Anda di halaman 1dari 8

PROPOSAL MODALITAS

TERAPI AROMA TERAPI PADA LANSIA


Hari / tanggal

: Selasa, 14 April 2015

Waktu

: 10.00 10.35 Wita

Lamanya

: 35 menit

Tempat

: Wisma Cempaka Panti Werda

Sasaran

: Klien Lansia di Wisma Cempaka

A. Latar belakang
Aromaterapi merupakan metode pengobatan melalui media bau-bauan
yang berasal dari bahan tanaman tertentu. Aromaterapi sering digabungkan
dengan praktek pengobatan alternatif dan kepercayaan kebatinan yang sudah
ada sejak ribuan tahun yang lalu.Awalnya hanya terdapat dalam bentuk cairan
esensial.Seiring perkembangan zaman, ada berbagai bentuk aromaterapi,
mulai dari minyak esensial, dupa, lilin, garam, minyak pijat, dan sabun. Sesuai
bentuk- bentuknya aromaterapi dapat dipergunakan sebagai pewangi ruangan,
aroma minyak saat dipijat,berendam, bahkan untuk aroma badan setelah
mandi.geraniu, dan masih banyak lagi.Dan setiap wangi wangian tersebut
memiliki kelebihan positif yang bermacam-macam.Misalnya, aroma lavender
dipercaya dapat mengurangi rasa stres dan mengurangi kesulitan tidur
(insomnia). Sedangkan aroma

sandalwood dapat mengurangi stress saat

menstruasi dan sebagai penunjang untuk berkonsentrasi. Aroma jasminedapat


meningkatkan gairah seksual, kesuburan wanita, dan anti depresi.Dengan
aromaterapi yang dapat berperan dalam merelaksasikan pikiran dan
mengurangi rasa stres, hal tersebut tentunya berhubungan dengan keadaan
emosi yang lebih teratur.Keadaan emosi manusia diatur oleh otak di dalam
system.
B. Tujuan
a) Tujuan instruksional umum
Setelah dilakukan terapi aroma terapi pasien dapat mempraktikan cara dan
memanfaatkan bahan-bahan yang mudah utuk melakukan terapi mandiri.

b) Tujuan instruksional khusus


Setelah dilakuka terapi aroma terapi diharapkan pasien lansia dapat
mengurangi stress dan pasien lansia dapat mengatur emosi.
C. Pemilihan Peserta
Klien yang mampu secara fisik mengikuti kegiatan ( Tidak sedang sakit berat).
D. Metode dan Media
1. Metode
a. Ceramah
b. Demonstrasi
c. Tanya Jawab
2. Media
a. Minyak wangi
b. Baskom
c. Handuk
d. Air hangat
H. Tugas dan Tanggung Jawab
1. Leader
a. Membacakan tujuan dan peraturan kegiatan terapi aktifitas kelompok
sebelum kegiatan dimulai
b. Mampu memotivasi anggota untuk aktif dalam kelompok dan
memperkenalkan dirinya
c. Mampu memimpin terapi aktifitas kelompok dengan baik dan tertib
d. Menetralisir bila ada masalah yang timbul dalam kelompok
e. Menjelaskan permainan
2. Co-Leader
a. Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader tentang aktifitas
klien
b. Mengingatkan leader jika kegiatan menyimpang
3. Fasilitator
a. Memfasilitasi klien yang kurang aktif
b. Berperan sebagai role play bagi klien selama kegiatan
4. Observer
a. Mengobservasi jalannya proses kegiatan
b. Mencatat prilaku verbal dan non verbal klien selama kegiatan
berlangsung.
E. Materi
1. Pengertian Aroma Terapi
2. Bentuk- bentuk Aroma Terapi
3. Manfaat Aroma Terapi
F. Pengorganisasian
Moderator

: Angger Wicaksono

Penyaji

: M. Ikhlas Darmawan

Operator

: Mariatul Aminah

Observer

: Radiatul Baidillah

Fasilitator

: Rusmilawati
: Herlyana
: M. Nurhuda
: Novita Apriyanti
: Nova Susana
: M. Heri Wibowo

G. Kegiatan Penyuluhan
No.
1.

KEGIATAN

WAKTU

Pembukaan.

5 Menit

Perkenalan.

Penjelasan

PENYAJI
-

SASARAN

Memberi

salam.
-

topic

salam.

Memperkenal kan diri.

Membalas

an

Memberi
penjelasan

Mendengark
dan

memperhatikan.
topik

penyuluhan.
2.

