Anda di halaman 1dari 35

KEPUTUSAN

MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor :01/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
PENGESAHAN MUSYAWARAH KECAMATAN IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa peserta yang hadir telah memenuhi ketentuan quorum sebagai dasar
pengambilan keputusan MUSYAWARAH KECAMATAN IV Pemuda/KNPI
KECAMATAN NUHONIV tahun 2013 maka dipandang perlu mengesahkan
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI Kecamatan Nuhon Tahun 2013.
b. Bahwa untuk itu perlu ditetapkan dalam suatu surat keputusan MUSCAM IV
Pemuda/KNPI Kecamatan Nuhontahun 2013.

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI Pasal 17


Anggaran Rumah Tangga KNPI Pasal 16
Anggaran Rumah Tangga KNPI pasal 28
Peraturan Organisasi KNPI

Memperhatikan : 1. Kehadiran Peserta MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kecamatan NUHONtahun 2013


2. Kehadiran unsur DPK KNPI Kabupaten Banggai
3. Saran dan pendapat peserta MUSCAM IVPemuda/KNPI KECAMATAN NUHON
tahun 2013 dalam Sidang Pleno I.
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG PENGESAHAN MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN
NUHONTAHUN 2013
Pasal 1

Mengesahkan MUSYAWARAH KECAMATAN IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHONtahun 2013


telah memenuhi quorum dan sah untuk mengambil keputusan.
Pasal 2
Mengesahkan Nama-nama Peserta, Peninjau dan Undangan dalam MUSCAM IV Pemuda/KNPI
KECAMATAN NUHON tahun 2013 sebagaimana terlampir.
Pasal 3
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: Nuhon
: 13 Agustus 2013

MUSCAM IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG SEMENTARA

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS
1

Lampiran Surat Keputusan MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kec. Nuhon


Nomor
: 01/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tanggal
: 13 Agustus 2013
Tentang
: Pengesahan MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kec. Nuhon Tahun 2013

PESERTA, PENINJAU DAN UNDANGAN


MUSYAWARAH KECAMATAN IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON
TAHUN 2013
I. PESERTA
A. UNSUR PEMUDA
NO
NAMA
UTUSAN PEMUDA KETERANGAN
.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
16
27
28
29
30
B. UNSUR DPK KNPI KAB. BANGGAI
NO
NAMA
JABATAN
KETERANGAN
.
1
2
3
4
5
II. PENINJAU
NO
NAMA
UTUSAN PEMUDA KETERANGAN
.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

III.UNDANGAN
NO
.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

NAMA

UTUSAN PEMUDA

KETERANGAN

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor :02/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
AGENDA ACARA MUSYAWARAH KECAMATAN IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa untuk tertibnya alur kegiatan dalam MUSYAWARAH KECAMATAN


IVPemuda/KNPI KECAMATAN NUHONtahun 2013 dipandang perlu
mengesahkan agenda acara MUSCAM IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON
tahun 2013.
b. Bahwa untuk itu perlu ditetapkan dalam suatu surat keputusan MUSCAM IV
Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHONtahun 2013.

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI Pasal 17


Anggaran Rumah Tangga KNPI Pasal 16
Anggaran Rumah Tangaa KNPI pasal 28
Peraturan Organisasi KNPI

Memperhatikan : Saran dan pendapat peserta MUSCAM IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON


tahun 2013 dalam Sidang Pleno.
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG AGENDA ACARA MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN
NUHONTAHUN 2013
Pasal 1

Mengesahkan Agenda Acara MUSYAWARAH KECAMATAN IV Pemuda/KNPI KECAMATAN


NUHONtahun 2013 sebagaimana terlampir
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Nuhon
Pada tanggal : 13 Agustus 2013
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG SEMENTARA

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAIL KETU

IMANUEL MONGGESANG, E
EKRETRIS

Lampiran Surat Keputusan MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kec. Nuhon


Nomor
: 02/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tanggal
: 13 Agustus 2013
Tentang
: Agenda Acara MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kec. NuhonTahun 2013

JADWAL ACARA
MUSYAWARAH KECAMATAN IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
WAKTU

ACARA

PENANGGUN
G
JAWAB

KETERANGAN

Selasa,
13-08-2013
07.00 08.00
08.00 09.30

Registrasi/Pendaftaran Peserta
Pembukaan MUSCAM KNPI
1. Pembukaan MC
2. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia
Raya
3. Mengheningkan cipta
4. Pembacaan Deklarasi Pemuda
5. Laporan Panitia Pelaksana Muscam IV KNPI
Kec. Nuhon
6. Sambutan-sambutan:
a. Ketua PK KNPI Kec. Nuhon
b. DPK KNPI Kab. Banggai
c. Camat Nuhon sekaligus membuka secara
resmi kegiatan
7. Pembacaan Doa
8. Istirahat
9. Penutup

09.30 10.30

PLENO I
- Pengesahan Sidang
- Arahan DPK KNPI Kab. Banggai
- Penetapan Jadwal Acara Sidang
- Pembahasan Tata Tertib
- Pemilihan Pimpinan Sidang

PANITIA/PK
PANITIA/PK

Pimpinan Sidang

Pimpinan Sidang
Pimpinan Sidang

10.30 12.30

PLENO II
- Pemyampaian Laporan Pertanggungjawaban
PK KNPI Kecamatan Nuhon Periode 20102013
- Pemandangan Umum terhadap LPJ

12.30 13.30
13.30 14.30

ISHOMA
PLENO III
Pembagian Komisi-Komisi
Sidang-Sidang Komisi :
a.
Komisi A : Bidang Organisasi
b.
Komisi B : Pokok-Pokok Organisasi dan
Program KerjaPemuda/KNPI Kec. Nuhon
c.
Komis C : Pokok Pokok Pikiran dan
Rekomendasi
ISHOMA
PLENO IV
Sidang Paripurna Komisi, Pengesahan Hasil
Sidang Komisi

14.30 16.00

16.00 16.30

Pimpinan Komisi

PANITIA/ PK
Pimpinan Sidang

Pimpinan Sidang

PLENO V
Persiapan Pemilihan Ketua PK KNPI Kec.
Nuhon
- Pengesahan Bakal Calon Ketua PK KNPI Kec.
Nuhonperiode 2013-2016
- Pemaparan Visi Misi Bakal Calon Ketua PK
KNPI Kec. Nuhonperiode 2013-2016
- Pemilihan Ketua PK KNPI Kec. Nuhonperiode
2013-2016
-

16.30 - 17.30
17.30 - .....

PLENO VI
Pemilihan Formatur
Pengesahan Formatur
Rapat Formatur
PENUTUPAN MUSCAM

Pimpinan Sidang

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
Nomor :03/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
TATA TERTIB MUSYAWARAH KECAMATAN IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa untuk mengatur kelancaran dan ketertiban pelaksanaan MUSYAWARAH


KECAMATAN IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON tahun 2013 dipandang
perlu menetapkan Tata Tertib MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN
NUHON 2013.
b. Bahwa untuk itu perlu ditetapkan keputusan tentang Tata Tertib MUSCAM IV
Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON tahun 2013.

Mengingat

: 1. Anggaran Dasar KNPI


2. Anggaran Rumah Tangga KNPI
3. Peraturan Organisasi KNPI

Memperhatikan : Saran dan pendapat peserta MUSCAM IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON


tahun 2013 dalam Sidang Pleno.
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG TATA TERTIB MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN
NUHON TAHUN 2013
Pasal 1

Mengesahkan Tata Tertib MUSYAWARAH KECAMATAN IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON


tahun 2013 sebagaimana terlampir
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: Nuhon
: 13 Agustus 2013

MUSCAM IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG SEMENTARA

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

Lampiran Surat Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. Nuhon


Nomor
: 03/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tanggal
: 13 Agustus 2013
Tentang
: Tata Tertib MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kec. Nuhon Tahun 2013

TATA TERTIB MUSYAWARAH KECAMATAN IV PEMUDA/KNPI


KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Tata Tertib ini yang dimaksud dengan:
1. Musyawarah Kecamatan IV Pemuda/KNPI Kecamatan Nuhon tahun 2013 yang selanjutnya disebut
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI Kecamatan Nuhon
2. PK KNPI kec. Nuhon adalah pelaksana Musyawarah Kecamatan IV KNPI Kecamatan Nuhon tahun
2013 melalui panitia yang dibentuk
3. Tata tertib adalah pedoman atau acuan dalam pelaksanaan MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kecamatan
Nuhon tahun 2013
BAB II
TUGAS DAN WEWENANG
Pasal 2
Tugas dan wewenang MUSCAM:
1. Menilai laporan Pertanggungjawaban PK KNPI Kec. Nuhon Periode 2010-2013
2. Memilih dan mengesahkan Ketua PK KNPI Kecamatan Nuhonperiode 2013 2016
3. Merumuskan Pokok-pokok Organisasi dan Program Kerja KNPI Kecamatan NuhonPeriode 20132016
4. Menyusun dan mengesahkan Pengurus Kecamatan dan MPI Kecamatan periode 2013 -2016
5. Memilih dan menetapkan Formatur
BAB III
PESERTA, PENINJAU DAN UNDANGAN
Pasal 3
MUSCAM dihadiri oleh peserta dan peninjau
1. Peserta MUSCAM adalah:
a. DPK KNPI Kabupaten Banggai
b. PK KNPI Nuhon
c. Perwakilan pemuda
2. Peninjau MUSCAM adalah Unsur pemuda lainnya yang diundang oleh PK KNPI Kec. Nuhon

1.
2.
3.
4.
5.
6.

BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA DAN PENINJAU
HAK
Pasal 4
Peserta dan peninjau berhak mendapatkan materi MUSCAM
Peserta memiliki hak mengajukan pendapat dan hak suara
Peninjau hanya memiliki hak mengajukan pendapat
Setiap perwakilan/delegasi pemuda mempunyai satu hak suara
Pertanyaan dan pendapat yang diajukan harus singkat dan jelas
Pimpinan sidang dapat mengambil keputusan atas pertanyaan atau pendapat yang ada

KEWAJIBAN
Pasal 5
1. Peserta dan peninjau wajib menghadiri sidang sidang MUSCAM
2. Peserta dan peninjau wajib mengikuti sidang sidang komisi
3. Peserta dan peninjau wajib menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan MUSCAM
BAB V
MUSYAWARAH KECAMATAN
ALAT ALAT KELENGKAPAN
Pasal 6
Alat alat kelengkapan musyawarah kecamatan adalah:
1. Pimpinan sidang musyawarah Kecamatan
2. Panitia pengarah
3. Panitia pelaksana
7

4. Pimpinan sidang sidang komisi


5. Formatur MUSCAM

1.
2.

3.

4.

