Anda di halaman 1dari 27

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Pengenalan Alat Berat


Penggunaan alat berat pada proyek konstruksi didasari karena volume pekerjaan yangsangat besar
dan tingkat kesulitan pekerjaan yang mengharuskan menggunakan alat berat.Tujuan penggunaan alatalat berat pada proyek konstruksi adalah untuk memudahkanmanusia di dalam mengerjakan
pekerjaannya sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapaidengan lebih mudah pada waktu yang relative
singkat.Klasifikasi alat berat dapat ditentukan berdasarkan :
Klasifikasi fungsional
Klasifikasi operasional
1. Klasifikasi fungsional alat berat terdiri dari
a. Alat Pengolah Lahan
Kondisi lahan proyek kadang-kadang masih merupakan lahan asli yang harus dipersiapkansebelum
lahan tersebut mulai diolah. Jika pada lahan masih terdapat semak atau pepohonanmaka pembukaan lahan
dapat dilakukan dengan menggunakan dozer. Untuk pengangkatanlapisan tanah paling atas dapat digunakan
scraper. Sedangkan untuk pembentukan permukaan supaya rata selain dozer dapat digunakan juga
motor grader

DOZER
GRADER

SCRAPER

MOTOR

b. Alat Penggali
Jenis alat ini dikenal juga dengan istilah excavator. Beberapa alat berat digunakan untuk menggali
tanah dan batuan. Yang termasuk didalam kategori ini adalah front shovel, backhoe, dragline, dan
clamshell

CLAMSHELL

DRAGLINE

BAKHOE

c. Alat Pengangkut Material


Crane termasuk di dalam kategori alat pengangkut material karena alat ini dapat mengangkutmaterial
secara vertical dan kemudian memindahkannya secara horizontal pada jarak jangkauyang relative kecil.
Untuk pengangkutan material lepas (loose material) dengan jarak tempuhyang relative jauh, alat yang
digunakan dapat berupa belt, truck dan wagon. Alat-alat inimemerlukan alat lain yang membantu memuat
material kedalamnya.

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

TOWER CRANE

CRANE

DUMP TRUCK

d. Alat Pemindahan Material


Yang termasuk dalam kategori ini adalah alat yang biasanya tidak digunakan sebagai alattransportasi
tetapi digunakan untuk memindahkan material dari satu alat ke alat yang lain. Loader dan dozer adalah alat
pemindahan material.

LOADER

DOZER

FORKLIF

e. Alat Pemadat
Jika pada suatu lahan dilakukan pembunan maka pada lahan tersebut perlu dilakukan pemadatan.
Pemadatan juga dilakukan untuk pembuatan jalan, baik untuk jalan tanah dan jalan dengan
perkerasan lentur maupun perkerasan kaku. Yang termasuk sebagai alat pemadat adalah
tamping roller, pneumatic-tired roller, compactor, dan lain-lain

SMOTH STEEL ROLER


VIBRATION ROLLER PNEUMATIC-TIRED ROLLER
f. Alat Pemroses Material
Alat ini dipakai untuk mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu bentuk dan ukuranyang
diinginkan. Hasil dari alat ini misalnya adalah batuan bergradasi, semen, beton, danaspal. Yang termasuk
didalam alat ini adalah crusher dan concrete mixer truck. Alat yangdapat mencampur material-material di atas
juga dikategorikan ke dalam alat pemrosesmaterial seperti concrete batch plant dan asphalt mixing plant

CONCRETE MIXER TRUCK

CRUSHER

f. Alat Penempatan Akhir Material


MACAM-MACAM ALAT BERAT

ASPHALT MIXING PLANT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


Alat digolongkan pada kategori ini karena fungsinya yaitu untuk menempatkan material padatempat
yang telah ditentukan. Ditempat atau lokasi ini material disebarkan secara merata dandipadatkan sesuai
dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Yang termasuk di dalam kategoriini adalah concrete spreader, asphalt
paver, motor grader, dan alat pemadat

2. KlasifikasioperasionalAlatBerat
Alat-alat berat dalam pengoperasiannya dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainatau tidak
dapat digerakan atau statis. Jadi klasifikasi alat berdasarkan pergerakannya dapatdibagi atas berikut ini.
a. Alat dengan Penggerak
Alat penggerak merupakan bagian dari alat berat yang menerjemahkan hasil dari mesinmenjadi
kerja. Bentuk dari alat penggerak adalah crawler atau roda kelabang dan ban karet.Sedangkan belt merupakan
alat penggerak pada conveyor belt.
b. Alat Statis
Yang termasuk dalam kategori ini adalah towercrane, batching plant, baik untuk betonmaupun untuk
aspal serta crusher plant.
FAKTOR PEMILIHAN ALAT BERAT
Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat berat sehingga tidak terjadi kesalahan :
Fungsi yang harus dilaksanakan
Kapasitas dan produktivitas alat
Cara operasi ( arah dan jarak gerakan, kecepatan)
Pembatasan dari metode yang dipakai ( peraturan lalu lintas, biaya, pembongkaran)
Ekonomi (biaya investasi, sewa, operasional dan pemeliharaan)
Jenis Proyek
Lokasi Proyek ( dataran tinggi, rendah, rawa, dll)
Jenis dan biaya dukung tanah
Kondisi lapangan ( medan sulit, baik, dll)
ALAT BERAT PADA MACAM-MACAM PROYEK
Proyek Gedung : pile driving, backhoe, crane, truck, concrete mixer, dll
Proyek Jalan : backhoe, truck, dozer, grader, alat pemadat, loader, ashpalt mixing plant,asphalt
finisher, dll.
Proyek Jembatan : pile driving, backhoe, crane, truck, concrete mixer, alat pemadat, dll.
Proyek Bendungan : backhoe, crane, truck, concrete mixer, dozer, grader, alat pemadat,loader, dll

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


1. Wheel Loader

Wheel Loader adalah tractor dengan roda karet yang dilengkapi bucket effisien untuk daerah kerja
kering rata dan kokoh, terutama bila dituntut agar kerusakan landasankerja minimal dan mobilitas
tinggi.Wheel loader merupakan alat berat yang miripdengan dozer. sehingga baik kemampuan maupun
kegunaannya sedikit berbeda yaitu:hanya mampu beroperasi di daerah yang keras dan rata, kering tidak licin
karenatraksi di daerah basah akan rendah, tidak mampu mengambil tanah "bank" sendiriatau tanpa dibantu
dozing/stock pilling terlebih dahulu dengan bulldozer. Metode pemuatan pada alat pemuat / loader baik
track shovel maupun wheelKelebihan wheel loader adalah mobilitasnya yang tinggi dan manuver
daerah pemuatan loading point lebih sempit dibanding dengan track shovel dan
kerusakan permukaan loading point lebih kecil karena menggunakan ban karet. Salah
satukekurangannya adalah dalam menempatkan muatan ke dalam dump truck kurangmerata bahkan
kadang-kadang bisa miring, walaupun faktor ini sangat dipengaruhioleh skill operator.
2. BULLDOZER

