Anda di halaman 1dari 15

1

DAMPAK TRANSPORTASI
PADA LINGKUNGAN

PENGANTAR
PERWUJUDAN KUALITAS LINGKUNGAN YANG SEHAT MERUPAKAN
BAGIAN

POKOK

DI

BIDANG

KESEHATAN.

UDARA

SEBAGAI

KOMPONEN LINGKUNGAN YANG PENTING DALAM KEHIDUPAN


PERLU DIPELIHARA DAN DITINGKATKAN KUALITASNYA SEHINGGA
DAPAT MEMBERIKAN DAYA DUKUNGAN BAGI MAHLUK HIDUP
UNTUK HIDUP SECARA OPTIMAL.

PENCEMARAN UDARA DEWASA INI SEMAKIN MENAMPAKKAN


KONDISI

YANG

PENCEMARAN
PENURUNAN

SANGAT

UDARA
KUALITAS

MEMPRIHATINKAN.

TERSEBUT
UDARA,

ADALAH

YANG

DAMPAK

DARI

MENYEBABKAN

BERDAMPAK

NEGATIF

TERHADAP KESEHATAN MANUSIA.

UDARA

MERUPAKAN

MEDIA

LINGKUNGAN

YANG

MERUPAKAN

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA PERLU MENDAPATKAN PERHATIAN


YANG SERIUS, HAL INI PULA MENJADI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
KESEHATAN INDONESIA 2010 DIMANA PROGRAM PENGENDALIAN
PENCEMARAN UDARA MERUPAKAN SALAH SATU DARI SEPULUH
PROGRAM UNGGULAN.

PERTUMBUHAN

PEMBANGUNAN

SEPERTI

INDUSTRI,

TRANSPORTASI, DLL DISAMPING MEMBERIKAN DAMPAK POSITIF


NAMUN DISISI LAIN AKAN MEMBERIKAN DAMPAK NEGATIF

DIMANA SALAH SATUNYA BERUPA PENCEMARAN UDARA DAN


KEBISINGAN BAIK YANG TERJADI DIDALAM RUANGAN (INDOOR)
MAUPUN

DI

LUAR

MEMBAHAYAKAN

RUANGAN

KESEHATAN

(OUTDOOR)

MANUSIA

YANG

DAN

DAPAT

TERJADINYA

PENULARAN PENYAKIT.
KEGIATAN HIDUP MANUSIA MENIMBULKAN DAMPAK TERHADAP
PENCEMARAN UDARA. SECARA GARIS BESAR PENCEMAR UDARA
(POLUTAN) DIBEDAKAN MENJADI DUA YAITU,
PENCEMAR PRIMER
PENCEMAR PRIMER ADALAH SUBSTANSI PENCEMAR YANG
DITIMBULKAN

LANGSUNG

DARI

SUMBER

PENCEMARAN

UDARA.KARBON MONOKSIDA (CO) ADALAH SEBUAH CONTOH


DARI PENCEMAR UDARA PRIMER KARENA IA MERUPAKAN HASIL
DARI PEMBAKARAN
PENCEMAR SEKUNDER.
PENCEMAR SEKUNDER ADALAH SUBSTANSI PENCEMAR YANG
TERBENTUK DARI REAKSI PENCEMAR-PENCEMAR PRIMER DI
ATMOSFER. PEMBENTUKAN OZON DALAM SMOG FOTOKIMIA
ADALAH

SEBUAH

CONTOH

DARI

PENCEMARAN

UDARA

SEKUNDER.
BELAKANGAN INI TUMBUH KEPRIHATINAN AKAN EFEK DARI EMISI
POLUSI UDARA DALAM KONTEKS GLOBAL DAN HUBUNGANNYA
DENGAN

PEMANASAN

GLOBAL

(GLOBAL

MEMPENGARUHI KEHIDUPAN MANUSIA.

WARMING)

YG

KEGIATAN MANUSIA YANG MENGHASILKAN DAMPAK PENCEMARAN


LINGKUNGAN ANTARA LAIN ADALAH :

TRANSPORTASI

INDUSTRI

PEMBANGKIT LISTRIK

PEMBAKARAN

(PERAPIAN,

KOMPOR,

FURNACE/TUNGKU

PEMBAKARAN),DLL.

