Anda di halaman 1dari 5

Browse: British Pharmacopoeia 2009

British Pharmacopoeia Volume I & II


Monographs: Medicinal and Pharmaceutical Substances
Indometacin
Indometasin
Indometacina; Indometacinas, Indometasin, Indometacinum; Indometacyna;
Indometasiini; Indometasin; Indometasin (usan).
[1 - (4-Chlorobenzoyl)-5-metoksi-2-methylindol-3-il] Acetic acid.
Informasi Umum
(Ph Eur monografi 0092)

C19H16ClNO4
357.853-86-1
Aksi dan menggunakan
Cyclo-oxygenase inhibitor, Analgesik, anti-inflamasi.
Persiapan
Kapsul indometasin
Indometasin Supositoria
Ph Eur
DEFINISI
Indometasin mengandung tidak kurang dari 98,5 persen dan lebih regular
tidak Daripada SETARA dari 100,5
persen dari [1 - (4-chlorobenzoyl)-5-metoksi-2-methylindol-3-il] Acetic acid, dihitungdengan
mengacu pada substansi kering.
Lain-lain
Sebuah bubuk kristal putih atau kuning,, praktis tidak larut dalam air, sedikit larutdalam
alkohol. Peka terhadap Cahaya, SUHU PADA meleleh Kurang lebih 162 oC
Farmakope. Dalam Linda., Eur. (Lihat p.vii), Int, JPN, AS, dan Viet..
Ph Eur. 6.2 (indometasin). A, bubuk putih atau kuning kristal.
Praktis tidak larut dalam air; sedikit larut dalam alkohol.
Lindungi dari cahaya.
USP 31 (Indometasin). Sebuah pucat kuning ke kuning-tan, kristal
bubuk yang tidak lebih dari sedikit bau. Ini menunjukkan polimorfisme.
Praktis tidak larut dalam air; larut 1 dalam 50 alkohol,
1 dalam 30 dari kloroform, dan 1 dalam 40 eter. Lindungi dari cahaya.
Stabilitas. Indometasin tidak stabil dalam larutan basa.
Dosis oral: d lazim: skali 25 mg, sehari: 50-75 g; d max: shari 200 mg
Indomethacin Tablets(100 mg)
1. Formulation
Indomethacin ..........................................100 g
Ludipress [1] ...........................................397 g
Magnesium stearate [2] ...............................3 g
Metoda : kempa langsung
Bobot tablet 500mg

1. Ludipress
Detail of 116308-96-4
CAS Number:116308-96-4
Name:1-ethenylpyrrolidin-2-one; (2S,3R,4S,5R,6R)-6-(hydroxymethyl)-5[(2S,3R,4S,5S,6R)-3,4,5-trihydroxy-6-(hydroxymethyl)oxan-2-yl]oxy-oxane-2,3,4-triol
Molecular Structure:

Molecular Formula:C18H31NO12
93% 1 Laktosa + 3,5% KollidonR 30 + CL Kollidon
laktosa sebagai pembawa dan
filler, mengikat agen Kollidon 30, dan Kollidon CL - salah satu terbaik di disintegrants
pasar.
Bentuk: butiran
Warna: putih
Bau: tidak berbau
Titik lebur:> 210 C
Bulk density: 530-630 kg/m3
Kelarutan dalam air: larut
pengikat, pengisi dan disintegrant menjadi satu, siap-untuk eksipien digunakan untuk
kompresi langsung.
Nasihat umum:
Lepaskan pakaian yang terkontaminasi.
Jika dihirup:
Tenang pasien, lepaskan ke udara segar.
Jika pada kulit:
Cuci daerah yang terkena dampak secara menyeluruh dengan sabun dan air. Lepaskan
pakaian yang terkontaminasi. Jika iritasi mengembangkan, mencari
perhatian medis.
Jika di mata:
Dalam kasus kontak dengan mata, segera bilas selama minimal 15 menit dengan banyak
air. Jika iritasi
mengembangkan, mencari perhatian medis.
Jika tertelan:
Jika seseorang sadar dan dapat menelan, berikan dua gelas air. Menyebabkan muntah. Segera
perhatian medis diperlukan.
Oral:
Informasi tentang: 2-Pyrrolidinone, homopolimer 1-etenil-,
Jenis Nilai: LD50
Spesies: tikus
Nilai:> 2,000 mg / kg (BASF-Te