KOMPOSISI DAN TUGAS PIMPINAN SIDANG MUSYAWARAH


Pasal 7
Pimpinan sidang sementara MUSCAM adalah DPK KNPI Kab Banggai dan Ketua PK
Pimpinan sidang MUSCAM dipilih dari dan oleh peserta MUSCAM KNPI yang terdiri dari:
a. DPK KNPI Kab Banggai 1 orang
b. PK KNPINuhon 1 orang
c. Peserta MUSCAM 1 orang
Pimpinan sidang MUSCAM mempunyai tugas:
a. Memimpin persidangan persidangan pleno
b. Menjaga ketertiban, kelancaran dan kesuksesan MUSCAM
c. Merangkum seluruh pembicaraan, mendudukkan persoalan, meluruskan pembicaraan dan pendapat
sesuai acara persidangan
Pimpinan sidang komisi dpilih dari dan oleh anggota komisi yang terdiri dari Ketua dan sekretaris,
Pimpinan sidang komisi mempunyai tugas:
a. Memimpin persidangan persidangan komisi
b. Menyampaikan hasil sidang komisi pada sidang pleno
SIDANG DAN RAPAT
Pasal 8

1.
2.
3.
4.

Sidang pleno
Sidang komisi
Sidang komisi khusus jika dianggap perlu
Rapat formatur
KOMISI KOMISI
Pasal 9

Komisi komisi MUSCAM terdiri dari:


1. Komisi organisasi
2. Komisi Program
3. Komisi pokok pokok pikiran dan rekomendasi
4. Komisi khusus jika dianggap perlu

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

BAB VI
TATA CARA MENGAJUKAN PENDAPAT/SARAN/USUL
Tata Cara Mengajukan Pendapat
Pasal 10
Demi kelancaran persidangan tiap peserta berbicara melalui izin pimpinan sidang
Setiap pembicara berbicara atas nama utusan yang diwakilinya
Ketentuan waktu dan lamanya berbicara diatur oleh pimpinan sidang
Setiap pembicara langsung pada pokok persoalan yang akan disampaikan
Apabila pembicara menyimpang dari pokok pembicaraan maka pimpinan sidang dapat
memperingatkan dan meminta kembali pada pokok persoalan
Setiap peserta apabila melakukan tindakan yang tidak baik makam pimpinan sidang berhak memberi
peringatan
Apabila point 1 6 tidak diindahkan oleh peserta maka pimpinan sidang berhak memerintahkan
utusan tersebut untuk meninggalkan ruangan sidang

Tata Cara Mengajukan Usul/Saran


Pasal11
Setiap utusan dapat menyampaikan usul/saran melalui mejanisme sebagai berikut
1. Meminta penjelasan duduk perkara yang sebenarnya
2. Memberikan penjelasan tentang masalah yang dibicarakan
3. Mengajukan saran terhadap materi yang pembicaraannyan diluar masalah yang sedang dibahas
BAB VI
QUORUM DAN TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Quorum
Pasal 12
1. Sidang pleno MUSCAM dinyatakan sah apabila dihadiri + 1 jumlah peserta
2. Apabila tidak quorum maka pimpinan sidang dapat menunda paling banyak 2 kali dengan batas waktu
15 menit
3. Apabila setelah 2 kali penundaan masih juga belum tercapai quorum maka sidang dapat dilanjutkan
dan dinyatakan quorum serta dapat mengambil keputusan

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pengambilan Keputusan
Pasal 13
Pengambilan keputusan diusahakan seara musyawarah mufakat dan apabila hal ini tidak mungkin
dicapai maka keputusan dilaksanakan secara voting
Pengambilan keputusan melalui voting adalah sah apabila:
a. Disetujui oleh + 1 peserta yang hadir
b. Diambil dalam sidang yang memenuhi quorum
Apabila dalam pengambilan keputusan suara terbanyak diperoleh hasil yang sama, maka pemungutan
dilakukan kembali dan paling banyak 2 kali
Penyampaian suara diakukan untuk menyatakan sikap setuju, tidak setuju, menolak atau abstain
dilakukan secara lisan, mengaungkan tangan, berdiri atau secara tertulis
Pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak dilakukan dengan melakukan penghitungan
suara secara langsung
Khusus pemilihan ketua diakukan secara tertutup, bebas dan rahasia
BAB VIII
TATA CARA PEMBENTUKAN MAJELIS PEMUDA INDONESIA

Pasal 14
Dalam hal menjamin kesinambungan organisasi maka dibentuk Majelis Pemuda Indonesia disemua
tingkatan dan khusus untuk ketua MPI dapat dipilih dengan salah satu cara sebagai berikut:
1. Dipilih oleh anggota majelis Pemuda Indonesia, dan atau;
2. Dipilih oleh formatur
3. Dipilih secara aklamasi dalam sidang MUSCAM
BAB IX
FORMATUR DAN TATA CARA PEMBENTUKAN FORMATUR
Tata Cara Pembentukan Formatur
Pasal 15
1. Pemilihan formatur dilakukan secara terpisah dengan pemilihan ketua
2. Anggota formatur MUSCAM dipilih dari dan oleh peserta MUSCAM dan ditetapkan dalam sidang
pleno
3. Formatur ditetapkan sebanyak 5 orang, yang terdiri dari:
a. DPK KNPI Kabupaten 1 orang
b. PK KNPI 1 orang
c. Ketua terpilih 1 orang
d. Ketua MPI terpilih 1 orang
e. Perwakilan pemuda 1 orang
Formatur
Pasal 16
1. Formatur diberi kewenangan penuh menyusun fungsionaris Pengurus kecamatan periode 2013
2016, dengan memperhatikan nama nama resmi dalam kepesertaan MUSCAM
2. Struktur dan jumlah fungsionaris didasarkan pada kebutuhan organisasi
3. Formatur diberi kewenangan menetapkan anggota MPI sesuai kebutuhan
BAB X
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 17
Hal-hal lain yang belum diatur dalam Tata Tertib ini akan diatur kemudian oleh Pimpinan Sidang
berdasarkan persetujuan peserta Muscam

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor :04/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
PIMPINAN SIDANG MUSYAWARAH KECAMATAN IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa demi kelancaran, ketertiban dan terarahnya pelaksanaan MUSYAWARAH


KECAMATAN IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHONtahun 2013 dipandang
perlu menetapkan Pimpinan Sidang MUSCAM IV PEMUDA/KNPI Kec. Nuhon
Tahun 2013.
b. Bahwa untuk itu perlu ditetapkan keputusan tentang Pimpinan Sidang MUSCAM
Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHONIV tahun 2013.

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI


Anggaran Rumah Tangga KNPI
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :03/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM IV

Memperhatikan : Usul, Saran dan pendapat peserta MUSCAM IV Pemuda/KNPI KECAMATAN


NUHON tahun 2013 dalam Sidang Pleno
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG
PIMPINAN
SIDANG
MUSCAMIV
PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHONTAHUN 2013

Pasal 1
Mengesahkan Pimpinan Sidang MUSYAWARAH KECAMATAN IV Pemuda/KNPI KECAMATAN
NUHON tahun 2013 dengan nama-nama sebagai berikut:
1) ......................................... (Unsur DPK KNPI Kab. Banggai)
2) ......................................... (Unsur PK KNPI Nuhon)
3) ......................................... (Unsur Perwakilan Pemuda)
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Nuhon
Pada tanggal : 13 Agustus 2013
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG SEMENTARA

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

10

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
Nomor : 05/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS KECAMATAN KNPI
KECAMATAN NUHON PERIODE 2010-2013
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa PK KNPI Kecamatan Nuhon Periode 2010-2013 telah menyampaikan


laporan pertanggungjawabannya dan telah dibahas dan dinilai serta disempurnakan
dalam Musyawarah Kecamatan IV Pemuda/KNPI Kecamatan Nuhon Tahun 2013
sehingga dipandang perlu ditetapkan menjadi dokumentasi organisasi.
b. bahwa untuk maksud tersebut dipandang perlu ditetapkan dalam surat keputusan

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI


Anggaran Rumah Tangga KNPI
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kec. Nuhon
IV/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM IV

Nomor :03/MUSCAM-

Memperhatikan : Pandangan umum yang disampaikan peserta MUSCAM IV Pemuda/KNPI Kabupaten


Banggai tahun 2012 dalam Sidang Pleno
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KABUPATEN BANGGAI


TENTANG LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN DPD KNPI KABUPATEN
BANGGAI PERIODE 2009-2012
Pasal 1

1) Mengesahkan dan Menerima Laporan Pertanggungjawaban PK KNPI Kecamatan Nuhon Periode


2010-2013 yang telah diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana terlampir menjadi dokumentasi
organisasi.
2) Menyatakan Kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Banggai Periode 2009-2012, demisioner.
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

11

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor :06/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
PEMBENTUKAN KOMISI-KOMISI
DALAM MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
Menimbang

: 1. Bahwa untuk memfokuskan pembahasan dalam MUSYAWARAH KECAMATAN


IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON tahun 2013 maka dipandang perlu
membentuk komisi-komisi
2. Bahwa untuk maksud tersebut dipandang perlu ditetapkan dalam surat keputusan

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI


Anggaran Rumah Tangga KNPI
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :03/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM IV

Memperhatikan : Saran dan pendapat peserta MUSCAM IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON


tahun 2013 dalam Sidang Pleno.
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IV PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG PEMBENTUKAN KOMISI-KOMISI DALAM MUSCAM IV
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
Pasal 1

Mengesahkan pembentukan Komisi-komisi dalam MUSYAWARAH KECAMATAN IV Pemuda/KNPI


KECAMATAN NUHON tahun 2013 dengan nama-nama anggota Komisi sebagaimana terlampir
Pasal 2
Memberikan tugas kepada masing-masing komisi untuk membahas bidangnya masing-masing dan
menyampaikan hasilnya pada sidang pleno
Pasal 3
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: Nuhon
: 13 Agustus 2013

MUSCAM IVPEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

12

Lampiran Surat Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. Nuhon


Nomor
: 05/KPTS/MUSCAM-I/VIII/2013
Tanggal
: 13 Agustus 2013
Tentang
: Pembentukan Komisi-komisi MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonTahun 2013

