
2.1578
2.1583
2.1582

$2,815,103,309,451

2.1580
2.1579
=

$11,315,061,275,02
6

2.15842.1585

2.1586
2.1587

Interpretasi :

202 % menunjukkan bahwa setiap Rp 1 pendanaan ekuitas, terdapat Rp


0,25pendanaan dari kreditor.

2.1588
2.1589 Utang Jangka Panjang Thd Ekuitas =
2.1590 Kewajiban
Jangka Panjang
2.1596

Ekuitas

2.1591 2.1592 $174,513,285,703


=
2.1593
2.15972.1598 $11,315,061,275,02

2.1595
2.1594
=
2.15992.1600

Pemegang Saham

2.1601
2.1602 Interpretasi:
2.1603 Sebesar 2 % menunjukkan bahwa terdapat 0,02 pendanaan jangka panjang dari
kreditor untuk setiap Rp 1 pendanaan ekuitas
2.1604
2.1605 Kelipatan Bunga Dihasilkan =
2.1608
$
2.1607
2,572,5
=
22,717,
231

2.1606 Laba
Sebelum Pajak +
Beban Bunga
2.1613 Beban
Bunga

2.1614

2.1615

2.1610 $2
2.1609 8,642,08
+
2,811
$28,642,082,811

2.1612
2.1611
=
2.16162.1617

2.1618
2.1619 Interpretasi :

Setiap Rp 1 beban bunga dijamin pembayarannya oleh Rp 90,82 laba usaha


Rasio kelipatan bunga yang dihasilkan termasuk tinggi yang berarti menunjukkan situasi
aman.

2.1620

PROFITABILITAS

2.1621 Margin Laba Kotor =


2.1622

Penjualan HPP

2.1629

Penjualan

2.1624
$
2.1623 16,002,1
2.1626 $8
=
31,057,0 2.1625 ,323,017,
48
600,990
2.1630 2.1631 $16,002,131,057,048

2.1628
2.1627
=
2.16322.1633

2.1634
2.1635 Interpretasi:

Setiap Rp 1 penjualan menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 0,48

2.1636 Margin Laba Operasi =


2.1637
2.1642

2.1647

Laba Operasi
Penjualan

2.1638 2.1639
=

$7,679,113,456,05
8

2.1641
2.1640
=

2.1644

$16,002,131,057,0
48

2.16452.1646

2.1643

Laba sebelum Bunga dan Pajak (net operating income) oleh setiap rupiah
penjualanSetiap rupiah penjualan menghasilkan laba operasi Rp 0,48

2.1648 Margin Laba Bersih =


2.1649

Laba Bersih

2.1654

Penjualan

2.1650 2.1651
=

$1,970,452,449,68
6

2.1653
2.1652
=

2.1656

$16,002,131,057,0
48

2.16572.1658

2.1655

2.1659

Keuntungan neto per rupiah penjualanSetiap rupiah penjualan menghsilkan


keuntungan neto sebesar Rp 0,12

2.1660
2.1671 T
ingkat
Penge
mbali
an
Aset

2.1678

2.1689
2.1700 T
ingkat
Penge
mbali
an
Ekuita
s
2.1707

2.16612.1662
2.1673
Lab
a
B
2.1672
e
=
r
s
i
h
2.1680
Rata
R
a
t
a
T
2.1679
o
t
a
l
A
s
e
t
2.16902.1691
2.1702
Lab
a
B
2.1701
e
=
r
s
i
h
2.17082.1709

2.1663

2.1664

2.1665
2.1666

2.1667
2.1669
2.1670
2.1668
2.1677

2.1674
=

2.1675

2.1682
$
2.1681
11,315,
061,27
5,026

2.1692

2.1693

$1,970,452,449,686

2.1684
$
9,417,
957,18
0,958

2.1683
+
2.1694
2.1695

2.1676
=

0
.
1
9

2.1685
2.1687
2.1688

2.1686
2
2.1696
2.1698
2.1699
2.1697
2.1706
0
.
4
2

2.1703
=

2.1704

$1,970,452,449,686

2.1705
=

2.1710

2.1711

$4,703,411,059,076

2.1712
2.1713

Rata
R
a
t
a
E
k
u
i
t
a
s
2.17152.1716

2.1714

2.1717

2.1718

2.1719
2.1720

2.1721
2.1723
2.1724
2.1722

2.1725
2.1726
2.1727

PEMANFAATAN ASET

2.1728 Perputaran Kas =


2.1729

Penjualan

2.1734 Rata-Rata
Kas dan Setara
Kas

2.1730
2.1731
=
2.1736 $
199,38
2.1735
5,754,1
09

$3,481,166,441,259
2.1738 $
265,44
2.1737 5,594,1
+
12

2.1733
2.1732
=

2.1739
2.17412.1742
/ 2.1740
2

2.1743
2.1744 Interpretasi :