Bulldozer adalah tractor rantai yang dapat dipergunakan untuk pekerjaan menggali,menggusur,
mendorong tanah atau material dan menarik log atau potable camp yang dapatdioperasikan di medan berbatu,
berbukit, maupun tanah Lumpur di berbagai sector pekerjaanseperti tambang (mining), konstruksi
(construction), logging & HTI (forestry dan perkebunan(agro). Bulldozer dapat melakukan pemindahan tanah
yang efektif sejauh 100 m dengan caraestafet. Nama komponen Bulldozer :
1. Blade
2. Straight frame
3. Lift Silinder
4. Truack shoe
5. Carrier Roller
6. Cutting Edge
7. Ripper
8. End Bit
9. Sprocket
10. Main Frame
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


3. DozerShovel

Dozer shovel adalah sebuah alat berat pemuat beroda rantai (track loader) yang biasadigunakan untuk memuat
material/tanah atau batu ke dalam alat pengangkut (dump truck atau hopper pada belt conveyor) atau
memindahkan material ke tempat lain dengan jarak angkut sangat terbatas (load and carry). Hanya bisa
beroperasi di daerah yang keras dan agak keras. Pada landasan yang kurang rata sekalipun, daya cengkeram
lebih kuat, tetapi kurang produktif di daerah yang lunak dan basah, mampu mengambil sendiri
tanah merah asli atauyang agak lunak. Memerlukan daerah pemuatan (loading point) sedikit agak lebar
tetapi perpindahan daerah operasi kurang cepat (kurang mobile). Selain bucket, attachment
lainnyaadalah log clamp (penjepit kayu bulat/kepiting).
4. Compactor

Dalam pelaksanaan konstruksi jalan dan lapangan terbang, atau konstruksi-konstruksi lainyang
memerlukan stabilitas dan kepadatan tertentu diperlukan peralatan untuk pamadatan.Pemadatan adalah usaha
penyusunan kembali letak butir tanah sehingga pada tanah tersebutdicapai letak butiran yang rapat.Alat ini
(compactor) digunakan untuk memadatkan tanahatau materialsedemikian hingga tercapai tingkat kepadatan
yang diinginkan. Jenis rodanya bias terbuat dari besi seluruhnya atau ditambahkan pemberat
berupa air atau pasir, biasa terbuat dari karet (berupa roda ban) dengan bentuk kaki kambing (sheep foot).
Ada juga yang ditarik dengan alat penarik seperti bulldozer, atau bisa menggunakan mesin penarik sendiri,
yang berkuran kecil bisa menggunakan tangan dengan mengendalikannya ke arah yang akan dipadatkan.
Untuk pemadatan pengaspalan biasanya menggunakan road roller, tire roller atau drum roller, tetapi untuk
pemadatan tanah biasanya menggunakan sheep foot roller atau drumr oller. Pada dasarnya tipe dan jenis
compactor adalah sebagai berikut :
a. Smooth steel rollers (penggilas besi dengan permukaan halus). Jenis ini dibedakanlagi menjadi
beberapa macam, jika ditinjau dari cara pengaturan rodanya, diantaranya :
Three wheel rollers (penggilas roda tiga)a. Tandem rollers (penggilas tandem)
Pneumatic tired rollers (penggilas roda ban angin)
Sheep foot type rollers (penggilas kaki kambing)
Vibratory rollers (penggilas getar)
Vibratory plate compactor (alat pemadat-getaran)
Alat-alat penggilas lain :Mesh grid rollers (penggilas dengan roda anyaman)Segment rollers
(penggilas dengan roda terdiri dari lempengan-lempengan). Jenis-jeniscompactor di atas
mempunyai spesifikasi tersendiri untuk dipakai dalam usaha pemadatan bagi berbagai
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


jenis tanah, atau dengan memperhatikan berbagai faktor, misalnya :Untuk tanah
plastis dan cohesive, maka alat pemadat sheep foot roller adalah paling cocok,sebab alat ini
memadatkan dari lapisan bagian bawah akibat "kaki kambing" yang terdapat padanya.
Demikian juga penggunaan pneumatic roller yang cukup berat sangat efektif
untuk digunakan. Pasir dan / atau kerikil berpasir, vibrating roller dan pneumatic tired roller
seringdipergunakan untuk tanah jenis ini. Pasir bercampur lempung atau tanah liat,
compactor yangsesuai untuk jenis tanah ini antara lain segmented rollers
Landfill Compactor

Compactor penimbun sampah dari Cat dilengkapi fitur canggih dengan pelindung
tambahan dan pertimbangan khusus dalam penempatan komponen guna memperpanjang
masa pakai compactor penimbun sampah Anda.
5. TandemRoller

Jenis lain dari smooth steel roller adalah tandem rollers yang terdiri atas berporos 2 (twoaxle) dan berporos
3 (three axle tandem rollers). Penggunaan dari penggilas ini umumnyauntuk mendapatkan permukaan yang
agak halus, misalnya pada penggilasan aspal beton danlain-lain. Tandem roller ini memberikan lintasan yang
sama pada masing-masing rodanya, beratnya antara 8-14 ton, penambahan berat yang diakibatkan
oleh pengisian zat cair (ballasting) berkisar antara 25% - 60% dari berat penggilas. Untuk mendapatkan
penambahankepadatan pada pekerjaan penggilasan biasanya digunakan three axle tandem roller.
Sebaiknya tandem roller jangandigunakan untuk menggilas batu-batuan yang keras dan tajam karena
akan merusak roda-roda penggilasnya.
6. VIBRATIONROLLER

Versi lain dari tandem roller adalah vibration roller (penggilas getar). Vibration roller mempunyai efisiensi
pemadatan yang sangat baik. Alat ini memungkinkan digunakan secaraluas dalam tiap jenis pekerjaan
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


pemadatan. Efek yang diakibatkan oleh vibration roller adalah gaya dinamis terhadap tanah. Butir-butir tanah
cenderung mengisi bagian-bagiankosong yang terdapat di antara butir-butirnya. Sehingga akibat getaran ini
tanah menjadi padat dengan susunan yang lebih kompak. Dalam proses pemadatan yang
dilakukan denganmenggunakan vibration roller, perlu diperhatikan faktor-faktor berikut :
frekuensi getaran
amplitudo getaran
gaya sentrifugal yang bekerja.
Sistem pendorong, vibrasi dan sistem mengemudi dioperasikan oleh tekananhidrostatis, untuk
menjamin penanganan yang termudah.
7. SCRAPER