PEMBAGIAN KOMISI-KOMISI MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN


2013
KOMISI A (ORGANISASI)
No

Nama

Utusan

Komisi

KETERANGA
N

Ketua

Sekretaris

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

10

Anggota

11

Anggota

16

Anggota

13

Anggota

14

Anggota

15

Anggota

13

B. KOMISI B (PROGRAM)

No

Nama

Utusan

Komisi

KETERANGA
N

Ketua

Sekretaris

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

10

Anggota

11

Anggota

16

Anggota

13

Anggota

14

Anggota

15

Anggota

14

C. KOMISI C (POKOK-POKOK PIKIRAN DAN REKOMENDASI)

No

Nama

Utusan

Komisi

KETERANGA
N

Ketua

Sekretaris

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

10

Anggota

11

Anggota

16

Anggota

13

Anggota

14

Anggota

15

Anggota

15

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor: 07/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
TENTANG
KRITERIA DAN TATA CARA PEMILIHAN KETUA, FORMATUR, PEMBENTUKAN
PENGURUS PK KNPI KEC. NUHON DAN MPI KEC NUHON PERIODE 2013-2016
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa untuk tertibnya pelaksanaan pemilihan ketua, formatur, pembentukan


pengurus dan MPI Kecamatan Nuhondipandang perlu adanya tata cara pemilihan
b. bahwa untuk maksud tersebut dipandang perlu ditetapkan dalam surat keputusan

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI Pasal 17


Anggaran Rumah Tangga KNPI Pasal 28
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :03/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM I

Memperhatikan : 1. Hasil pembahasan Komisi A


2. Saran, usul dan pendapat peserta MUSCAM IVPemuda/KNPI KECAMATAN
NUHON tahun 2013 dalam Sidang Pleno
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG KRITERIA DAN TATA CARA PEMILIHAN KETUA,
FORMATUR, PEMBENTUKAN PENGURUS PK KNPI KEC. NUHON DAN
MPI KEC NUHON PERIODE 2013-2016

Pasal 1
Mengesahkan Kriteria dan Tata Cara Pemilihan Ketua, Formatur, Pembentukan Pengurus PK KNPI
KecamatanNuhon dan MPI KecamatanNuhon Periode 2013-2016, sebagaimana terlampir dan
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini.
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: Nuhon
: 13 Agustus 2013

MUSCAM IVPEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

16

Lampiran Surat Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. Nuhon


Nomor
: 06/KPTS/MUSCAM-I/VIII/2013
Tanggal
: 13 Agustus 2013
Tentang
: Kriteria dan Tata Cara Pemilihan Ketua, Formatur, Pembentukan PK KNPI dan MPI Kecamatan
Nuhon Periode 2013-2016

KRITERIA DAN TATA CARA PEMILIHAN


KETUA, FORMATUR, PEMBENTUKAN PENGURUS KECAMATAN KNPI DAN MPI
KECAMATAN NUHON PERIODE 2013-2016
Pasal 1
1. Kriteria Pengurus Kecamatan KNPI Kecamatan Nuhon Periode 2013 2016 :
a. Beraklak mulia dan percaya pada Tuhan yang Maha Esa;
b. berusia tidak lebih dari 40 (empat puluh) tahun;
c. Tidak melebihi dua periode pernah menjadi pengurus KNPI sesuai tingkatannya;
d. Memiliki mobilitas, prestasi, dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas-tugas organisasi;
e. Tidak tercela, dan atau tidak pernah berbuat hal-hal yang bertentangan dengan hukum Negara;
f. Menerima deklarasi Pemuda Indonesia, Pemufakatan Pemuda Indonesia, AD/ART KNPI, dan
peraturan organisasi KNPI lainnya;
2. Khusus calon Ketua selain memenuhi pasal 1 ayat 1 diatas, calon ketua memenuhi syarat sebagai
berikut:
a. Tidak melebihi 2 (dua) periode sebagai Ketua;
b. Didukung sekurang-kurangnya 20 persen suara peserta dalam Musyawarah KNPI Kecamatan;
c. Menyampaikan pokok-pokok pikiran mengenai Visi dan Misi serta strategi dan kebijakan
memajukan KNPI dihadapan peserta Musyawarah KNPI Kecamatan.
Pasal 2
1. Tata Cara Pembentukan dan Pemilihan Pengurus Kecamatan KNPI Periode 2013 2016 :
a. Tata Cara Umum Pembentukan/Pemilihan
1) Pengurus Kecamatan KNPI dipilih oleh Forum musyawarah dengan gabungan system
pemilihan langsung dan formatur
2) Ketua PK KNPI Kecamatan Nuhon dipilih langsung oleh utusan Peserta MUSCAM, (setiap
perwakilan satu suara / one delegation one vote).
3) Untuk memilih fungsionaris yang akan melengkapi struktur Pengurus Kecamatan KNPI
Kecamatan NuhonPeriode 20132016, Ketua terpilih akan dibantu oleh Formatur yang dipilih
dari wakil-wakil peserta oleh Forum MIUSCAM.
4) Ketua terpilih sekaligus bertindak sebagai Ketua Formatur.
2. Tata Cara Khusus Pemilihan Ketua Pengurus Kecamatan KNPI Kecamatan Nuhon Periode 2013
2016 :
a. Sifat pemilihan adalah langsung, umum, bebas, dan rahasia.
b. Tata cara pencalonan:
1) Bakal calon Ketua mendaftarkan diri kepada forum Muscam melalui Pimpinan Sidang.
2) Setiap Utusan Peserta mendukung bakal calon yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Sidang
dengan menuliskan namanya pada kertas suara yang telah disediakan oleh Pimpinan Sidang.
3) Setiap bakal calon yang telah mendapat dukungan oleh sekurang-kurangnya 20 persen utusan
peserta, diminta kesediaannya secara sungguh-sungguh untuk menjadi calon Ketua.
4) Pasangan bakal calon yang menyatakan kesediaannya diteliti berdasarkan kriteria yang
ditetapkan.
5) Bakal Calon yang memenuhi kriteria dinyatakan sah sebagai calon untuk dipilih sebagai Ketua
PK KNPI Kecamatan Nuhon
3. Tata cara pemilihan:
a. Setiap Utusan Peserta langsung memilih dengan menuliskan nama satu orang calon ketua pada
kertas suara yang telah disediakan oleh Pimpinan Sidang.
b. Kertas suara dimasukkan pada kotak suara yang telah dinyatakan kosong oleh Forum Muscam.
c. Kertas suara yang terkumpul dihitung di depan Forum Muscam berdasarkan jumlah Utusan Peserta
yang hadir dan disaksikan oleh Pimpinan Sidang dan Dua orang peserta yang ditunjuk oleh
Pimpinan Sidang.
d. Calon ketua yang mendapatkan suara terbanyak dinyatakan terpilih sebagai Ketua PK KNPI
Kecamatan NuhonPeriode 2013 2016.
e. Jika terdapat suara terbanyak yang sama jumlahnya maka pemilihan akan diulang, khusus untuk
memilih calon yang memperoleh jumlah suara yang sama tersebut.
17

f. Jika terdapat calon tunggal maka Pimpinan Sidang menyatakan kepada Forum Muscam bahwa
calon terpilih secara aklamasi.
Pasal 3
1. Majelis Pemuda Indonesia merupakan lembaga yang bekerja secara kolektif dan bertugas
menyelenggarakan pengawasan, fasilitasi, mediasi dan penilaian terhadap kinerja Dewan Pengurus
sesuai tingkatannya;
2. Anggota Majelis Pemuda Indonesia adalah tokoh- tokoh pemuda, mantan Dewan Pengurus atau
Ketua-Ketua OKP (ex Officio) sesuai tingkatannya;
3. Kepemimpinan Majelis Pemuda Indonesia terdiri dari Ketua, beberapa Wakil Ketua, Sekretaris,
beberapa Wakil Sekretaris dan sejumlah anggota.
4. Pemilihan ketua MPI dapat dipilih dengan salah satu cara sebagai berikut:
a. Dipilih oleh anggota majelis Pemuda Indonesia, dan atau;
b. Dipilih oleh formatur
c. Dipilih secara aklamasi dalam sidang MUSCAM
Pasal 4
1. Pemilihan formatur dilakukan secara terpisah dengan pemilihan ketua
2. Anggota formatur MUSCAM dipilih dari dan oleh peserta MUSCAM dan ditetapkan dalam sidang
pleno
3. Formatur ditetapkan sebanyak 5 orang, yang terdiri dari:
a. DPK KNPI Kabupaten 1 orang
b. PK KNPI 1 orang
c. Ketua terpilih 1 orang
d. Ketua MPI terpilih 1 orang
e. Perwakilan pemuda 1 orang
Pasal 5
1. Formatur diberi kewenangan penuh menyusun fungsionaris Pengurus kecamatan periode 2013 2016,
dengan memperhatikan nama nama resmi dalam kepesertaan MUSCAM
2. Struktur dan jumlah fungsionaris didasarkan pada kebutuhan organisasi dan dalam menentukan
fungsionaris Pengurus Kecamatan KNPI Periode 2013 2016 harus berdasarkan kriteria umum yang
telah ditetapkan Muscam dengan prinsip objektifitas dan pertimbangan-pertimbangan yang rasional.
3. Formatur diberi kewenangan menetapkan anggota MPI sesuai kebutuhan
4. Formatur bekerja secara bebas dan keputusannya adalah final.
Pasal 6
Segala sesuatu yang belum diatur dalam ketentuan ini akan diatur kemudian oleh forum Muscam

18

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor: 08/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
TENTANG
POKOK-POKOK ORGANISASI DAN PROGRAM KERJA
KNPI KEC. NUHONPERIODE 2013-2016
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa untuk memberi acuan dan arahan dalam pelaksanaan program bagi PK
KNPI Kec. Nuhon Periode 2013-2016 dalam bentuk konseptual maka dipandang
perlu ditetapkanPokok-pokok Organisasi dan Program Kerja KNPI Kecamatan
Nuhon Periode 2013-2016
b. bahwa untuk maksud tersebut dipandang perlu ditetapkan dalam surat keputusan

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI Pasal 17


Anggaran Rumah Tangga KNPI Pasal 28
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :03/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM I

Memperhatikan : 1. Hasil pembahasan Komisi B


2. Saran, usul dan pendapat peserta MUSCAM IVPemuda/KNPI KECAMATAN
NUHON tahun 2013 dalam Sidang Pleno
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG POKOK-POKOK ORGANISASI DAN PROGRAM KERJA KNPI
KEC. NUHONPERIODE 2013-2016
Pasal 1

Mengesahkan Pokok-Pokok Organisasi Dan Program Kerja KNPI Kec. NuhonPeriode 2013-2016,
sebagaimana terlampir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini.
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: Nuhon
: 13 Agustus 2013

MUSCAM IVPEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

19

Lampiran Surat Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. Nuhon


Nomor
: 07/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tanggal
: 13 Agustus 2013
Tentang
: Pokok-pokok Organisasi dan Program Kerja KNPI Kecamatan Nuhon Periode 2013-2016

