Anda di halaman 1dari 22

KONFLIK SOSIAL

APA ITU KONFLIK?????


KONFLIK ADALAH
Konflik adalah pertentangan antara dua pihak
atau lebih, yang dapat terjadi antar individu,
antarkelompok kecil, bahkan antarbangsa dan
negara (Sarlito W. Sarwono, 1999).
Merupakan bentuk pertentangan,
ketidaksepakatan, ketidakcocokan antara dua
orang atau lebih, antar kelompok orang, yang
biasanya ditadai oleh kekerasan fisik
(Wikipedia, 2007)
Persepsi mengenai perbedaan kepentingan
(Pruitt dan Robin,2004)

PERJUANGAN UNTUK MEMPEROLEH


HAL-HAL YANG LANGKA, CONTOHNYA
NILAI, STATUS, KEKUASAAN, DAN
OTORITAS (ROBERT M.Z. LAWANG)
KARL MARX
mengembangkan analisis politis dan
ekonomis berdasarkan asumsi bahwa
konflik adalah bagian tak terelakkan
dalam sebuah masyarakat. Marx
mengatakan konflik mendorong
timbulnya kondisi yang lebihmengarah
pada peningkatan mutu masyarakat.

ANGGAPAN DASAR BERKENAAN


DENGAN KONFLIK MENURUT RALF
DAHRENDORF
SETIAP MASYARAKAT SENANTIASA DALAM PROSES
PERUBAHAN YANG TIADA AKHIR
SETIAP MASYARAKAT MENGANDUNG KONFLIK-KONFLIK
DI DALAM DIRINYA, DENGAN KATA LAIN KONFLIK
ADALAH GEJALA YANG MELEKAT DALAM MASYARAKAT
SETIAP UNSUR DI DALAM MASYARAKAT MEMBERIKAN
SUMBANGAN BAGI TERJADINYA DISINTEGRASI DAN
PERUBAHAN SOSIAL
SETIAP MASYARAKAT TERINTEGRASI DI ATAS
PENGUASAAN ATAU DOMINASI OLEH SEJUMLAH ORANG
LAIN

JENIS-JENIS KONFLIK
JENIS KONFLIK MENURUT WIRAWAN (2010)
DITINJAU DARI BERBAGAI ASPEK
1. ASPEK SUBJEK YANG TERLIBAT DALAM KONFLIK

KONFLIK
PERSONAL

KONFLIK
ANTARPERSO
NAL

CONFLICT OF
INTERST

2. ASPEK SUBSTANSI KONFLIK

KONFLI
K
REALIST
IS

KONFLIK DIMANA ISU


KETIDAKSEPAHAMAN ATAU
PERTENTANGAN TERKAIT
DENGAN SUBSTANSI ATAU OBJEK
KONFLIK SEHINGGA DAPAT
DIDEKATI DENGAN DIALOG,
PERSUASIF DAN MUSYAWARAH,
NEGOSIASI ATAU VOTING

KONFLIK
NONREALISTIS

KONFLIK YANG TIDAK ADA


HUBUNGAN DENGAN SUBSTANSI
ATAU OBJEK KONFLIK, HANYA
CENDERUNG MENCARI
KESALAHAN LAWAN BAIK
DENGAN CARA KEKUASAAN,
KEKUATAN, AGRESI ATAU
PAKSAAN

3. ASPEK KELUARAN :
KONFLIK KONSTRUKTIF, YAITU
KONFLIK DALAM RANGKA
MENCARI SOLUSI

KONFLIK DESTRUKTIF, YAITU KONFLIK


YANG TIDAK MENGHASILKAN ATAU
TIDAK BERORIENTASI PADA SOLUSI,
MENGACAUKAN, MENANG SENDIRI
DAN HANYA SALING MENYELAHKAN

KONFLIK YANG TERJADI KARENA ADANYA


KETIDAK ADILAN ALOKASI SUMBER DAYA
KESELURUH ORGANISASI SEHINGGA
MENIMBULKAN PERTENTANGAN EKSTRIM
KONFLIK SECARA INDIVIDU ATAU KELOMPOK
YANG MEMILIKI KEDUDUKAN RELATIF SAMA
KONFLIK ANTAR KOMPONEN MASYARAKAT
DIDALAM SUATU STRUKTUR YANG BERSIFAT
HIERARKIS