Scraper adalah suatu alat berat beroda ban (tire) yang biasa dipakai memuat / mengangkutdan
membuang (spreading) secara individu dengan atau tanpa dibantu pendorong (bulldozer).Pada kenyataannya
di lapangan dikenal 2 (dua) jenis scraper,yaitu:a. Towed Scraper, dimana dalam pengoperasiannya ditarik oleh
bulldozer karena tidak dilengkapi dengan mesin, dengan demikian tenaganya diambil dari bulldozer. b.
Motor Scraper, dalam pengoperasiannya ada yang menggunakan mesin tunggal (front) danada
yang menggunakan mesin ganda (front and rear). Scraper yang bermesin tunggal harusdibantu pendorong
(bulldozer) sedang yang bermesin ganda tidak harus dibantu pendorong bulldozer. Jarak angkut motor
scraper antara (500 - 2000 meter), sangat efektif digunakanuntuk material/tanah yang diambil
dalam kondisi tidak terlalu keras dan medan operasinyamemotong atau meratakan bukit yang cukup luas.
Sedangkan Towed Scraper mempunyai jarak angkut yang tidak lebih dari 500 meter.Ditinjau dari
penggerak utamanya wheel tractor, terdapat 2 (dua) macam tipetraktor beroda ban, yaitu:a. Single axle prime
mover (traktor penarik dengan jumlah roda dua) b. Two axle prime mover (traktor penarik dengan
roda empat)
8. SCARPER BOWL

Bagian utama dari scraper adalah bowl (mangkok) yang berfungsi sebagai pemuat, pengangkut dan
pembongkar. Di bagian bawah depan dari bowl terdapat cutting blade, di bagian dinding
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


depan dari scraper terdapat "gate" yang dapat digerakkan disebut appron,dimana material yang
telah digali dapat dikeluarkan lewat gate ini dengan cara mengangkatappron dan menggerakkan bowl ke
depan. Di bagian belakang terdapat suatu ejector gateyang berfungsi untuk memuat dan membongkar. Ejector
ini bergerak ke belakang danselanjutnya dalam posisi yang praktis vertikal geraknya diperluas dari sisi satu ke
sisi yanglain. Pada saat akan memuat, ejector gate ini berada pada posisi dekat dengan appron dancutting edge,
kemudian bergerak ke belakang manakala muatan telah bertambah
9. Concrete Paver

Concrete Paver adalah suatu unit mesin atau peralatan yang digunakan untuk meng-hamparkan material
beton yang digunakan untuk membuat perkerasan jalan. Jalan yangdibuat dengan menggunakan beton
disebut jalan dengan perkerasan kaku. Dapat juga disebut perkerasan beton semen.Concrete paver
modern dengan roda berantai, mampu membentuk lapisan perkerasan jalantanpa harus menggunakan cetakan
tepi. Dengan demikian jalan dapat dibuat dengan lebihcepat dan praktis.Material beton yang ditumpahkan di
mulut alat, secara otomatis akan dibentuk dan diratakansesuai dengan ketebalan dan lengkungan jalan yang
diinginkan. Agar didapat permukaanyang rata, kekentalan (slump) beton yang dipakai harus sesuai dengan
karakteristik alat
10. Asphalt Mixing

Asphalt Mixing Plant adalah suatu unit mesin atau peralatan yang digunakan untuk memproduksi
material campuran antara aspal dengan material agregat batu.Proyek-proyek pembangunan jalan tol
perkerasan lentur maupun pelapisan ulang(overlay), umumnya mensyaratkan kontraktor untuk menggunakan
asphalt mixing plant untuk produksi material lapis perkerasan seperti asphalt
concrete.Penggunaan asphalt mixing plant dimaksudkan untuk memproduksi materialcampuran
perekerasan lentur dengan jumlah yang besar dengan mutu dankeseragaman campuran tetap terjamin
(homogen). Material batu pecah dan aspal akandipanaskan secara terpisah sebelum dicampurkan. Suhu
pencampuran pada alat iniumumnya berkisar 160 derajat celcius.
11. FinisherAsphaltConcrete

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


Peralatan ini digunakan untuk menghampar campuran aspal dan agregat yang sudahdipanaskan Hotmix
pada permukaan jalan. Penggelaran dari campuran aspal harus berbentuk ketebalan merata, seragam dan
sedemikian rupa sehingga sudah siap untuk dipadatkandengan mesin gilas roda besi atau roda ban.Alat alat
penyetel haru disetel sedemikian rupa sehingga dapat membentuk lereng (crown)dan super elevasi yang benar
pada permukaan jalan baru.Peralatan penggelaran aspal ini terdiri dari 2 bagian utama:- Unit Tractor - Unit
Screed FloatingUnit Tractor merupakan penggerak dengan lobang atau ban yang dilengkapi
hopper menampung, feeder distributing euger atau spreading screw, power plint transmisi dualcontrol dan
tempat duduk operator.
Unit Screed Floating menjadi satu dengan tractor dan bergerak di atas permukaan campuranaspal yang telah
digelar. Dimana Screed Floating dilengkapi dengan tamper atau penggetar, penghalus ketebalan,
penghalus lerengan pemana screed dan plet screed. Untuk memperolehhasil permukaan jalan
yang baik maka operator dan peralatan ini harus dipilih yang benar benar berpengalaman, sebab kalau
tidak, akan menghasilkan pekerjaan yang sia sia.Perlu diperhatikan pula segi pemeliharaan dari
peralatan ini dikarenakan peralatan ini banyak berhubungan dengan aspal yang akan menggeser,
setelah beberapa saat maka pembersihansehabis pekerjaan selesai dan pelumasan harus dikerjakan
dengan cermat dan setelitimungkin.
12. Dumptruck

