Anda di halaman 1dari 3

Sebuah Catatan Tausyiah..

Refleksi akhir tahun bersama Al Ustadz. Dr. Zulfahmi Alwi


Kita seringkali lalai dalam melakukan refleksi, lemah dalam melakukan. banyak ki
ta membuat pekerjaan, proyek- proyek namun sangat jarang dilakukan evaluasi. mis
alnya kita membuat jalan raya dengan kualitas yang sangat baik dan harga yang ma
hal namun saat jalan itu jadi kita lupa untuk memeriksa drainase disekitarnya. s
ehingga jalan itupun terendam dan akhirnya perlahan terkikis lalu rusak. Untuk i
tulah refleksi menjadi hal yang begitu penting untuk kita lakukan untuk membuat
sebuah perubahan.
Yang pertama kita perlu refleksi adalah Narkoba. Setiap hari sering kali kita de
ngar penangkapan pengedar narkoba di bandara sukarno hatta, di juanda dimanapun
itu di indonesia. seakan tak ada habisnya, Narkoba ini masih saja terus beredar.
Barangkali ini karena tidak adanya ketegasan kepada para pelakunya. Hukum mati
hanya untuk para gembongnya. untuk para pengedarnya hanya dipenjara saja. itupun
seringkali hukuman mati di ulur - ulur hingga akhirnya mendapat 'hadiah' bebas.
jika saja hukuman itu dibandingkan dengan kerusakan yang ditimbulkan ke generas
i kita sungguhlah tidak ada keadilan itu. Di malaysia sudah banyak yang menjadi
saksi tentang sikap tegas hukum yang mereka terapkan, yakni hukum gantung sampai
mati untuk siapapun yang terlibat didalamnya.
berikutnya refleksi kita adalah tentang begitu murahnya nyawa di negeri ini. kas
us terbaru yang sempat kita dengar adalah, seorang ayah yang dibunuh oleh anakny
a hanya karena sang ayah mencuri rokok dari anaknya. nyawa seakan betul - betul
tidak berharga. berita tentang pembunuhan, kematian sudah menjadi konsumsi kita
setiap harinya. dan herannya itu menjadi hal yang biasa - biasa saja. Di Amerika
Serikat, ketika nyawa saja melayang karena pembunuhan maka gemparlah seluruh ne
geri itu. dikerahkannya FBI untuk mengusut habis kematian itu. di eropapun seper
ti ini. islam sendiri adalah agama yang memandang tinggi pentingnya memelihara s
ebuah nyawa, karena memang salah satu tujuan dari agama ini adalah memelihara ny
awa. Firman Allah:
???? ?????? ??????? ????????? ?????? ????? ???????????? ??????? ???? ?????? ????
??? ???????? ?????? ???? ??????? ??? ????????? ???????????? ?????? ???????? ????
???? ?????? ?????????? ???????????? ??????? ???????? ???????? ? ???????? ???????
???? ????????? ??????????????? ????? ????? ???????? ???????? ?????? ??????? ???
????????? ?????????????
Barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena sebab-sebab yang mewajib
kan hukum qishash, atau bukan karena kerusuhan di muka bumi, maka seakan-akan di
a telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara keselamata
n nyawa seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara keselamatan nyawa
manusia semuanya. (QS Al Maidah:32)
Sungguh sangat disayangkan pula memurahkan nyawa ini bukan hanya dilakukan oleh
orang - orang awam namun juga mereka yang mengaku dirinya beriman. seperti para
pelaku bom bunuh diri. hanya dengan mengatakan sayalah pengantin, inilah jalan p
intas menuju surga. kebodohan macam apa ini. herannya ada pula yang mendukung ak
si bom bunuh diri itu. katanya itu wujud balas dendam kepada amerika. coba kita
bayangkan jika keluarga kita sedang ditugaskan di bali, kemudian meninggal karen
a bom bunuh diri. apakah kita tetap akan mengatakan bahwa itu balas dendam, itu
jihad. sungguh diherankan juga di negara-negara konflik arab seperti afganistan,
pakistan,dll nyawa juga menjadi hal yang begitu murah.
Umat ini perlu memiliki wawasan keislaman yang benar. minimal yang standar saja.
sehingga kita tidak dengan mudah dibodoh-bodohi oleh orang - orang yang mengaku
tahu islam. dan islam ini haruslah selalu kita pelajari dan pelajari sepanjang
hayat kita.

