Anda di halaman 1dari 3

TUMOR PAYUDARA

Factor Makro :
Penyebab : tidak diketahui
Adanya Ca yang pernah dialami
Riwayat dalam keluarga
Kelainan payudara benigna dalam periode fertile
Makanan, BB dan factor resiko lain
Faktor endokrin dan reproduksi
Anti konseptiva oral
Faktor Penting untukPrognosis :
Keadaan payudara hiperplastik
benigna dan maligna. Tumor berkembang dari
epitel duktuli dan lobuli. Ditemukan pertumbuhan intra luminal tanpa filtrasi (stadium
ini disebut carsinoma In situ). Kanker mengalami duplikasi yang konstan waktu 20
tahun untuk palpable) diameter 1-2 cm. Pertumbuhan yang amat cepat 20 hari
masa duplikasi preklinik 2 tahun. Diameter 1-2 cm
karsinoma dini secara klinik.
Bentuk yang terpenting : bulat, batas licin, sehingga jaringan sekitarnya seakan
terdorong keluar. Kebanyakan kuadran atas lateral. 2/3 Tumor mempunyai bentuk
bintang dengan perpanjangan yang berbeda ukuran.
Faktor yang berhubungan dengan prognosis buruk :
Edema kulit (peau dorange)
Ulserasi
Mastitis; karsinatosa
Makin besar tumor makin tinggi terjadi metastasis.
Metastasis jarak jauh tak sesuai cara distribusi CO :
Hepar 30%
Kelenjar limfe 70%
Paru 60%
Tulang 50%
Metastasis melewati darah sirkulasi darah dan terjadi pertumbuhan dari kapiler.
Diagnosis Karsinoma Payudara :
Kebanyakan ditemukan sendiri oleh pasien
Penarikan dan pengerutan kulit
Persisikan atau eksema disertai atau tanpa kemerahan
Papilla mamma dan areola
paget.
Penggunaan obat-obatan anti kontrasepsi oral (pil KB).
Pemeriksaan Fisik :
1. Inspeksi dan palpasi : setiap tumor ditentukan :
Ukuran dalam sentimeter
Bentuknya
Konsistensi
Adanya fiksasi pada kulit atau lapisan dibawahnya.
Periksa ketiak dan kelenjar supra klavikula

Curiga malignitas
palpasi hepar dan organ lainnya, tulang punggung, nyeri
ketok dan nyeri tekan.

2. Pemeriksaan mamografi :
Kelainan palpable
Indikasi keluar cairan dari papilla mammae yang patologik.
3. Diagnostik tambahan :
Ekografi
Biopsi jarum kecil atau besar
Galaktografi
memasukan kontras kedalam saluran susu.
CT Scan & MRI untuk tumor yang luas.
Triple Test (+) : Pemeriksaan Fisik, Fx.Sitologi, Mamografi
Dx.Differensial :
Ginekomasti pada pria
Paget disease
Pengeluaran cairan dari papilla
Fibroadenoma. (wanita 20-35 tahun). Jaringan ganas
tetapi bila besar giant
fibroadenoma.
Kista sarcoma phylloides
Klasifikasi Kanker Payudara
Tahap Ukuran Tumor
Keterlibatan Nodul
I.
< 2 cm (T1)
Tidak ada (N0))
II.
< 5 cm (T1,T2)
Nodus axilla (N1) dapat
berpindah
III.
> 5 cm invasi
Nodus axilla tetap atau
kulit, melebar
dapat berpindah (N1,
pada dinding dada N2).
IV.
Setiap ukuran
(setiap T)
Setiap Nodus
(Setiap N)

Metastasis
Tidak ada (M0)
Tidak ada (M0)
Tidak ada (M0)
Ya (M1)

Jenis-jenis Pembedahan Pada Payudara :


1.
Lumpektomi : pembuangan sederhana pada tumor
2.
Mastektomi partial : pembuangan tumor 1-3 inchi jaringan sekitarnya.
3.
Subcutaneus mastektomi : pembuangan semua jaringan yang mendasari terjadinya
payudara, membiarkan kulit, areola dan putting.
4.
Mastektomi sederhana : menghilangkan seluruh payudara tetapi tidak dengan
nodus axilla.
5.
Modifikasi mastektomi radikal : menghilangkan seluruh payudara (tanpa obat
patoralis minor) dan menghilangkan beberapa nodus axilla.
6.
Mastektomi radikal : seluruh payudara, kelenjar linfe, axilla, peetoralis mayor dan
minor, lemak dan fascia yang berdekatan dengan pembedahan.
Terapi Medis :

1. Pembedahan
2. Terapi radiasi
3. Kemoterapi / chemo therapy
TINDAKAN KEPERAWATAN
Pengkajian :
Identifikasi factor resiko
Tanyakan bagaimana klien menemukan benjolan
Sebelum pembedahan
stress.
Persepsi pasangan
Kaji tingkat pengetahuan, keprihatinan sexual
Bantu pasangan dalam planning
Reaksi thd pembedahan
Pengkajian luka, drain, limpadema, gejala infeksi, nyeri.
Diagnosa Keperawatan :
1. Kurang
pengetahuan
b/d
pembedahan
dan
pengobatan
Perencanaan : Outcome yang diharapkan :
Klien bertanya dan menyatakan pendapat tentang pembedahan dan pengobatan.
Implementasi :
a.
Beri info tentang pengobatan dan pembedahan sebelum operasi.
b.
Beri pengetahuan tentang aktivitas preoperasi, jelaskan jenis pembedahan,
jelaskan perawatan post op, discharge planning, dan cara yang dapat diikuti.
c.
Beri instruksi secara tertulis.
2. Coping individu tidak efektif b/d diagnosa kanker :
Perencanaan : outcome yang diharapkan :
Klien menerima perubahan dan mengambil kepuusan untuk berobat.
Implementasi :
a. Kaji kemampuan koping klien dan SO sebelum op.
b. Identifikasi koping mekanisme yang dapat digunakan klien/SO.
c. Bantu klien mendapatkan koping yang efektif.
3. Gangguan konsep diri : bodi image b/d perubahan payudara dan sexualitas :
Implementasi :
a.
Kaji problem body image dan sexualitas.
b.
Bantu memilih pelayanan kesehatan profesional (Social Worker Sex
Therapis), ajak klien membicarakan masalahnya bersama klien lain yang
menderita Penyakit yang sama. Wanita yang mengalami pembedahan payudara
dapat merasa :

Perubahan kehidupan rutin.

Konsep diri : body image

Tekut kematian.
c.
Jika mengalami penurunan BB dan alopesia sarankan memakai wig.