Anda di halaman 1dari 5

BAB I

LAPORAN KASUS
1.1 IDENTITAS PASIEN
Nama

: Tn. IH

Umur

: 49 tahun

Jenis Kelamin : Laki-laki


Agama

: Islam

Bangsa

: Indonesia

Pekerjaan

: Petani

Alamat

: Ladang panjang, Sarolangun

Tanggal anamnesa

: Senin, 30 Maret 2015

1.2 ANAMNESIS (Autoanamnesis)


1.2.1 Keluhan Utama
Mata kiri terasa sakit dan tiba-tiba kabur sejak 4 hari yang lalu.
1.2.2 Riwayat Penyakit Sekarang
1 minggu yang lalu, mata kiri os kemasukan serbuk kayu. Mata os
kemudian merah dan berair. Os juga merasa ada sesuatu yang mengganjal dimata
kiri. Os kemudian berobat ke dokter dan diberi obat tetes mata.
4 hari yang lalu, os mengeluhkan mata kirinya terasa sakit sekali dan juga
disertai sakit kepala hebat. Os juga ada mengeluhkan muntah. Os merasa
pandangannya kabur dan perlahan mata os tidak dapat melihat.
1 hari yang lalu os berobat ke rumah sakit sarolangun dan dirujuk ke RS
Raden Mattaher jambi.
Os masih mengeluhkan sakit kepala, sakit mata kiri, tidak dapat melihat,
dan mata merah. Muntah sudah tidak ada.

1.2.3 Riwayat Pengobatan Sebelumnya


Pasien sebelumnya sudah pernah berobat ke dokter untuk keluhan pada
mata kirinya. Kemudian oleh dokter ia diberi obat tetes mata, namun pasien
lupa obat apa yang diberikan oleh dokter tersebut.
1.2.4 Riwayat Penyakit Dahulu

Riwayat operasi disangkal

Riwayat trauma (-)

Riwayat sering terpapar dengan matahari, angin, dan debu pada kedua
mata (+) Mata merah (+)

Riwayat Alergi (-)

Riwayat Penyakit Sistemik:

Riwayat Hipertensi disangkal

Riwayat Penyakit Diabetes Mellitus disangkal

1.2.5 Riwayat Penyakit Dalam Keluarga


Tidak ada anggota keluarga yang pernah mengalami sakit yang sama.
Riwayat keluarga dengan Hipertensi dan Diabetes Mellitus disangkal.
1.2.6 Riwayat gizi :

baik

1.2.7 Keadaan Sosial Ekonomi


1.3 PEMERIKSAAN FISIK
1.3.1 Status Generalis
Keadaan Umum : baik
Kesadaran : Composmentis
Tanda Vital :
Tekanan Darah: 120/70 mmHg
Nadi : 80 x/menit
RR

: 18 x/menit

Suhu : Afebris

Kepala

: Normocephal

Mata

: Status Oftalmologi

THT

: Tidak ada keluhan

Mulut

: Tidak ada keluhan

Leher

: Tidak ada keluhan

Thoraks

: Tidak ada keluhan

Abdomen

: Tidak ada keluhan

Ekstremitas : Tidak ada keluhan

1.3.2 Status Oftalmologikus


Okuli Dekstra (OD)
6/15
Ortoforia

Visus
Kedudukan bola

Okuli Sinistra (OS)


0
Ortoforia

Bola mata bergerak

mata
Pergerakan bola

Bola mata bergerak ke

kesegala arah
Edema(-), hiperemis(-),

mata
Palpebral superior

segala arah
Edema(-), hiperemis(-),

entropion (-), ekteropion (-),

entropion (-), ekteropion (-),

trikiasis (-), distikiasis (-)


Edema(-), hiperemis(-),

trikiasis (-), distikiasis (-)


Edema(-), hiperemis(-),

Palpebral inferior

entropion (-), ekteropion (-),

entropion (-), ekteropion (-),

trikiasis (-), distikiasis (-)


Hiperemis (-), litiasis (-),

Konjungtiva

trikiasis (-), distikiasis (-)


Hiperemis (-), litiasis (-),

papil (-), folikel (-)


Hiperemis (-), litiasis (-),

palpebral superior
Konjungtiva

papil (-), folikel (-)


Hiperemis (-), litiasis (-),

papil (-), folikel (-), secret

palpebral inferior

papil (-), folikel (-), secret

Konjungtiva bulbi

(-)
Injeksi silier (-), injeksi

(-)
Injeksi silier (-), injeksi
konjungtiva (-), ekimosis

konjungtiva (+), ekimosis

(-), pinguekula (-),

(-), pinguekula (-),

pterigium (-)
Jernih
Sedang

pterigium (-)
Tampak edema (+)
Dangkal

Kornea
COA

Warna coklat kripta baik


Bulat, 5 mm, tepi regular,

Iris
Pupil

Carna coklat kripta baik


Bulat 6 mm, tepi regular,

RCL/RCTL (+)
Jernih
Jernih
Reflek fundus (+), papil

Lensa
Vitreous humor
Funduskopi

RCL (+), RCTL (+)


Jernih
Tampak gelap
Refleks fundus (-), tampak

bulat, merah orange, batas


tegas.
14,6
Sama dengan pemeriksaan

pucat, dan gelap


TIO
Tes konfrontasi

1.3 DIAGNOSIS KERJA


Glaucoma sekunder OS + hipermetropia OD
1.4 DIAGNOSIS BANDING
Glaukoma sekunder sudut terbuka
Glaukoma sekunder sudut tertutup
Uveitis
Konjungtivits akut
Endoftalmitis
1.5 ANJURAN PEMERIKSAAN
Genioskop
Perimetri
USG

1.6 PENATALAKSANAAN
Timolol 0,5% eye drop 2 dd gtt 1 OS
Polynel eye drop 6 dd gtt 1 OS
Glaucon tab 2 dd 1
KCL tab 2 dd 1

35,8
Tidak dapat dilakukan

1.7 PROGNOSIS
Quo ad vitam

: dubia

Quo ad fungtionam : dubia

Anda mungkin juga menyukai