GAS BUANG PABRIK YANG MENGHASILKAN GAS BERBAHAYA


SEPERTI (CFC)

SUMBER ALAMI SEBAGAI SUMBER POLUTAN :

GUNUNG BERAPI

RAWA-RAWA

KEBAKARAN HUTAN

SUMBER-SUMBER LAIN

TRANSPORTASI AMONIA

KEBOCORAN TANGKI KLOR (CL)

TIMBULAN GAS METANA (CH4) DARI LAHAN URUK /TEMPAT


PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH.

UAP PELARUT ORGANIK

DALAM BIDANG TRANSPORTASI,PALING TIDAK ADA EMPAT TIPE


DAMPAK PENCEMARAN TERHADAP LINGKUNGAN, YAKNI :
1. POLUSI SUARA (KEBISINGAN)
2. POLUSI UDARA
3. GETARAN
4. POLUSI AIR TANAH

A. POLUSI SUARA (KEBISINGAN)

KEBISINGAN ADALAH SUARA YANG TIDAK DIKEHENDAKI


PADA UMUMNYA KEBISINGAN YANG DITIMBULKAN OLEH
SISTEM TRANSPORTASI TIDAK DIINGINKAN

TIGA UNSUR YANG PERLU PERHATIAN DALAM KEBISINGAN


TRANSPORT :
SUMBER KEBISINGAN
PENERIMA KEBISINGAN
JALUR/DAERAH DIMANA KEBISINGAN DITRANSMISIKAN
DARI SUMBER KE PENERIMA

TINGKAT KEBISINGAN YANG DITIMBULKAN OLEH SEBUAH


SARANA TRANSPORTASI TERGANTUNG PADA:
1. VOLUME LALU LINTAS
2. KECEPATAN ARUS LALU LINTAS
3. KOMPOSISI JENIS KENDARAAN

LALU LINTAS
JALAN RAYA

4. JARAK PENERIMA KE SUMBER BISING


5. PEMAKAIAN REL MENERUS/PANJANG
6. PEMELIHARAAN REL DAN RODA
7. TATA LETAK RUTE DENGAN

LALU-LINTAS
JALAN REL

SUPERELEVASI JALAN REL


8. BERAT KOTOR TINGGAL LANDAS
9. JARAK TEMPAT TINGGAL LANDAS
ATAU MENDARAT

LALU-LINTAS
UDARA

KARAKTERISTIK
MENENTUKAN

DARI
TINGKAT

MASING

MASING

KEBISINGAN

ATAU

UNSUR

DAPAT

MENGGAGGU

MEMBAHAYAKAN PADA SAAT SAMPAI KE PENERIMA.

TINGKAT KEBISINGAN DAPAT DI UKUR DENGAN TINGKAT


TEKANAN UDARA DALAM SATUAN DECIBEL ( d )

TINGKAT KEBISINGAN PESAWAT UDARA DAPAT DIUKUR DALAM


TINGKAT KEBISINGAN RELATIVE YANG DIRASAKAN ATAU :
EFFECTIVE PERCEIVE NOISE LEVEL ( EPNLd )

TINGKAT KEBISINGAN UMUM dA


TIDAK DAPAT DITERIMA
- MELEBIHI 80 dA , 60 MENIT DALAM 24 JAM
- MELEBIHI 75 dA , 8 JAM DALAM 24 JAM
- MELEBIHI 65 dA, 8 JAM DALAM 28 JAM

TIDAK MELEBIHI 65 dA , > 8 JAM DALAM 24 JAM - DAPAT


DITERIMA

TIDAK MELEBIHI 45 dA, > 30 MENIT DALAM 24 JAM DAPAT


DITERIMA

TINGKAT KEBISINGAN TRANSPORTASI TERGANTUNG PADA


-. VOLUME LALU LINTAS
-. KECEPATAN LALU LINTAS
-. BAURAN KENDARAAN, TERUTAMA PERSENTASE KEND. TRUK

KEBISINGAN DAPAT DIHITUNG DENGAN :


1. UNTUK VOLUME LALU LINTAS > 1.000 KENDARAAN /JAM.

= 10 log

10

Q 10 log 10 D + 20 log

10

U + 20

(1)

KETERANGAN :
= TINGKAT KEBISINGAN RATA RATA PADA PENERIMA YANG
BERJARAK D DARI SUMBER BISING (dA)
D = JARAK ANTARA PENERIMA DARI LAJUR KHAYAL PADA
PERTENGAHAN LAJUR-LAJUR LALU LINTAS
Q = VOLUME LALU LINTAS , KEND/JAM
U = KECEPATAN RATA-RATA , MIL/JAM