DIAGONAL

HORIZONT
AL

VERTIKAL

4. BERDASARKAN POSISI PELAKU


YANG BERKONFLIK

EMPAT KATEGORI DALAM


KONFLIK

1. PRA- KONFLIK, YAITU PERBEDAAN TETAPI BELUM


MENJADI SUMBER KONFLIK
2. KONFLIK TERTUTUP (LATENT), YAITU KONFLIK
TERSEMBUNYI , TIDAK MUNCUL DIPERMUKAAN
TETAPI TERUS BERLANGSUNG
3. KONFLIK PERMUKAAN (EMERGING), YAITU
KONFLIK YANG MUNCUL HANYA KARENA
KESALAHPAHAMAN ATAS SASARAN YANG INGIN
DICAPAI
4. KONFLIK TERBUKA (MANIFEST), YAITU KONFLIK
ATAU PERTENTANGAN YANG SANGANT NYATA
DAN BERAKAR SANGAT MENDALAM

KONFLIK
PRIBADI

KONFLIK
ANTAR
KELOMPOK

KONFLIK
RASIAL

BENTU
K
KONFL
IK
KONFLIK
INTERNASION
AL

KONFLIK
POLITIK

KONFLIK
ANATR KELAS
SOSIAL

TAHAP-TAHAP KONFLIK

ESKALASI
KONFLIK

konflik

Konfrontasi

akibat
Pasca konflik

Pra konflik

Periode waktu

SEBAB-SEBAB TERJADINYA
KONFLIK

MENURUT SOERJONO SOEKANTO, SEBAB TERJADINYA


KONFLIK :
1. PERBEDAAN ANTAR ORANG PERORANGAN
2. PERBEDAAN KEBUDAYAAN
3. BENTROKAN KEPENTINGAN
4. PERUBAHAN SOSIAL YANG CEPAT UNTUK SEMENTARA
WAKTU MENGUBAH NILAI-NILAI DALAM MASYARAKAT
5. LEMAHNYA KEPEMIMPINAN
6. KETIDAKADILAN YANG DIRASAKAN OLEH SEBAGIAN
ATAU SELURUH KELOMPOK MASYARAKAT
(KESENJANGAN SOSIAL)
7. RENDAHNYA TINGKAT PENEGAKAN HUKUM

MENURUT SUPROHARDJO (2000)

PERBEDAAN
TATA NILAI
PERBEDAAN
PENGETAHUA
N

PERBEDAAN
PERSEPSI

PERBEDAAN
KEPENTINGAN

SUMBE
R
KONFLI
K

PERBEDAAN
PENGAKUAN
HAK
KEPEMILIKAN
(KLAIM)

SUMBER KONFLIK MENURUT WIRAWAN (2010)


KETERBATASA
N SUMBER
PERLAKUAN
TIDAK
MANUSIAWI

TUJUAN YANG
BERBEDA

KOMUNIKASI YANG
TIDAK BAIK

INTERDEPENDENS
I TUGAS

SISTEM IMBALAN
YANG TIDAK
LAYAK

KERAGAMAN
SISTEM SOSIAL

DIFERENSIASI
ORGANISASI

PRIBADI ORANG

AMBIGUITAS
YURIDIKSI

DAMPAK TERJADINYA
KONFLIK
DAMPAK POSITIF :
1. BERTAMBAHNYA SOLIDARITAS INTERNAL DAN RASA IN GROUP
SUATU KELOMPOK
2. MEMUDAHKAN KEPRIBADIAN INDIVIDU
3. MEMUDAHKAN PROSES AKOMODASI (APABILA KEKUATAN
PIHAK YANG SALING BERTIKAI TIDAK SEIMBANG)
DAMPAK NEGATIF :
4. GOYAH DAN RETAKNYA PERSATUAN KELOMPOK
5. MENIMBULKAN DAMPAK PSIKOLOGIS YANG NEGATIF
6. MEMATIKAN SEMANGAT KOMPETISI DALAM MASYARAKAT
7. HANCURNYA HARTA BENDA DAN JATUHNYA KORBAN MANUSIA
8. MUNCULNYA DOMINASI, DAN TAKLUKNYA SALAH SATU PIHAK
9. MEMPERJELAS JARAK SOSIAL

