Anda di halaman 1dari 28

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

(Teknik Penyiapan Pemberian Obat)

OLEH :
YUYUN S. KEP., NS

Pemberian Obat melalui


Mulut (Oral)
Persiapan alat dan bahan:
Bahan :
Obat cair
Obat padat

Persiapan Alat:
Meja atau baki
Obat-obatan yang dperlukan dalam tempatnya
Sendok obat
Gelas ukuran
Air minum dalam tempatnya
Tissue
Buku catatan dan kartu-kartu obat

Cara kerja:
Mencuci tangan
Menyiapkan obat sesuai daftar
Menyiapkan baki berisi: obat dan air minum di meja px
Check obat sesuai etiket
Beri tanda check list pada daftar jika obat sudah
diberikan

Pemberian Obat Per


Parenteral
Persiapan alat:
Alat suntik (spuit)
Jarum suntik (no. 19, 21, 22, 23, 25, 26, 27 G)
Obat dalam kemasan vial/ampul

Cara kerja menyiapkan obat


ampul dan vial
1. Siapkan peralatan:
Vial atau ampul yang berisi cairan obat steril
Kapas alcohol
Jarum dan spuit sesuai ukuran
Air steril
Kassa pengusap
Turniket untuk injeksi intravena

2. Periksa dan yakinkan bahwa order pengobatan dan


cara pemberiannya telah akurat
3. Siapkan ampul dan vial yang berisi obat sesuai yang
diperlukan dan kemudian buka dengan cara sebagai
berikut:
Utk ampul: pegang ampul, turunkan obat semua
kebagian bawah, bersihkan leher ampul, dan
patahkan sesuai dg tanda petunjuk pematahan.

Cara mengambil obat pada ampul:


Buka penutup jarum kemudian secara hati-hati
masukkan jarum yang terpasang pada spuit ke
dalam ampul dan hisap cairan sesuai yang
dibutuhkan. Bila spuit digunakan untuk injeksi,
ganti jarum dengan yang baru dan steril.

Utk vial:
1) Utk obat dlm vial
Pasang jarum pada spuit, buka penutup jarum dan Tarik
penokang spuit agar udara masuk ke tabung spuit.
Secara hati-hati tusuk jarum ditengah karet penutup vial lalu
masukkan udara.
Pegang vial sejajar dengan mata lalu Tarik obat secukupnya.
Tarik spuit dari vial kemudian tutup jarum, apabila ingininjeksi
secara langsung ganti jarum dengan yg baru dan steril

2) Bila obat berbentuk bubuk


Bacalah cara penggunaannya. Obat injeksi bentuk
bubuk harus dibuat dalam larutan dulu sebelum
diambil. Hisap air steril dalam spuit kemudian
masukkan kedalam vial kemudian putar-putar sampai
obat menjadi larutan.

Injeksi IntraDermal
1. Siapkan Peralatan:
Spuit uk. 1 ml
Jarum sesuai ukuran biasanya 25, 26, atau 27 G
Kapas alcohol
Buku pengobatan dan instruksi pengobatan
2. Beritahu pasien
3. Siapkan area lengan px, lalu desinfektan dg tangan kiri dan
tangan kanan memegang spuit kearah pasien

4. Tusukkan spuit dengan sudut 15 pada epidermis


kemudian teruskan sampai dermis lalu dorong
cairan obat. Obat ini akan menimbulkan tonjolan
dibawah permukaan kulit
5. Cabut spuit, usap pelan area penyuntikan dengan
kapas antiseptic tanpa massage.

Injeksi Subkutan (SC)


1. Siapkan peralatan:
Spuit dan jarum (3 ml, jarum ukuran 25G)
Kapas alcohol
Vial atau ampul berisi obat
Buku catatan order pengobatan
2. Masukkan obat dari vial/ampul
3. Beritahu px dan atur dlm posisi yang nyaman (mengatur
pada daerah penusukan ex, lengan,kaki,perut)

4. Pilih area tubuh yg tepat, usap dg kapas alcohol


5. Siapkan spuit, lepas kap penutup sambil menunggu antiseptic
kering dan keluarkan udara dari spuit
6. Pegang spuit dengan kemiringan 45, gunakan tangan satunya
utk merentangkan kulit, lalu secara hati tusukkan jarum.
Lakukan aspirasi, bila muncul darah segera cabut spuit dan ganti
yang baru. Bila tidak muncul darah, maka pelan-pelan dorong
obat ke dalam jaringan.