2. UNTUK KENDARAAN DENGAN KECEPATAN RENDAH ( 20 S/D


30 MILL/JAM ) BERLAKU RUMUS :

= 65 - 10 log 10 D

(2)

CONTOH MASALAH KEBISINGAN


DIKETAHUI DATA SEBAGAI BERIKUT :
Q = 4.000 KENDARAAN/JAM
D = 213,7 ft
U = 50 MILL/JAM

Tingkat kebisingan :
= 10 log

10

Q 10 log 10 D + 20 log

10

U + 20

= 10 log 10 ( 4.000) 10 log 10 ( 213,7) + 20 log 10 ( 50 ) + 20


= 67 dA

TINGKAT INI TIDAK DAPAT DITERIMA KARENA BATAS


STANDARD SEBESAR 65 dA

B. POLUSI UDARA
PENCEMARAN UDARA DAPAT DIDEFINISIKAN SEBAGAI HADIRNYA
SUBSTANSI DI UDARA DALAM KONSENTRASI YANG CUKUP UNTUK
MENYEBABKAN GANGGUAN PADA MANUSIA, HEWAN, TANAMAN
MAUPUN MATERIAL. SUBSTANSI INI BISA BERUPA GAS, CAIR
MAUPUN PARTIKEL PADAT. ADA LIMA JENIS POLUTAN DI UDARA,
YAITU PARTIKULAT DENGAN DIAMETER KURANG DARI 10 M
(PM10), SULFUR DIOKSIDA (SO2), NITROGEN DIOKSIDA (NO2),
KARBON MONOKSIDA (CO) DAN TIMBAL (COOPER,1994).
EMISI GAS DAN PARTIKEL DARI KEGIATAN TRANSPORTASI KE
ATMOSFER PUNYA DAMPAK MENURUNKAN MUTU LINGKUNGAN.
SIFAT POLUSI INI BERBEDA DENGAN POLUSI SUARA SEBAB
SEKALI

DI

EMISIKAN

KE

ATMOSFER,

POLUTAN

TETAP

BERTAHAN SAMPAI BEBERAPA LAMA DAN DAPAT DIHANTARKAN


OLEH UDARA KE BERBAGAI ARAH DAN JUGA KONSENTRASI
POLUTAN

DAPAT

BERTAMBAH

AKIBAT

BERCAMPUR

DENGAN

POLUTAN LAIN YANG ADA DI UDARA.

HASIL PEMBAKARAN YANG TIDAK SEMPURNA PADA KENDARAAN


BERMOTOR AKAN MENGHASILKAN GAS CARBON MONOOKSIDA
(CO). KARAKTERISTIK BIOLOGIK YANG PALING PENTING DARI CO
ADALAH

KEMAMPUANNYA

UNTUK

BERIKATAN

DENGAN

HAEMOGLOBIN, PIGMEN SEL DARAH MERAH YANG MENGAKUT


OKSIGEN

KESELURUH

TUBUH.

SIFAT

INI

MENGHASILKAN

PEMBENTUKAN KARBOKSIHAEMOGLOBIN (HBCO) YANG 200 KALI


LEBIH

STABIL

PENGURAIAN

DIBANDINGKAN

HBCO

YANG

OKSIHAEMOGLOBIN

RELATIF

LAMBAT

(HBO2).

MENYEBABKAN

TERHAMBATNYA KERJA MOLEKUL SEL PIGMEN TERSEBUT DALAM


FUNGSINYA MEMBAWA OKSIGEN KESELURUH TUBUH. KONDISI
SEPERTI INI BISA BERAKIBAT SERIUS, BAHKAN FATAL, KARENA
DAPAT MENYEBABKAN KERACUNAN. SELAIN ITU, METABOLISME
OTOT

DAN

FUNGSI

ENZIM

TERGANGGU

DENGAN

ADANYA

INTRA-SELULER
IKATAN

CO

JUGA

DAPAT

YANG

STABIL

TERSEBUT. DAMPAT KERACUNAN CO SANGAT BERBAHAYA BAGI


ORANG

YANG

TELAH

MENDERITA

GANGGUAN

PADA

OTOT

JANTUNG ATAU SIRKULASI DARAH PERIFERAL YANG PARAH.