POKOK-POKOK ORGANISASI DAN PROGRAM KERJA


KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA KECAMATAN NUHON
PERIODE 2013- 2016
I. PENDAHULUAN
A. Dasar Pemikiran
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang didirikan oleh para organisasi
kemahasiswaan dan kepemudaan dari berbagai komponen pada tanggal 23 Juli 1973 telah
menyatukan tekad sebagai satu-satunya wadah berhimpun seluruh organisasi kepemudaan dan
mahasiswa. Dalam kiprahnya selama masa rezim Orde Baru sampai saat ini, eksistensi
organisasi diperlihatkan dengan dukungan pemuda sebagai wadah aspirasi yang legitimate
sebagai mitra konstruktif bagi pemerintah dalam pemberdayaan pemuda di semua tingkatan.
Kecamatan Nuhon sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Banggai yang baru saja
dimekarkan dari Kecamatan Nuhon perlu melakukan upaya strategis untuk pemberdayaan
pemuda Nuhon dalam mendukung proses pembangunan di masyarakat. Pemuda Nuhon harus
menunjukan eksistensinya bersama-sama dengan komponen pemuda lainnya di Kabupaten
Banggai, sehingga dari tanah ujung timur Banggai akan lahir tokoh-tokoh pemuda yang mampu
berkompetisi ditingkat kabupaten, regional maupun nasional, maka program-program yang
seharusnya dilakukan oleh KNPI 3 tahun kedepan adalah program yang dapat menjawab
permasalahan aktual pemuda di Kecamatan Nuhon saat ini, yang merupakan penjabaran dari
fungsi, tujuan, dan usaha-usaha yang termuat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah
Tangga Komite Nasional Pemuda Indonesia, maka dengan ini Musyawarah Kecamatan I
Pemuda/KNPI Kecamatan Nuhon menetapkan Pokok-Pokok Organisasi & Program Kerja
Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Nuhon Periode 2013-2016.
B. Landasan
Landasan POPK KNPI Kecamatan Nuhon adalah sebagai berikut :
1. Landasan IdVIIIl : Pancasila
2. Landasan Konstitusional :
a. Undang Undang Dasar 1945
b. AD/ART KNPI
3. Landasan Operasional :
a. Program Pembangunan Nasional 2009
b. Semangat Sumpah Pemuda Tahun 1928
c. Deklarasi Pemuda Tahun 1973
d. POPKN KNPI Periode 2011-2014
e. POPK KNPI Kabupaten Banggai Periode 2012-2015
C. Maksud
Pokok-Pokok Organisasi & Program Kerja (POPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia
Kecamatan Nuhon dirumuskan dengan maksud untuk menjadi pedoman dalam pengembangan
dan peningkatan program yang berkesinambungan dalam rangka mempersiapkan
pemudasebagai manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Tuhan Yang Maha
Esa, berkwalitas, profesional dan berperan aktif dalam menyiapkan pemimpin-pemimpin Bangsa
untuk menggerakkan Pembangunan Nasional yang merata dan berkeadilan.
D. Tujuan
Tujuan POPK KNPI Kecamatan Nuhon adalah untuk mewujudkan kondisi secara bertahap dan
berkesinambungan, sehingga KNPI dapat mencapai tujuan yang diatur dalam Anggaran Dasar
melalui rangkaian program dan kegiatan tiga tahunan.
E. Pengertian
1. Pokok-Pokok Organisasi & Program Kerja Komite Nasional Pemuda Indonesia
Kecamatan Nuhonyang selanjutnya disebut POPK KNPI Kecamatan Nuhonadalah acuan
yang bersifat umum dan menjadi pedoman dasar bagi perumusan dan pelaksanaan programprogram dan kegiatan-kegiatan kepengurusan KNPI Kecamatan Nuhon selama 3 (tiga)
tahun mendatang di setiap tingkatan.
2. Landasan adalah perangkat normatif dan konstitusional yang digunakan sebagai dasar
perumusan POPK KNPI.
3. Arah adalah perspektif yang digunakan POPK KNPI KECAMATAN. NUHON demi
kepastian terwujudnya tujuan dan sasaran-sasaran yang akan ditetapkan kemudian dalam
perumusan, penjabaran dan pelaksanaan POPKN.
20

4. Strategi adalah rangkaian tindakan yang ditetapkan untuk menjamin terarahnya langkahlangkah perumusan, penjabaran dan pelaksanaan POPKN
5. Ruang Lingkup adalah acuan perhatian yang dipandang strategis dalam perumusan,
penjabaran dan pelaksanaan POPK KNPI KECAMATAN. NUHON .
6. Pokok-Pokok Program Umum adalah bentuk-bentuk program dan kegiatan yang bersifat
umum, sebagai acuan dalam merumuskan, menjabarkan dan melaksanakan programprogram dan kegiatan-kegiatan nyata kepengurusan KNPI selama tiga tahun di setiap
tingkatan.
7. Tata Hubungan Pelaksanaan Program KNPI dan Organisasi Kepemudaan Sebagai
Anggota Wadah Berhimpun adalah acuan pelaksanaan program, kegiatan dan pola
interaksi KNPI dengan anggota Wadah Berhimpun, dalam rangka optimalisasi fungsi dan
peran KNPI melalui pelaksanaan program, kegiatan dan interaksi yang terarah, terkoordinasi
dan tersinkronisasi di setiap tingkatan kepengurusan KNPI.
F. Sistematika Penyajian.
Pokok-Pokok Organisasi & Program Kerja Komite Nasional Pemuda Indonesia (POPK KNPI
KECAMATAN NUHON ) disusun berdasarkan sistematika sebagai berikut:
I. PENDAHULUAN
A. Dasar Pemikiran
B. Landasan
C. Maksud
D. Tujuan
E. Pengertian
F. Sistematika Penyajian
II. VISI, MISI dan NILAI
III.RUANG LINGKUP
IV. ARAH DAN STRATEGI
V. POKOK-POKOK PROGRAM UMUM
VI. MANAGEMEN ORGANISASI
A. Struktur Organisasi
B. Komposisi Personalia
VII.
TATA HUBUNGAN PELAKSANAAN PROGRAM KNPI DAN ORGANISASI
KEPEMUDAAN YANG BERHIMPUN.
VIII.
PENUTUP
II. VISI, MISI DAN NILAI
A. Visi :
MEMBANGUN KEMANDIRIAN PEMUDA NUHON
B. Misi :
1. PEMBERDAYAAN PEMUDA
a. Memprioritaskan kegiatan yang berdampak langsung pada pemberdayaan pemuda di
Kecamatan Nuhon
b. Pelatihan Teknologi Tepat Guna
c. Peningkatan Soft Skill Pemuda
2. KEWIRAUSAHAAN
a. Menumbuhkan jiwa kewirausahan pemuda
b. Meningkatkan pengelolaan kegiatan kewirausahaan yang lebih terkoordinasi dan
bersinergi
c. Mengembangkan potensi lokal pemuda
3. PENGUATAN ORGANISASI KNPI
a. Menjalin kerjasama dengan seluruh Organisasi Kepemudaan baik tingkat OKP maupun
potensi pemuda lainnya serta anggota
b. Meningkatkan komunikasi, koordinasi dan konsolidasi kelembagaan
c. Membangun citra dan karakter KNPI sebagai institusi mitra dan kontrol bagi pemerintah
Kecamatan dan dinamika sosial masyarakat di Kecamatan Nuhon
C. Nilai :Nilai-nilai pencapaian misi sebagai upaya dalam pencapaian misi. Untuk merealisasikan
visi, maka dalam mengemban tugas-tugas organisasi Komponen kepemudaan senantiasa dituntut
untuk Berpegang teguh pada nilai-nilai pokok antara lain : Moral, Integritas, Idealisme,
Demokratis, Kepeloporan, Pembaharu, Kesetiakawanan, dan Semangat Kebangsaan.
III.RUANG LINGKUP
Selaras dengan keberadaan KNPI sebagai Wadah Berhimpun Kepemudaan Indonesia, dengan
memperhatikan arah dan strategi pelaksanaan program, maka Ruang Lingkup pelaksanaan program
KNPI meliputi hal-hal strategis, terdiri dari : lingkup Organisasi, Pengembangan Sumber Daya
Pemuda, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Hubungan Regional maupun Nasional, dan lingkungan
hidup Dalam upaya pembentukan jati diri Bangsa, maka agama dan budaya menjadi suatu kekuatan
moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, Pemuda harus
21

