Anda di halaman 1dari 7

Pendekatan aspek teknis

Struktur bangunan
System struktur yang digunakkan dapat dengan struktur konvensional, struktur
advance ataupun penggabungan keduanya. System konvensional, yaitu dengan
struktur rangka beton dengan modul pendek; system advance dengan strukturr
shell, space frame, grid, folded plate, atau cable.
Modul ruang
Modul ruang vertical, apabila menggunakan penghawaan dan pancahayaan buatan
jarak ideal adalah 2,70 m. sedangkan bila menggunakan pencahayaan dan
penghawaan alami jarak ideal modul vertical 3-4,5 m.
Modul ruang Horizontal, ditentukan oleh luas kegiatan yang akan berlangsung.
Penentuan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
a. system struktur yang akan digunakan
b. fleksibelitas ruang yang akan digunakan pada bangunan berdasarkan penyediaan
ruang yang direncanakam
Pendekatan Aspek Kinerja
Pencahayaan
Pencahayaan alami, digunakan semakslmal mungkin pada sebagian besar
ruangan yang ada, sebagai pencahayaan pada siang hari, hal ini untuk
memaksimalkan factor hemat energi dan ekonomis, selaint itu permainan cahaya
matahari dapat mentmbutkan efek efek estetis pada ruang-ruang, misalnya ruang
pamer.
Pencahayaan buatan. digunakan pada ruang ruang dengan kondisi tidak
terjangkau slnar matahari, ruang khusus seperti gudang koleksi yang harus
terlindung dari slnar matahari guna keutuhan karya seni. Pencahayaan buatan
secara khusus juga digunakan pada objek objek seperti objek pada ruang pamer
dan amphitheater.
Penghawaan
Penghawaan Alami, dimaksimalkan pada ruang ruang yang membutuhkan
sirkutasi udara bebas.
Penghawaan buatan, digunakan pada ruang yang membutuhkan penghawaan
yang stabil dengan sistem Air Conditioning ( A C ), seperti:
- Ruang Pamer; system penghawaan buatan dengan kelembaban 50-60% suhu
normal, guna menjaga kondisi benda benda koleksi yang rapuh.

Gudang koleksi.system penghawaan buatan dengan kelembaban antara 45-60%


dengan suhu antara 20-24C, guna menjaga koleksi dari jamur dan pelapukan
Penghawaan buatan pada ruangan tuas seperti ruang pamer,perpustakaan, ruang
serba guna menggunakan AC central, yang disalurkan ke masing-masing zona
pelayanan menggunakan ducting.sedangkan untuk ruang-ruang yang secara praktis
dinilai tidak mendukung akan menggunakan AC split, misalnya pada ruang
pengelola (office)
Listrik
Listrik diperoleh dari PLN dan sebagai cadangan digunakan genset yang secara
otomatis akan bekerja ketika pasokan listrik dari PLN mengalami gangguan
(padam).
Jaringan Komunikasi
Jaringan komunikasi menggunakan 2 sistem, komunikasi internal yang
menghubungkan antar ruang dengan memakai telpon system parallel atau
intercom, dan komunikasi eksternal yang menghubungkan bangunan dengan
lingkungan luar, dengan memakai telepon, fax, jaringan internet.
Transportasi vertical
System transportasi vertical yang digunakan Contemporary Art Gallery, Yogyakarta
adalah tangga dan lift
System distribusi air bersih
Kebutuhan air bersih dapat diambil dari jaringan air bersih yang bersumber dari
PDAM.
Distribusi air menggunakan 2 sistem, yaitu:
1. Up Feed Distribution
Pada system pendistribusian ini, air diperoleh melalui air yang ditampung di daily
tank, kemudian dipompa keatas untuk didistribusikan keseluruh ruangan.
2. Down Feed Distribution
Pada system ini,air dari ground reservoir dipompa ke atas dan ditampung pada roof
reservoir kemudian didistribusikan ke bawah dengan mwmanfaatkan gravtasi bumi.
Sistem Pembuangan Air kotor
-

Air kotor dari lavatory dan dapur dapat disalurkan ke WWTS (waste Water
Treatment System), yang akan diolah untuk diteruskan kesaluran kota
Air hujan disalurkan melalui talang air untuk dialirkan ke saluran kota

Limbah padat basah dari lavatory disalurkan ke septic tank kemudian ke


sumur peresapan.