FAKTOR PENTING YANG MENYEBABKAN DOMINANNYA PENGARUH


SEKTOR

TRANSPORTASI

TERHADAP

PENCEMARAN

UDARA

PERKOTAAN DI INDONESIA ANTARA LAIN:


1. PERKEMBANGAN

JUMLAH

KENDARAAN

YANG

CEPAT

(EKSPONENSIAL)
2. TIDAK SEIMBANGNYA PRASARANA TRANSPORTASI DENGAN
JUMLAH KENDARAAN YANG ADA
3. POLA

LALU

MEMUSAT,

LINTAS
AKIBAT

PERKOTAAN
TERPUSATNYA

YANG

BERORIENTASI

KEGIATAN-KEGIATAN

PEREKONOMIAN DAN PERKANTORAN DI PUSAT KOTA


4.

MASALAH

TURUNAN

PENGEMBANGAN

KOTA

AKIBAT
YANG

PELAKSANAAN
ADA,

KEBIJAKAN

MISALNYA

DAERAH

PEMUKIMAN PENDUDUK YANG SEMAKIN MENJAUHI PUSAT


KOTA

5. KESAMAAN WAKTU ALIRAN LALU LINTAS


6. JENIS, UMUR, DAN KARAKTERISTIK KENDARAAN BERMOTOR
7. FAKTOR PERAWATAN KENDARAAN
8. JENIS BAHAN BAKAR YANG DIGUNAKAN
9. JENIS PERMUKAAN JALAN
10. SIKLUS DAN POLA MENGEMUDI (DRIVING PATTERN)

DAMPAK TERHADAP TANAMAN


TANAMAN YANG TUMBUH DI DAERAH DENGAN TINGKAT
PENCEMARAN UDARA TINGGI DAPAT TERGANGGU
PERTUMBUHANNYA DAN RAWAN PENYAKIT, ANTARA LAIN
KLOROSIS, NEKROSIS, DAN BINTIK HITAM. PARTIKULAT YANG
TERDEPOSISI DI PERMUKAAN TANAMAN DAPAT MENGHAMBAT
PROSES FOTOSINTESIS.
- Klorosis (chlorosis) adalah keadaan jaringan tumbuhan, khususnya
pada daun, yang kekurangan klorofil, sehingga tidak berwarna hijau,
melainkan kuning atau pucat hampir putih. Klorosis tidak selalu
diikuti oleh kematian jaringan, meskipun ketiadaan klorofil akan
mengakibatkan jaringan kekurangan pasokan energi.
- Nekrosis merupakan kematian sel sebagai akibat dari adanya
kerusakan sel akut atau trauma (misalnya: kekurangan oksigen,
perubahan suhu yang ekstrem, dan cedera mekanis), di mana
kematian sel tersebut terjadi secara tidak terkontrol yang dapat
menyebabkan rusaknya sel, adanya respon peradangan dan sangat
berpotensi menyebabkan masalah kesehatan yang serius

10

HUJAN ASAM
PH BIASA AIR HUJAN ADALAH 5,6 KARENA ADANYA CO2 DI
ATMOSFER. PENCEMAR UDARA SEPERTI SO2 DAN NO2 BEREAKSI
DENGAN AIR HUJAN MEMBENTUK ASAM DAN MENURUNKAN PH
AIR HUJAN. DAMPAK DARI HUJAN ASAM INI ANTARA LAIN:

MEMPENGARUHI KUALITAS AIR PERMUKAAN

MERUSAK TANAMAN

MELARUTKAN LOGAM-LOGAM BERAT YANG TERDAPAT DALAM


TANAH SEHINGGA MEMENGARUHI KUALITAS AIR TANAH
DAN AIR PERMUKAAN

BERSIFAT KOROSIF SEHINGGA MERUSAK MATERIAL DAN


BANGUNAN

EFEK RUMAH KACA


EFEK RUMAH KACA DISEBABKAN OLEH KEBERADAAN CO2, CFC,
METANA, OZON, DAN N2O DI LAPISAN TROPOSFER YANG
MENYERAP RADIASI PANAS MATAHARI YANG DIPANTULKAN OLEH
PERMUKAAN BUMI.
AKIBATNYA PANAS TERPERANGKAP DALAM LAPISAN TROPOSFER
DAN MENIMBULKAN FENOMENA PEMANASAN GLOBAL.
DAMPAK DARI PEMANASAN GLOBAL ADALAH:

PENCAIRAN ES DI KUTUB

PERUBAHAN IKLIM REGIONAL DAN GLOBAL

PERUBAHAN SIKLUS HIDUP FLORA DAN FAUNA

11

KERUSAKAN LAPISAN OZON


LAPISAN OZON YANG BERADA DI STRATOSFER (KETINGGIAN 2035 KM) MERUPAKAN PELINDUNG ALAMI BUMI YANG BERFUNGSI
MEMFILTER

RADIASI

ULTRAVIOLET

DARI

MATAHARI.