PENGENDALIAN KONFLIK
AKOMODASI = SUATU PROSES DALAM HUBUNGANHUBUNGAN SOSIAL YANG MENGARAH PADA ADAPTASI
SEHINGGA ANTAR INDIVIDU ATAU KELOMPOK TERJADI
HUBUNGAN SALING MENYESUAIKAN UNTUK MENGATASI
KETEGANGAN.
BENTUK AKOMODASI :
A.MEDIASI (MEDIATION)
PENYELESAIAN KONFLIK YANG DILAKUKAN DENGAN
MENGHADIRKAN PIHAK KETIGA YANG AKAN MEMBERIKAN
NASIHAT UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN KONFLIK TANPA
ADANYA PAKSAAN
B. NEGOSIASI (NEGOTIATION)
SUATU PROSES TERSTRUKTUR YANG DIGUNAKAN OLEH PIHAK
YANG BERKONFLIK UNTUK MELAKUKAN DIALOG TENTANG ISUISU DI MANA MASING-MASING PIHAK MEMILIKI PENDAPAT YANG
BERBEDA (FISHER, 2001)

C. KONSILIASI
PENGENDALIAN YANG DILAKUKAN OLEH LEMBAGALEMBAGA TERTENTU YANG MEMUNGKINKAN TUMBUHNYA
POLA DISKUSI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN-KEPUTUSAN
DIANTARA PIHAK-PIHAK YANG BERLAWANAN MENGENAI
PERSOALAN-PERSOALAN YANG MEREKA PERTENTANGAN
D. TRANSFORMASI KONFLIK
USAHA-USAHA JANGKA PANJANG YANG BERORIENTASI
UNTUK MENDAPATKAN HASIL, PROSES DAN PERUBAHAN
STRUKTURAL.
E. ARBITRASI
DIMAN PIHAK YANG BEKONFLIK BERSEPAKAT UNTUK
MENERIMA ATAU TERPAKSA MENERIMA KEPUTUSAN
PIHAK KETIGA YANG MEMBANTU MEDIASI KASUS
F. AJUDICATION
CARA MENYELESAIKAN KONFLIK MELALUI PENGADILAN

G. KOERSI : BENTUK AKOMODASI YANG


TERJADI MELALUI PEMAKSAAN
TERHADAP PIHAK YANG LEBIH LEMAH
H. STALEMATE : BENTUK AKOMODASI
DIMANA PIHAK-PIHAK YANG BERTIKAI
KARENA KEKUATANNYA SEIMBANG
KEMUDIAN BERHENTI PADA SUATU
TITIK TERTENTU UNTUK TIDAK
MELAKUKAN PERTENTANGAN\
I. TOLERANSI : BENTUK AKOMODASI
TANPA ADANYA PERSETUJUAN
FORMAL

3 KOMPONEN UTAMA DALAM KONFLIK :

KEPENTINGAN
BAIK YANG
BERSIFAT
SUBJEKTIF
ATAU
OBJEKTIF

EMOSI
PERASAAN
SEPERTI
KEMARAHA
N,
KETAKUTAN
, DLL

NILAI
TERTANAM
PADA IDE
DAN
PERASAAN
MENGENAI
BENAR DAN
SALAH
DALAM
MENGATUR
PRILAKU KITA

PENGELOLAAN KONFLIK
MEMBANTU ORANG-ORANG
YANG SEDANG BERKONFLIK
UNTUK MENGATASI EMOSINYA
SEHINGGA MEREKA LEBIH SIAP
UNTUK MENYELESAIKANNYA
PERSOALAN-PERSOALAN DI
DALAM KONFLIK
MENGELOLA
KONFLIK

PENDEKATAN DAN CARA MENGELOLA KONFLIK


BERSAIN
G

ACCOMODATI
NG

COLLABORATIN
G

PENGELO
LA
KONFLIK

AVOIDIN
G

COMPROMISI
NG

WITHDRAWAL (PENARIKAN) : MENUNGGU SAMBIL


BERUSAHA MEMAHAMI SITUASI
ASSERTIF : BERUSAHA MENGATASI SECARA TEGAS
DAN DENGAN CARA YANG BAIK
ADJUSTING : BERUSAHA MENYESUAIKAN DIRI
DENGAN PIHAK LAIN
FORCE : MENGGUNAKAN KEKUATAN FISIK ,
ANCAMAN DAN TEROR
BLAME : MENYALAHKAN ORANG LAIN KARENA
SUMBER KONFLIK TIDAK JELAS