Anda di halaman 1dari 4

NAMA : AHMAD ZUHUDY B

NIM

: 1214441020

TUGAS GENETIKA MOLEKULER


PERBEDAAN MRNA, TRNA, RRNA

1. mRNA
A.Struktur
Messenger RNA (mRNA) adalah jenis RNA beruntai tunggal (single strand) membawa informasi yang
digunakan untuk mensintesis protein (Solomon dkk, 2008)
Nama messenger RNA diusulkan oleh Jacob dan Monod (1961). Molekul dari mRNA adalah untai
tunggal seperti molekul rRNA dan komposisi dasar dari mRNA sama dengan DNA sehingga isi GC mRNA
sesuai dengan isi GC dari total genom yang ada, perkecualian untuk basa nitrogen purin dimana pada
DNA basa purin terdiri dari sitosin (C) dan timin (T) sedangkan pada mRNA terdiri dari sitosin (C) dan
urasil (U) (Verma, 2005).

Gambar 1.1
Struktur mRNA hasil transkripsi dari DNA Template
B.Asal
Selain untuk menjadi cetakan untuk sintesis untai komplementer baru saat replikasi DNA, untai DNA
juga berperan sebagai cetakan untuk merakit sekuens nukeotida RNA kompelementer berupa mRNA
(Reece dkk, 2008)
mRNA adalah jenis RNA yang disintesis oleh DNA dalam nukleus sebagai pembawa informasi genetik
yang akan diterjemahkan nantinya pada saat transkripsi. mRNA dibentuk oleh DNA (Reece dkk, 2012).
mRNA disintesis oleh DNA template dengan bantuan enzim polymerase III.
C.Fungsi
Sesuai dengan namanya, mesengger RNA (mRNA) berfungsi sebagai pembawa informasi genetik
dari DNA inti yang akan translasi untuk mensintesis polipeptida. Tempat terjadinya translasi adalah
ribosom (Reece dkk, 2008).
Menurut Weaver (2008), mRNA berfungsi sebagai pembawa sekuens asam amino yang spesifik dari
sebuah protein.
2.tRNA
A.Struktur
Struktur tRNA.ditemukan oleh Robert Holley (1965). Suatu molekul tRNA terdiri dari seutas molekul
untai RNA tunggal yang panjangnya hanya sekitar 80 nukelotida dibandingkan dengan sebagian besar
molekul mRNA yang panjangnya ratusan nukleotida. Karena keberadaan rentangan basa kompelementer
yang dapat saling berikatan hidrogen, untai tunggal ini dapat menggulung dan membentuk molekul

Struktur RNA transfer (tRNA)


RNA yang memiliki kemampuan untuk menggabungkan khusus dengan hanya satu asam amino dalam
reaksi yang dimediasi oleh seperangkat amino enzim-asam tertentu, yang disebut aminoasil-tRNA
sintetase; transfer yang asam amino dari "asam amino pool" untuk tempat sintesis protein dan
mencocokkan kodon mRNA dikenal sebagai RNA larut (sRNA) atauRNA transfer (tRNA) (Verma,2005)
Menurut Verma (2005) tRNA /transfer RNA memiliki beberapa karakteristik yang unik yaitu:
1.

molekul tRNA dengan ukuran yang relatif kecil dari 75 sampai 90 ribonucleotides dan, dengan
demikian, lebih kecil dari baik mRNA atau salah satu rRNA, dan memiliki koefisien sedimentasi 4S

2.

Rasio A: U dan G: C yang dekat kesatuan yang menunjukkan pembentukan DNA seperti
segmen ganda heliks (struktur sekunder). Dalam segmen heliks ganda ini, G: pasangan basa C lebih
umum daripada A: U dengan oleh rasio AU: GC = 0.3:0.7

3.

Semua molekul tRNA memiliki struktur tersier dan konsentrasi ion Mg2+ yang penting bagi
stabilisasi.

4.

Sejumlah nukleotida yang ditemukan "tidak biasa" di tRNA (misalnya, pseudouridine atau
psi), inosin (), dihydroxyuridine (DHU), dll).

2.Asal
Seperti mRNA dan tipe-tipe RNA yang lain, molekul RNA transfer (tRNA) ditranskripsikan dari cetakan
DNA. Dalam sel eukariotik, tRNA seperti mRNA dibuat dalam nukleus dan harus berpindah dari nukleus
ke sitoplasma, tempat translasi terjadi (Reece dkk, 2008).
tRNA disintesis dalam inti dengan bantuan katalisis oleh enzim RNA polymerase III (Solomon dkk, 2008)
3.Fungsi
tRNA berfungsi mentransfer asam asam amino dari kolam asam amnio sitoplasmanya ke ribosom.
suatu sel tetap menjaga agar sitoplasmnya mempunyai persediaan ke-20 asam amino, baik dengan
mensintesisnya dari senyawa senyawa lain atau dengan mengambilnya dari larutan sekitarnya. molekulmolekukl tRNA tidak semuanya identik. Kunci untuk mentranslasi pesan genetik menjadi urutan asam
amnio spesifik adalah setiap tipe molekul tRNA menghubungkan kodon mRNA tertentu dengan asam
amnio (Reece dkk, 2008)
3.rRNA
A.Struktur
RNA ribosom (rRNA), stabil atau tidak larut RNA merupakan bagian terbesar (hingga 80%) dari RNA
total seluler. rRNA (ribosome-Ribonucleic Acid) atau Asam Ribonukleat ribosomal adalah molekul utama
penyusun ribosom.[1] rRNA dan protein secara bersama membangun subunit-subunit ribosom yang
terdiri dari subunit kecil dan subunit besar untuk kemudian bergabung membentuk ribosom fungsional
ketika dua subunit terikat pada mRNA saat translasi.
Memiliki empat basa RNA utama dengan tingkat metilasi yang rendah dan menunjukkan perbedaan
dalam proporsi relatif dari basa-basanya (Verma, 2005)
B.Asal
Sintesis atau pembentukan ribosomal RNA (rRNA) terjadi di nukleus melalui proses transkripsi dengan
melibatkan enzim RNA polymerase I (tapi tidak untuk 5S, unit ini disintesis dengan melibatkan enzim
Polymerase III ) (Reece,dkk. 2012)

C.Fungsi
rRNA berfungsi sebagai katalis namun tidak membawa informasi /pesan genetic sebagaimana mRNA.
rRNA yang merupakan komponen dari Ribosom juga berfungsi sebagai tempat dimana polipeptida
disintesis dalam mekanisme translasi. Selain itu rRNA juga berperan dalam memvalidkan kode triplet
basa nitrogen yang akan ditranslasi oleh ribosom (Solomon,dkk 2008)

DAFTAR PUSTAKA
Reece, Jane B, Lisa A.Urry, Michael L.Cain, Neil A.Campbell, Peter V.Minorsky , Robert B.Jackson
Steven A.Wasserman. 2012. Biology 10th Edition. New York : Pearson Publishing

Reece Jane B, Lisa A.Urry, Michael L.Cain, Neil A.Campbell, Peter V.Minorsky , Robert B.Jackson
Steven A.Wasserman. 2008. Biology 8th Edition. Jakarta: Erlangga

Solomon, Eldra P, Linda R.Berg, Diana W.Martin. 2008. Biology 8th Edition. United States Of
America: Thomson Brooks/Cole
Verma. P.S. 2005. Cell Biology, Genetic, Moleculer Biology, Evolution and Ecology. New Delhi:
Chand & Company LTD RAM NAGAR.
Weaver, Robert T. 2008. Moleculer Biology. New York: McGraw-Hill