Anda di halaman 1dari 16

S

U
L
K
I
S
T
I
D
AU
N
A
R
A
U
L
E
G
N
PE
KELOMPOK 3 :
1. Asrul (2012101703112 )
2. Leily Aulia (201210170311266)
3. Lilva Puspita A.
(201210170311248)
4. Vivid Vidyatama
(201210170311264)

Pengertian Siklus
Pengeluaran

Siklus pengeluaran (Menurut Marshall B


Roomney) adalah rangkaian kegiatan bisnis
dan operasional pemrosesan data terkait
yang saling berhubungan dengan pembelian
serta pembayaran barang dan jasa.

Tujuan Audit Terhadap Siklus


Pengeluaran
Berdasarkan:
1. Keberadaan atau keterjadian
2. Kelengkapan
3. Hak dan kewajban
4. Penilaian atau alokasi
5. Penyajian dan pengungkapan

Fungsi-fungsi bisnis dalam siklus dan


dokumen dan pencatatan terkait

Pemrosesan pesanan pembelian


Penerimaan barang dan jasa
Pengakuan utang
Proses dan pencatatan pengeluaran
kas

Pengujian pengendalian dan pengujian


substantive atas transaksi

Pengujian pengendalian dan pengujian


subtantif atas transaksi untuk siklus
akuisisi dan pembayaran dibagi menjadi
dua wilayah besar, yaitu :
Pengujian akuisisi yang meliputi tiga dari
empat fungsi bisnis yaitu pemrosesan
pesanan pembelian, penerimaan barang
dan jasa, dan pengakuan utang.
Pengujian pembayaran meliputi
pemroesan dan pencatatn pengeluaran
kas.

Pengendalian internal

1. Menilai risiko pengendalian terencana


Mengotorisasi pembelian
Memiasahkan tanggung jawab asset
dari funsi
Melakukan pencatatan tepat waktu dan
penelahaan independen atas transaksi
Mengotorisasi pembayaran
Menentukan lingkup pengujian dan
pengendalian

Audit atas asset tetap


berwujud
Aset tetap berwujud adalah
asset yang diharapkan memiliki
umur lebih dari satu
tahun,digunakan dalam bisnis
dan ditujukan untuk dijual
kembali.

NEXT..
Dari macam macam aktiva tetap berwujud untuk
tujuan akutansi dilakukan pengelompokan sebagai
berikut :
Aktiva tetap yang umurnya tidak terbatas
seperti tanah untuk letak perusahaan, pertanian
dan peternakan.
Aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila
sudah habis masa penggunaannya bias diganti
dengan aktiva yang sejenis
Aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila
sudah habis masa penggunaannya tidak dapat
diganti dengan aktiva yang sejenis

.
.
T
X
NE
Perlakuan akuntansi
terhadap pengeluaran
pengeluaranyang
berhubungan dengan
perolehan dan
penggunaanaktiva tetap
dapat dibagi menjadi dua,
yaitu :
Pengeluran modal
Pengeluran pendapatan

MACAM- MACAM ASET TETAP


BERWUJUD
1. Tanah
2. Bangunan
3. Mesin-mesin dan alat
4. Alat alat kerja
5. Perabotan dan alat alat kantor
6. Kendaraan
7. Tempat barang yang dapat
dikembalikan

Cara Cara Perolehan Aktiva


Tetap

Aktivatetapdapat diperoleh
dengan berbagai cara, dimana masing
masing caraperolehan akan
mempengaruhipenentuan harga
perolehan berikut ini akan dibahas
tetang harga perolehan :
a. Pembelian Tunai
b. Pembelian secara gabungan

Perolehan Melalui Pertukaran


a. Ditukar dengan Surat surat
Berharga
b. Ditukar dengan aktiva tetap yang
lain
c. Pembelian angsuran
d. Diperoleh dari Hadiah atau
Donasi
e. Aktiva yang Dibuat sendiri

Biaya Biaya Selama Masa Penggunaan


Aktiva
Pengeluaran pengeluaran tersebut dapat
dikelompokan menjadi :
1. Reparasi dan Pemeliharaan
Biaya reparasi dapat merupakan biaya yang jumlahnya
kecil jika reparasinya bisa dan jumlahnya cukup besar jika
reparasinya besar. Reparasi besar biasanya terjadi selah
beberapa than, sehingga dapat dikatakan bahwa manfaat
reparasi seperti ini akan dirasakan dalam beberapa
periode. Oleh karena itu biaya reparasi besar dikapitalisasi
dan pembebanannya sebagai biaya dilakukan dalam
periode periode yang menerima manfaat :
Penggantian
Perbaikan
Penyusunan Kembali aktiva tetap

Next...
2.
3.
4.
5.
6.

Memberhentian Aktiva
Asuransi Kebakaran
Asuransi Bersama
Polis Gabungan
Pencatatan Asuransi Kebakaran

Perlakuan Akuntansi
Perlakuan akuntansi meliputi segala tindakan yang
berhubungan dengan aktiva tetap tersebut yaitu saat
pencatatan aktiva dan penilaian tetap serta
penyaiannya dalam laporan keuangan.
Masalah akuntansi yang timbul adalah pada saat
perolehan aktiva tetap yaitu penentuan jumlah dan
elemen harga perolehan dan pencatatannya, dan
selama pemakaian aktiva tetap adalah penentuan
dan pencatatan penyusutan, sedangkan ketika
pelepasan aktiva tetap adalah penentuan dan
penyesuaian nilai buku serta pencatatan terhadap
pelepasan aktiva tetap dan pengakuan terhadap laba
atau rugi yang dilaksanakan oleh pelepasan aktiva
tetap tersebut.

Prosedur Audit Aktiva Tetap


1. Prosedur audit awal
2. Prosedur analitik
3. Prosedur pengujian terhadap transaksi
rinci
4. Prosedur pengujian terhadap saldo
akun rinci
5. Prosedur verifikasi penyajian dan
pengungkapan