Anda di halaman 1dari 10

ANALISIS SURPLUS KONSUMEN DAN SURPLUS PRODUSEN

SERTA MODEL VALUASI DAN NET PRESENT VALUE


SUMBERDAYA IKAN HIAS DI KABUPATEN BOGOR
Disusun untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester
Mata Kuliah Ekonomi Sumberdaya Perikanan pada Semester Ganjil

Disusun oleh :
Kelompok 6 / Perikanan A
Novel Firdaus
230110120021
Sundoro Yoga
230110120023
Erra Dian Saputra
230110120041
Andi Aria Nugraha
230110120044
Kenny Pramudya
230110120067
Respandu Zulfachri
230110120069
M. Rizki Mauludan
230110120070

PROGRAM STUDI PERIKANAN


FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2014

DAFTAR ISI
BAB

II

III

Judul

HALAMAN

DAFTAR ISI.................................................................................

ii

Pendahuluan
1.1. Latar Belakang........................................................................
1.2. Tujuan.....................................................................................

1
1

Pembahasan
2.1. Tinjauan Umum......................................................................
2.2. Asumsi.....................................................................................
2.3. Surplus Konsumen Ikan Hias..................................................
2.4. Surplus Produsen Ikan Hias....................................................
2.5. Analisis Sumberdaya Ikan Hias..............................................
2.6. Net Present Value Sumberdaya Ikan Hias...............................

2
2
3
4
5
6

Penutup
3.1. Kesimpulan.............................................................................
3.2. Saran.......................................................................................

7
7

DAFTAR PUSTAKA...................................................................

ii

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Ikan hias merupakan salah satu komoditas perikanan yang menjadi

komoditas perdagangan potensial baik di dalam maupun di luar negeri. Ikan hias
dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan devisa bagi negara. Ikan hias memiliki
daya tarik tersendiri untuk menarik minat para pecinta ikan hias (hobiis) dan juga
kini banyak para pengusaha ikan konsumsi yang beralih pada usaha ikan hias.
Kelebihan dari usaha ikan hias adalah dapat diusahakan dalam skala besar
maupun kecil ataupun skala rumah tangga, selain itu perputaran modal pada usaha
ini relatif cepat.
Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah sentra produksi ikan hias
air tawar yang ada di Provinsi Jawa Barat. Menurut data yang diperoleh, produksi
ikan hias di Kabupaten Bogor mengalami perkembangan yang positif yakni
dengan adanya peningkatan jumlah produksi ikan hias air tawar setiap tahunnya.
Perkembangan produksi ini, karena adanya peningkatan jumlah produksi dan
jumlah pembudidaya ikan hias air tawar di Kabupaten Bogor.
1.2.

Tujuan
a) Mengetahui surplus konsumen dan surplus produsen sumberdaya ikan hias
di Kabupaten Bogor melalui model kaedah tabel surplus dan grafik
surplus.
b) Mengetahui valuasi ekonomi sumberdaya ikan hias di Kabupaten Bogor
melalui pendekatan nilai ekonomi total (total economic value).
c) Mengetahui Net Present Value sumberdaya ikan hias di Kabupaten Bogor
dari hasil valuasi ekonomi.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1.

Tinjauan Umum

Berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor (2009),
produksi ikan hias di Kabupaten Bogor tiap tahun mengalami peningkatan.
Produksi ikan hias mengalami peningkatan dari 78.288 ribu ekor pada tahun 2007
menjadi 84.517 ribu ekor pada tahun 2008, peningkatan yang terjadi yaitu sebesar
7,96 persen. Data perkembangan produksi ikan di Kabupaten Bogor dari tahun
2004-2008 dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Data Perkembangan Produksi Ikan di Kabupaten Bogor Tahun 2004-2008

2.2.

Asumsi
a) Terdapat sebuah perusahaan bernama Arifin Fish Farm yang memproduksi
ikan hias di Kabupaten Bogor.
b) Ikan hias yang di produksi oleh perusahaan Arifin Fish Farm merupakan
sumberdaya perikanan Kabupaten bogor.
c) Perusahaan ikan hias Arifin Fish Farm merupakan satu-satunya perusahaan
yang ada di Kabupaten Bogor.
d) Dalam menganalisis surplus yang terjadi konsumen maupun produsen,
hanya digunakan satu jenis ikan hias yang diproduksi oleh perusahaan
Arifin Fish Farm.
e) Waktu yang dibutuhkan dalam menghitung Net Present Value sumberdaya
ikan hias di Kabupaten Bogor adalah 5 tahun.
f) Discount Factor yang digunakan adalah 10%.