Dump truck adalah suatu alat yang digunakan untuk memidahkan material pada jarak menengah sampai
jarak jauh (500 meter atau lebih). Muatannya diisikan oleh alat pemuat,sedangkan untuk membongkar
muatannya, alat ini dapat bekerja sendiri. Ditinjau dari besar muatannya, dump truck dapat dikelompokkan ke
dalam 2 (dua) golongan, yaitu:> on High Way Dump Truck, muatannya lebih kecil dari 20 m3> off High Way
Dump Truck, muatannya lebih besar 20 m3.Bila truck tersebut digunakan untuk mengangkut kayu biasanya
disebut Logging Truck atauada yang menggunakan Trailler. Untuk tipe on High Way Dump Truck ada
yangmenggunakan roda penggerak depan dan belakang (four wheel drive) ada juga yang hanyadilengkapi
dengan penggerak roda belakang saja (rear wheel drive).Dumptruck Diproduksi untuk memenuhi kebutuhan
pengguna terhadap truck alat angkutyang dapat beroperasi pada kondisi medan yang ekstrim baik itu basah
atau pun kering Umumnya Articulated truck dipergunakan pada pekerjaan konstruksi, pembangunan
jalan, pertambangan dan pembuangan sampah. Articulated truck memiliki peralatan kontrol
yangcanggih, stabilitas sempurna, kemampuan membawa muatan secara efisien dengan jarak tempuh yang
jauh serta dapat bermanuver dan beroperasi pada kondisi jalan yang sangat berlumpur. Produktivitas dan
fuel efficiency juga sangat tergantung dari aplikasi dan kondisi spesifik tempat kerja.
13. MotorGrader

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


Untuk keperluan perataan tanah, digunakan grader, disamping untuk membentuk permukaanyang
dikehendaki. Hal ini bisa dilaksanakan karena blade dari grader dapat diatur sedemikianrupa. Jenis grader
pada prinsipnya dibedakan atas; Motor grader, yang mempunyai penggerak sendiri Towed grader,
dalam operasinya memerlukan penggerak lain.Dari kedua jenis grader tersebut di atas, yang
kini banyak digunakan adalah motor grader.
Motor grader digunakan untuk mengupas, memotong, meratakan suatu pekerjaan tanah, terutama
padatahap finishing agar diperoleh hasil pekerjaan dengan kerataan dan ketelitian yang optimal,disamping itu
dapat pula digunakan untuk membuat kemiringan tanah atau badan jalan atauslope dan bisa juga digunakan
untuk membuat parit-parit kecil. Blade dari motor grader inidapat diatur sedemikian rupa sehingga fungsinya
bisa dirubah menjadi angle dozer, bulldozer, atau tilting dozer, ini jelas lebih flexible daripada
jenis dozer.
Variasi posisi bladeini tidak berarti bahwa motor grader adalah variasi bentuk dari jenis dozer, karena
dalam pekerjaan penggusuran tanah, bulldozer jauh lebih efektif daripada grader, hal ini
disebabkantenaga yang tersedia dan juga letak centroid (titik berat) pada blade bulldozer. Sudut bladeyang
dipakai dalam pekerjaan perataan mendatangkan problem tersendiri terhadap roda-rodamotor grader, alasan
inilah yang menyebabkan mengapa dalam perencanaan motor grader modern, roda-rodanya dapat diatur
(flexible), dengan cara memiringkan roda-roda bagiandepan. Miringnya roda-roda tersebut yang membentuk
sudut dengan arah gerakanmemberikan kestabilan dalam pengendalian. Sebagaimana diketahui bahwa motor
grader adalah tipe peralatan yang dapat dipakai dalam berbagai variasi pekerjaan konstruksi(grading).
Kemampuan ini akibat dari gerakan-gerakan flexible yang dipunyainya terhadap blade dan roda-roda
ban. Keserbagunaan ini diperbesar dengan perlengkapan-perlengkapanlainnya, seperti :
Scarifier teeth (ripper dalam bentuk penggaruk kecil) dipasang di bagian depan blade dandapat
dikendalikan secara tersendiri.
Pavement widener (untuk mengatur penghamparan) Elevating grader unit (alat pengatur
grading).Pada pekerjaan pembuatan jalan, penggunaan dasar dari motor grader dalam
membentuk permukaan dan final grading, tidak hanya permukaannya saja tetapi juga
bahu dan taludnyasekaligus. Juga grader dapat menggali saluran drainase sepanjang jalan
misalnya dalam bentuk V atau bentuk lainnya.
Alat berat pada macam-macam proyek Konstruksi
1. Proyek Gedung
Alat berat yang umum dipakai di dalam proyek gedung adalah alat pemancang tiang
fondasi (pile driving), crane untuk pemindahan vertical, truck untuk pengangkutan
horizontal, concrete mixer, dan lain-lain. Concrete mixer digunakan sebagai pencampur
adukan beton dan concrete mixer truck sebagai pengangkut campuran beton. Alat pemadat
juga sering digunakan untuk memadatkan tanah di sekitar basement. Dan sebelum
pelaksanaan pekerjaan tanah pada lokasi bangunan, perlu adanya pembersihan/land
clearing/clearing and grubbing. Peralatan untuk pembersihan ini paling baik adalah dengan
menggunakan buldozer.Untuk pohon besar buldozer dapat menggali tanah di sekeliling
pohon, dengan memotong sebagian akarnya, kemudian ditumbangkan. Penggalian tanah
untuk pondasi bangunan gedung, yaitu pondasi langsung telapak menerus, biasanya
berbentuk trapesium, cukup dengan cangkul dan tenaga manusia, karena volumenya sedikit,
dengan menggunakan alat berat tidak ekonomis. Tetapi untuk pondasi bangunan gedung yang
besar dan luas dengan volume galian yang besar, walaupun merupakan pondasi dangkal
misalnya pondasi pelat/voet plat , perlu dipertimbangkan dengan menggunakan alat berat
dalam hal ini yang cocok adalah dengan menggunakan backhoe, ada beberapa nama yang
sering digunakan antara lain, yaitu :hoe,excavator,shovel,back shovel,pull shovel. Ada
beberapa lagi alat berat yang di gunakan,yaitu :
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Batching Plant adalah alat berat yang digunakan untuk membuat beton jadi (Ready
mix Concrete).

Compressor merupakan alat berat yang berfungsi sebagai pemampat udara yang
digunakan dalam pembersihan area pekerjaan dari debu maupun sampah ringan
lainnya, sebelum dilakukan pengecoran atau kegiatan yang membutuhkan kebersihan
area.

Concrete pump adalah sebuah alat yang digunakan untuk mentransfer cairan beton
dengan dipompa.Biasa dipakai pada gedung bertingkat tinggi dan pada area yang sulit
untuk dilakukan pengecoran.

Conveyor Belt merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan tanah, pasir,
kerikil batuan pecah beton.

Crusher berfungsi untuk memecahkan batuan alam menjadi ukuran yang lebih kecil
sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

Dozer ini digunakan untuk pengolaha lahan. Jadi lahan yang akan dijadikan sebuah
gedung, akan diratakan dengan alat berat ini.