tampil sebagai pendorong dan pelopor dalam pembentukan watak dan karakter masyarakat dalam
menjaga agenda reformasi menyongsong Indonesia Baru. Generasi Muda sebagai insan
pembangunan sekaligus dituntut tanggung jawabnya untuk mampu berkembang dan lahir sebagai
pendobrak dan pembaharu demi kemajuan ekonomi, khususnya penciptaan golongan masyarakat
ekonomi menengah baru. Pemantapan dan pengembangan jati diri pemuda Indonesia yang dijiwai
oleh wawasan kebangsaan yang tinggi, nilai-nilai kejuangan Bangsa yang lestari, serta pembudayaan
sikap kritis, konstruktif, solutif, dan pembudayaan sikap disiplin terhadap norma dan aturan yang
berlaku, serta peningkatan kualitas kepemimpinan melalui proses kaderisasi. Peningkatan kualitas
komunikasi dan peningkatan kualitas partisipasi antara KNPI dengan Organisasi Kepemudaan dan
antara KNPI dengan Wadah Kemahasiswaan, LSM, serta institusi-institusi kepemudaan lainnya.
Peningkatan kualitas peran dan kepedulian pemuda dalam rangka menanggapi secara kritis dan
konstruktif setiap masalah yang menyangkut kedaulatan bangsa dan negara dan masalah-masalah
yang berkembang di masyarakat pada umumnya, serta masalah-masalah yang menyangkut
kepentingan pemuda pada khususnya. Peningkatan kualitas peran pemuda dalam mengantisipasi dan
menanggapi perkembangan global secara kritis dan pro-aktif, terutama yang berkaitan dengan
ketahanan nasional, masalah-masalah internasional guna mencapai masyarakat adil dan makmur.
A. Ruang Lingkup Kebijakan
1. Pemantapan dan Peningkatan Kerja Organisasi
Pemantapan dan peningkatan kualitas kerja organisasi diarahkan dalam rangka.
o Penataan struktur kelembagaan, musyawarah dan rapat-rapat untuk mengoptimalisasi
kebijakan organisasi yang berdaya guna dan berhasil guna.
o Penataan mekanisme/sistem kerja dan musyawarah-musyawarah/ rapat- rapat.
Mengembangkan sumber daya insani personalia kepengurusan untuk mengoptimalisasi
personalia kepengurusan dalam melaksanakan peran, fungsi, tugas, dan wewenangnya
dalam organisasi.
o Penataan administrasi melalui penyediaan sarana dan prasarana yang lebih modern, serta
pengelolaan keuangan secara efektif dan efisien untuk mendukung pelaksanan program
kerja.
2. Pemantapan dan Peningkatan Kualitas Koordinasi. Pemantapan dan peningkatan kualitas
koordinasi dimaksudkan adalah koordinasi structural kekuasaan dan kepemimpinan antar
kelembagaan KNPI dari pusat sampai kecamatan secara koordinatif, diarahkan dalam
wujud :
o Mengoptimalkan peran dan fungsi Majelis Pemuda Indonesia (MPI) untuk melaksanakan
wewenang pengawasan, memberikan pandangan, saran dan usul baik diminta maupun
tidak diminta;
o Meningkatkan intensitas komunikasi dan informasi secara timbal balik, khususnya yang
berkaitan dengan permasalahan actual kenegaraan dan memasyarakatan.
o Mengintensifkan upaya sosialisasi kebijakan umum organisasi dan kunjungan timbal
balik antar personalia kepengurusan dalam membina persaudaraan dan solidaritas
pemuda antar jenjang kepengurusan;
3. Pemantapan dan peningkatan kualitas Komunikasi. Pemantapan dan peningkatan kualitas
komunikasi dimaksudkan komunikasi antara KNPI dengan OKP yang berhimpun serta
organisasi kepemudaan lainnya, diarahkan dalam wujud :
o Menjalin hubungan yang harmonis dengan dilandasi nilai-nilai keseimbangan dalam
hakekat keberhimpunan yang tidak bersifat mengikat tetapi secara sukarela;
o Membina kerjasama yang sinergis dengan dilandasi nilai-nilai kebersamaan dalam
rangka untuk mengembangkan kualitas pemuda Indonesia sebagai pewaris masa depan;
o Mengembangkan inovasi baru dengan dilandasi nilai-nilai kejuangan dan kepeloporan
dalam rangka memecahkan masalah kepemudaan pada khususnya, dan masalah-masalah
yang dihadapi oleh negara pada umumnya.
4. Pemantapan dan peningkatan kualitas PartisipasiPemantapan dan peningkatan kualitas
partisipasi KNPI dengan kelembagaan lainnya dalam arti perwujudan tanggungjawab
pemuda sebagai bagian integral dari masyarakat dan bangsa, diarahkan dalam wujud :
o Partisipasi KNPI dalam mensukseskan kebijakan pembangunan nasional, baik dalam
bentuk pengawasan, rumusan konsepsional maupun dalam bentuk karya nyata, dalam
rangka mensukseskan agenda reormasi nasional sebagai wujud tanggungjawab dan
kepeloporan pemuda bersama kelembagaannya terhadap negara;
o Partisipasi KNPI dalam kegiatan kelembagaan kemasyarakatan lainnya, untuk
memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan harkat dalam posisinya sebagai subjek
pembangunan.
o Partisipasi KNPI dalam pembangunan karakter yang berwawasan kebangsaan
memantapkan komitmen keutuhan negara kesatuan dan terciptanya masyarakat madani,
dengan menjunjung sikap demokratis dan menghormati hak-hak asazi manusia;
B. Ruang lingkup / Kategorisasi program
22

1. Program rutin adalah program yang sifatnya rutinitas dilakukan Oleh KNPI sepanjang
perjalanan Kepengurusannya Misalnya ; Donor darah, dll
2. Program mandiri Adalah program yang sifatnya dilakukan secara mandiri Oleh
kelembagaan KNPI tanpa keterlibatan dan dukungan Kelembagaan lainnya, meskipun ruang
lingkupnya internal Ataupun melibatkan kelembagaan lainnya Sebagai partisipan Misalnya ;
Pertemuan Pemuda ditingkat regional dan nasional, dll.
3. Program kemitraan Adalah program yang sifatnya dilakukan secara Kerjasama timbal
balik antara kelembagaan KNPI Dengan kelembagaan lainnya Misalnya ; Desa Binaan, dll
4. Program partisipasi Adalah program yang sifat dilaksanakan oleh kelembagaan lainnya,
Dengan melibatkan kelembagaan KNPI sebagai partisipan.
C. Tata Hubungan Pelaksanaan Program KNPI DenganOrganisasi Yang Berhimpun Dan
Lembaga Lain
Sesuai dengan fungsi KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan dan wadah
pemersatu Pemuda Indonesia, maka pelaksanaan program kerja diatur dengan tata hubungan
sebagai berikut :
1. KNPI bersama organisasi pemuda yang berhimpun didalamnya memposisikan diri sebagai
perencana, pelaksana, monitoring dan evaluasi;
2. Program organisasi kepemudaan yang berhimpun dijadikan landasan dalam melaksanakan
program pemberdayaan Kepemudaan;
3. KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan melaksanakan program yang
bersifat strategis, akomodatif dan integrative bagi pemuda Indonesia untuk meningkatkan
partisipasi terhadap pembangunan nasional;
4. KNPI bersama organisasi kepemudaan melaksanakan program yang lebih diarahkan pada
peningkatan kualitas sumber daya manusia pemuda, yakni kualitas intelektual, moralitas dan
keterampilan yang berwawasan kebangsaan dan memiliki kemampuan daya saing.
Dalam penjabaran dan pelaksanaan Program Umum, harus memperhatikan hal-hal sebagai
berikut :
1. Penjabaran Program Umum hendaknya memperhatikan status KNPI sebagai wadah
berhimpun pemuda Indonesia;
2. Program Umum harus dijabarkan dalam seluruh aktifitas organisasi, yang menggambarkan
adanya nilai tambah bagi pemberdayaan pemuda dan masyarakat lainnya dalam wadah
negara bangsa;
3. Penjabaran Program Umum hendaknya dilakukan dalam rangka memperkokoh wawasan
kebangsaan, persatuan dan keragaman, komitmen kebersamaan dan solidaritas antara sesama
pemuda dan masyarakat, serta memperteguh idealisme, jiwa kejuangan, kepeloporan dan
pembaharuan;
4. Penjabaran Program Umum harus didukung dengan tingkat kemantapan optimal dari
segenap perangkat organisasi KNPI, termasuk seluruh perangkat organisasi kepemudaan
sebagai anggota wadah berhimpun;
5. Dalam melaksanakan program kerja, masing-masing tingkat kepengurusan KNPI bertindak
sebagai fasilitator, motivator, dinamisator dan ekselerator berhimpunnya organisasi
kemasyarakatan pemuda dan potensi kepemudaan lainnya secara optimal, sebagai mitra
dalam melaksanakan program dengan memperhatikan karakteristik masing-masing
organisasi dan daerah, sesuai dengan mekanisme kerja yang disepakati bersama dengan
kelembagaan yang menetapkan program kerja.
IV. ARAH DAN STRATEGI.
A. ARAH
Pengembangan dan peningkatan potensi serta kualitas Pemuda dilaksanakan dalam rangka :
1. Memberi nilai tambah pada aspek ketaqwaan, mental ideologis, wawasan kebangsaan,
kepemimpinan, pengetahuan dan keterampilan, sehingga mampu mengaktualisasikan dirinya
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sekaligus mampu menjawab
berbagai permasalahan yang berkembang, seperti: pemantapan demokrasi, pelaksanaan
HAM, pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, peningkatan kesejahteraan rakyat,
peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memberikan jaminan terhadap keamanan,
kesehatan, produktivitas, estetika dan budaya manusia serta penegakkan supemasi hukum.
2. Mendorong Pemuda untuk berperan aktif, kritis dan konstruktif dalam menentukan corak
dan wujud masa depannya dalam kerangka perwujudan cita-cita nasional.
3. Membangun kebersamaan ide, gagasan dan langkah-langkah dalam keragaman latar
belakang, visi, dan persepsi, demi terlaksananya kegiatan-kegiatan nyata yang
memungkinkan Pemuda Indonesia dapat menjalankan tugas-tugas nasional sesuai dengan
panggilannya untuk berperan.
Sejalan dengan pemikiran di atas, maka POPK KNPI Kecamatan. Nuhon diarahkan pada :
1. Pengembangan moral spiritual, mental ideologi, wawasan kebangsaan, kepemimpinan dan
keterampilan, penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan pengembangan ekonomi,
23

sehingga mampu berperan aktif dan kritis sebagai subyek dalam kegiatan Pembangunan
Nasional.
2. Pengembangan komitmen kepemudaan, kebangsaan, kemanusiaan, demokratisasi, keadilan
dan kesejahteraan dikalangan Pemuda, sebagai aktualisasi dari kesadaran untuk mewujudkan
Pembangunan yang bermoral dan beretika.
3. Pemantapan keberadaan, fungsi dan peran Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang
berhimpun di dalam KNPI, sehingga tercapai kemampuan optimal dalam melaksanakan
tugas-tugas pengembangan organisasi serta mampu mengakomodir, mengemban, dan
menyalurkan aspirasi serta kepentingan Pemuda.
4. Pengoptimalan kebersamaan, kesatuan dan saling menghormati dari segenap potensi
kepemudaan, dalam usaha meningkatkan peran aktif Pemuda Indonesia dalam Pembangunan
Nasional.
B. S T R A T E G I
Berdasarkan arah POPK KNPI, maka strategi pelaksanaan POPK KNPI Kecamatan. Nuhon
disusun sebagai berikut :
1. Strategi Jangka Pendek. Strategi Jangka Pendek sesungguhnya merupakan rangkaian untuk
mewujudkan Strategi Jangka Panjang dengan menitikberatkan pada kondisi Bangsa pada era
reformasi, yang meliputi upaya-upaya sebagai berikut:
a. Memantapkan fungsi dan keberadaan KNPI sebagai Wadah Berhimpun Organisasi
Kepemudaan dan Wadah Perekat Pemuda Indonesia dalam rangka mengoptimalkan
segenap fungsi, peran dan perangkat organisasi KNPI, untuk ikut serta memantapkan
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam memperkukuh persatuan dan
kesatuan.
b. Memberi dukungan optimal bagi pemantapan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang
berhimpun di dalam KNPI dan Pengurus Kecamatan, baik dari segi kelembagaan,
keanggotaan, kaderisasi maupun program, sebagai upaya peningkatan kualitas
sumberdaya manusia Indonesia untuk dapat bersaing dalam era perdagangan bebas.
c. Peningkatan kesadaran atau perubahan paradigma menyangkut eksistensi diri pemuda
dengan mengutamakan pengembangan intelektual pemuda;
d. Meningkatkan kesadaran nasional, disiplin nasional dan tanggung jawab nasional
Pemuda Indonesia, sebagai subyek yang ikut berperan dalam memantapkan
terselenggaranya sistem dan mekanisme pembangunan Nasional.
e. Membangun hubungan kemitraan dengan Pemerintah, lembaga-lembaga swasta nasional
serta lembaga-lembaga informal dan lembaga-lembaga internasional lainnya, agar
pelaksanaan program dapat berjalan secara terpadu, terkoordinasi, dan lancar sesuai
perencanaan.
f. Meningkatkan partisipasi yang proaktif dalam menyikapi fenomena masyarakat yang
ada.
2. Strategi Jangka Panjang. Strategi Jangka Panjang meliputi upaya-upaya sebagai berikut :
a. Pemantapan iklim pengembangan Pemuda yang kondusif, dalam rangka menumbuhkan
komitmen dan penjiwaan yang tinggi terhadap wawasan kebangsaan, sikap perilaku etis,
moral, spiritual, semangat kepeloporan, pembaharuan dan disiplin diri menuju
terwujudnya kemandirian pemuda Indonesia.
b. Peningkatan keberanian moral, konsistensi dan kemampuan KNPI dalam
mengartikulasikan dan mengagregasikan kepentingan dan aspirasi Pemuda secara
menyeluruh, untuk mensukseskan Pembangunan Nasional dalam segala aspek
kehidupan.
c. Memperkokoh rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan di kalangan Pemuda Indonesia
pada semua sektor kehidupan, dalam rangka memperjuangkan kepentingan Pemuda
Indonesia sejalan dengan dinamika Pembangunan Nasional.
d. Peningkatan dan pemantapan profesionalisme sumber daya Pemuda Indonesia dalam
menghadapi tantangan globalisasi dan dalam membangun hubungan antar bangsa sesuai
dengan kepentingan Nasional.
e. Meningkatkan peran KNPI di kancah internasional agar pemuda Indonesia bisa dan turut
mengambil peran dalam kegiatan internasional
V. POKOK-POKOK PROGRAM UMUM
Pokok-pokok Program Umum merupakan acuan yang bersifat umum dan mendasar bagi perumusan
program-program kepengurusan KNPI di setiap tingkatan selama satu periode, sesuai dengan arah
dan strategi POPK KNPI KECAMATAN. NUHON yang disusun secara terpadu, terarah dan
menyeluruh. Pokok-Pokok Program Umum terdiri dari :
A. Pemantapan dan peningkatan kualitas Organisasi. Pemantapan dan peningkatan, kualitas
Organisasi diarahkan dalam rangka:
1. Penataan struktur kelembagaan dan mekanisme kerja organisasi di setiap tingkatan
kepengurusan.
2. Optimalisasi personalia kepengurusan serta mekanisme kerja organisasi di setiap tingkatan
kepengurusan.
24