7. Cabut spuit dan massage pada area injeksi


8. Buang spuit, tutup jarum dengan cara yang benar

Injeksi Intramuskular
1. Pastikan tentang adanya order pengobatan
2. Siapkan peralatan: rencana order pengobatan, obat
steril dlm ampul/vial, spuit dan jarum steril (uk
tergantung dg yg dperlukan), kapas alcohol
3. Siapkan obat
4. Yakinkan bahwa px benar, beritahupx tentang tindakan
yang akan dilakukan, bantu mengatur posisi yg nyaman.

5. Buka pakaian atau selimut yang menutupi area yg


akan diinjeksi
6. Tentukan lokasi penyuntikan (deltoid, dorsogluteal,
ventrogluteal, vastus lateralis, rektus femoralis),
bersihkan dengan kapas alcohol
7. Siapkan spuit yg sudah berisi obat, buka penutup
jarum dan keluarkan udara dalam spuit
8. Gunakan tangan yg tdk memegang spuit untuk
memegang area suntikan, pegang spuit dan tusukkan
jarum secara tegak lurus pada sudut 90

9. Lakukan aspirasi untuk mengecek apakah jarum


mengenai pembuluh darah. Bila terhisap darah
maka segera cabut spuit dan ganti yang baru. Bila
tidak ada darah, dg perlahan masukan obat dg
cara mendorong pengokang spuit.
10.Bila obat sudah masuk semua maka segera cabut
spuit dan lakukan massage pada area penusukan.

Injeksi Intravena
1. Pastikan tentang adanya order pengobatan
2. Siapkan peralatan: rencana order pengobatan, spuit steril
berisi obat, kapas alcohol, turniket.
3. Yakinkan benar px dan beritahu tindakan yg akan
dilakukan, bantu mengatur posisi yg nyaman.
4. Tentukan dan cari vena yang akan ditusuk
5. Bila vena sudah ditemukan, atur bagian tubuh luruskan dan
pasang turniket

6. Pastikan vena bisa diraba dan dilihat kemudian bersihkan area


dengankapas alcohol
7. Siapkan spuit berisi obat, bila ada udara dalam tabung maka
harus dikeluarkan
8. Pelan tusukkan ke dalam vena dg posisi jarum sejajar vena. Tahan
vena dg tangan satunya aar tidak bergeser saat dilakukan
penusukan.
9. Lakukan aspirasi, bila terhisap darah, lepas turniket dan dorong
obat pelan-pelan.
10.Setelah obat masuk cabut spuit dan buang.
11.Rapikan pasien dan cuci tangan

Pemberian Obat Topikal


Prinsip kerja pemberian obat pada kulit:
1. Gunakan teknik steril pd kulit
2. Bersihkan kulit sebelum memberikan obat
3. Ambil obat dari tempatnya dg spatel lidah/sejenisnya
bukab dg tangan
4. Bila obat perlu digosok, gunakan tekanan halus
5. Oleskan obat tipis kecuali ada petunjuk lain

Pemberian Obat Melalui


Rektal
Cara kerja:
1. Cuci tangan
2. Beritahukan px tentang tindakan yang akan dilakukan
3. Dekatkan peralatan
4. Atur ruangan
5. Minta px membuka pakaian bagian bawah & bantu dlm posisi
miring dg lutut ditekuk
6. Gunakan handscon, olesi ujung jari dan jari tangan kanan dg
jelly

7. Masukkan obat melalui sfinkter ani interna sambil px diminta


menarik nafas dalam
8. Tarik telunjuk keluar kemudian jepit kedua belahan bokong
agar obat tidak keluar
9. Anjurkan px berbaring selama 20 menit dan tdk mengedan
10.Bersihkan daerah anus dg tissue
11. Rapikan pasien dan peralatan
12.Cuci tangan
13.Dokumentasikan kegiatan

Pemberian Obat Melalui


Inhalasi
1. Mengecek program terapi
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat: set nebulizer,
aquades, tissue, sarung tangan

obat,

bengkok,

4. Memberitahukan tindakan yang akan dilakukan


5. Menjaga privacy px
6. Mengatur px dalam posisi duduk

7. Menempatkan trolly didepan px


8. Mengisi nebulizer dg aquades sesuai takaran beserta obat sesuai
dosis.
9. Pastikan alat berfungsi dg baik
10.Pasangkan masker pd px dan hidupkan nebulizer
11. Meminta pasien Tarik nafas dalam (menghirup uap) sampai obat
habis.
12.Lepaskan masker, bersihkan mulut dan hidung px
13.Cuci tangan
14.Dokumentasikan kegiatan