Drop hammer merupakan palu berat yang diletakkan pada ketinggian tertentu di atas
tiang palu tersebut kemudian dilepaskan dan jatuh mengenai bagian atas tiang.

Jackhammer adalah alat yang digunakan untuk mengebor batuan keras untuk
kemudian diledakan sepert crawling drill.

Pile Drive Hammer untuk pemancangan tiang pancang beton buat pondasi dalam.
biasanya pondasi dalam dipakai pada bangunan gedung bertingkat (high rise
building),jembatan,atau penahan tanah (khusus sheet pile).

Scrapper digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan,


menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton, meratakan jalan raya.

Shovel dapat juga digunakan untuk membuat timbunan bahan-bahan persediaan


seperti kerikil, pasir, semen PC, dan sebagainya. Umumnya Shovel dipasang di Truck
Crawler.

Stone Crusher merupakan alat berat yang digunakan untuk memecah batuan menjadi
ukuran yang direncanakan. Untuk selanjutnya digunakan sebagai material bahan
bangunan.

2. Proyek Jalan
Proyek jalan pada umumnya menggunakan alat gali, truck, dozer, grader, alat
pemadat, loader, scrapper, stone crusher. Alat gali digunakan untuk menggali saluran di
sekitar badan jalan. Bulldozer berfungsi untuk mengupas tanah dan grader untuk membentuk
permukaan tanah. Ripper merupakan traktor dengan fungsi utama sebagai alat bajak yang
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


memiliki batang baja berujung lancip (blade) yang dipasang di bagian belakang bulldozer
(traktor) untuk memecahkan (membajak) lapisan batuan atau material yang keras. Loader
digunakan sebagai pemuat tanah ke dalam truck. Untuk jalan dengan perkerasan lentur
digunakan asphalt mixing plant yang berfungsi untuk mencampurkan bahan campuran aspal
yang kemudian disebarkan, diratakan, dan dipadatkan dengan menggunakan asphalt finisher.
Sedangkan untuk perkerasa kaku beton dioleh dengan menggunakan concrete batching plant
yang kemudian dipindahkan dengan menggunakan truck mixer. Compactor digunakan untuk
memadatkan tanah. Kalau dijalan raya, alat ini digunakan untuk memadatkan batu dan aspal.
Alat sejenis antara lain tandem roller, tamping roller, pneumatic-tired roll. Tetapi tipe alat
berat yang paling cocok digunakan dalam proyek ini adalah Bulldozer tipe D40A, Excavator
tipe PC 300-7 dan PC 100 F6, Dump Truck 23 ton, Motor Grader tipe GD-200-A1,
Compactor tipe JV 100 A1 , Water Tank Truck kapasitas 5000 liter, Asphalt Emultion
Patcher digunakan untuk membuat campuran aspal dingin dengan kapasitas 150 kg/ batch,
Asphalt Sprayer Model ( BAS) merupakan salah satu mesin perawatan jalan., dan Asphalt
Patch Mix ( BAPM-3) adalah alat pencampur Agregat-Aspal secara panas ( Hot Mix) dengan
kapasitas nominal produk 3 TPH ( 100 liter per proses).
3. Proyek Jembatan
Alat yang digunakan untuk proyek jembatan antara lain adalah alat pemancang tiang
fondasi, alat penggali, crane, truck, concrete mixer atau concrete mixer truck, alat
pemadat,backhoe,loader,dan beko. Masing-masing alat tersebut mempunyai fungsi dan
penggunaan yang sama pada proyek lain nya.
4. Proyek Dam
Proyek dam pada umumnya menggunakan alat penggali tanah, crane, truck, concrete
mixer atau concrete mixer truck, alat pemadat tanah, loader, bulldozer, dan grader. Alat
penggali tanah yang umumnya dipakai untuk proyek dam berupa backhoe atau front shovel.
Concrete mixer digunakan untuk mencampurkan bahan pembuaan beton yang dipakai untuk
pembuatan dinding penahan tanah.
5. Proyek Pelabuhan
Pada proyek di pelabuhan, diperlukan suatu alat berat seperti pada proyek lain nya yaitu :
1. Truck digunakan untuk mengangkat bahan bangunan kedalam area proyek dengan
jarak yang relatif jauh.
2. Scrapper dapat digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan,
menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton, meratakan jalan raya atau
lapangan terbang.
3. Alat Penggali Tanah (Excavator) digunakan untuk menggali. Excavator ini bisa juga
disebut dengan Backhoe. Biasanya kalau di dalam proyek alat ini digunakan untuk
menggali tanah, mengeruk tanah ataupun mengeruk batu.
4. Crane (alat pengangkat)
5. Dozer ini digunakan untuk pengolahan lahan.
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


6. Truck digunakan untuk mengangkut bahan bangunan kedalam area proyek dengan
jarak yang relatif jauh.
7. Shovel dapat juga digunakan untuk membuat timbunan bahan-bahan persediaan
seperti kerikil, pasir, semen PC, dan sebagainya. Umumnya shovel dipasang di truck
crawler.
8. Compressor merupakan alat berat yang berfungsi sebagai pemampat udara yang
digunakan dalam pembersihan area pekerjaan dari debu maupun sampah ringan
lainnya, sebelum dilakukan pengecoran atau kegiatan yang membutuhkan kebersihan
area.
9. Pile Drive Hammer untuk pemancangan tiang pancang beton buat pondasi dalam,
biasanya pondasi dalam dipakai pada bangunan gedung bertingkat (high rise building)
,jembatan,pelabuhan atau penahan tanah (khusus sheet pile).
10. Jackhammer adalah alat yang digunakan untuk mengebor batuan keras untuk
kemudian diledakan seperti crawling drill.
11. Batching Plant adalah alat berat yang digunakan untuk membuat beton jadi (Ready
mix Concrete)
12. Concrete pump adalah sebuah alat yang digunakan untuk mentransfer cairan beton
dengan dipompa.Biasa dipakai pada gedung bertingkat tinggi dan pada area yang sulit
untuk dilakukan pengecoran.
13. Drop hammer merupakan palu berat yang diletakan pada ketinggian tertentu di atas
tiang palu tersebut kemudian dilepaskan dan jatuh mengenai bagian atas tiang.
14. Crusher berfungsi untuk memecahkan batuan alam menjadi ukuran yang lebih kecil
sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.
15. Conveyor Belt merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan tanah, pasir,
kerikil batuan pecah beton.
6. Proyek Terowongan
Pada proyek terowongan, alat berat yang sering di gunakan adalah Tunnel boring
machine (TBM) yaitu alat penggali terowongan. Karena bentuk mesin yang menyerupai
silinder, permukaan terowongan yang terbentuk jadi seperti lingkaran.
Tunnel Boring Machine: Mesin Penggali Terowongan
TBM dapat digunakan pada batuan lunak hingga batuan keras yang dilengkapi dengan
mata bor yang tersebar di permukaan kepala bor. Kepala bor yang berbentuk silinder ini
kemudian berputar dan menggerus batuan.Scraper adalah alat gali tanah yang mampu
melakukan tiga tugas sekaligus : memuat, mengangkut, dan membongkar muatan. Bentuk
scraper mirip dengan truk biasa. Yang membedakan, bak bawah scraper dapat diturunkan
dengan ujungnya berbentuk seperti bilah.Saat scraper bergerak maju, bilah akan menggaruk
tanah mirip cara kerja sekop. Tanah garukan ini langsung ditampung dalam bak. Bucket
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