-Isi

10 Menit

Penyajian bahan

tentang:

materi

Mendengark
an

dan

memperhatikan.

Pengertian
Aroma
Terapi
Bentukbentuk Aroma
Terapi
Manfaat
Aroma Terapi
Cara
menikmati
aroma terapi

-Demonstrasi

Memberi

10 Menit

-Mengikuti Arahan
3.

Mendemonstr

Penutup
- Tanya jawab
- Evaluasi

Fasilitator

asikan
5 Menit
5 Menit

Memberi

Mengajukan
pertanyaan

kesempatan untuk
bertanya
-

Mengajukan

Menjawab
pertanyaan

Pertanyaan

H. Evaluasi
a) Evaluasi Awal
1. Evaluasi dilaksanakan selama proses dan pada akhir kegiatan terapi
dengan memberikan pertanyaan secara lisan sebagai berikut :
1) Pengertian Aroma Terapi
2) Bentuk- bentuk Aroma Terapi
3) Manfaat Aroma Terapi
2. Kriteria evaluasi
a. Evaluasi struktur
b. Menyiapkan Proposal Modalitas Terapi Aromaterapi
c. Menyiapkan materi dan media
d. Kontrak waktu dengan sasaran
e. Menyiapkan tempat
f. Menyiapkan pertanyaan
b) Evaluasi proses
Sasaran memperhatikan

dan

mendengarkan

selama

terapi

berlangsung
a. Sasaran aktif bertanya bila ada hal yang belum dimengerti
b. Sasaran memberi jawaban atas pertanyan pemberi materi
c. Sasaran tidak meninggalkan tempat saat terapi berlangsung
d. Tanya jawab berjalan dengan baik
G. Kriteria Hasil
0%
Pasien tidak mengerti dan tidak memahami sama sekali tindakan
periopertif pada sistem muskoloskeletal

25% Pasien kurang mengerti dan memahami tindakan perioperatif pada

sistem muskoloskeletal
50%
Pasien
kurang mengerti dan memahami dan tidak biasa

mengulang pertanyaan dari penyuluh.


75%
Pasien dapat mengerti, memahami dan kurang dapat mengulang

pertanyaan dari penyuluh.


100%
Pasien bisa mengerti, memahami, dan dapat mengulang dengan
baik, apabila ditanya dari penyuluh .

H. Setting Tempat

Leader

Co Leader

Observasi

Obsevasi

Keterangan
: Fasilitator
: Pasien
: Leader
: Co leader

DAFTAR PUSTAKA
Davia, Cathy. 2005. The Effect of Aromatherapy Massage with music on the
stress and Ansiety Levels of Emergency Nurse. Australasian Emergency
Nursing Journal 8, 43-50

MATERI PEMBAHASAN
A.

Pengertian Aromaterapi
Aromaterapi ialah istilah generik bagi salah satu jenis pengobatan
alternatif yang menggunakan bahan cairan tanaman yang mudah menguap,
dikenal sebagai minyak esensial, dan senyawa aromatik lainnya dari tumbuhan
yang bertujuan untuk memengaruhi suasana hati atau kesehatan seseorang,
yang sering digabungkan dengan praktik pengobatan alternatif dan
kepercayaan kebatinan. Minyak esensial berbeda susunan kimianya dari
produk herbal lainnya karena proses distilasi yang hanya memulihkan
fitomolekul ringan. Dalam penulisannya aromaterapi kadang ditulis aroma
terapi atau aromatherapy atau aroma therapy.

B. Bentuk - Bentuk Aromaterapi


1. Essential Oil Aroma Therapy / Minyak Essensial Aroma Terapi
Sesuai dengan namanya, aroma terapi jenis ini berbentuk cairan/minyak.
Penggunaannya bermacam-macam, dipanaskan pada tungku (tungku
listrik aroma terapi atau tungku lilin aroma terapi), dioleskan pada kain,
dioleskan pada bola lampu dan dioleskan pada saluran udara.
2. Dupa Aroma Terapi / Stick Incense Aromatherapy
Dupa tidak hanya digunakan untuk kegiataan keagamaan tertentu, kini
bentuk dupa pun menjadi salah satu bentuk aroma terapi. Dengan bentuk
yang padat, sehingga anda tidak perlu takut tumpah. Hanya saja karena

