Anda di halaman 1dari 20

pemeriksaan KebuNTINGAN

PADA SAPI

Drh. Muslih
Pertemuan Peningkatan SDM se-NTB
Balai RSHLV Banyumulek

TUJUAN DARI PKB


TUJUAN DARI PKB
1. Menentukan bunting atau tidaknya
hewan
2. Mengetahui stadium kebuntingan
3. Mengetahui Status Reproduksi Sapi
4. Melakukan Terapi Pada CLP

PKB dapat dilakukan dgn

beberapa cara:
Pemeriksaan saluran reproduksi
per rektum
secara manual dengan tangan
Pemeriksaan hormonal
Menggunakan Alat Bantu
Deteksi Kebuntingan dengan
teknik Ultrasonografi atau Scan

TANDA-TANDA HEWAN
BUNTING

Tidak kembali birahi lagi pada siklus berikutnya

(non return = NR)


Sapi menjadi lebih tenang temperamennya,
Ada peningkatan kondisi tubuh dan bulu menjadi
lebih halus.
Perkembangan kelenjar mamae yg progresif, pada
sapi dara mulai 2 bulan kebuntingan, pada sapi
dewasa pada minggu minggu terakhir kebuntingan
Perbesaran abdomen kanan secara progresif,
Pertambahan Berat Badan
Perubahan-perubahan lainnya.

Stadar Prosedur
Pelaksanaan PKB Sapi

Sebelum melakukan PKB dengan tangan pastikan


Kuku sudah pendek
Siapkan Alat bantu; Kandang jepit, Glove, Vaselin
Lakukan Restrain dengan meperhatikan
Keselamatan Diri sendiri dan keslamatan Sapi
yang di PKB
Usahakan mengunakan tangan kiri dgn Glove
yang sesuai panjang sampai persendian pundak
dn gunakan vaselin spy tdk mengiritasi
Kosongkan Rektum dari Feses
Masukan tangan dengan hati hati, amati dengan
teliti dan seksama, saat rectum mengejang jangan
dipaksa

Uterus Bunting Awal


Perubahan2 yang dapat dipalpasi pada

uterus bunting awal meliputi:


1. Penipisan nyata dari dinding uterus
2. Akumulasi cairan dalam uterus
3. Kornu uteri membesar dan menjadi
asimetris
Ketiga tanda ini mudah dideteksi pada
sapi menjelang 3 bulan umur
kebuntingan.

DETEKSI UMUR KEBUNTINGAN


AWAL
Perkiraan kebuntingan sangat tepat

dimungkinkan antara minggu ke 5 atau 6


sampai minggu ke 13 kebuntingan.
Adanya cairan dalam kornu uteri
merupakan dasar penentuan umur
kebuntingan sapi sampai minggu ke 8.
Antara minggu ke 8 sampai dengan 13
ukuran relatif dan absolut kornu digunakan
untuk menentukan umur kebuntingan

DETEKSI KEBUNTINGAN SETELAH


BULAN KETIGA
Serviks tertarik ke depan ke tepian lantai

ruang pelvis.
Konfirmasi kebuntingan dilakukan setelah
ada:
1. Palpasi fetus
2. Palpasi kotiledon
3. Palpasi fremitus arteria uterina media.
Palpasi fetus dapat dideteksi pada semua
stadium setelah kebuntingan lewat bulan
ke 3

Palpasi Pada Uterus


Kebuntingan awal kedua kornu

asimetris, ada rabaan fluktuasi (balon


karet terisi air) pada kornu yg membesar
Kebuntingan 30-35 hari kornu
diameter 2-3 cm, kornu membesar dan
fluktuasi
50 hari diameter 5-7 cm
60 hari diameter 6-9 cm
70 hari diameter 8-12 cmPalpasi Pada
Uterus

Palpasi Kotiledon
* 80 HARI diameter
kornu bunting 10-14 cm
* 90 hari diameter 12-16
cm,kotiledon 2x1,25 cm

Deteksi Fetus
Fetus dapat diraba dengan palpasi bagian bawah
dari kornu bunting
120-150 hari uterus cepat membesar
5-6 bulan uterus tertarik ke depan &
ke bawah lantai abdomen, untuk sapi
ukuran
besar fetus tidak terjangkau
tangan
6-7 bulan fetus kembali naik
8-9 bulan kepala & kaki fetus teraba dan
mengarah ke pelvis

Deteksi Arteria Uterina


Media
Pada

penggantung uterus panda bagian


dorsal tulang ileum terdapat arteria uterina
media.
Arteri ini memberi darah ke uterus dan
foetus pada sapi bunting.
Arteri ini melekat longgar pada tulang ileum
dan dapat mudah digerakan ke kiri dan
kanan
Dengan bertambahnya kebuntingan maka
arteri ini akan mengalami perubahan dari
denyut arteri menjadi desiran atau fremitus

Selamat Mencoba

Terima Kasih