Wheel Excavator (BWE) adalah alat super berat yang digunakan.BWE paling efektif
digunakan di tanah lembek yang tidak banyak mengandung batuan keras.Komponen utama
BWE adalah roda berputar besar yang dipasang pada sebuah lengan raksasa. Ujung roda ini
kemudian dipasangi semacam ember besi (bucket) dengan gigi-gigi logam dipinggiran bucket
yang digunakan untuk menggali tanah. Bucket ini terus berputar seiring putaran roda (wheel)
yang kemudian dirancang untuk menumpahkan muatannya pada sabuk berjalan (belt
conveyor) yang terdapat di badan BWE.Bor Jackleg (Jackleg Drill) adalah mesin bor
pneumatic yang dilengkapi kaki hidraulik yang dapat diatur menyesuaikan dengan arah
pemboran. Mesin ini umumnya digunakan untuk mengebor batuan keras (hard rock). Kaki
hidraulik memungkinkan operator melakukan pemboran dalam berbagai sudut.
Macam-macam Alat berat dan Fungsinya
Eksistensi alat berat dalam proyek-proyek dewasa ini baik proyek konstruksi maupun proyek
manufaktur sangatlah penting guna menunjang Pemerintah baik dalam pembangunan
infastruktur maupun dalam eksplore hasil-hasil tambang, misalnya semen dan batubara.
Keuntungan-keuntungan dengan menggunakan alat-alat berat antara lain waktu yang sangat
cepat, tenaga yang besar dan nilai-nilai ekonomis.
Penggunaan alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan akan
berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal atau
target yang telah ditentukan atau kerugian biaya perbaikan yang tidak semestinya. Oleh
karena itu, sebelum menentukan tipe dan jumlah peralatan dan attachmentnya sebaiknya
dipahami terlebih dahulu fungsi dan aplikasinya.
Berikut Kami share macam-macam alat berat beserta fungsinya, agar dapat dipahami dalam
penggunaannya.
1. Pengertian Alat-alat berat
Alat-alat berat (yang sering dikenal di dalam ilmu Teknik Sipil) merupakan alat yang
digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu
struktur bangunan. Alat berat merupakan faktor pentingdidalam proyek, terutama proyekproyek konstruksi maupun pertambangan dankegiatan lainnya dengan skala yang besar
(Rostiyanti 2009)
Tujuan dari penggunaan alat-alat berat tersebut adalah untuk memudahkan manusia
dalam mengerjakan pekerjaannya, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan
lebih mudah dengan waktu yang relatif lebih singkat.
Alat berat yang umum dipakai dalam proyek kostruksi antara lain :

Dozer,

Alat gali (excavator) seperti backhoe, front shovel, clamshell;

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

2.

Alat pengangkut seperti loader, truck dan conveyor belt;

Alat pemadat tanah seperti roller dan compactor, dan lain lain.

Klasifikasi alat-alat berat

Alat berat juga dapat dikategorikan ke dalam beberapa klasifikasi. Klasifikasi tersebut
adalah klasifikasi fungsional alat berat dan klasifikasi operasional alat berat.
2.1. Klasifikasi Fungsional Alat Berat
Yang dimaksud dengan klasifikasi fungsional alat adalah pembagian alat
tersebutberdasarkan fungsi-fungsi utama alat. Berdasarkan fungsinya alat berat dapatdibagi
atas berikut ini (Rostiyanti 2009)
a. Alat Pengolah Lahan
Kondisi lahan proyek kadang-kadang masih merupakan lahan asli yang harus
dipersiapkan sebelum lahan tersebut mulai diolah. Jika pada lahan masih terdapat semak atau
pepohonan maka pembukaan lahan dapat dilakukan dengan menggunakan dozer. Untuk
pengangkatan lapisan tanah paling atas dapat digunakan scraper. Sedangkan untuk
pembentukan permukaan supaya rata selain dozer dapat digunakan juga motor grader.

Gambar.1.1Dozer
Bulldozer dapat dibedakan menjadi dua yakni menggunakan roda kelabang (Crawler
Tractor Dozer) dan Buldoser yang menggunakan roda karet (Wheel Tractor Dozer). Pada
dasarnya Buldoser menggunakan traktor sebagai tempat dudukan penggerak utama, tetapi
lazimnya traktor tersebut dilengkapi dengan sudu sehingga dapat berfungsi sebagai Buldoser
yang bisa untuk menggusur tanah.
Buldoser digunakan sebagai alat pendorong tanah lurus ke dapan maupun ke samping,
tergantung pada sumbu kendaraannya. Untuk pekerjaan di rawa digunakan jenis Buldoser
khusus yang disebut Swamp Bulldozer.
b. Alat Penggali

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


Jenis alat ini dikenal juga dengan istilah excavator. Beberapa alat berat digunakan
untuk menggali tanah dan batuan. Yang termasuk didalam kategori ini adalah front shovel,
backhoe, dragline, dan clamshell.

Gambar.1.2 Backhoe
c. Alat Pengangkut Material
Crane termasuk di dalam kategori alat pengangkut material, karena alat ini dapat
mengangkut material secara vertical dan kemudian memindahkannya secara horizontal pada
jarak jangkau yang relatif kecil. Untuk pengangkutan material lepas (loose material) dengan
jarak tempuh yang relatif jauh, alat yang digunakan dapat berupa belt, truck dan wagon. Alatalat ini memerlukan alat lain yang membantu memuat material ke dalamnya.

Gambar1.3Truk
d. Alat Pemindahan Material
Yang termasuk dalam kategori ini adalah alat yang biasanya tidak digunakan sebagai
alat transportasi tetapi digunakan untuk memindahkan material dari satu alat ke alat yang
lain. Loader dan dozer adalah alat pemindahan material.

