Anda di halaman 1dari 15

Pendahuluan

Sistem reaksi heterogen merupakan


sistem reaksi yang melibatkan lebih
dari 1 (satu) fase.

Reaksi yang heterogen


umumnya melibatkan gradien
konsentrasi atau gradien
temperatur.
Sebagian besar proses reaksi kimia
industri merupakan sistem reaksi heterogen, yang
pada umumnya berupa

sistem fluida-

di

Pendahuluan
Ketika reaksi heterogen terjadi pada

katalis padat, tidak semua molekul


reaktif ? tersedia untuk konversi langsung.
Reaksi terjadi hanya setelah reaktan diangkut ke
lokasi reaksi. Dengan demikian, proses transfer massa
dapat memiliki pengaruh yang besar terhadap tingkat
konversi secara keseluruhan.

Reaksi heterogen melibatkan lebih dari 1 fase,


maka akan ada batas-batas fase

Contoh Reaksi Heterogen

Proses dalam Reaksi Heterogen


Pada umumnya, sistem reaksi heterogen
melibatkan 2 proses, yakni:
Proses perpindahan atau transfer massa
(difusi), yang merupakan proses atau peristiwa
fisika, dan
Proses reaksi kimia, yang merupakan proses
atau peristiwa kimia.

Oleh karena itu, kecepatan proses secara


keseluruhan pada umumnya dinyatakan
sebagai global (atau overall) rates,
yang merupakan hasil kontribusi dari
kedua proses tersebut.

Tahapan Terkonversinya
Reaktan menjadi Produk
(Untuk Kasus Sistem Reaksi Heterogen
Fluida-Padatan, atau Sistem Reaksi Fase
Fluida: A P yang Berkatalis Padat)

Tahapan Terkonversinya Reaktan


menjadi Produk ..(2)

Tahapan Terkonversinya
Reaktan menjadi Produk ..(2)
Untuk mempelajari kinetika reaksi sistem
heterogen ini, pada umumnya teknik atau
metode eksperimen yang dilakukan dikondisikan
sedemikian rupa sehingga tahap yang
diharapkan menjadi penentu atau
pengendali kecepatan proses secara
keseluruhan adalah hanya peristiwa
kimianya (dan bukan peristiwa fisika).
Oleh karenanya, beberapa contoh upaya yang
dapat dilakukan:
Meningkatkan difusi eksternal, dengan cara mempercepat
proses pengadukan.
Meningkatkan difusi internal, dengan cara memperkecil ukuran
partikel padatan (atau katalis padat) atau memperbanyak
jumlah pori padatan (atau katalis padat), sedemikian sehingga
dapat memperluas permukaan pori padatan (atau katalis

Laju Kecepatan Reaksi


Heterogen secara Global
Tinjaulah sebuah sistem reaksi heterogen
sebagai berikut:

Reaksi fase gas ireversibel: A (g) P (g)


Membutuhkan katalis padat (C) nonporous.
Kondisi isotermal (suhu tetap).
Reaksi berlangsung dengan melewatkan gas
melalui unggun (bed) katalis C.

Laju Kecepatan Reaksi


Heterogen secara Global ..(2)
Katalis padat bersifat nonporous, sehingga tahap
(2) (tahap difusi internal reaktan ke dalam pori
katalis) dan tahap (6) (tahap difusi internal
produk dari dalam pori katalis) menjadi tidak ada.
Kecepatan reaksi katalitik (global rate) dapat
dinyatakan per satuan luas permukaan (surface,
S) katalis:

Laju Kecepatan Reaksi


Heterogen secara Global ..(3)
Kecepatan proses secara keseluruhan dapat
digambarkan melalui 2 (dua) tahap proses, yakni:
''
Kecepatan difusi (atau fluks) A ke permukaan
(
r Akatalis
1
''
), dan
r A2
Kecepatan reaksi di permukaan katalis (
)

Laju Kecepatan Reaksi


Heterogen secara Global ..(4)

Laju Kecepatan Reaksi Heterogen


secara Global ..(5)

Laju Kecepatan Reaksi Heterogen


secara Global ..(5)

Pola Pengontakan Sistem 2 Fase