Selama 1 tahun kas berputarsebanyak 14,98 kali

2.1745
2.1746 Perputaran Piutang Usaha =
2.1747

Penjualan

2.1752

Rata-Rata
Piutang

2.1748 2.1749
2.1754 $
392,23
2.1753
0,031,5
55

$3,481,166,441,259
2.1756 $
2.1755 368,61
+
9,203,0
11

2.1761
2.1762 Interpretasi :

Selama 1 tahun piutang usaha berputar sebanyak 9,15 kali

2.1751
2.1750
=

2.1757
2.17592.1760
/ 2.1758
2

2.1763
2.1764 Perputaran Persediaan =
2.1765

HPP

2.1770 Rata-Rata
Persediaan

2.1769
2.1768
=

2.1766

2.1767 $8,323,017,600,990
2.1772 $
2.1774 $
3,053,4 2.1773 2,115,4 2.1775
2.1771
2.1777
2.1778
94,513,
+
83,766,
2.1776
851
910
2

2.1779
2.1780 Interpretasi :

Selama 1 tahun persediaan berputar sebanyak 3,22 kali


2.1781

2.1782 Perputaran Modal Kerja =


2.1783

Penjualan

2.1784

2.1788 Rata-Rata
Modal Kerja

2.1789

2.1785

$16,002,131,057,0
48

2.1787
2.1786
=

2.1790

$4,703,411,059,07
6

2.17912.1792

$16,002,131,057,048

2.1801
2.1800
=

2.1793
2.1794

Interpretasi :

Selama 1 tahun modal kerja dijamin 3,40

2.1795
2.1796 Perputaran Aset Tetap =
2.1797

Penjualan

2.1802 Rata-Rata
Aset Tetap

2.1798 2.1799
2.1804 $
7,497,3
2.1803
19,451,
543

2.1806 $
2.1805 6,441,7
+
10,544,
081

2.1811
2.1812 Interpretasi :

Selama 1 tahun asset tetap berputar sebanyak 2.30 kali


2.1813
2.1814

2.1815 Perputaran Total Aset =

2.1807
2.1808
2.1809
2.1810
/ 2

2.1816

Penjualan

2.1821 Rata-Rata
Total Aset

2.1817 2.1818
2.1823
$
2.1822 11,315,
061,27
5,026

2.1820
2.1819
=

$16,002,131,057,048
2.1825
$
9,417,
2.1824 957,18
+
0,958

2.1826

2.1828
2.1829
2.1827
2

2.1830
2.1831 Interpretasi :

2.1832

Selama 1 tahun total asset berputar sebanyak 1,54 kali


UKURAN PASAR

2.1833

Rasio harga terhadap laba =

2.1834 Harga Pasar


per Lembar Saham
2.1839

Laba Per
Saham

2.1835
=

2.1836

$19

2.1838
2.1837
=

2.1840

2.1841

$41

2.18422.1843

2.1844
2.1845
2.1846

Interpretasi:
Selembar saham PT Unilever dijual O,46 kali jumlah laba per saham pada akhir tahun
2013
2.1847

2.1848 Hasil laba =


2.1849

Laba Per
Saham

2.1854 Harga Pasar


per Lembar Saham

2.1850

2.1851

$41

2.1853
2.1852
=

2.1855

2.1856

$19

2.18572.1858

2.1859
2.1860 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 2,16% laba per saham

2.1861

2.1862 Hasil dividen =


2.1863

2.1864 Dividen
Tunai per Saham

2.1865

2.1866

$21

2.1868
2.1867
=

2.1869

2.1870 Harga
Pasar per
Lembar Saham

2.1871

2.1872

$19

2.1873
2.1874

2.1875
2.1876 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 1% dividen tunai per saham

2.1877 Tingkat pembayaran dividen =


2.1878 Dividen
Tunai per Saham
2.1883

Laba per
Saham

2.1879

2.1880

$21

2.1882
2.1881
=

2.1884

2.1885

$41

2.18862.1887

2.1888
2.1889 Interpretasi:

