Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

INSOMNIA/GANGGUAN TIDUR

Pokok bahasan

: Insomnia/Gangguan Tidur

Sub pokok bahasan

: Insomnia/Gangguan Tidur

Penyuluh

: Anindya Arum Miranti

Hari/tanggal

: Kamis, 2 April 2015

Waktu

: 35 menit

Tempat

: Kos Nn. C di Jalan Antang II no. 56 B

Sasaran

: Nn. C dan penghuni kos lainnya.

A. Tujuan
1. Tujuan Intruksional Umum ( TIU )
Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan penghuni Kos mapu memahami
gangguan tidur atau insomnia dan upaya penanganannya
2. Tujuan Intruksional Khusus ( TIK )
a. Pengertian tidur
b. Pengertian gangguan tidur atau insomnia
c. Tanda dan gejala insomnia
d. Penyebab insomnia
e. Akibat tidur yang terganggu
f. Cara mengatasi insomnia
B.

Media
1.

Leaflet

C.

D.

Metode
1.

Ceramah

2.

Tanya jawab

Pelaksanaan

No.

Acara

1.

Pembukaan

Waktu
5 menit

Kegiatan Penyuluhan

Evaluasi

1) Mengucap salam

Menjawab

2) Memperkenalkan

salam,

diri

mendengarkan

3) Menjelaskan
kontrak waktu, topik
dan tujuan
2.

Inti

15 menit

penyuluhan
1) Menjelaskan tentang
pengertian tidur.
2) Menjelaskan
Pengertian
Insomnia.
3) Menjelaskan tentang
tanda dan gejala
Insomnia.
4) Menjelaskan
penyebab insomnia

Mendengarkan
dan
memperhatikan.

5) Menjelaskan akibat
insomnia
6) Memberikan
penjelasan tentang
cara mengatasi
3.

Diskusi dan

4.

10 menit

insomnia
Diskusi dan tanya jawab

Peserta bertanya

tanya jawab

dan

Penutup

memperhatikan.
Mendengarkan

5 menit

1) Menyimpulkan hasil
penyuluhan.
2) Memberi saran-

dan

menjawab

salam.

saran.
3) Memberi salam

E.

Materi
Gangguan Tidur/Insomnia
1.

Definisi Tidur
Tidur merupakan kondisi tiak sadar dimana individu dapat dibangunkan oleh
stimulasi atau sensori yang sesuai (Guyton dalam Aziz Alimul H) atau juga
dapat dikatakan sebagai keadaan tidak sadarkan diri yang relatif, bukan
hanya keadaan penuh ketenangan tanpa kegiatan, tetapi lebih merupakan
suatu urutan siklus yang berulang, dengan ciri adanya aktifitas yang minim,
memiliki kesadaran yang bervariasi terhadap perubahan fisiologis dan terjadi
penurunan respon terhadap rangsangan dari luar.

2.

Definisi gangguan tidur atau insomnia

Insomnia didefinisikan sebagai suatu persepsi dimana seseorang merasa


tidak cukup tidur atau merasakan kualitas tidur yang buruk walaupun orang
tersebut sebenarnya memiliki kesempatan tidur yang cukup, sehingga
mengakibatkan perasaan yang tidak bugar sewaktu atau setelah terbangun
dari tidur .
Penderita insomnia berbeda dengan orang yang memang waktu tidurnya
pendek ( short sleepers ), dimana pada short sleepers meskipun waktu tidur
mereka pendek, mereka tetap merasa bugar sewaktu bangun tidur, berfungsi
secara normal di siang hari, dan mereka tidak mengeluh tentang tidur mereka
di malam hari.
3.

Penyebab gangguan tidur atau insomnia


Beberapa factor yang merupakan penyebab Insomnia yaitu :
a. Faktor Psikologi :
Stres yang berkepanjangan paling sering menjadi penyabab dari Insomnia
jenis kronis, sedangkan berita-berita buruk gagal rencana dapat menjadi
penyebab insomnia transient.
b. Problem Psikiatri
Depresi paling sering ditemukan. Jika bangun lebih pagi dari biasanya
yang tidak diingininkan, adalah gejala paling umum dari awal depresi,
Cemas, Neorosa, dan gangguan psikologi lainnya sering menjadi
penyebab dari gangguan tidur.

c. Sakit Fisik
Sesak nafas pada orang yang terserang asma, sinus, flu sehingga hidung
yang tersumbat dapat merupakan penyebab gangguan tidur. Selama
penyebab fisik atau sakit fisik tersebut belum dapat ditanggulangi dengan
baik, gangguan tidur atau sulit tidur akan dapat tetap dapat terjadi.

d. Faktor Lingkungan
Lingkungan yang bising seperti lingkungan lintasan pesawat jet, lintasan
kereta api, pabrik atau bahkan TV tetangga dapat menjadi faktor
penyebab susah tidur.
e. Gaya Hidup
Alkohol, rokok, kopi, obat penurun berat badan, jam kerja yang tidak
teratur, juga dapat menjadi faktor penyebab sulit tidur.
4.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

Tanda dan gejala gangguan tidur


Perasaan sulit tidur, bangun terlalu awal
Sering terbangun waktu malam
Sukar memulai tidur
Kontong mata hitam
Wajah kelihatan kusam
Mata merah, hingga timbul bayangan gelap di bawah mata
Lemas, mudah mengantuk
Resah dan mudah cemas
Sulit berkonsentrasi, depresi, gangguan memori, dan gampang

a.
b.
c.
d.
e.

tersinggung.
Dampak atau akibat dari gangguan tidur/insomnia
Menurunnya vitalitas kerja
Daya ingat dan konsentrasi menurun
Tidak ada tenaga / malas
Keterampilan berkomunikasi yang tidak bagus
Badan lemah / kelelahan / sakit kepala.

5.

6.

Cara mengatasi insomnia


a. Ciptakan lingkungan yang tenang dan aman untuk tidur : kurangi
bising dan cahaya ruangan yang tidak diinginkan, ruangan tidak terlalu
panas atau dingin.
b. Olah raga kurang lebih 6 jam sebelum tidur.
c. Mandi dengan air hangat, sebaiknya dilakukan 1 atau 2 jam sebelum
tidur.
d. Hindari stress dengan cara berdzikir, membaca dan lain-lain.
e. Hindari meminum minuman yang mengandung kafein (seperti kopi),
dan alkohol di malam hari.
f. Hindari penggunaan obat tidur jangka panjang
Gunakan teknik relaksasi

Cara teknik relaksasi nafas dalam :


1) Hirup udara melalui hidung
2) Tahan 2-3 detik
3) Setelah itu hembuskan melalui mulut secara perlahan-lahan