Anda di halaman 1dari 4

TUGAS UJIAN

Oleh: Adrian Pradipta Setiawan


Penguji: dr. Deddy S, SpB

Definisi dari Ekstirpasi dan Eksisi

Eksisi adalah mengeluarkan atau menghilangkan, seperti pada organ tubuh, dengan
memotong.
Contohnya adalah:

Intracapsular excision: dalam operasi sarkoma jaringan lunak, pembuangan tumor


saja dengan melakukan insisi langsung pada kapsul tumor, eksisi intrakapsular
dilakukan. Memiliki nilai diagnostik hanya karena tindakan ini membiarkan beberapa
tumor besar tetap utuh.
Marginal excision: pengangkatan seluruh lesi dan hanya sedikit saja jaringan di
sekitarnya.
Radical excision: Dalam operasi sarkoma jaringan lunak, eksisi radikal adalah
pengangkatan seluruh kompartemen anatomi yang mengandung tumor dan insersi
semua otot, tulang, dan sendi yang terdapat dalam kompartemen tersebut
Wide excision: dalam pembedahan neoplasma, tindakan ini adalah pengangkatan
tumor sekaligus jaringan di sekitar tumor yang tampak normal, terutama pada alat
gerak, payudara, atau struktur tubuh lain tempat tumor itu berada tidak diangkat.

Extirpation/extirpasi: adalah tindakan pengeluaran atau mencabut seluruh jaringan atau


organ.
Ekstirpasi dilakukan contohnya pada:

Kista Atheroma
Lipoma

Perbedaan eksisi dan ekstirpasi adalah:

Pada eksisi, pengangkatan dilakukan dengan tindakan memotong


Pada eksisi, dilakukan pengangkatan pada jaringan yang sakit dan sedikit jaringan
yang sehat
Pada ekstirpasi, dilakukan tindakan pengangkatan pada jaringan yang sakit saja.

Incision/Insisi: Adalah tindakan mengiris sehingga terbuka/mengiris hingga tembus suatu


jaringan. Diartikan juga sebagai sebuah irisan atau luka yang dihasilkan oleh pengirisan alat
tajam/tindakan mengiris.
Insisi adalah sebuah tindakan mengiris yang bertujuan untuk membuka/menembus suatu
jaringan. Tindakan insisi dilakukan untuk berbagai prosedur bedah yang membutuhkan
pengirisan kulit/jaringan untuk menembus/membuka jaringan tersebut.

Jenis-jenis dari keganasan payudara adalah sebagai berikut:


Keganasan payudara dapat digolongkan berdasarkan:

Histopatologi
Staging
Grading
Reseptor

Berdasarkan penyebarannya, kanker payudara dapat dibedakan menjadi karsinoma in situ


dan karsinoma invasif.
Sel kanker dibedakan in situ atau invasif berdasarkan dari apakah menginvasi melewati
membrana basalis. Deskripsi Broder mendeskripsikan kanker in situ berdasarkan tidak
adanya invasi sel ke stroma yang mengelilingi atau dibatasi saja oleh batas-batas natural dari
duktus atau alveolar.

Secara histopatologis karsinoma payudara dibedakan menjadi lobular dan ductal berdasarkan
dari sel epitel tempat terjadinya karsinoma itu berada.

Lobular karsinoma in situ berasal dari duktus lobular terminal dan hanya terjadi pada
payudara wanita. Dikarakterisasikan dengan distensi dan distorsi dari unit duktus lobularis
terminal dimana sel membesar namun tetap memiliki rasio nukleus: sitoplasma yang normal.

Ductal karsinoma in situ secara histopatologis dikarakterisasikan dengan prliferasi dari


epitel yang melapisi duktus minor, menghasilkan perkembangan papiler di lumen duktul.
Pertumbuhan papiler kemudian menurun dan mengisi lumen duktus.

Mammography dari keganasan payudara adalah sebagai berikut:

Adanya masa solid dengan atau tanpa gambaran stellata


Penebalan asimetri dari jaringan payudara
Mikrokalsifikasi