Anda di halaman 1dari 13

PROPOSAL KERJA PRAKTEK (KP)

MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER


LOCAL AREA NETWORK (LAN)
PADA SMP N 1 JENU
TUBAN

Oleh :
Nama : NOVIANA RESMAWATI
NPM

: 1412070124

FAKULTAS TEKNIK
TEKNIK PERANGKAT LUNAK
UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE TUBAN
2011

HALAMAN PENGESAHAN
PROPOSAL KERJA PRAKTEK (KP)
MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER
LOCAL AREA NETWORK (LAN)
PADA SMP N 1 JENU
TUBAN
Sebagai salah satu syarat melaksanakan kerja praktek

Oleh :
Noviana Resmawati
NPM : 1412070124

Menyetujui

Tuban, 23 Januari 2011

Koordinator KP,

Pengusul,

Amaludin Arif S.Kom

Noviana Resmawati

Mengetahui/Menyetujui,
Kaprodi Teknik Perangkat Lunak

Dwi Kurnia Basuki S.si M.Kom

LATAR BELAKANG
Pada era globalisasi perkembangan ilmu pengetahuan jaringan komputer
sangatlah berkembang pesat sehingga menjadi sangat canggih.Bahkan jaringan
komputer ini bisa dikatakan sebagai tulang punggung sistem informasi, yang bisa
menjadi salah satu ukuran kompetitif atau tidaknya sebuah sekolah. Banyak
sekolahsekolah yang menggunakan jaringan komputer untuk menarik minat bagi
para calon siswa untuk masuk ke sekolah yang mempunyai fasilitas yang bagus.
Siswa-siswi SMP N 1 JENU merupakan bagian yang terintegrasi dari
perkembangan teknologi dewasa ini, output yang dihasilkan diharapkan mampu
menjadi seorang individu yang mandiri, cerdas dan ditunjang dengan tingkat
penguasaan tekologi yang tinggi. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan
media dan sarana yang terintegrasi untuk mewujudkannya. Oleh karena itu sudah
saatnya sekolah memiliki sebuah jaringan komputer pada laboratorium komputer
yang bisa meningkatkan kemampuan (skill) siswa-siswinya. Jaringan komputer
yang berguna untuk meningkatkan kinerja para guru dan siswa-siswinya.
Sekian banyak manfaat dalam penerapan jaringan komputer tersebut
ternyata belum dioptimalkan pada lingkungan pendidikan SMP N 1 JENU. Pada
Laboratorium Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) masih
dijalankan sebuah sistem lama, dimana setiap siswanya melakukan login dengan
menggunakan account tunggal yang telah ada di sebuah Sistem Operasi. Setiap
siswa juga menyimpan data pekerjaannya di harddisk dimana mereka melakukan
login. Sistem lama ini dipandang sangatlah tidak efisien, karena dengan sistem
lama ini seorang Guru KKPI harus menyalakan semua computer di
laboratoriumnya hanya untuk mengambil data pekerjaan siswanya, kemudian
menilainya. Meskipun di Laboratorium KKPI sudah terdapat jaringan komputer,
tetapi pemanfaatannya belum optimal. Sehingga manfaat jaringan komputer
belum banyak dirasakan. Berangkat dari masalah yang ada tersebut penyusun
ingin melakukan optimalisasi terhadap sistem lama itu agar manfaat jaringan
komputer benar-benar bisa dirasakan di lingkungan Laboratorium KKPI SMP N 1
JENU.

RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan Latar Belakang masalah, dapat dirumuskan masalah yang ada
sebagai berikut :
1. Apakah jaringan komputer dibutuhkan oleh sekolah?
2. Apakah dengan adanya jaringan komputer pada sekolah dapat membantu
kinerja guru dalam menyelesaikan pekerjaan?
3. Apakah dengan adanya

jaringan komputer

di Sekolah dapat

meminimalkan biaya dan waktu?


4. Dampak apakah yang dirasakan oleh siswa dan guru dengan adanya
jaringan komputer ini?
5. Bagaimana merekayasa sebuah jaringan komputer untuk mengoptimalkan
proses pembelajaran di laboratorium computer SMP N 1 JENU?
BATASAN MASALAH
Karena jaringan komputer memiliki banyak sekali manfaat, maka
optimalisasi yang penyusun lakukan hanya sebatas pada pembuatan file server
yang berfungsi juga sebagai Domain Controller. Adapun pembatasan masalah
yang lebih rinci adalah sebagai berikut:
1. Pembenahan topologi.
2. Instalasi dan konfigurasi Window Xp Propesional sebagai system operasi
dari file server sebagai aplikasi file server dan Domain Controller.
3. Mengkoneksikan/menghubungkan Microsoft Windows XP sebagai klien
dengan Microsoft Windows XP yang berfungsi sebagai file server.

