Anda di halaman 1dari 2

BAB III

IDENTIFIKASI KOMPETISI DAN STRATEGI BERSAING DALAM


KEWIRAUSAHAAN

3.1. IDENTIFIKASI KOMPETISI

Tele-Nurse merupakan program pengembangan manajemen kesehatan pada


pasien hipertensi yang bisa dilakukan dengan jarak jauh. Program ini mengarah pada
kontroling dan upaya peningkatan satatus kesehatan pada pasien Hipertensi. Upaya
yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi pasien ini juga menyertakan peran dari
keluarga sebagai fasilitator. Metode yang digunakan daam program ini, antara lain :
pendekatan manajemen kesehatan via web, via video call, via telepon, dan kunjungan
rutin ke rumah pasien. Manajemen kesehatan yang dilakukan adalah

dengan

mengontrol gejala-gejala yang sering muncul pada pasien hipertensi, seperti : nyeri
kepala, kaku kuduk, pusing, stress, cemas.
Pelaksanaan telenurse di Indonesia masih sangat jarang dijumpai, disebabkan
oleh karena keterbatasan sumberdaya manusia, keterbatasan sarana dan prasarana serta
kurangnya dukungan pelaksanaan telenurse dari pemerintah. Untuk mensiasati
keterbatasan pelaksanaan telenursing bisa dimulai dengan peralatan yang sederhana
seperti pesawat telepon yang sudah banyak dimiliki oleh masyarakat tetapi masih
belum banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan kesehatan atau pelayanan
keperawatan.

3.2. STRATEGI BERSAING DALAM KEWIRAUSAHAAN

Dalam dunia kewirausahaan memang sangat diperlukan strategi atau


perencanaan dalam bersaing. Dalam hal ini, strategi yang digunakan adalah :
a.

Telenurse lebih efektif dan efisien dari sisi biaya kesehatan, pasien dan keluarga
dapat mengurangi kunjungan ke pelayanan kesehatan (dokter praktek,ruang gawat
darurat, rumah sakit dan nursing home)

b.

Dengan sumber daya yang minimal, telenurse dapat meningkatkan cakupan dan
jangkauan pelayanan keperawatan tanpa batas geografis

c.

Telenurse dapat menurunkan kebutuhan atau menurunkan waktu tinggal di rumah


sakit

d.

Pasien dewasa dengan kondisi penyakit kronis memerlukan pengkajian yang


sering sehingga membutuhkan biaya yang banyak. Telenurse dapat meningkatkan
pelayanan untuk pasien kronis tanpa memerlukan biaya dan meningkatkan
pemanfaatan teknologi.

e.

Telenurse berhasil dalam menurunkan total biaya perawatan kesehatan dan


meningkatkan akses untuk perawatan kesehatan tanpa banyak memerlukan sumber.
Pada telenurse ini, perawat melakukan tindakan keperawatan untuk memenuhi

kebutuhan kesehatan klien melalui pengkajian triase dan pemberian

informasi

menggunakan teknologi informasi dan telekomunikasi serta sistem berbasis website.


Perawat yang melakukan praktek telenursing harus bertanggung jawab untuk
meyakinkan kemampuan ketrampilan keperawatan mereka dan pengetahuan yang up to
date untuk praktek telenure mereka.
Tujuan dari telenurse adalah tidak untuk membentuk diagnosis medis,
melainkan difokuskan pada dimensi dari urgensi. Sehingga para perawat akan lebih
terfokus pada informasi, dukungan, dan meningkatkan pengetahuan. Untuk mencapai
hasil yang positif dari konsultasi melalui telephone maka sangat dibutuhkan cara
berkomunikasi yang baik. Komunikasi yang baik akan berdampak pada perasaan
sehingga setiap perkataan akan mudah untuk didengar dan dipahami.
Dengan demikian klien dan keluarganya akan termotivasi untuk mengikuti saran
perawat. Sebuah komunikasi yang berpusat pada klien adalah teknik pendekatan yang
disukai dalam rangka membina hubungan antara klien dan tenaga professional.
Komunikasi yang berpusat pada klien telah ditangani secara ekstensif selama dekade
terakhir.
Melalui telenurse, perawat mampu melakukan monitoring, pendidikan, follow up,
pengkajian dan pengumpulan data, melakukan intervensi, memberikan dukungan pada
keluarga dan perawatan multidisiplin yang inovatif serta kolaborasi. Selain itu dalam
praktek telenurse, perawat melakukan pengkajian lanjutan, perencanaan, intervensi, dan
evaluasi terhadap hasil perawatan, dan perawat juga menggunakan teknologi seperti
internet, computer, telephone, alat pengkajian digital, dan perlengkapan telemonitoring
system audio-vidio, satelit dan system komunikasi yang lain. Penggunaan computer dan
teknologi informasi untuk mensupport perawat dan pasien dengan informasi yang lebih
efektif. Dalam rangka efisiensi dan efektifitas telenurse, antara perawat dan pasien
terhubungkan secara langsung menggunakan system transmisi elektronik.