2.3.

Surplus Konsumen Ikan Hias di Kota Bogor

Tabel 2. Surplus Konsumen Ikan Black Ghost


Harga yang
Kelebihan Apabila
Jumlah (ekor)
Sanggup
Harga Produk
Ditawarkan
(Rp 1500)
1
1900
200
2
1800
150
3
1700
100
4
1600
50
5
1500*
0
6
1400
7
1300
8
1200
9
1100
10
1000
-

Jumlah Kelebihan
Konsumen
200
350
450
500
500
-

* Titik keseimbangan yang membentuk harga pasar ikan hias Black Ghost berada pada harga Rp
1500,- dengan jumlah ikan yang mampu di beli sebanyak 5 ekor.

Gambar 1. Grafik Surplus Konsumen Ikan Hias


Black Ghost

B
A

Rumus = AB x BC Berdasarkan gambar 1 mengenai grafik surplus konsumen,


= 400 x 5 didapatkan nilai sebesar Rp 1000,- yang merupakan nilai
= Rp 1000,

keuntungan konsumen terhadap pembelian ikan hias Black


Ghost di kabupaten Bogor.

2.4.

Surplus Produsen Ikan Hias di Kota Bogor

Tabel 3. Tabel Surplus Produsen Ikan Black Ghost


Harga yang
Kelebihan Apabila
Jumlah
Sanggup
Harga Produk
Ditawarkan
Rp 1500
1
1900
200
2
1800
150
3
1700
100
4
1600
50
5
1500*
0
6
1400
7
1300
8
1200
9
1100
10
1000
-

Jumlah Kelebihan
Produsen

* Titik keseimbangan yang membentuk harga pasar ikan hias Black Ghost berada
1500,- dengan jumlah ikan yang mampu di beli sebanyak 5 ekor.

200
350
450
500
500
pada harga Rp

C
Gambar 2. Grafik Surplus Produsen Ikan Hias
Black Ghost

A
Rumus

= AB x BC Berdasarkan gambar 2 menggenai grafik surplus produsen,


= 1500 x 5 didapatkan nilai sebesar Rp 3750,- yang merupakan nilai
= Rp 3.750,- keuntungan produsen terhadap penjualan ikan hias Black
Ghost di kabupaten Bogor.

2.5.

Analisis Sumberdaya Ikan Hias di Kota Bogor

2.5.1. Nilai manfaat langsung (direct use value)


Tabel 4. Nilai Manfaat Langsung dari Ikan Hias
Kegunaan/Manfaat
Produk

Menambah nilai estetika

Ikan hias yang ada di suatu


wadah aquarium yang
ditempatkan di dalam
ruangan

Rekreasi

Penyelenggaraan pameran
atau kontes ikan hias

Ekspor

Komoditas unggul dari ikan


hias

Kuantifikasi
1 ekor ikan hias black
ghost seharga Rp 1.500.
Produksi per tahun
sebesar 13.545. Jumlah
penghasilan sebesar Rp
20.317. 500,Harga tiket per individu
Rp 10.000, jumlah
pendatang 1200 orang,
jumlah pemasukan
sebesar Rp 12.000.000,-*
tahun 2012 tercatat
2.506.989 ekor ikan hias
yang diekspor dengan
nilai Rp 28.556.576. 900,-

* hanya diadakan satu kali penyelenggaraan dalam satu tahun


2.5.2. Nilai manfaat tidak langsung (indirect use value)
Tabel 5. Nilai Manfaat Tidak Langsung dari Ikan Hias
Kegunaan
Produk
Fungsi ekologis

Merupakan bagian dari suatu


jaring makanan didalam
ekosistem karang diperairan.