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Gambar1.4 Loader
e. Alat Pemadat
Jika pada suatu lahan dilakukan penimbunan maka pada lahan tersebut perlu
dilakukan pemadatan. Pemadatan juga dilakukan untuk pembuatan jalan, baik untuk jalan
tanah dan jalan dengan perkerasan lentur maupun perkerasan kaku. Yang termasuk sebagai
alat pemadat adalah tamping roller, pneumatictiredroller, compactor, dan lain-lain. Pekerjaan
pembuatan landasan pesawat terbang, jalan raya, tanggul sungai dan sebagainya tanah perlu
dipadatkan semaksimal mungkin. Pekerjaan pemadatan tanah dalam skala kecil pemadatan
tanah dapat dilakukan dengan cara menggenangi dan membiarkan tanah menyusust dengan
sendirinya, namun cara ini perlu waktu lama dan hasilnya kurang sempurna; agar tanah
benar-benar mampat secara sempurna diperlukan cara-cara mekanis untuk pemadatan tanah.
Pemadatan tanah secara mekanis umumnya dilakukan dengan menggunakan mesin penggilas
(Roller); klasifikasi Roller yang dikenal antara lain adalah:

Berdasarkan cara geraknya; ada yang bergerak sendiri, tapi ada juga yang
harus ditarik traktor.

Berdasarkan bahan roda penggilasnya, ada yang terbuat dari baja


(SteelWheel) dan ada yang terbuat dari karet (pneumatic).

Dilihat dari bentuk permukaan roda; ada yang punya permukaan halus
(plain), bersegmen, berbentuk grid, berbentuk kaki domba, dan
sebagainya.

Dilihat dari susunan roda gilasnya; ada yang dengan roda tiga (Three
Wheel), roda dua (Tandem Roller), dan Three Axle Tandem Roller.

Alat pemadat yang menggunakan penggetar (vibrator).

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Gambar.1.5 Tandem Roller

f. Alat Pemroses Material


Alat ini dipakai untuk mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu bentuk dan ukuran
yang diinginkan. Hasil dari alat ini misalnya adalah batuan bergradasi, semen, beton, dan
aspal. Yang termasuk didalam alat ini adalah crusher dan concrete mixer truck. Alat yang
dapat mencampur material-material di atas juga dikategorikan ke dalam alat pemroses
material seperti concretebatch plant dan asphalt mixing plant.

Gambar. 1.6. Concrete Mixer Truck


g. Alat Penempatan Akhir Material
Alat digolongkan pada kategori ini karena fungsinya yaitu untuk menempatkan
material pada tempat yang telah ditentukan. Ditempat atau lokasi ini material disebarkan
secara merata dan dipadatkan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Yang termasuk
di dalam kategori ini adalah concrete spreader, asphalt paver, motor grader, dan alat
pemadat.

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Gam bar. 1.7 Asphalt Paver


2.2. Klasifikasi operasional Alat Berat
Alat-alat berat dalam pengoperasiannya dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat
lain atau tidak dapat digerakan atau statis. Jadi klasifikasi alat berdasarkan
pergerakannya dapat dibagi atas berikut ini.

a. Alat dengan Penggerak


Alat penggerak merupakan bagian dari alat berat yang menerjemahkan hasil dari
mesin menjadi kerja. Bentuk dari alat penggerak adalah crawler atau roda kelabang
dan ban karet. Sedangkan belt merupakan alat penggerak pada conveyor belt.

Gambar. 1.8 Crawlercrane


b. Alat Statis
Yang termasuk dalam kategori ini adalah towercrane, batching plant, baik untuk
beton maupun untuk aspal serta crusher plant.

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Gambar. 1.9 Tower Crane

Crane (alat pengangkat) jenisnya ada bermacam-macam: Crane gelegar, cranekolom


putar, crane putar, crane portal, crane menara, crane kabel, dan mobil crane.
Beberapa jenis Crane banyak digunakan dalam proyek-proyek bangunan sipil yang
berkaitan dengan pemindahan tanah adalah mobile crane, sebab craneini dapat
dengan mudah dipindah-pindahkan, karena pekerjaan pemindahan tanah secara
mekanis membutuhkan mobilitas alat yang relatif tinggi
3. Fungsi alat berat
Dirancang untuk melakukan berbagai aplikasi kehutanan dengan konfigurasi LogLoader,
Harvester/Processor, dan Road Builder.

Alat Berat Kehutanan

Backhoe Loadermerupakan gabungan dari dua alat berat yang berbeda fungsinya. Bagian
depan dilengkapi dengan bucket dan berfungsi sebagaimana loader dan bagian belakang
dilengkapi dengan perlengkapan yang sama dengan yang digunakan pada excavator

Gambar. 1.11 BACKHOE LOADER


Alat penggali sering juga disebut Excavator; ada dua tipe Excavator yaitu:
1) Excavator yang berjalan menggunakan roda kelabang / track shoe (Crawler
Excavator) dan
2) Excavator yang menggunakan ban (Wheel Excavator).
MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Gambar. 1.12 HIDRAULIC EXCAVATOR


Excavator digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan seperti :
Excavating (menggali)
Loading (memuat material)
Lifting (mengangkat beban)
Hammering (menghancurkan batuan)
Drilling (mengebor), dan lain sebagainya
Perbedaan mendasar antara Excavator dan Mass Excavator terdapat pada kapasitas
implement yang digunakan.
Alat perata tanah (Grader) berfungsi untuk meratakan pembukaan tanah secara mekanis;
dusamping itu Grader dapat dipakai pula untuk keperluan lain misalnya untuk penggusuran
tanah, pencampuran tanah, meratakan tanggul, pengurugan kembali galian tanah dan
sebagainya; akan tetapi khusus untuk penggunaan pada pekerjaan pengurugan kembali
galian tanah hasilnya kurang memuaskan.

Gambar. 1.13 MOTOR GRADER


Beberapa pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh Grader antara lain adalah:

Perataan tanah (Spreading).

Pekerjaan tahap akhir (finishing) pada pekerjaan tanah.

Pencampuran tanah maupun pencampuran material (Side cast/mixing).

Pembuatan parit (Crowning Ditching)

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Pemberaian butiran tanah (scarifying)

Pada umumnya Grader digunakan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan
dan pemeliharaan jalan, diantaranya :
o Grading, Spreading, Ditching
o Scarifying
o Side Sloping
o Dozing
o Ripping
Tergantung attachment (perlengkapan kerja) nya, Skid Steer Loader, disingkat SSL, dapat
digunakan untuk berbagai keperluan, diantaranya :

Loading, Dozing,
Digging
Clamping,
Grading, Leveling, dan sebagainya.