System Pemadam Kebakaran


System Pemadam Kebakaran yang digunakan pada Contemporary Art Gallery,
Yogyakarta adalah:
-

hydrant box, jarak minimal 30m dan luas pelayanan 800 m 2, ditempatkan
pada ruang-ruang yang mudah dicapai.
Water sprinkler, menyala setelah terindikasi adanya kebakaran oleh smoke
and heat detector
Smoke and heat detector, luas pelayanan 75m2, dihubungkan dengan alarm
untuk mendeteksi kemungkinan adanya kebakaran
Hydrant pylar, digunakan untuk memadamkan api diluar bangunan.
Tabung pemadam
Alarm

System penangkal petir


System ini menggunakan model faraday dengan menggunakan tiang-tiang bliksem
split dengan tinggi 30 cm diatas atap bangunan yang dipasang dengan jarak
maksimak setiap 7,5 m. tiang yang satu denngan yang lainnya dihubungkan
dengan kawat tembaga dan turun melalui kawat menuju arde.
System keamanan
System pengaman dilakukan dengan dua cara, yaitu pengamanan manual denga
memakai pos jaga, dan dengan perangkat CCTV.

Pendekatan Sirkulasi
Pola

Keterangan

Skema organisasi ruang makro


5

10

11
8

2
1

4
3

7
6
10
12

13

14

1.
2.
3.
4.
5.
15
6.
15
7.
8.
9.

main entrance
parkir pengunjung
parkir pengelola
plasa penerima
amphitheater
caf
lobby
R. pamer indoor
r. pamer outdoor

10.
11.
12.
13.
14.
15.
sirkulasi pengunjung

1. main entrance
2. parkir pengunjung
3. plasa penerima
4. amphitheater
5. caf
6. lobby
7. r. pamer
8. perpustakaan
9. artrshop
10. r. serbaguna

8
1

35

6
5

9
1
10

1. main entrance
2. parkir pengunjung
3. plasa penerima
4. amphitheater
5. caf
6. lobby
7. r. pamer
8. r. serbaguna
9. r. diskusi
10. r. worshop

sirkulasi seniman
7

8
1

35

6
5

9
1

sirkulasi pengelola

7
1

35

5
8
9

45

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

main entrance
parkir pengelola
plasa penerima
office
lobby
perpustakaan
r. kuratorial/gudang
lab.konservasi
artrshop

1. main entrance
2. Loading dock
3. caf

Sirkulasi barang
1

perpustakaan
artrshop
r. diskusi
r. serbaguna
r. worshop
servis

4.
5.
6.
7.

r. kuratorial/gudang
r.pamer
lab. Konservasi
gudang

Pengertian Karya:
Kata karya mempunyai pengetian pekerjaan; hasil perbuatan; buatan;
ciptaan (terutama hasil karangan) (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1988)
pengertian Baskoro Tedjo:
Dr. Ir. Baskoro Tedjo. MSEB, adalah salah satu arsitek Indonesia yang
memperhatikan masalah lingkungan, dan berusaha mewujudkan eko-arsitektur
dalam karya-karyanya. Beliau mengenyam pendidikan sarjana arsitektur di Institut
Teknologi Bandung, kemudian telah menyelesaikan program master di Poly
Univeristy New York, USA, dan program doctor di Osakan University. Kini beliau
menjadi staff professional di PT. Bita Bandung, serta berkarya di Baskoro Tedjo &
Associates (Selasar Sunaryo Art Space, 2010)
Contemporary :
kontemporer; masa kini, sewaktu, sejaman, waktu yang sama dengan
pengamat saat ini
Art :
seni; menurut Soedarso S.P. yaitu karya manusia yang mengkomunikasikan
pengalaman batinnya yang disajikan secara indah dan menarik sehingga
merangsang timbulnya pengalaman batin pula pada manusia lain yang
menghayatinya. Kelahirannya tidak didorong oleh hasrat memenuhi kebutuhan
pokok, melainkan merupakan usaha untuk melengkapi dan menyempurnakan
derajat kemanusiaannya memenuhi kebutuhan yang bersifat spiritual.
Menurut Ki Hajar Dewantara P yaitu seni merupakan bagian dari kebudayaan
yang timbul dari hidup perasaan manusia yang bersifat indah sehingga dapat
menggerakkan jiwa dan perasaan manusia.
Gallery :

Selasar atau tempat; dapat pula diartikan sebagai tempat yang memamerkan karya seni
3 dimensional

Menurut Pramudji Suptandar (desain interior 1999: 26), ruang merupakan


suatu tempat dimana kita bisa merasakan adanya batas-batas baik secara fisik oleh
indera manusia maupun yang dapat ditangkap indera manusia.
Menurut Francis D.K Ching (1996: 10)
ruang adalah substansi materi, seperti batu dan kayu. Walaupun demikian, ruang
pada umumnya tidak berbentuk dan terdispersi. Ruang universal tidak mempunyai
definisi. Pada saat suatu unsure diletakan pada suatu bidang, barulah hubungan
visualnya terbentuk. Ketika unsur-unsur lain mulai diletakan pada bidang tertentu,
terjadilah hubungan majemuk antara ruang dan unsure-unsur tersebut maupun
antara unsure yang satu dengan yang unsure lainnya. Ruang oleh karenanya
terbentuk dari adanya hubungan-hubungan tersebut dan kita merasakannya.
Unsure-unsur geometri seperti titik, garis, bidang, dan volume dapat dirangkai
untuk menegaskan dan membentuk ruang.