Sungguh sangat berbeda kemuliaan peradaban umat beragama dengan umat tanpa agama
. Di Australia, sebagian adat dan budaya yang didasarkan pada akal telah mengant
arkan manusia seperti layaknya binatang. ada sebuah pantai di sidney dimana para
perempuan dengan bisa berjalan - jalan busana bahkan di Melbourne ada adat dima
na pada momen tertentu di salah satu jalan raya dipenuhi dengan ribuan manusia t
anpa busana. layaknya sekumpulan ternak. Begitulah akal dan nafsu menyesatkan ma
nusia.
Beriman itu harus disertai akal dan berfikir itu harus disertai iman. jika kita
hanya memakai akal saja. maka runtuhlah keimananan kita. seperti halnya bagaiman
a kita bisa mengakal-akali al qur'an. al qur'an adalah tuntunan kehidupan kita y
ang kehadirannya untuk diyakini dan diamalkan meski kita tidak bisa fikiran kita
tidak sampai kesana. seperti misal ayat berikut.
????????? ??????? ??? ??? ????????????? ????? ??? ??????? ????????? ???????????
?????????? ??????????
Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Alla
h Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (QS Al Jumuah:1)
pernahkah kita dengar apa yang ada dibumi ini bertasbih. apakah kita pernah mend
engar gunung itu bertasbih. apakah kita bisa mendengar pohon, batu, air, laut, o
mbak, bulan itu bertasbih. jika kita hanya menggunakan akal untuk memaknainya ma
ka runtuhlah satu per satu keimanan kita kepada al Qur'an ini. karena memang aka
l dan indra kita tidak mampu untuk kesana.
ibaratnya sejumput debu yang sangat halus, ditempatkan di telapak tangan kita, s
ementara kita menutup mata. saat ditanya adakah debu di tanganmu. kita jawab tid
ak ada. karena kita tidak merasakannya. tapi apakah debu itu benar tidak ada ket
ika kita tidak mampu merasakannya.
ada yang pernah menonton film kartun keluarga flinstone, yang mereka hidup di za
man batu. mobilnya terbuat dari kayu dan ban - ban nya terbuat dari batu. seanda
inya mereka diberitahu bahwa suatu saat akan ada besi yang beratnya berton - ton
yang bisa terbang. adakah mereka akan percaya. tentu tidak. karena mereka belum
sampai pada zamannya. belum konek ke fikiran mereka. begitupun kita di zaman in
i saat mencoba menerjemahkan ayat - ayat Al Qur'an.
Kala belajar di Malaysia, seorang teman pernah bertanya. 'ustadz, saya pernah me
ndengar dari seorang syaikh, ada hadist yang menyatakan bahwa akan masuk surga o
rang - orang yang mencium tangan Rasulullah, kemudian syeikh itu mengatakan begi
tupun tanganku ini. karena tanganku ini pernah berjabat tangan dengan guruku, se
dang guruku pernah berjabat tangan dengan gurunya, dan seterusnya sampai guru da
ri guru yang pernah berjabat tangan dengan Rasulullah SAW. karena itulah sipapun
yang yang mencium tanganku ini maka ia akan masuk surga. dan bukti dari keimana
n terhadap hadist ini adalah saya harus meninggalkan sholat, dan sayapun meningg
alkan sholat'.
Hal - hal seperti ini banyak, dan sayangnya hanya karena arab yang fasih atau i
ntonasi yang meyakinkan kita telan mentah - mentah informasi itu. seperti halnya
katanya ada hadist yang menceritakan tentang seorang pelacur yang masuk surga k
arena memberi minum seekor anjing kehausan. sungguh logikanya dimana seorang pel
acur masuk ke surga, dia pezina, penghancur rumah tangga dan hanya karena member
i minum seekor anjing lantas ia masuk surga.
Orang awam yang menelan informasi itu mentah - mentah akan berfikir tidak apa-ap
a kita berzina, kita minum, berjudi, habis melakukannya cari saja seekor anjing
kehausan, lalu beri minum. jika tidak ada anjing kehausan kurung anjing itu samp
ai kehausan. baru berikan minum. bukankah itu tiket menuju surga.

Pemahaman seperti ini beredar karena individu - individu kita yang jauh dari pem
ahaman dasar tentang islam. bukan salah pembodohan itu, tapi salah kebodohan ora
ng - orang yang mengikutinya. karena ketidaktahuan terhadap agamanya. semoga bis
a menjadi refleksi kita untuk lebih giat dalam mempelajari agama dan lebih baik
dalam mensyiarkannya.
Selanjutnya kita perlu menjaga keluarga. jangan dulu terlalu mengurusi orang lai
n. kembalilah ke keluarga kita. pastikan bahwa orang tua kita, istri kita, suami
kita, anak - anak kita aman. Allah berfirman
Allah Subhanahu wa Ta ala berfirman dalam kitab-Nya yang mulia:
??????????? ????????? ????????? ???? ???????????? ????????????? ?????? ?????????
? ???????? ?????????????? ????????? ??????????? ??????? ??????? ??? ????????? ??
????? ??? ?????????? ????????????? ??? ???????????
Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api
neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat
yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperint
ahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS At-Tah
rim: 6)
anak - anak adalah masa depan bangsa, masa depan agama ini. dipundaknyalah masa
depan diembankan. jika rusak anak - anak kita rusak pula lah masa depan itu.
yang terakhir perlu kita refleksi adalah bagaimana konsistensi kita, istiqomah k
ita untuk senantiasa melakukan perbaikan dan kebaikan. sebagai contoh hal yang s
angat sederhana tentang membuang sampah. jika tetangga - tetangga kita semuanya
membuang sampah itu sembarangan akankah kita juga ikut membuang sampah sembarang
an. bisakah kita tetap konsisten untuk mengantongi sampah itu di kantong kita ke
mudian membuang sampah itu pada tempatnya. hanya dengan inilah kita bisa berubah
.
semoga pergantian tahun ini menjadi momen refleksi bagi kita semua untuk membuat
sebuah perubahan menjadi lebih baik.