jenis aroma terapi ini berasap, aroma terapi jenis dupa lebih tepat
digunakan untuk ruangan yang besar atau di ruangan terbuka. Jenis dupa
aroma terapi sendiri saat ini ada 3 jenis, yaitu berupa dupa aroma terapi
panjang, dupa aroma terapi pendek dan dupa aroma terapi berbentuk
kerucut.
3. Lilin Aroma Terapi / Candle Aroma Therapy
Berkaitan dengan aroma terapi ada 2 jenis lilin yang digunakan, lilin untuk
pemanas tungku dan lilin aroma terapi. Lilin yang digunakan untuk
memanaskan tungku aroma terapi tidak memiliki wangi aroma terapi
karena fungsinya adalah memanaskan tungku yang berisi aroma terapi
essential oil. Sedangkan lilin aroma terapi adalah lilin yang jika dibakar
akan mengeluarkan wangi aroma terapi.
4. Message Oil Aroma Therapy / Minyak Pijat Aroma Terapi
Bosan bukan jika dipijat dengan minyak yang baunya aneh-aneh. Nah,
variasi baru dari aroma terapi yaitu berbentuk minyak pijat. Wanginya
sama saja seperti aroma terapi bentuk lainnya hanya saja bentuk dan cara
penggunaannya yang berbeda.
5. Garam Aroma Terapi / Bath Salt Aromatherapy
Mandi menggunakan air garam hangat dipercaya mampu mengeluarkan
toksin/racun yang ada di dalam tubuh. Dengan garam aroma terapi ini
suasana mandi air garam anda akan lebih menyenangkan. Untuk
menggunakan garam aroma terapi ini sebaiknya anda mandi dengan cara
berendam atau bisa juga digunakan untuk merendam bagian tubuh tertentu
seperti telapak kaki untuk mengurangi rasa lelah anda.
6. Sabun Aroma Terapi / Soap Aroma Therapy
Sabun dengan aroma terapi, bentuknya yang saat ini beredar adalah berupa
sabun padat namun dengan berbagai wangi aroma terapi, tidak hanya
wangi saja namun berbagai kandungan/ekstrak dari tumbuh-tumbuhan
dibenamkan di dalam sabun ini sehingga sabun ini juga baik untuk
kesehatan tubuh, seperti menghaluskan kulit, menjauhkan serangga dan
lainnya
C. Manfaat aroma terapi
Banyak cara dalam mengatasi stres. Salah satunya adalah dengan
menggunakan aroma terapi. Dengan mencium bau yang wangi, segala yang

membebani pikiran akan berkurang. Aroma terapi dapat membantu anda


mengatasi stres seperti ketegangan, kepanikan dan kelelahan mental.
D. Cara Menikmati Aroma Terapi
1. Kompres
Perawatan kulit menjadi lebih efektif bila dikombinasikan dengan
beberapa pada kompres hangat. Lakukuan setiap hari, maka kulit akan
terlihat sehat dan cerah. Kompres akan memberikan kenyamanan,
mencerahkan kulit kusam atau lelah serta melemaskan otot yang kaku
dan salah urut.
2. Penguapan
Tuangkan beberapa tetes pada baskom berisi air panas. Tutup rapat
kepala dengan handuk, hirup uapnya. Cara ini sangat berkhasiat untuk
membersihkan dan memberikan kenyamanan pada pikiran, perasaan
dan mempercepat penyembuhan pilek, atau batuk bronchitis.
3. Penggunaan langsung di kulit
Campurkan beberapa tetes pilihan, dengan beberapa militer minyak
dasar. Campuran ini sangat berfungsi sebagai pengharum tubuh
sekaligus penyembuhan bagi masalah emosi, pikiran atau fisik.
Aromaterapi juga diguna untuk merawat infeksi atau memperbaiki
kulit, misalnya jerawat, bekas luka, digigit serangga, tidak boleh
digunakan secara langsung dengan kulit harus dicampur dengan
minyak dasar, kecuali Lavender dan Tea tree.
4. Mandi Berendam.
Pada jaman dahulu mandi dengan minyak aroma dilakukan pada
upacara keagamaan. Cleopatra melakukannya seharihari. Tambahkan
beberapa tetes pada air mandi untuk mendapatkan rasa nyaman pada
saat membasuh tubuh.
5. Anglo
Anglo merupakan hasil kerajinan tangan. Benda ini akan sangat
membantu menciptakan suasana hati menjadi lebih baik. Penguapan
menggunakan anglo juga akan memberikan efek menyenangkan bagi
seluruh penghuni rumah dan lingkungan kerja di kantor.
6. Pijat.
Manusia membutuhkan sentuhan,sangat bermanfaat untuk memberikan
kelembutan

dan

kehalusan

pada

kulit.

Sari

minyak

memaksimalkan efek terapi dan kenyamanan pijat tubuh.

murni