TUJUAN DAN MANFAAT


Tujuan:
Dengan adanya jaringan computer pada laboratorium computer di SMP N 1
JENU maka diharapkan proses pembelajaran di laboratorium komputer dapat
berjalan secara optimal (meningkatkan efektifitas dan efisiensi pembelajaran).

Manfaat:
1. Mengurangi kerangkapan data.
2. Mempermudah dan mempercepat seorang guru untuk mengambil hasil
pekerjaan siswa/siswinya.
3. Mempermudah dan mempercepat seorang guru untuk memberikan
penilaian terhadap hasil pekerjaan siswa/siswinya.
4. Mempermudah dan mempercepat proses pembuatan data cadangan
(backup data).
5. Mampu menambah keamanan data milik user account yang bersangkutan
sehingga data tidak mudah dicuri oleh user account lainnya.
6. Mampu mengefektifkan penggunaan harddisk pada sisi komputer klien,
sehingga harddisk pada komputer klien tidak cepat penuh;
7. Penerapan kuota pada setiap user account mampu menambah efektifitas
penggunaan harddisk file server, sehingga harddisk file server benar-benar
optimal untuk melayani semua user account secara merata.
8. Apabila ada komputer klien yang rusak karena terinfeksi virus atau
mengalami kerusakan hardware seperti harddisk cacat (mengalami Bad
Sector), maka data user account akan aman karena file-filenya berada di
file server.

TINJAUAN PUSTAKA
Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan
peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data
bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna
jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer
yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung
dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan
jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan,
ribuan atau bahkan jutaan node. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan
sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi
yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan. (Microsoft Partner
in Learning.
Jenis-Jenis Jaringan Komputer
Jaringan komputer dapat dibedakan berdasarkan cakupan geografisnya. Ada
empat kategori utama jaringan komputer yaitu :
a. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah
gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali
digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation
dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama
sumberdaya (resource, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
b. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang
berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan
LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan
atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta)
atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan
dengan jaringan televisi kabel.
c. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas,
seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan

mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan programprogram (aplikasi)


pemakai.
d. Global Area Network (GAN)
Global Area Network (GAN) merupakan suatu jaringan yang menghubungkan
negara-negara diseluruh dunia. Kecepatan GAN bervariasai mulai dari 1.5Mbps
sampai dengan 100Gbps dan cakupannya meliputi ribuan kilometer.
Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris
antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.
(Wikipedia, 2009). Topologi Jaringan dibagi menjadi dua yaitu topologi fisik dan
topologi logis. Topologi fisik menjelaskan susunan jaringan komputer secara fisik.
Topologi fisik menguraikan bagaimana komputer, media jaringan, dan letak-letak
dari komponen jaringan komputer ditempatkan. Ghazali (2008) mengatakan
bahwa sedangkan topologi logis menetapkan bagaimana informasi atau aliran data
dalam jaringan. Menurut Dwiantoro (2005) Topologi logis menguraikan
bagaimana data mengalir sepanjang komponen fisik.
Client server
ClientServer merupakan salah satu arsitektur dari sistem terdistribusi.
Arsitektur ini memiliki beberapa hal yang perlu diketahui, diantaranya :
Komponen dasar ClientServer
1. Client
Clientmerupakan terminal yang digunakan oleh pengguna untuk meminta layanan
tertentu yang dibutuhkan. Terminal clientdapat berupa PC, ponsel, komunikator,
robot, televisi dan peralatan lain yang membutuhkan informasi.
2. Middleware
Midleware merupakan komponen perantara yang memungkinkan clientdan server
untuk saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain. Midleware ini dapat
berupa Transaction Monitor /TP. Remote Procedure Call atau Object Request
Broker/ORB.

3. Server
Server merupakan pihak yang menyediakan layanan. Server ini akan dapat berupa
basis data SQL, Monitor TP, server groupware, server objek dan web. Secara
umum, server berperan menerima pesan permintaan layanan dari client,
memproses permintaan tersebut dan mengirimkan hasil permintaan kepada client.
File Server
File Server adalah sebuah komputer yang dikhususkan untuk menyimpan
file-file data yang dipergunakan oleh user-user yang komputernya terhubung pada
suatu LAN (Local Area Network). Pada jaringan komputer dengan sistem File
Server, penempatan file-file seluruhnya dipusatkan pada File Server tersebut.
Apabila ada komputer user yang rusak karena virus, maka data-data tetap aman
tersimpan pada server. Dengan demikian, faktor risiko penyalahgunaan data juga
dapat di eliminasi. Pada sistem ini, masing-masing pengguna akan mendapatkan
Username dan Password yang harus dimasukkan pada waktu mengakses file/data
pada File Server. Username dan Password tersebut yang berfungsi sebagai
validasi hak mengakses datadata pada File Server. Karena seluruh data-data
penting ditempatkan pada server, maka biasanya spesifikasi computer server
tersebut adalah harus lebih tinggi dari computer lainnya, terutama pada media
menyimpanan (Hard Disk) yang harus yang besar.
Domain Controller
Domain Controller adalah suatu sistem yang menjadikan login user
menjadi terpusat pada suatu server, jadi seorang pengelola jaringan komputer
lebih mudah dalam mengatur User Account beserta Password-nya. Karena data
User Account sudah terpusat, maka pengaturan User Account seperti menambah,
mengubah atau menghapus User Account menjadi semakin mudah. Seorang
pengelola jaringan komputer tidak perlu lagi membuat User Account pada setiap
komputer yang menjadi klien dari Domain Controller.