3. Pengadaan sarana dan prasarana yang memadai melalui penataan manajemen organisasi
dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja.
4. Penyediaan sistem informasi manajemen organisasi secara modern.
5. Pemantapan Pola Hubungan antara KNPI dengan OKP secara efektif dan efisien dalam
mendukung pelaksanaan program kerja KNPI.
6. Membangun sinergitas dan kohesitas di setiap tingkatan KNPI.
B. Pemantapan rasa kebangsaan untuk menangkal ancaman desintegrasi Pemantapan rasa
kebangsaan untuk menangkal ancaman desintegrasi dapat diwujudkan melalui program-program
yang dapat meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Program-program tersebut adalah yang
berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan akar permasalahan yang dapat
mengakibatkan desintegrasi seperti kesenjangan sosial akibat korupsi yang merajalela,
pembangkangan daerah sebagai ekses pelaksanaan otonomi daerah dan intervensi asing sebagai
konsekwensi logis dari dunia tanpa batas. Memantapkan rasa kebangsaan dapat dibangun
dengan menciptakan rasa kepemilikan (sense of belonging ) dengan cara melakukan perang total
terhadap koruptor. KNPI dapat mengkoordinir OKP dan berbagai institusi kepemudaan lainnya
untuk melakukan berbagai program pengakajian dan aksi yang diharapkan dapat menghukum
para koruptor secara social. Agar program ini dapat terarah dan tidak melanggar hukum maka
lembaga negara yang kompeten seperti KPK harus dilibatkan. Demikian juga dengan LSM yang
sudah mempunyai reputasi dalam memerangi korupsi dapat dilibatkan perencanaan program
dimaksud. Konflik-konflik daerah baik berupa konflik horizontal antara sesama komponen
masyarakat maupun konflik vertikal antara pemerintah daerah dan pusat akan cendrung
meningkat dimasa mendatang sehingga apabila tidak ditangani secara bijaksana dikhawatirkan
akan mengarah ke desintegarasi bangsa. KNPI dapat berperan menjadi katalisator para pihak
yang bertikai dengan cara melakukan program yang berdimensi budaya yang mengakui dan
menghargai pluralitas. Sedangkan untuk memecahkan konflik vertikal peran serta alumni
KNPI diharapkan dapat menjembatani komunikasi pusat dan daerah. Desintegrasi sebagai akibat
intervensi asing hanya dapat ditangkal dengan cara mengetahui pola-pola intervensi yang
dikembangkan oleh kekuatan asing tersebut sehingga untuk dapat menangkalnya KNPI harus
memperluas pengetahuan internasionalnya sehingga dapat lebih outward looking. Disamping
secara rutin dan konsisten mengikuti program-program yang bersifat internasional, juga harus
diupayakan untuk menjalin kerjasama dengan berbagai organisasi pemuda di luar negeri.
C. Pemantapan peningkatan kualitas kepemimpinan pemuda sebagai upaya mengatasi krisis
kepemimpinan nasional. Hasil survey beberapa lembaga yang cukup ternama di negara ini
memperlihatkan hasil yang sangat mengkhawatirkan terutama bagi pemuda sebagai leader for
tomorrow. Survey yang dilakukan untuk untuk meneropong kepemimpinan nasional tersebut
menghasilkan kesimpulan bahwa saat ini Indonesia sedang mengalami krisis kepemimpinan
nasional. Untuk hal tersebut terkait dengan pengkaderan dalam proyeksi kepemimpinan masa
depan perlu ditanamkan semangat nasionalisme pemuda Indonesia terhadap pilar pilar Negara
yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Menurut Sistem Manajeman
Nasional, salah satu studi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), pemimpin-pemimpin
nasional seharusnya dihasilkan melalui pengkaderan-pengkaderan di partai-partai politik.
Disamping sebagai sarana memilih para pemimpin nasional, partai politik adalah juga sarana
menyalurkan aspirasi masyarakat untuk kemudian diperjuangkan melalui parlemen. Suasana
perpolitikan nasional sejak masa orde baru tidak memberikan ruang bagi perkembangan partaipartai politik sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu KNPI harus mendorong para pemuda untuk
turut aktif dalam berbagai partai politik. Disamping itu KNPI bersma-sama OKP dapat
mempelopori pendidikan, pelatihan dan penataran-penataran di bidang kepemimpinan.
Kurikulum yang dikembangkan di Lemhannas dapat dijadikan acuan sedangkan dalan
pelaksanaannya dapat dijalin kerjasama dengan berbagai lembaga yang sudah mempunyai
kredibilitas seperti Lemhannas dan lain-lain.
D. Pemberdayaan ekonomi pemuda. Hasil survey yang terakhir menunjukkan bahwa tingkat
pengangguran telah mencapai 38,2 juta jiwa. Dari jumlah tersebut sebahagian besar adalah
pemuda yang menganggur secara total. Upaya penanggulan pengangguran ini dilakukan oleh
pemerintah melalui penciptaan lapangan pekerjaan karena adanya pertumbuhan ekonomi.
Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan tumbuh konsisten diatas 5% setelah krisis
berkepanjangan ternyata kembali terganggu dan harus direvisi karena tragedi bom di Bali.
Permasalahan pengangguran ini semakin parah karena masih terus terjadi pemutusan hubungan
kerja sebagai akibat hengkangnya para investor dari negara kita karena instabilitas dan ketidak
pastian hukum. Menghadapi kondisi yang kurang kondusif tersebut ,KNPI dan OKP diharapkan
dapat memberi jalan keluar dengan cara mengoptimalkan jaringan yang dimiliki baik dengan
instansi pemerintah, organisasi para pengusaha (KADIN dan HIPMI) serta dapat menjalin
kerjasama dengan berbagai LSM yang bergerak dibidang pemberdayaan ekonomi. Dalam
membangun kemitraan antara pemerintah dengan KNPI yang bersifat partisipatif dan
kemandirian maka di setiap tingkatan KNPI dapat bekerjasama dengan kementrian-kementrian
teknis yang berkaitan dengan segala upaya pembangunan sumber daya manusia, sumber daya
permodalan, dan sumber daya lainnya. Untuk menciptakan wirausahawan wirausahawan muda,
KNPI dapat bekerja sama dengan KADIN, HIPMI atau dunia usaha lain serta Kementerian
25

Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, dll. Para usahawan muda berbakat dapat
dijadikan sebagai supplier atau penghasil produk-produk yang akan disalurkan pada para
pengusaha-pengusaha besar. Untuk mendukung upaya ini, KNPI diharapkan dapat melobi
pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang melarang penguasaan satu mata rantai usaha
dari hulu hingga kehilir. Untuk mendukung permodalan para wirausahawan muda tersebut,
KNPI dapat secara aktif mengawasi penggunaan dana kompensasi kenaikan harga BBM,
sehingga penggunaannya dapat dilakukan setransparan dan seakuntabel mungkin dapat
diperuntukkan untuk membantu para wirausahawan muda tersebut. Untuk daerah-daerah yang
berbatasan dengan pusat-pusat pertumbuhan regional seperti Sijori dll, KNPI dapat menjalin
kerjasama dengan organisasi pemuda di negara-negara tetangga tersebut dan perlu diperhatikan
apakah dimungkinkan untuk melakukan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri. Kerjasama yang
baik dan saling menguntungkan akan memungkinkan KNPI bersama-sama OKP dapat
menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan. Disamping itu KNPI diharapkan dapat
mendobrak hambatan birokrasi yang hingga saat ini masih merupakan masalah yang krusial.
VI. MANAGEMEN ORGANISASI
A. Struktur Organisasi
Dalam upaya menyelenggarakan pokok-pokok program umum KNPI tersebut diatas, maka perlu
dijabarkan dalam bentuk struktur organisasi agar sasaran dapat tercapai secara efektif dan
efisien. Struktur organisasi adalah kerangka antar hubungan dari satuan-satuan organisasi atau
bidang-bidang kerja yang didalamnya terdapat pimpinan, tugas dan wewenang serta peran
masing-masing personalia dalam totalitas organisasi. Dalam organisasi KNPI struktur organisasi
yang digunakan adalah dalam bentuk organisasi garis dan fungsional, dimana wewenang Ketua
didelegasikan kepada satuan organisasi atau bidang-bidang kerja yang dipimpin oleh para Wakil
Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris dan Bendahara. Pimpinan dari setiap satuan organisasi atau
bidang kerja itu mempunyai wewenang dan tanggungjawab atas pelaksanaan tugas bidangnya
masing-masing. Kemudian secara fungsional tanggung jawab itu dipertanggung jawabkan oleh
pimpinan masing-masing bidang kerja kepada Ketua. Struktur Organisasi Komite Nasional
Pemuda Indonesia Kecamatan Nuhon sesuai dengan pembidangannya dalam pokok-pokok
program kerja, terdapat 9 (Sembilan) Bidang / Komisi, yaitu :
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Pemberdayaan Anggota, Wakil Ketua Bidang
Politik, Advokasi Hukum dan HAM, Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Tenaga Kerja dan
Kependudukan, Wakil Ketua Bidang Agama, sosial dan budaya, Wakil Ketua Bidang
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Wakil Ketua Bidang Pertanian, Perkebunan,
Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi,
Kewirausahaan Pemuda dan Investasi, Wakil Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan, Wakil
Ketua Bidang Seni,Olahraga dan Kesehatan
B. Komposisi Personalia
Komposisi Personalia Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan
Nuhon dVIIIsi oleh anggota KNPI yang memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah
ditetapkan dalam AD/ART atau ketentuan lain.
Komposisi personalia yang mengisi struktur bidang kerja tersebut terbagi dalam 2 (dua) bagian
posisi, yaitu Pengurus Harian dan Pengurus Komisi. Pengurus Harian terdiri dari Ketua, Para
Wakil-Wakil Ketua Bidang, Sekretaris, Para Wakil-wakil Sekretaris Bidang, Bendahara dan para
Wakil Bendahara. Sedangkan Pengurus Komisi terdiri dari Anggota Komisi, dan sebanyakbanyak 3 (tiga) orang anggota disetiap Komisi, sehingga Dewan Pengurus Kecamatan KNPI
Nuhon sebanyak-banyaknya berjumlah 50 Orang.
Komposisi personalia yang mengisi struktur organisasi nya adalah sebagai berikut :
1. Ketua
2. Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Pemberdayaan Anggota
3. Wakil Ketua Bidang Politik, Advokasi Hukum dan HAM
4. Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Tenaga Kerja dan Kependudukan
5. Wakil Ketua Bidang Agama, sosial dan budaya
6. Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
7. Wakil Ketua Bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup
8. Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi, Kewirausahaan Pemuda dan Investasi
9. Wakil Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan
10. Wakil Ketua Bidang Seni,Olahraga dan Kesehatan
11. Sekretaris
12. Wakil Sekretaris Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Pemberdayaan Anggota
13. Wakil Sekretaris Bidang Politik, Advokasi Hukum dan HAM
14. Wakil Sekretaris Bidang Pendidikan, Tenaga Kerja dan Kependudukan
15. Wakil Sekretaris Bidang Agama, sosial dan budaya
16. Wakil Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
17. Wakil Sekretaris Bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup
18. Wakil Sekretaris Bidang Pemberdayaan Ekonomi, Kewirausahaan Pemuda dan Investasi
19. Wakil Sekretaris Bidang Kelautan dan Perikanan
26

20. Wakil Sekretaris Bidang Seni,Olahraga dan Kesehatan


21. Bendahara
22. Wakil Bendahara
23. Wakil Bendahara
24. Komisi Organisasi, Kaderisasi dan Pemberdayaan Anggota
25. Komisi Politik, Advokasi Hukum dan HAM
26. Komisi Pendidikan, Tenaga Kerja dan Kependudukan
27. Komisi Agama, sosial dan budaya
28. Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
29. Komisi Pertanian, Perkebunan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup
30. Komisi Pemberdayaan Ekonomi, Kewirausahaan Pemuda dan Investasi
31. Komisi Kelautan dan Perikanan
32. Komisi Seni,Olahraga dan Kesehatan
Susunan Struktur ini akan disesuaikan dengan komposisi struktur dalam AD/ART KNPI dan
kebutuhan
VII. TATA HUBUNGAN PELAKSANAAN PROGRAM KNPI DAN ORGANISASI
KEPEMUDAAN YANG BERHIMPUN.
Sesuai dengan fungsi KNPI sebagai Wadah Berhimpun Organisasi Kepemudaan dan Wadah
Pemersatu Pemuda Indonesia khususnya Pemuda Nuhon , maka pelaksanaan program Kerja diatur
dengan tata hubungan sebagai berikut :
1. KNPI memposisikan dirinya sebagai perencana, pengagregasi dan pengevaluasi program dan
kegiatan bersama dengan Organisasi Kepemudaan.
2. Program Organisasi Kepemudaan yang berhimpun sebagai landasan pelaksanaan kegiatan.
3. KNPI sebagai Wadah Berhimpun Organisasi Kepemudaan melaksanakan program yang bersifat
strategis, akomodatif dan integratif bagi Pemuda Indonesia.
4. Penjabaran Program Umum KNPI lebih diarahkan kepada aspek peningkatan kualitas sumber
daya manusia Indonesia, Kepemimpinan, Wawasan kebangsaan dan wawasan Internasional
seperti : forum-forum Indonesia yang dilaksanakan, mewakili pemuda Indonesia dalam forum
internasional yang berorientasi kepemimpinan pemuda dan kegiatan strategis lainnya.
5. KNPI bersama Organisasi Kepemudaan melaksanakan program yang lebih diarahkan pada
peningkatan kualitas partisipasi pemuda Indonesia terhadap Pembangunan Nasional.
Dalam penjabaran dan pelaksanaan Program Umum, harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Program Umum harus dijabarkan oleh pelaksana program dalam seluruh gerak dan tindak
organisasi, yang menggambarkan adanya nilai tambah (value added) bagi pemuda Indonesia
pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.
2. Penjabaran Program Umum hendaknya dilakukan dalam rangka memperkokoh wawasan
kebangsaan, persatuan dan kesatuan, komitmen kebersamaan dan solidaritas antara sesama
Pemuda dan masyarakat, serta mempertebal idealisme, jiwa kejuangan, kepeloporan dan
pembaharuan.
3. Penjabaran Program Umum harus didukung dengan tingkat kemantapan optimal dari segenap
perangkat organisasi KNPI, termasuk seluruh perangkat Organisasi Kepemudaan sebagai
anggota wadah berhimpun.
4. Penjabaran Program Umum hendaknya memperhatikan status KNPI sebagai Wadah Berhimpun
Pemuda Indonesia.
5. Dalam melaksanakan program kerjanya, masing-masing tingkat kepengurusan KNPI bertindak
sebagai fasilitator, motivator, dinamisator dan akselerator berhimpunnya Organisasi
Kepemudaan dan Organisasi kepemudaan lainnya secara optimal, sebagai mitra dalam
melaksanakan program dengan memperhatikan karakteristik masing-masing organisasi dan
daerah, sesuai dengan mekanisme kerja yang disepakati bersama dengan institusi yang
berwenang untuk menetapkan program kerja.
6. Dari jabaran kegiatan KNPI sebagaimana arah dan tujuan organisasi, maka KNPI periode 2013
2016 berorientasi pada : Organisasi, Pengembangan Sumber Daya Pemuda, Politik, Ekonomi,
Sosial Budaya dengan mengacu pada prinsip-prinsip yaitu; (1) Prinsip Organisasi, (2) Prinsip
Kaderisasi, (3) Prinsip Komunikasi, (4) Prinsip Partisipasi, (5) Prinsip Kepeloporan dan (6)
Prinsip Kebersamaan dalam KISS (Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi dan Simplifikasi)
VIII.
PENUTUP
Pokok-pokok Organisasi dan Program Kerja KNPI Kecamatan Nuhon ini merupakan awal dari
strategi jangka panjang KNPI Kecamatan Nuhon , yang akan mengantar Pemuda Nuhon untuk
dapat mandiri memasuki era globalisasi . Pokok-pokok Organisasi dan Program Kerja Kecamatan
ini dalam realisasinya sangat tergantung kepada peran aktif seluruh perangkat organisasi KNPI dari
Kecamatan sampai ke Kelurahan/Desa, yang didukung sepenuhnya oleh OKP anggota Wadah
Berhimpun, serta Pemuda Nuhon pada umumnya, dengan dilandasi pada sikap mental, tekad dan
semangat serta ketaatan dan disiplin para pelaksana program dan pihak-pihak yang terlibat
didalamnya.
27

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor: 09/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
TENTANG
POKOK-POKOK PIKIRAN DAN REKOMENDASI MUSYAWARAH KECAMATAN IV
PEMUDA/KNPI KEC. NUHONTAHUN 2013
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa mencermati pembicaraan yang berkembang selama pelaksanaan


MUSCAM IVPEMUDA/KNPI Kecamatan Nuhon
maka dipandang perlu
menetapkan
Pokok-pokok
Pikiran
dan
Rekomendasi
MUSCAM
IVPEMUDA/KNPI Kecamatan Nuhon Tahun 2013
b. bahwa untuk maksud tersebut dipandang perlu ditetapkan dalam surat keputusan

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI Pasal 17


Anggaran Rumah Tangga KNPI Pasal 28
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :03/MUSCAMI/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM I

Memperhatikan : 1. Hasil pembahasan Komisi C


2. Saran, usul dan pendapat peserta MUSCAM IVPemuda/KNPI KECAMATAN
NUHON tahun 2013 dalam Sidang Pleno
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG
POKOK-POKOK
PIKIRAN
DAN
REKOMENDASI
MUSYAWARAH KECAMATAN IV PEMUDA/KNPI KEC. NUHON TAHUN
2013
Pasal 1

Mengesahkan Pokok-Pokok Pikiran Dan Rekomendasi Musyawarah Kecamatan IV Pemuda/KNPI Kec.