PEMBENTUKAN DAN PENGURAIAN MOLEKUL-MOLEKUL OZON (O3)


TERJADI SECARA ALAMI DI STRATOSFER. EMISI CFC YANG
MENCAPAI

STRATOSFER

MENYEBABKAN

LAJU

DAN

BERSIFAT

PENGURAIAN

SANGAT

STABIL

MOLEKUL-MOLEKUL

OZON

LEBIH CEPAT DARI PEMBENTUKANNYA, SEHINGGA TERBENTUK


LUBANG-LUBANG PADA LAPISAN OZON.

CARA TERBAIK UNTUK MENGURANGI POLUTAN UDARA DARI


SUMBER

TRANSPORTASI

ADALAH

DENGAN

PERBAIKAN

TEKNOLOGI DAN PERUBAHAN PERILAKU, YAKNI :


- MENGURANGAI EMISI POLUSI PADA SUMBER POLUTANNYA,
BERUPA PENGGUNAAN BENSIN BEBAS TIMBAL
-

MENGGUNAKAN TEKNOLOGI MESIN AGAR BEBAS POLUSI


SEPERTI BIO GAS, MESIN LISTRIK

- PENGGUNAAN BAHAN FREON UNTUK AC MOBIL YANG TIDAK


BERDAMPAK PADA PERUSAKAN OZON (CO3)
- MENGURANGI KONSUMSI BAHAN BAKAR DENGAN :
MENINGKATKAN
BAKAR

EFISIENSI

SEHINGGA

MESIN

KONSUMSI

TERHADAP

PER

BAHAN

KILOMETERNYA

MENJADI BERKURANG
MENGUBAH

PERILAKU

PERJALANAN

DENGAN

MEMAKSIMALKAN PENGGUNAAN PUBLIC TRANSPORT

12

3. GETARAN
KENDARAAN TRANSPORTASI MENIMBULKAN GETARAN YANG
DAPAT

DIRASAKAN

OLEH

PENGGUNA

(PENGEMUDI

DAN

PENUMPANG) DAN LINGKUNGAN SEKITARNYA (ORANG DAN


BANGUNAN). GETARAN BERSUMBER DARI MESIN PENGGERAK,
SISTEM TRANSMISI, DAN GERAKAN KENDARAAN KETIKA
BERJALAN DI ATAS PRASARANA. GETARAN DARI SUMBER
KEGIATAN

TRANSPORTASI

MERUPAKAN

MASALAH

YANG

TERBATAS JIKA DIBANDINGKAN DENGAN KEBISINGAN DAN


POLUSI UDARA.

MESIN

KENDARAAN

MERUPAKAN

SUMBER

GETARAN

YANG

PALING DOMINAN, UNTUK ITULAH MAKA PERLU DILAKUKAN


PERENCANAAN

SISTEM

MESIN

DENGAN

GETARAN

YANG

SEMINIMAL MUNGKIN, MISALNYA DENGAN PELAPISAN BAHAN


PEREDAM

MESIN

ATAU

MENGGUNAKAN

TEKNOLOGI

MESIN

LISTRIK, SEHINGGA FAKTOR GETARAN DAPAT DIMINIMALISIR.

GETARAN AKIBAT KEGIATAN TRANSPORTASI DAPAT TERJADI


AKIBAT BEROPERASINYA:
1. KENDARAAN-KENDARAAN

BERAT

DI

JALAN

TERUTAMA PADA JALAN-JALAN ARTERI PRIMER


2. LINTAS KERETA API BAWAH TANAH

RAYA

13

GETARAN

AKIBAT

MASALAH

BAGI

TRANSPORTASI

DAPAT

BANGUNAN-BANGUNAN

MENIMBULKAN

DI

SEKITARNYA

TERUTAMA KE PONDASINYA.

BAGAIMANA

MEMINIMALKAN

DAMPAK

GETARAN

AKIBAT

KEGIATAN TRANSPORTASI?

