Anda di halaman 1dari 16

Keperawatan Maternitas

(Tumbuh Kembang Janin)


Oleh:
Yuyun S. Kep.,Ns

Pertumbuhan dan Perkembangan Janin


A. Trimester Pertama (0-12 minggu)
a. Organ tubuh mulai terbentuk
b. Jantung janin mulai berdetak tapi blm dapat dideteksi
melalui USG
c. Janin sudah terbentuk seperti manusia dengan ukuran
kepala lebih besar daripada badan
d. Di akhir 3 bulan pertama, janin sudah mulai
menggerakkan tangan dan kaki, tapi belum bisa
dirasakan ibu

B. Trimester Kedua (13 minggu-24 minggu)


1. Paru-paru janin sudah berkembang
2. Detak jantung sudah dapat terdengar melalui
USG (sekitar usia 16 minggu)
3. Gerakan janin mulai aktif pd usia 16 minggu
(multipara) atau 18 minggu (nulipara)
4. Pada usia 20-24 minggu ukuran kepala sudah
sebanding dengan badannya.
5. Pusat-pusat tulang mulai mengeras

C. Trimester Ketiga (25 minggu-36 minggu)


1. Ukuran tubuh sudah proporsional
2. Otak janin lebih aktif, dpt mendengar suara dari
dalam maupun luar.
3. Mata dapat berkedip akibat melihat cahaya dari
dinding perut ibu
4. Janin sudah tidak terlalu banyak gerak karena
ukurannya semakin besar
5. Pada usia 36 minggu kepala janin sudah berada di
rongga panggul untuk mempersiapkan diri bagi
kelahiran

Embrio
Embrio : sesuatu dalam tingkat perkembangan awal
Embrio : masa perkembangan dari zigot sampai
dengan fetus/janin

Morulla
Suatu bentukan sel seperti
bila akibat pembelahan sel
terus menerus.
Keberadaan antara satu sel
dengan sela lainnya rapat

Blastula
Bentuk lanjutan dari morulla
yang terus mengalami
pembelahan.
Bentuk blastula ditandai
dengan mulai adanya
perubahan sel dengan
mengadakan pelekukan yang
tidak beraturan

Gastrula
Berasal dari kata gastru atau gaster (lambung),
karena pada tingkat ini terbentuk rongga bakal
saluran cerna
Gastrula adalah bentuk lanjutan dari blastula yang
pelekukan tubuhnya semakin nyata dan mempunyai
lapisan dinding tubuh embrio serta rongga tubuh

Embrio dalam Rahim dilindungi selaput


pembungkus
(Tahap ini berlangsung selama 5 minggu)
1. Amnion,
Merupakan selaput yang membatasi ruangan tempat
terdapatnya embrio.
Dinding amnion mengeluarkan getah berupa air
ketuban yang berguna untuk menjaga embrio agar
tetap basah dan menahan goncangan.

2. Korion

Merupakan selaput
yang berada disebelah
luar amnion. Korion dan
alantois akan tumbuh
membentuk jonjot
pembuluh darah yang
berhubungan dengan
peredaran darah ibunya
melalui plasenta.

3. Sakus Vitellinus (kantong kuning telur)

Terletak diantara amnion dan plasenta . Sakus vitelinus


merupakan pemunculan sel-sel dan pembuluh darah yang
pertama.
4. Alantois

Terletak di dalam tali pusat . Alantois berfungsi untuk


respirasi, saluran makanan, dan ekskresi. Waktu embrio
berkembang, jaringan epitelnya menghilang dan tinggal
pembuluh darah yang berfungsi sebagai penghubung embrio
dan plasenta

Tahap Perkembangan Fetus


(Tahap Ini Dimulai Sejak Kehamilan Bulan Kedelapan)
Tahap Fetus
Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut
sebagai fetus. Tahap ini dimulai sejak kehamilan
bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran.
Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus
menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan
dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki
panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak.

Pertumbuhan Janin
Bulan I: 7,5 10 mm
Bulan II : 2,5 cm
Bulan III: 7 9 cm
Bulan IV : 10 17 cm/ 100 gram
Bulan V : 18 27 cm/ 300 gram
Bulan VI : 28 34 cm/ 600 gram

Bulan
Bulan
Bulan
Bulan

VII : 35 38 cm / 1000 gram


VIII : 39 45 cm / 1700 gram
IX : 46 49 cm / 2500 gram
X
: 50 52 cm / 2500 gram

Kehamilan yang normal disebut selama 40 minggu


bukan berarti 10 bulan.
Tepatnya masa kehamilan itu 9 bulan 10 hari.