Kuantifikasi
Total biaya produksi yang
digunakan untuk budidaya
ikan hias* sebesar Rp
1.195.484.900,-

*Biaya produksi ikan hias yang dilakukan oleh Arifin Fish Farm

2.5.3. Nilai manfaat pilihan


Tabel 6. Nilai Manfaat Pilihan dari Ikan Hias
Kegunaan
Produk

Desain

Hasil sintesis warna kulit


yang digunakan sebagai
bahan tambahan untuk cat
mobil

Kuantifikasi
Biaya pengecatan mobil
full body seharga Rp
5.000.000,permintaan
pengecatan untuk satu
tahun adalah 10 mobil,
jumlah
penghasilan
sebesar Rp 50.000.000,-*

* biaya dan kemampuan dalam pengecatan bergantung dari kemampuan produsen dan pemilik mobil

2.5.4. Nilai Manfaat Total Ikan Hias


Nilai manfaat total dari ikan hias yang telah diidentifikasi dan
dikuantifikasi yaitu:
Tabel 7. Nilai Manfaat Total dari Ikan Hias di Kabupaten Bogor

2.6.

No

Jenis Manfaat

1
2
3

Manfaat langsung
Manfaat tidak langsung
Manfaat pilihan
Nilai Manfaat Total

Rp
Rp
Rp
Rp

Nilai Manfaat
(Rp/Tahun)
28.588.894.400,1.195.484.900,50.000.000,29.834.379.300,-

Net Present Value Sumberdaya Ikan Hias di Kota Bogor

Jenis Manfaat
Manfaat langsung

Nilai Manfaat
(Rp/Tahun)

NPV Nilai Manfaat dalam


Waktu 5 tahun (Rp)

Rp

28.588.894.400,- Rp

108.374.402.644,-

Rp
Rp
Rp

20.317. 500,- Rp
12.000.000,- Rp
28.556.576. 900,- Rp

77.019.310,45.489.441,108.251.893.892,-

Manfaat Tidak Langsung

Rp

1.195.484.900,- Rp

4.531.828.342,-

Manfaat Pilihan

Rp

50.000.000,- Rp

189.539.338,-

Nilai Estetika
Rekreasi
Ekspor

Dari hasil perhitungan NPV yang didapat menunjukan bahwa nilai


sumberdaya ekonomi ikan hias lebih dari 0 yang menunjukan bahwa investasi
yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan, masyarakat, dan
lingkungan.

BAB III
PENUTUP
3.1.

Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah dilakukan dapat disuimpulkan bahwa:
a)

Surplus konsumen yang didapatkan adalah Rp 1000,- dan surplus


produsen yang didapatkan adalah Rp 3.750,- yang mana keuntungan
produsen lebih besar dibandingkan surplus konsumen.

b) Nilai ekonomi total dari ikan hias adalah sebesar Rp 29.834.379.300,c) Net Present Value yang dapatkan diatas 0 dari valuasi ekonomi ikan hias
menunjukkan bahwa investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi
perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.
3.2.

Saran
Untuk mempertahankan atau bahkan

meningkatkan

nilai

manfaat

keberadaan ikan hias berdasarkan willingness to pay masyarakat, maka perlu


dilakukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang

pentingnya

pelestarian sumber daya alam ikan hias melalui kegiatan pendidikan dan
penyuluhan.

DAFTAR PUSTAKA
Adhi, Prasetyo. 2014. Tips Pilih Bengkel Body Repair. http://usedcar.autobild.
co.id/read/2014/02/03/9568/30/12/Tips-Pilih-Bengkel-Body-Repair. Diakses
pada 04 Oktober 2014.
bogor-kita.com. 2013. Kabupaten Bogor Pengekspor Ikan Hias Terbesar di
Indonesia.
http://bogor-kita.com/pemerintahan/kabupaten-bogor/3971kabupaten-bogor-pengekspor-ikan-hias-terbesar-di-indonesia.html. Diakses
pada 04 Oktober 2014.
J, Rizky. 2014. Pameran dan Kontes Ikan Hias. http://fokusbogor.com/berita-494pameran-dan-kontes-ikan-hias.html. Diakses pada 04 Oktober 2014.
Mukhamadun, dkk. 2008. Valuasi Ekonomi Hutan Ulayat Buluhcina Desa
Buluhcina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Pekanbaru: Universitas
Riau.
Rohmawati, Oom. 2010. ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA
IKAN HIAS AIR TAWAR PADA ARIFIN FISH FARM, DESA CILUAR,
KECAMATAN BOGORUTARA, KOTA BOGOR. Bogor: Institut Pertanian
Bogor.