Setiap Rp 1 laba per saham terdapat 51,0% dividen tunai per saham

2.1890
2.1891
2.1892 Harga terhadap nilai buku =
2.1893 Harga Pasar
per Lembar Saham

2.1894

2.1895

$19

2.1897
2.1896
=

2.1898 Nilai Buku per


Lembar Saham

2.1899

2.1900

$25

2.19012.1902

2.1903
2.1904 Interpretasi:

Setiap Rp 1 nilai buku per lembar saham terdapat 0,76 harga pasar per lembar saham

2.1905
2.1906

2.1907
2.1908
2.1909
2.1910
2.1911
2.1912
2.1913
2.1914
2.1915
2.1916
2.1917
2.1918
2.1919
2.1920
2.1921
2.1922
2.1923
2.1924
2.1925

2.1926

RASIO LAPORAN PT INDOFARMA 2013

2.1927

LIKUIDITAS

2.1928

Rasio Lancar =

2.1929
2.1936

Aset Lancar
Kewajiban
Lancar

2.1931
2.1930
2.1932
=
2.1933

$848,840,281,014

2.1935
2.1934
=

2.1937 2.1938

$670,902,756,535

2.19392.1940

2.1941
2.1942 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp 1,27aktiva lancar.

Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 1,27dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek.


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,796 pada tahun 2012 menjadi 1,27
pada tahun 2012

2.1943 Rasio Cepat =


2.1946
2.1947
$
2.1945
121,4
=
32,02
6,244
2.1948

2.1944

Kas+Setara
Kas+Surat
Berharga+Piutang

2.1953

Kewajiban
lancar

2.1954 2.1955

2.1949
+
2.1950 $2
70,549,6
38,177
$670,902,756,535

2.1952
2.1951
=

2.19562.1957

2.1958
2.1959 Interpretasi :

Setiap Rp 1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp O,58aktiva lancar.


Rasio lancar perusahaan berada dibawah nilai normal yaitu Rp 0,58 dan menunjukkan

risiko perusahaan relative tinggi dalam pemenuhan kewajiban jangka pendek


Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan0,456 pada tahun 2011 menjadi 0,58
pada tahun 2012

2.1960 Waktu Penagihan =

2.1961 Piutang
Rata-Rata
2.1970

Penjualan/
360

2.1963
$
2.1962
270,5
=
49,63
8,177
2.1972
2.1971

2.1965 $
2.1969
2.1964
2.1966
2.1968
182,7
+
=
48,03
2.1967
7,414
2
2.1974
$1,337,498,191, 2.1973
3
2.19752.1976
710

2.1977
2.1978
2.1979 Interpretasi :
2.1980

Rata-rata dibutuhkan 61.00 hari untuk menagih piutang menjadi kas

2.1981 Jumlah hari utk menjual persediaan =


2.1982 Persedi
aan Rata-Rata

2.19832.1984
=
$
3,053,4

2.1985
2.1986 $2
+
,115,483
,766,910

2.1987
2.1988
2.1989
2.1990
/
2
=

94,513,
851
2.1991

HPP/36
0

2.1992
2.1993

$8,323,017,600,990

2.1995
2.1994
3
2.1996
2.1997
/

2.1998
2.1999 Interpretasi :
2.2000

Waktu yang diperlukan antara produksi dan penjualan persediaan adalah 111

hari.
2.2001
2.2002

STRUKTUR MODAL DAN SOLVABILITAS

2.2003

Total Utang Thd Ekuitas =

2.2004 Total
Kewajiban
2.2011 Ekuitas
Pemegang Saham

2.2006
2.2005
2.2007
=
2.2008

$703,717,301,306

2.2010
2.2009
=

2.2012 2.2013

$590,793,367,889

2.20142.2015

2.2016
2.2017

Interpretasi :

202 % menunjukkan bahwa setiap Rp 1 pendanaan ekuitas, terdapat Rp 1.19


pendanaan dari kreditor.