2. Octadecanoic acid Mg salt (Magnesium stearat)


C36H70MgO4
BM = 591,27
Pemerian
: hablur sangat halus, putih, berbau khas dan berasa.
Kegunaan
: lubrikan untuk tablet dan kapsul.
Aplikasi dalam Teknologi atau Formulasi Farmaseutikal : digunakan untuk kosmetik,
makanan, dan formulasi obat. Biasanya digunakan sebagai lubrikan
pada pembuatan kapsul dan tablet dengan jumlah 0,25 5,0 %.
Kelarutan
: praktis tidak larut dalam etanol, etanol (95%), eter, dan air, Sedikit
larut dalam benzen hangat dan etanol (95%) hangat.
Densitas
: 1,03 1,08 g/cm3.
Sifat aliran
: sulit mengalir, bubuk kohesif.
Polimorfisme
: trihidrat, bentuk asikular dan dihidrat, bentuk lamellar
Titik leleh
: 88,5 C.
Stabilitas
: stabil
Inkompatibilitas
: dengan asam kuat,alkali, dan garam besi.
Penyimpanan
: disimpan pada wadah sejuk, kering, tertutup.
Sumber : Handbook of Pharmaceutical Excipient, 2nd ed, 1994, hal.280-282
Indomethacin Tablets(100 mg)
1. Formulation
Indomethacin ..........................................100 g
Ludipress [1] ...........................................397 g
Magnesium stearate [2] ...............................3 g
Metoda : kempa langsung
Bobot tablet 500mg
V. Prosedur
1 indometachin dan bahan pembantu ditimbang sesuai dengan formula yang dibuat
2. indometachin dan Ludipress dicampur dengan menggunakan alat pencampur hingga
homogen
3. Dilakukan IPC massa siap cetak : kecepatan aliran, kompresibilitas, distribusi ukuran
partikel, dan uji homogenitas
4. Mg Stearat ditambahkan pada fasa dalam kemudian tambahkan pewarna dan diaduk
kembali sampai homogen
5. Hasil campuran dikempa langsung menjadi tablet
6. Dilakukan IPC pencetakan : kekerasan dan pemeriksaan bobot
7.Dilakukan evaluasi terhadap tablet yang telah dicetak : penampilan, keseragaman
ukuran, keseragaman bobot, kekerasan tablet, friabilitas, friksibilitas, uji waktu hancur
VI. Evaluasi dan Hasil Evaluasi
A. Massa siap kempa
1.
Penetapan Bobot Jenis Sejati
Penetapan ditentukan dalam piknometer 10 mL dengan menambahkan cairan
pendispersi yang tidak melarutkan granul atau serbuk.
2.
Penetapan Bobot Jenis Nyata, Bobot Jenis Mampat, Kadar
Pemampatan Sebanyak 100 g (B) granul atau serbuk dimasukkan ke dalam gelas
ukur 250 mL, catat volumenya (V0). Selanjutnya dilakukan pengetukan dengan
alat. Volume pada ketukan ke 10, 50, dan 500 diukur, lalu dilakukan perhitungan
sebagai berikut :