METODE PERANCANGAN
Metodologi yang digunakan dalam pelaksanaan Kerja Praktek ini adalah
sebagai berikut :
1. Tahap pengumpulan data
Metode pengumpulan data (survey) yang digunakan dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut :
a. Studi Literatur.
Pengumpulan data dengan cara mengumpulkan literatur, jurnal, paper
dan bacaan-bacaan yang ada kaitannya dengan judul Tugas Akhir.
b. Observasi.
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan penelitian dan peninjauan
langsung terhadap permasalahan yang diambil.
c. Interview (wawancara).
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan tanya jawab secara
langsung yang ada kaitannya dengan topik yang diambil.
2. Menganalisa hasil survey
Mengolah, mengelompokkan, dan meneliti segala informasi yang diperoleh
pada saat survey untuk kemudian dapat dijadikan patokan penentuan tentang
hal-hal yang dibutuhkan oleh pembuatan file server.
3. Menentukan hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek
Setelah informasi di analisa, saat ini informasi itu sudah harus mampu
memberikan keterangan tentang hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk
pembuatan file server.
4. Tahap Perancangan Server.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut :
a. Rancang Topologi Logis
Dalam tahap ini server dirancang dengan aliran data yang akan di
inplementasikan.
Letak dan ukuran dari broadcast dan collision domains
Skema untuk IP addressing (Pengalamatan Internet Protocol)
Skema Penamaan

Konfigurasi Sharing (bagi pakai)


Permission (Hak Akses)
b. Rancang Topologi Fisik
Dalam tahap ini tata letak komponen komponen jaringan diatur
sedemikian rupa sehingga efektif.
Lokasi fisik dari peralatan seperti switch, dan host (komputer,
printer, dll)
Bagaimana peralatan tersebut saling terkoneksi
Jalur dan panjang kabel / media transmisi lainnya
Konfigurasi hardware seperti host dan server
5. Implementasi
Dalam tahap ini dapat dilakukan beberapa tindakan yang terdiri dari:
a. menerapkan rencana implementasi;
b. melakukan kegiatan implementasi;
c. tindak lanjut implementasi.

No.

Kegiatan

Januari
3

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Pendekatan ke SMP
N 1 JENU
Pembuatan Proposal
Konsultasi dengan
pembimbing
Meminta ijin di SMP
N 1 JENU
Pengumpulan
Data(survey)
Analisa hasil survey
Perumusan hal-hal
yang dibutuhkan

8.

Perancangan Server

9.

Implementasi

10.

Uji kelakan Server

11.

Perbaikan
Pelatihan bagi

12.

13.

operator di SMP N 1
JENU
Pembuatan Laporan
Kerja Praktek

Jadwal Penelitian

Februari
1

Maret
4

No.

Kegiatan
1

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Pendekatan ke SMP
N 1 JENU
Pembuatan Proposal
Konsultasi dengan
pembimbing
Meminta ijin di SMP
N 1 JENU
Pengumpulan
Data(survey)
Analisa hasil survey
Perumusan hal-hal
yang dibutuhkan

8.

Perancangan Server

9.

Implementasi

10.

Uji kelakan Server

11.

Perbaikan

12.

Pembuatan Laporan
Kerja Praktek

DAFTAR PUSTAKA
Daryanto, Pengetahuan Dasar Ilmu Komputer, Yrama Widya, Bandung, 2003.

Wahana Komputer, Konsep Jaringan Komputer dan Pengembangan, Salemba


Infotek, Jakarta, 2003.
Tatang, Kodarsyah, Belajar Jarinagn Sendiri , CV. Medikom, Jakarta, 2001.
_ _ _, Jaringan Komputer, Komunikasi Data, dan Komputer, PT. Salemba Teknik
Jakarta, 2000.
http://lecturer.ukdw.ac.id/othie/Jaringan_Komputer.pdf
http://www.scribd.com/doc/3582875/Jaringan-Komputer-dan-Pemanfaatannya