2.2018
2.2019 Utang Jangka Panjang Thd Ekuitas =
2.2020 Kewajiban
Jangka Panjang
2.2027 Ekuitas
Pemegang Saham

2.2022
2.2021
2.2023
=
2.2024

$32,814,544,771

2.2026
2.2025
=

2.2028 2.2029

$590,793,367,889

2.20302.2031

2.2032
2.2033 Interpretasi:
2.2034 Sebesar 6 % menunjukkan bahwa terdapat 0,06 pendanaan jangka panjang dari
kreditor untuk setiap Rp 1 pendanaan ekuitas
2.2035
2.2036

2.2037
2.2038 Kelipatan Bunga Dihasilkan =
2.2041
2.2039 Laba
Sebelum Pajak +
Beban Bunga

2.2040
=

2.2046 Beban
Bunga

$
63,03
2,747
,250

2.2047 2.2048

2.2043 $3
2.2042 0,862,19
+
6,026
$30,862,196,026

2.2045
2.2044
=
2.20492.2050

2.2051
2.2052 Interpretasi :

Setiap Rp 1 beban bunga dijamin pembayarannya oleh RP 3,04 laba usaha


Rasio kelipatan bunga yang dihasilkan termasuk tinggi yang berarti menunjukkan situasi
aman.

2.2053

PROFITABILITAS

2.2054 Margin Laba Kotor =

2.2055

Penjualan HPP

2.2062

Penjualan

2.2057
$
2.2056
1,337,4
2.2059 $9
=
98,191, 2.2058 99,930,8
710
81,199
2.2063 2.2064 $1,337,498,191,710

2.2061
2.2060
=
2.20652.2066

2.2067
2.2068 Interpretasi:

Setiap Rp 1 penjualan menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 0,25


2.2069 Margin Laba Operasi =
2.2070
2.2075

Laba Operasi

2.2071
2.2072
=

-$32,306,089,208

2.2074
2.2073
=

Penjualan

2.2077
2.2076

$1,337,498,191,71
0

2.20782.2079

2.2080

Laba sebelum Bunga dan Pajak (net operating income) oleh setiap rupiah
penjualanSetiap rupiah penjualan menghasilkan laba operasi Rp 0,02

2.2081 Margin Laba Bersih =

2.2082
2.2087

Laba Bersih

2.2083
2.2084
=

-$54,222,595,302

2.2086
2.2085
=

Penjualan

2.2089
2.2088

$1,337,498,191,71
0

2.20902.2091

2.2092

Keuntungan neto per rupiah penjualanSetiap rupiah penjualan menghsilkan


keuntungan neto sebesar Rp 0,04

2.2093
2.2104
Tingkat
Peng
emba
lian
Aset

2.2122
2.2133
Tingkat
Peng
emba
lian
Ekuit
as

2.2147

2.20962.2097

2.2106 L
2.2105
aba
=
Bersih

2.2107
=

2.2108

2.2113 R
ata2.2115 $
2.2112
Rata
2.2114 848,84
Total
0,281,0
Aset
14

2.2111

2.2140

2.20942.2095

2.20982.2099

-$54,222,595,302

2.2117 $
2.2116
777,62
+
9,145,8
80

2.21232.2124

2.21252.2126

2.2135 L
2.2134
aba
=
Bersih

2.2136
=

2.2137

-$54,222,595,302

2.2142 R
ata2.2141
Rata
2.2143
Ekuita
s

2.2144

$203,293,845,007

2.21482.2149

2.21502.2151

2.21272.2128

2.21522.2153

2.2100
2.2102
2.2103
2.2101
2.2110
(
2.2109
0.
=
0
7
)
2.2118
2.2119
2.2120
2.2121
/ 2
2.2129
2.2131
2.2132
2.2130
2.2139
(
2.2138
0.
=
2
7
)
2.2145
2.2146

2.2154
2.2156
2.2157
2.2155

2.2158
2.2159

PEMANFAATAN ASET

2.2160 Perputaran Kas =


2.2161

Penjualan

2.2166 Rata-Rata
Kas dan Setara
Kas

2.2162
2.2163
=
2.2168 $
199,38
2.2167
5,754,1
09

$3,481,166,441,259
2.2170 $
265,44
2.2169 5,594,1
+
12

2.2165
2.2164
=

2.2171
2.21732.2174
/ 2.2172
2

2.2175
2.2176 Interpretasi :

Selama 1 tahun kas berputarsebanyak 14,98 kali

2.2177
2.2178 Perputaran Piutang Usaha =
2.2179
2.2184

Penjualan
Rata-Rata
Piutang

2.2180 2.2181
2.2186 $
392,23
2.2185
0,031,5
55

$3,481,166,441,259
2.2188 $
2.2187 368,61
+
9,203,0
11

2.2183
2.2182
=

2.2189
2.21912.2192
/ 2.2190
2

2.2193
2.2194 Interpretasi :