PENGATURAN LETAK DAERAH-DAERAH HUNIAN KE JALANJALAN

ARTERI

UTAMA

YANG

MELAYANI

LALU-LINTAS

BERAT
METODE PEMBATASAN LALU-LINTAS (TRAFFIC RESTRAIN)
PADA WAKTU-WAKTU TERTENTU
PENGGUNAAN MATERIAL PADA PERKERASAN YANG BISA
MEREDUKSI ENERGI GETARAN SEPERTI PELAPISAN ASPAL
PADA PERMUKAAN PERKERASAN KAKU
PERTIMBANGAN UNTUK TIDAK MENEMPATKAN BANGUNANBANGUNAN YANG PEKA TERHADAP GETARAN KE SUMBER
GETARAN SEPERTI BANGUNAN LABORATORIUM

D. POLUSI AIR TANAH.


KEMUNGKINAN
BERLEBIHAN

TERJADI
AKIBAT

TRANSPORTASI,
RERUMPUTAN

POLUSI

EMISI

MISAL

SEPANJANG

AIR

TANAH

SECARA

DARI

SISTEM

TERTENTU

ZAT
JALUR

PEMBUNUH
KERETA

SEMAK

API,

DAN

TUMPAHAN

MINYAK DARI TANGKI KENDARAAN, SEHINGGA DAPAT MENJADI


RACUN HEWAN DAN TUMBUH-TUMBUHAN.

14

KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN TERJADINYA POLUSI AIR TANAH


AKIBAT KEGIATAN TRANSPORTASI DAPAT BERUPA :
GARAM

YANG

DITABURKAN

DI

JALAN

RAYA

UNTUK

MENGURANGI ES DAN SALJU


MINYAK YANG TUMPAH DARI KERETA API
ZAT-ZAT PEMBUNUH SEMAK-SEMAK DI SEPANJANG JALAN
REL
TUMPAHAN-TUMPAHAN MINYAK KENDARAAN DI TERMINAL
(TEMPAT PERAWATAN KENDARAAN)

HAL-HAL TERSEBUT DI ATAS BISA DIANGKUT OLEH AIR TANAH


DAN

BERKUMPUL

PADA

MANUSIA,TUMBUHAN,

LOKASI

HEWAN

TERTENTU

BISA

SEHINGGA

TERKENA

DAMPAK

NEGATIFNYA.

DAMPAK TERHADAP TATA GUNA LAHAN DAN NILAINYA


DAMPAK SISTEM TRANSPORTASI TERHADAP TATA GUNA LAHAN
MELIPUTI:
PEMBEBASAN

LAHAN

UNTUK

JALAN

BAGI

SARANA

TRANSPORT DAN RELOKASI


PERUBAHAN TINGKAT PELAYANAN TRANSPORTASI PADA
SUATU DAERAH

DAMPAK NEGATIF PEMBEBASAN LAHAN UNTUK JALAN:


SETELAH JALAN ADA, BANYAK PENDUDUK DAN KEGIATAN
PERDAGANGAN

TERTENTU

MENJADI

TERGANGGU

(SEPI)

15

AKIBAT ADANYA KEGIATAN BARU (TATA GUNA LAHAN


BARU)
MASALAH

PSIKOLOGIS

PENDUDUK

SEBAGAI

AKIBAT

HUBUNGAN RELASI/KEKELUARGAAN MENJADI TERGANGGU


AKIBAT JARAK SEMAKIN JAUH

DAMPAK POSITIF PEMBEBASAN LAHAN UNTUK PEMBANGUNAN


JALAN:
PERBAIKAN PELAYANAN TRANSPORTASI NILAI LAHAN
DISEPANJANG KORIDOR JALAN MENJADI NAIK

AKSESIBILITAS KE TEMPAT LAIN MENJADI MENINGKAT

PENGURANGAN BIAYA TRANSPORTASI MENYEBABKAN


PENDAPATAN AKAN LEBIH MENCUKUPI UNTUK KEGIATAN
LAINNYA
PENGURANGAN BIAYA TRANSPORTASI AKAN MEMBAWA
LEBIH
BANYAK LAHAN YANG DAPAT DIPAKAI UNTUK
PERMUKIMAN ATAU KEGIATAN EKONOMI LAINNYA
HARGA LAHAN AKAN MENINGKAT SEBAGAI AKIBAT
PERBAIKAN
TRANSPOTASI, NAMUN LAHAN YANG TIDAK
DIPENGARUHI OLEH
PERBAIKAN TRANSPORTASI
HARGANYA BISA TURUN/LEBIH MURAH
PENGURANGAN BIAYA TRANSPORTASI AKIBAT PERBAIKAN
TRANSPORTASI MENGAKIBATKAN JUMLAH TOTAL BARANG
YANG DIPRODUKSI DAN PELAYANANNYA AKAN MENINGKAT