Nuhon Tahun 2013, sebagaimana terlampir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat
keputusan ini.
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Nuhon
Pada tanggal : 13 Agustus 2013
MUSCAM IVPEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

28

Lampiran Surat Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. Nuhon


Nomor
: 08/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tanggal
: 13 Agustus 2013
Tentang
: Pokok-pokok Pikiran dan Rekomendasi MUSCAM IV KNPI Kecamatan Nuhon Tahun 2013

POKOK-POKOK PIKIRAN DAN REKOMENDASI


MUSYAWARAH KECAMATAN IV
KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
Sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang telah mencatat peran penting pemuda yang dimulai
dari pergerakan Budi Utomo tahun 1908, Sumpah Pemuda tahun 1928, Proklamasi Kemerdekaan tahun
1945, pergerakan pemuda, pelajar dan mahasiswa tahun 1966, sampai dengan pergerakan mahasiswa
tahun 1998 yang telah membawa bangsa Indonesia memasuki masa reformasi. Hal ini membuktikan
bahwa pemuda mampu berperan aktif sebagai garda terdepan dalam proses perjuangan, pembaruan dan
pembangunan bangsa. Peran kepemudaan pula tercatat dengan lahirnya Deklarasi Pemuda Indonesia, 23
Juli 1973, merupakan landasan kelahirannya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), muncul dari
sebuah kesadaran akan tanggung jawab pemuda Indonesia dalam mengerahkan segenap upaya dan
kemampuan untuk menumbuhkan, meningkatkan, dan mengembangkan kesadaran sebagai suatu bangsa
yang merdeka dan berdaulat berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 (UUD 1945).
Deklarasi Pemuda bertujuan menindaklanjuti isi pesan suci Sumpah Pemuda yang meggariskan
kebutuhan keberhimpunan, dengan mengejawantahkan satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa, dan ikut
mengisi kemerdekaan.
Untuk itu KNPI dituntut untuk senantiasa melakukan reorientasi, reaktualisasi, serta reposisi atas
fungsi dan peran KNPI sehingga selalu kontekstual dalam menjawab tantangan jaman dan kebutuhan
bangsa.
KNPI harus tampil survive menjawab perubahan zaman dan tidak lagi hidup dari belas kasihan
penguasa/pemerintah, KNPI sudah harus mengubah tabiat lamanya sebagai penyokong an-sich kebijakan
dan bersikap afirmasi dengan penguasa tanpa mengurangi daya kritik dan kritisinya, sehingga tetap
menjadi sparing partner dengan penguasa demi menjaga kesinambungan dalam menentukan arah bangsa
dan Negara. Disinilah diperlukan konsep kemitraaan dengan lembaga lain dalam membangun bangsa dan
Negara ini atas dasar kesamaan visi dan misi yang diemban.
KNPI dituntut dapat memberi kontribusi ide atau gagasan yang dapat dikembangkan dalam
bentuk kerja konkrit dengan pola kemitraan tersebut. KNPI dapat mewadahi bangkitnya entrepreneurship
muda berbakat dengan pelatihan-pelatihan mencari dan memperjuangkan jaringan pembiayaan pendidikan
bagi kader-kader OKP yang brilian serta mengetuk kesadaran kelompok tua untuk member kesempatan
kepada kaum muda dalam memimpin pemerintahan.
Dalam uraian tersebut diatas maka semakin jelas betapa tuntutan reposisi, reorientasi dan
revitalisasi nilai-nilai kepemudaan menjadi sebuah keniscayaan dalam merespon gelombang perubahan
zaman.
Melalui Musyawarah Kecamatan IV Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Nuhon
tahun 2013 merupakan langkah awal pelaksanaan program pemberdayaan Pemuda Nuhon yang baru
dimekarkan, dengan mengangkat visi Membangun Kemandirian Pemuda Nuhon maka diharapkan
Musyarawah Kecamatan yang pertama kali ini dapat membawa kemajuan bagi masyarakat kecamatan
Nuhon lebih khususnya pemuda.
.
Beberapa hal penting direkomendasikan untuk kebutuhan kelembagaan yang menjelaskan pada
Visi-Misi KNPI Kecamatan Nuhon sebagai berikut:
1. Rekomendasi Internal
a. Memprioritaskan kegiatan yang berdampak langsung pada pemberdayaan pemuda
b. Mengaktualisasikan peran pemuda sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan
dalam segala aspek pembangunan.
c. Penyadaran kepemudaan berupa gerakan pemuda dalam aspek ideology, politik, hukum, ekonomi,
sosial budaya, pertahanan, dan keamanan dalam memahami dan menyikapi perubahan lingkungan
strategis, baik domestik maupun global serta mencegah dan menangani risiko.
d. Pemberdayaan pemuda dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan untuk
meningkatkan potensi dan kualitas jasmani, mental spiritual, pengetahuan, serta ketrampilan diri
dan organisasi menuju kemandirian pemuda.
e. Meningkatkan koordinasi dan konsolidasi kelembagaan
f. Pengembangan kepeloporan pemuda dilaksanakan untuk mendorong kreativitas, inovasi,
keberanian melakukan terobosan, dan kecepatan mengambil keputusan sesuai dengan arah
pembangunan nasional.
g. Menekankan kepada PK KNPI Kecamatan Nuhonyang terpilih untuk benar-benar merealisasikan
dan melaksanakan seluruh amanah Muscam.
2. Rekomendasi eksternal
29

a. Mendorong Pemerintah Daerah / Kecamatan menetapkan kebijakan strategis pengembangan


kepemimpinan pemuda.
b. Mendorong Pemerintah Daerah / Kecamatan dalam pengembangan kewirausahaan pemuda
dilaksanakan sesuai dengan minat, bakat, potensi lokal dan arah pembangunan daerah dan
nasional.
c. Mendorong Pemerintah Daerah / Kecamatan untuk memberikan perhatian serius terhadap
pariwisata dan usaha ekonomi kreatif yang ada di wilayah Kecamatan Nuhon
d. Mendorong Pemerintah Daerah / Kecamatan untuk memberikan perhatian serius terhadap sarana
dan prasarana yang mendukung peningkatan perekonomian masyarakat yang ada di wilayah
Kecamatan Nuhon
e. Mendorong Pemerintah Daerah / Kecamatan untuk memberikan perhatian serius terhadap
permasalahan tanbang, sengketa tanah dan tepi pantaiyan terjadi di wilayah Kecamatan Nuhon

30

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor: 10/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
KETUA PENGURUS KECAMATAN KNPI KECAMATAN NUHONPERIODE 2013-2016
SEKALIGUS KETUA FORMATUR MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON

Menimbang

Mengingat

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
: a. Bahwa proses pemilihan Ketua PK KNPI Kecamatan Nuhon Periode 20132016yang dilakukan sesuai tata cara pemilihan telah menghasilakan Ketua terpilih,
maka dipandang perlu ditetapkan menjadi Ketua DPK KNPI KECAMATAN
NUHON
Periode 2013-2016 sekaligus ketua Formatur MUSCAM
IVPemuda/KNPI KECAMATAN NUHON
b. bahwa untuk maksud tersebut dipandang perlu ditetapkan dalam surat keputusan
: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI


Anggaran Rumah Tangga KNPI
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :03/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM IV
5. Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :06/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Kriteria dan Tata Cara Pemilihan Ketua, Formatur, Pembentukan
PK KNPI dan MPI Kecamatan Nuhon Periode 2013-2016

Memperhatikan : Hasil pemilihan oleh peserta MUSCAM IVPemuda/KNPI KECAMATAN NUHON


tahun 2013 dalam Sidang Pleno
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG KETUA PENGURUS KECAMATAN KNPI KECAMATAN
NUHONPERIODE 2013-2016 SEKALIGUS KETUA FORMATUR MUSCAM
IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON

Pasal 1
Mengesahkan Saudara..................................................................................... sebagai Ketua PK KNPI
KECAMATAN NUHON Periode 2013-2016 sekaligus Ketua Formatur MUSYAWARAH KECAMATAN
IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON Tahun 2013
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Nuhon
Pada tanggal : 13 Agustus 2013
MUSCAM IVPEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

31

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
Nomor: 11/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
KETUA MPI KECAMATAN NUHONPERIODE 2013-2016
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa untuk memaksimalkan kinerja PK KNPI KECAMATAN NUHON selama


Periode 2013-2016 maka dipandang perlu dibentuk Majelis Pemuda Indonesia
KECAMATAN NUHON
b. bahwa untuk maksud tersebut dipandang perlu ditetapkan dalam surat keputusan

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI


Anggaran Rumah Tangga KNPI
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :03/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM IV
5. Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :06/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Kriteria dan Tata Cara Pemilihan Ketua, Formatur, Pembentukan
PK KNPI dan MPI Kecamatan Nuhon Periode 2013-2016

Memperhatikan : Usul, Saran dan pendapat peserta MUSCAM IVPemuda/KNPI KECAMATAN


NUHON tahun 2013 dalam Sidang Pleno
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG KETUA MPI KECAMATAN NUHON PERIODE 2013-2015

Pasal 1
Mengesahkan Saudara ............................................................................... sebagai Ketua Majelis Pemuda
Indonesia Kecamatan NuhonPeriode 2013-2016
Pasal 2
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: Nuhon
: 13 Agustus 2013

MUSCAM IVPEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

32

KEPUTUSAN
MUSYAWARAH KECAMATAN
PEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013
Nomor: 12/KPTS/MUSCAM-IV/VIII/2013
Tentang
FORMATUR MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHONTAHUN 2013,
Menimbang

: a. Bahwa untuk menjamin terlaksananya penyusunan komposisi dan personalia PK


KNPI dan MPI KECAMATAN NUHON Periode 2013-2016 maka dipandang
perlu membentuk Formatur MUSCAM IVPemuda/KNPI KECAMATAN NUHON
b. bahwa untuk maksud tersebut dipandang perlu ditetapkan dalam surat keputusan

Mengingat

: 1.
2.
3.
4.

Anggaran Dasar KNPI


Anggaran Rumah Tangga KNPI
Peraturan Organisasi KNPI
Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :03/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Tata Tertib MUSCAM IV
5. Keputusan MUSCAM IVPemuda/KNPI Kec. NuhonNomor :06/MUSCAMIV/VIII/2013 tentang Kriteria dan Tata Cara Pemilihan Ketua, Formatur, Pembentukan
PK KNPI dan MPI Kecamatan Nuhon Periode 2013-2016

Memperhatikan : Usul, Saran dan pendapat peserta MUSCAM IVPemuda/KNPI KECAMATAN


NUHON tahun 2013 dalam Sidang Pleno
MEMUTUSKAN
Menetapkan

: KEPUTUSAN MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KECAMATAN NUHON


TENTANG FORMATUR MUSCAM IVPEMUDA/KNPI KAB. BANGGAI

Pasal 1
Mengesahkan Formatur MUSYAWARAH KECAMATAN IV Pemuda/KNPI KECAMATAN NUHON
tahun 2013 sebagai berikut:
1) ....................................................

Ketua PK KNPI Kec.

Nuhon terpilih/ketua Formatur


2) ....................................................

PK KNPI Kec. Nuhon

demisioner / Anggota
3) ....................................................

DPK

KNPI

Kab.

MPI

Kec.

Banggai / Anggota
4) ....................................................

Ketua

Nuhon / Anggota
5) ....................................................

Perwakilan Pemuda /

Anggota

Pasal 2
33

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di
Pada tanggal

: Nuhon
: 13 Agustus 2013

MUSCAM IVPEMUDA/KNPI
KECAMATAN NUHON TAHUN 2013
PIMPINAN SIDANG

RUDI BUDAYA, M.Pd


KETUA

HIDAYAT MONOARFA, ST
WAKIL KETUA

IMANUEL MONGGESANG, SE
SEKRETARIS

34

DEWAN PENGURUS KABUPATEN


KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA
KABUPATEN BANGGAI

Mengucapkan

Selamat dan
Sukses
Bermusyawarah mufakat dalam

Musyawarah Kecamatan IV
KNPI
Kecamatan Nuhon
Yang dilaksanakan di Nuhon
Tanggal 13 Agustus 2013

35