Anda di halaman 1dari 6

MODUL DIODA

Irvan Brata Tarigan


(13112089)
Michael Pamintori
(13112117)
Asisten:Ainur Rohmah (13112141)
Tanggal Percobaan: 28 Maret 2015
MS3204-Praktikum Mekatronika I

Laboratorium Teknik ProduksiFakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB


akibat adanya difusi elektron. Akibatnya
terbentuk perbedaan tegangan disepanjang
depletion region. Perbedaan tegangan itu
disebut contact potential. Dioda silikon
memiliki contact potential sebesar 0.6-0.7 V.

Abstrak
Dioda merupakan salah satu komponen
penting pada rangkaian listrik yang berfungsi
sebagai penyearah arus. Dioda memiliki
karateristik tersendiri untuk arus dan
tegangan tertentu. Hal ini bisa dilihat dari
kurva karateristiknya.Pada percobaan kali ini
akan dilihat karateristik Dioda silikon dan
LED terhadap variasi input tegangan.

Jika dioda dialiri tegangan P yang lebih besar


dari N maka elektron dari N akan mengalir ke
P. Keadaan ini disebut forward bias. Jika
tegangan N lebih besar dari P, maka
elektronnya tidak bisa mengalir sehingga
dioda tidak mengalir muatan apapun.
Keadaan ini disebut reverse bias.

Kata kunci: Dioda, LED, Karateristik

1. PENDAHULUAN
Di zaman yang semakin maju,
keberadaan perangkat elektronik menjadi
sangat
dibutuhkan
disetiap
elemen
masyarakat
termasuk
komponenkomponennya. Salah satu contoh komponen
yang memiliki peran yang sangat krusial
ialah dioda. Dioda berfungsi sebagai
penyearah arus. Dioda ada yang berjenis PNP
dan NPN.Dioda banyak sekali digunakan
pada
rangkaian
elektronik
sebagai
penyerarah
arus
listrik
AC
ke
DC,
implementasi LED, dan sebagai saklar atau
switch.
Sebagai seorang calon sarjana Teknik Mesin,
kita dituntut untuk mengerti tentang
kelistrikan. Kita harus mengerti tentang
karateristik dan cara kerja dioda.
Praktikum kali ini bertujuan menentukan
kurva karaterisktik I/V dioda dan LED

Dioda memiliki kurva karateristik arus dan


tegangan tertentu. Berikut ini kurva teoritis
karateristik dioda

2. STUDI PUSTAKA
Dioda merupakan komponen semi konduktor
yang berfungsi menghantarkan arus yang
searah
dengan
polaritasnya
dan
menghambat arus yang berlawanan dengan
polaritasnya. Dioda memiliki kaki katoda dan
anoda.
Dioda memiliki persambungan P-N dan
depletion region.Depletion region terbentuk
karena adanya perpindahan elektron dari N
ke P. Terjadi medan listrik pada daerah itu

3. METODOLOGI

Alat dan komponen


a) Catu daya DC
b) Multi-meter Digital(MMD)
c) Papan rangkai(Bread Board)

LaporanPraktikum Lab TeknikProduksi FTMD ITB

d) Dioda silicon
e) LED
f) Resistor 220 ohm dan 1000

-2V 0V dan 10 selang


pada 0V 2V.
4. Catat hasil pengukuran

ohm
g) Kabel untuk rangkaian
h) Penjepit buaya

4. HASIL DAN ANALISIS

1. Dioda

Langkah Setiap Percobaan

a) Karakteristik dioda silikon


1. Susun
pada

rangkaian
Gambar

seperti
2

Skema Rangkaian
PP Pengukuran Arus

pada

modul.
2. Ukur arus yang mengalir
pada

dioda(Id)

tegangan

pada

dan

dioda(Vd)

menggunakan Multi Meter


Digital

(MMD),

serta

tegangan yang masuk ke


rangkaian(Vin)

dengan

membaca pada display.


3. Lakukan pengukuran pada
selang Vd = -2V 2V. Ukur
dengan 4 selang data pada
-2V 0V dan 10 selang
pada 0V 2V.Kemudian 1
selang pada 10 V
4. Catat hasil pengukuran
b) Karakteristik LED
1. Susun rangkaian
pada

Gambar

seperti
2

Pe
Tegangan

pada

modul.
2. Ukur arus yang mengalir

Pengukuran

pada LED(Id) dan tegangan


pada

LED(Vd)

menggunakan Multi Meter


Digital(MMD),

serta

tegangan yang masuk ke


rangkaian(Vin)

dengan

membaca pada display.