Selama 1 tahun piutang usaha berputar sebanyak 9,15 kali

2.2195
2.2196 Perputaran Persediaan =
2.2197

HPP

2.2202 Rata-Rata
Persediaan

2.2201
2.2200
=

2.2198

2.2199 $8,323,017,600,990
2.2204 $
2.2206 $
3,053,4 2.2205 2,115,4 2.2207
2.2203
2.2209
2.2210
94,513,
+
83,766,
2.2208
851
910
2

2.2211
2.2212 Interpretasi :

Selama 1 tahun persediaan berputar sebanyak 3,22 kali

2.2213
2.2214 Perputaran Modal Kerja =
2.2215

Penjualan

2.2216

2.2220 Rata-Rata
Modal Kerja

2.2221

2.2225
2.2226

Interpretasi :

2.2217

$16,002,131,057,0
48

2.2219
2.2218
=

2.2222

$4,703,411,059,07
6

2.22232.2224

Selama 1 tahun modal kerja dijamin 3,40

2.2227
2.2228 Perputaran Aset Tetap =
2.2229

Penjualan

2.2234 Rata-Rata
Aset Tetap

2.2230 2.2231

2.2233
2.2232
=

$16,002,131,057,048

2.2236 $
7,497,3
2.2235
19,451,
543

2.2238 $
2.2237 6,441,7
+
10,544,
081

2.2239
2.2240
2.2241
2.2242
/ 2

2.2243
2.2244 Interpretasi :

Selama 1 tahun asset tetap berputar sebanyak 2.30 kali


2.2245
2.2246

2.2247 Perputaran Total Aset =


2.2248

Penjualan

2.2253 Rata-Rata
Total Aset

2.2249 2.2250
2.2255
$
2.2254 11,315,
061,27
5,026

2.2252
2.2251
=

$16,002,131,057,048
2.2257
$
9,417,
2.2256 957,18
+
0,958

2.2258

2.2260
2.2261
2.2259
2

2.2262
2.2263 Interpretasi :

Selama 1 tahun total asset berputar sebanyak 1,54 kali

2.2264
2.2265
2.2266
2.2267

UKURAN PASAR

2.2268

Rasio harga terhadap laba =

2.2269 Harga Pasar


per Lembar Saham
2.2274

Laba Per
Saham

2.2270
=
2.2275

2.2271
2.2276

$100

2.2273
2.2272
=

$18

2.22772.2278

2.2279
2.2280

Interpretasi:
Selembar saham PT Unilever dijual 5,71 kali jumlah laba per saham pada akhir tahun
2013
2.2281

2.2282 Hasil laba =


2.2283

Laba Per
Saham

2.2288 Harga Pasar


per Lembar Saham

2.2284
2.2289

2.2285
2.2290

$18

2.2287
2.2286
=

$100

2.22912.2292

2.2293
2.2294 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 18% laba per saham

2.2295 Hasil dividen =


2.2296

Dividen Tunai
per Saham

2.2297

2.2301 Harga Pasar


per Lembar Saham

2.2302

2.2298
2.2303

$21

2.2300
2.2299
=

$100

2.23042.2305

2.2306
2.2307 Interpretasi:

Setiap Rp 1 harga pasar per lembar saham terdapat 21% dividen tunai per saham

2.2308 Tingkat pembayaran dividen =


2.2309

Dividen Tunai
per Saham

2.2314

Laba per
Saham

2.2310

2.2311

$21

2.2313
2.2312
=

2.2315

2.2316

$18

2.23172.2318

2.2319
2.2320 Interpretasi:

Setiap Rp 1 laba per saham terdapat 1,17% dividen tunai per saham

2.2321 Harga terhadap nilai buku =


2.2322 Harga Pasar
per Lembar Saham

2.2323

2.2324

$100

2.2326
2.2325
=

2.2327 Nilai Buku


per Lembar Saham

2.2328

2.2329

$200

2.23302.2331

2.2332
2.2333 Interpretasi:

Setiap Rp 1 nilai buku per lembar saham terdapat 0,50 harga pasar per lembar saham
2.2334

2.2335

https://www.dropbox.com/s/n226snei7eh45z7/saham.xlsx?dl=0

2.2336

https://www.dropbox.com/s/yn9l3zjl6ljz4jo/Ratio%2520Iki.xlsx?dl=0

2.2337

https://www.dropbox.com/s/22pskolxo7wtb3q/Komparatif.xlsx?dl=0

2.2338

https://www.dropbox.com/s/sujbmc9cwv40ieo/Common%20Size%20Iki.xlsx?

dl=0
2.2339

Anda mungkin juga menyukai