BJ nyata =

B
V0

g/mL

B
BJ mampat = V

mampat

Kadar Pemampatan =

g/ml

V0 V mampat
V0

100 0 0

3. Kecepatan aliran
1. Dimasukkan granul ke corong
2. Alat dihidupkan
3. Dicatat waktu alir (t)
4. Ditimbang granul
5. Dihitung aliran granul = berat granul
waktu
4. Sudut istirahat
1. Dengan menggunakan prosedur yang sama pada prosedur 3
2. Diukur tinggi puncak taburan serbuk (h)
3. Diukur diameter lingkaran yang terbentuk dari taburan serbuk (d=2r)
4. Dihitung sudut yang terbentuk dari taburan serbuk tersebut antara bidang datar
dengan tinggi granul : tan a = h
r
B. Tablet
1. Penampilan
Tablet diamati secara visual, apakah terjadi ketidakhomogenan zat warna atau
tidak, bentuk tablet, permukaan cacat atau tidak dan bebas dari noda atau bintikbintik. Bau tablet tidak boleh berubah.
2. Keseragaman Ukuran
Diambil secara acak 10 tablet, lalu diukur diameter tebalnya menggunakan jangka
sorong.
3. Keragaman Bobot
Diambil 10 tablet secara acak lalu timbang masing-masing tablet. Hitung bobot
rata-rata dan penyimpangan terhadap bobot rata-rata.
4. Kekerasan Tablet
Dilakukan menggunakan hardness tester terhadap 10 tablet yang diambil secara
acak. Kekerasan diukur berdasarkan luas permukaan tablet dengan menggunakan
beban yang dinyatakan dalam kg. Satuan kekerasan adalah kg/cm2. Dihitung
kekerasan rata-rata dan standar deviasinya.
6. Friabilitas
Dilakukan dengan menggunakan alat friabilator terhadap 10 tablet yang diambil
secara acak. Parameter yang diuji adalah kerapuhan tablet terhadap bantingan
selama waktu tertentu. Friabilitas dipengaruhi oleh sudut tablet yang kasar, kurang
daya ikat serbuk, terlelu banyak serbuk halus, pemakaian bahan yang tidak tepat,
massa cetak terlalu kering.
1. Diambil 10 tablet secara acak
2. Tablet dibersihkan dari debu kemudian ditimbang (Wo)
3. Tablet dimasukkan dalam alat
4. Alat dinyalakan selama 4 menit

5. Tablet dibersihkan dan ditimbang (Wt)


Tablet yang baik memiliki friabilitas kurang dari 1 %.
f

Wo Wt
100%
Wo

7. Friksibilitas
Dilakukan dengan menggunakan alat friabilator terhadap 10 tablet yang diambil
secara acak. Parameter yang diuji adalah kerapuhan tablet terhadap gesekan antar
tablet selama waktu tertentu.
1. Diambil 10 tablet secara acak
2. Tablet dibersihkan dari debu kemudian ditimbang (Wo)
3. Tablet dimasukkan dalam alat
4. Alat dinyalakan selama 4 menit
5. Tablet dibersihkan dan ditimbang (Wt)
f

Wo Wt
100%
Wo

8. Uji Waktu Hancur Tablet Tidak Bersalut (FI IV)


Masukkan 1 tablet pada masing-masing tabung dari keranjang, masukkan 1
cakram pada tiap tabung dan jalankan alat, gunakan air bersuhu 37 + 2 sebagai
media kecuali dinyatakan menggunakan cairan lain dalam masing-masing
monografi. Pada akhir batas waktu seperti yang tertera pada monografi, angkat
keranjang dan amati semua tablet : semua tablet harus hancur sempurna. Bila 1
tablet atau 2 tablet tidak hancur sempurna, ulangi pengujian dengan 12 tablet
lainnya : tidak kurang 16 dari 18 tablet yang diuji harus hancur sempurna.
Farmakokinetik
Indometasin siap diserap dari gastrointestinal
saluran pada orang dewasa; konsentrasi puncakplasma
mencapai sekitar 2 jam setelah dosis.Penyerapan mungkin
diperlambat oleh makanan atau oleh-aluminiumatau magnesium yang mengandung
antasida. Pada neonatus prematur, penyerapan
indometasin oral miskin dan tidak lengkap.Bioavailabilitas ini
supositoria rektal pada orang dewasa telahdilaporkan
harus sebanding dengan atau sedikit lebih kecil dari ketersediaan hayati
dengan bentuk sediaan oral.
Indometasin adalah sekitar 99% terikat proteinplasma. Ini
didistribusikan ke
dalam cairan sinovial, SSP, danplasenta. Konsentrasi rendah telah didistribusikanke
ASI. Plasma terminal paruh telah dilaporkan
berkisar 2,6-11,2 jam pada orang dewasa. The
terminal paruh pada neonatus telah dilaporkan
antara 12 dan 28 jam (lihat juga di bawah).Indometasin
adalah dimetabolisme dalam hati untuk konjugatglukuronat yang
dan untuk desmethylindomethacin,desbenzoylindomethacin,
desmethyl-desbenzoylindomethacin, dan
untuk glucuronides mereka. Beberapaindometasin mengalami Ndeacylation.
Indometasin dan konjugasi yang menjalani
enterohepatik sirkulasi. Ekskresi indometasin
dan metabolitnya terutama dalam urin denganlebih rendah
jumlah yang muncul dalam tinja.