3. Lakukan pengukuran pada
selang Vd = -2V 2V. Ukur
dengan 4 selang data pada

LaporanPraktikum Lab TeknikProduksi FTMD ITB

Karakteristik Dioda Silikon


45
40
35
30
25
Isilikon <mA>

20
15
10
5
0
-2.5 -2 -1.5 -1 -0.5 0 0.5 1
-5

Vd <V>

Tabel Vin, Vd, dan Daya Dioda

Karakteristik Dioda Silikon

Kurva Karateristik Dioda Literature

Kurva Karaterisktik Dioda hasil percobaan

LaporanPraktikum Lab TeknikProduksi FTMD ITB

4. Asumsi dioda yang digunakan Vd=0,68V


Vin=30V
Tinjau close loop
I.R +Vd-Vin = 0
I.(217,9) + 0,68 30 =0

Vin-Vd ( Dioda Silikon)


Vin-Vd ( Dioda Silikon)
20
Vin <V>

-2.5

-2

-1.5

-1

-0.5 0
-20

Imax = 0,134 A
0.5

2. LED

Vd <V>

Pengukuran Arus

Jika dilihat dari


kedua
kurva
karateristik dioda, terlihat perbedaan gradien
pada saat dioda mulai mengalirkan arus
listrik. Hal ini disebabkan perbedaan kondisi
keadaan percobaan. Selain itu perbedaan
jenis hambatan(Rs) dioda yang digunakan
berbeda. Pada percobaan Rs dioda sebesar
217
ohm
sedangkan
idealnya
harus
sebesarnya 220 ohm.

Skema Rangkaian

5. KESIMPULAN
[Kesimpulan]

Pertanyaan Modul

1. Pada sekitar tegangan berapa diode


mulai mengalirkan arus yang berarti
(1mA)?
2. Setelah diode mulai mengalirkan arus
cukup besar, berapa perkiraan nilai
rata-rata resistansinya?
3. Apa guna resistor (Rs) yang dipasang
seri dengan dioda?
4. Berapa arus maksimum yang dapat
mengalir
melalui
diode
pada
rangkaian uji bila Vin diatur pada
30V?
Jawab:
1. Pada tegangan dioda sebesar 0,6 V
(Vin=0,8V) dioda mulai mengalirkan arus
sebesar 1,05 mA
2.

Tegangan

Vin <V>

Vd <V>

Id <mA>

0,693

6,09

1,8

0,685

5,45

1,6

0,678

4,47

1,4

0,665

3,4

Pengukuran

Rata-rata resistansi :
3. Gunan resistor (Rs) adalah untuk
membatasi arus yang mengalir melalui
dioda sehingga arus yang lewat dioda
tidak melebihi rating dioda.
LaporanPraktikum Lab TeknikProduksi FTMD ITB

Karakteristik LED
Karakteristik LED
Iled <mA> -2

-1

Vd <V>

Kurva Karateristik LED Elkahfi 100


Literature

Tabel Vin, Vd, Id, dan Daya

Vin-Vd (LED)
Vin-Vd (LED)
5
Vin <V>

0
-2 -1.5 -1 -0.5 0 0.5 1 1.5 2 2.5
-5
Vd <V>

Dari kedua kurva karateristik terlihat hampir


tidak perbedaan yang mencolok.

Kurva
Karateristik
percobaan

LED

hasil

Pertanyaan Modul

1. Pada sekitar tegangan berapa diode


mulai mengalirkan arus yang berarti
(1mA)?
2. Setelah LED mulai menglikan arus
cukup besar, berapa perkiraan nilai
rata-rata resistansinya?
3. Pada
nilai
arus
berapa
LED
memancarkan sinar?
Jawab:
LaporanPraktikum Lab TeknikProduksi FTMD ITB

1. Pada tegangan Vin = 2,9 V dioda


mulai mengalirkan arus 1mA.
2. Resistansi =( 2-2,029)/0,24.10^3
= 120 ohm.(Sesuai data yang
didapat dari praktikum)
3. Dari
hasil
pengamatan,LED
memancarkan sinar pada saat
arusnya sekitar 0,24 mA.

2. Kurva Karatersitik LED

Karakteristik LED
Karakteristik LED
0.3
0.2

Dari literature untuk LED hijau 5 mm, lampu


LED mulai menyala saat Vin sebesar 1,8-2 V.
Dari praktikum LED mulai menyala saat 2 V.

Iled <mA>
-2

5. KESIMPULAN

-1

0
-0.1

Vd <V>

1. Kurva Karateristik Dioda

Karakteristik Dioda Silikon


45

DAFTAR PUSTAKA
[1]

Sedra,
A.
and
Smith,
K.,
th
Microelectronic Circuits 6
ed,
Oxford University Press, USA,
2010.

[2]

http://id.scribd.com/doc/128600702
/Karakteristik-LED#scribd

[3]

http://komponenelektronika.biz/kar
akteristik-dioda.html

[4]

http://www.nxp.com/documents/dat
a_sheet/1N4148_1N4448.pdf

40
35
30
25
Isilikon <mA>

0.1

20
15
10
5
0
-2.5 -2 -1.5 -1 -0.5 0 0.5 1
-5
Vd <V>

Karakteristik Dioda Silikon

LaporanPraktikum Lab TeknikProduksi FTMD ITB