Gambar. 1.14 Skid Steer Loader

Gambar. 1.15 Skidder

Ada dua jenis Skidder yang digunakan yaitu :


Wheel Skidder

Track Skidder
Kegunaan dari Skidder adalah untuk menarik batang kayu. Pekerjaan ini biasanya banyak
dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kayu (logging).

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Gambar. 1.16 Wheel Tractor Scrapper


Wheel Tractor Scrapper, disingkat WTS, digunakan untuk memuat, memindahkan,
menyebarkan dan mem-buang material dalam rangka pemeliharaan jalan. Alat ini digunakan
untuk menggali muatannya sendiri, lalu mengangkut ke tempat yang ditentukan, kemudian
muatan itu disebagkan dan diratakan. Scrapper mampu menggali/ mengupas permukaan
tanah sampai setebal + 2,5 mm atau menimbun suatu tempat sampai tebal minimum + 2,5
mm pula. Scrapper dapat digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan,
menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton, meratakan jalan raya atau lapangan
terbang. Efisiensi penggunaan Scrapper tergantung pada: (1) kedalaman tanah yang digali,
(2) kondisi mesin, dan (3) operator yang bekerja.
Jika ditinjau dari penggeraknya, jenis Scrapper ada dua macam yakni:
(1) Scrapper yang ditarik Buldoser (Down Scrapper Tractor), dan
(2) Scrapper yang memiliki mesin penggerak sendiri (Self Propelled Scrappers).
Down Scrapper Tractor adalah jenis Scrapper kuno, Scrapper ini bekerja dengan ditarik oleh
Buldoser atau traktor sehingga punya kapasitas produksi yang kecil, sebab gerakan Buldoser
sebagai alat penarik sangat lamban, dan jarak angkut yang ekonomis kurang dari 67 m. Self
Propelled Scrappers adalah jenis Scrapper yang modern dan saat ini banyak digunakan.
Scrapper ini memiliki mesin penggerak khusus sehingga gerakannya gesit dan lincah.
Produksi SelfPropelled Scrappers dapat tinggi, jika digunakan untuk mengangkut jarak yang
sedang (+ 5 km) efektivitasnya dapat menyaingi truck, baik itu dalam produksi beaya tiap ton
(m3) maupun kecepatannya.

Gambar 1.17 Articulated Dump Truck


Articulated Dump Truck, disingkat ADT, digunakan untuk memindahkan dan membuang
material dengan kapasitas terbatas dan kondisi jalan berlumpur.

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Gambar 1.18 Off Highway Truck


Sama halnya dengan ADT, Off Highway Truckjuga digunakan untuk memindahkan material
dengan kapasitas yang besar mulai 40T sampai 360T.

Gambar.1-19. Wheel Dozer


Mesin ini merupakan wheel loader yang dilengkapi dengan blade, dimana kegunaanya
hampir sama dengan dozer.

Gambar.1.20 Track Type Loader


Track Type Loaderdigunakan untuk memuat material, sama halnya dengan wheel loader,
hanya saja menggunakan track dan kapasitasnya lebih kecil.

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

Gambar 1.21. Wheel Loader


Loaderadalah alat pemuat hasil galian/ gusuran dari alat berat lainnya seperti Buldoser,
Grader dan sejenisnya. Pada prinsipnya Loader merupakan alat pembantu untuk
menngangkut material dari tempat-tempat penimbunan ke alat pengangkut lain. Selain itu
Loader dapat digunakan sebagai alat pembersih lokasi (Cleaning) yang ringan, untuk
menggusur bongkaran, menggusur tonggaktonggak kayu kecil, menggali pondasi basement
dan lain-lain.
Loader merupakan alat pengangkut material dalam jarak pendek, bila digunakan sebagai alat
pengangkut maka Loader dapat bekerja lebih aik dari Buldoser, sebab dengan menggunakan
Loader tak ada material yang tercecer. Jenis Loader ada dua yaitu :
(1) Loader dengan roda rantai (CrawlerLoader), dan
(2) Loader dengan roda karet (Wheel Loader).
Dalam pemilihan Loader sebagai alat pengangkut, hal yang perlu diperhitungkan adalah
beban harus diperhitungkan jangan sampai berat muatan melebihi berat dari loader itu
sendiri, sebab ada kemungkinan Loader dapat terjungkal ke depan, lebihlebih jika digunakan
Wheel Loader.
Kegunaan dari Wheel Loader adalah untuk memuat material ke dalam ADT atau OHT. Pada
wheel loader kecil dan menengah, bisa juga digunakan untuk aplikasi lainnya (tergantung
dari attachment yang digunakan) seperti : WHA (Waste Handling Arrangement) Integrated
Toolcarrier, Forklift dan sebagainya.

Gambar. 1.22Track Type Tractor


MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI


Track Type Tractoratau Bulldozer atau Dozer adalah alat yang dirancang untuk mendorong
material, meratakan atau menyebarkan material, mengupas permukaan tanah dan penggunaan
lainnya yang sesuai.
Disamping itu ada kegunaan lainnya yang bisa dilakukan oleh machine ini, tergantung dari
attachment yang dipasangkan, yaitu :
Ripping, bila dilengkapi dengan Ripper
Skidding, bila dilengkapi dengan Winch

Gambar.1- 23 Telehandler
Penggunaan Telehandler tergantung dari attachment yang dipasangkan pada mesintersebut.
Misalnya bisa digunakan sebagai forklift dengan daya jangkau yang lebih jauh.
Power Shovel

Dengan memberikan shovel attachment pada excavator, maka disapatkan alat yang disebut
dengan power shovel. Alat ini baik untuk pekerjaan menggali tanah tanpa bantuan alat lain,
dan sekaligus memuatkan ke dalam truk atau alat angkut lainnya. Alat ini juga dapat untuk
mebuat timbunan bahan persediaan (stock pilling).
Pada umumnya power shovel ini dipasang di atas crawler mounted, karena diperoleh
keuntungan yang besar antara lain stabilitas dan kemampuan floatingnya. Power shovel di
lapangan digunakan terutama untuk menggali tebing yang letaknya lebih tinggi dari tempat
kedudukan alat. Macam shovel dibedakan dalam dua hal, ialah shovel dengan kendali kabel
(cable controlled), dan shovel dengan kendali hidrolis (hydraulic controlled).

MACAM-MACAM ALAT BERAT

METODE PERALATAN KONSTRUKSI

MACAM-MACAM ALAT BERAT

Anda mungkin juga menyukai