Anda di halaman 1dari 2

1. apa yang dimaksud dengan pencemaran tanah?

Jawab:
masuknya polutan (bahan pencemar) berupa bahan cair atau padat ke suatu
areal tanah, sehingga terjadi penurunan kualitas tanah. Atau keadaan dimana
bahan kimia buatan manusia masuk dan mengubah lingkungan tanah alami
2. apa yang terjadi pada tanah atau lahan pertanian d indonesia?
Jawab:
Pencemaran tanah pada lahan pertanian dapat mengganggu pertumbuhan
tanaman. Sehingga dapat mempengaruhi jumlah produksi tanaman. Dan bila
polutan tertimbun dalam jangka waktu yang lama maka akan mengakibatkan :
Permukaan tanah menjdi rusak
Air yang meresap ke dalam tanah terkontaminasi dengan bakteri
tertentu.
Turunnya kualitas air tanah pada musim kemarau
Tumbuhan akan mengering
Mengundang bahaya kebakaran
3. apa saja sumber pencemar bagi tanah-tanah pertanian di indonesia?
Jawab:
Limbah pertanian dapat berupa sisa-sisa pupuk sintetik untuk menyuburkan
tanah atau tanaman, misalnya pupuk urea dan pestisida untuk pemberantas
hama tanaman. Penggunaan pupuk yang terus menerus dalam pertanian akan
merusak struktur tanah, yang menyebabkan kesuburan tanah berkurang dan
tidak dapat ditanami jenis tanaman tertentu karena hara tanah semakin
berkurang. Dan penggunaan pestisida bukan saja mematikan hama tanaman
tetapi juga mikroorga-nisme yang berguna di dalam tanah. Padahal kesuburan
tanah tergantung pada jumlah organisme di dalamnya. Selain itu penggunaan
pestisida yang terus menerus akan mengakibatkan hama tanaman kebal
terhadap pestisida tersebut
4. apa yang terjadi pada tanam yang ditanam oleh petani?
Jawab:
5. jelaskan proses-proses alami yang terjadi di dalam tanah?
Jawab:
6. jelaskan morfologi dan fisiologi tanmana yang tercemar?
Jawab:
7. bagaimana cara untuk mengetahui bahwa tanah tersebut telah tercemar
(prosedur uji)?
Jawab:
Remediasi
Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang
tercemar. Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in-situ (atau on-site) dan ex-situ
(atau off-site). Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi.
Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, terdiri dari pembersihan,
venting (injeksi), dan bioremediasi.

Bioremediasi
Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan
menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk
memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang
beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air). Menurut Dr. Anton
Muhibuddin, salah satu mikroorganisme yang berfungsi sebagai bioremediasi
adalah jamur vesikular arbuskular mikoriza (vam).
fitoremediasi Fitoremediasi (Phytoremediation) merupakan suatu sistem
dimana tanaman tertentu yang bekerjasama dengan micro-organisme dalam
media (tanah, koral dan air) dapat mengubah zat kontaminan
(pencemar/pollutan) menjadi kurang atau tidak berbahaya bahkan menjadi
bahan yang berguna secara ekonomi.
8. zat toksik apa yang telah menyebabkan penurunan produktivitas pada lahan
dan tanaman tersebut?
Jawab:
9. bagaimana nasib dan perilaku zat pencemar tersebut di lingkungan perairan?
Jawab:
10. bagaimana cara yang tepat untuk mengantisipasi atau menanggulangi
pencemaran tersebut?
Jawab:
1. Biasakan buat memisahkan sampah-sampah organik dan anorganik di
rumah Anda. Sampah orgaik nan bisa terurai oleh mikroorganisme. Sampah
ini bisa dikubur dalam tanah buat dibuat pupuk kompos. Untuk sampah
anorganik atau bahkan organik nan tak dapat terurai oleh mikroorganisme
dibakar di loka spesifik nan jauh dari pemukiman penduduk. Sampah nan
tak bisa dibakar, bisa digiling atau dihancurkan hingga menjadi partikel
kecil, lalu dikubur.
2. Untuk pegolahan limbah industri nan di dalamnya terkandung logam berat,
sebaiknya dilakukan proses pemurnian terlebih dahulu sebelum dibuang ke
sungai atau ke loka pembuangan.
3. Menggunakan pupuk atau pestisida dengan dosis nan sesuai. Karena jika
hiperbola akan mencemari tanah nan digunakan tersebut.
4. Gunakan ditergen nan ramah lingkungan sehingga ia bisa terurai oleh
mikroorganisme. Dengan begitu tak menimbulkan zat-zat nan membuat
tanah tercemar.