Anda di halaman 1dari 2

Bagi sebagian muslim ilmu logika atau ilmu mantiq seakan menjadi sesuatu yang ta

bu, bahkan terlarang. Namun... tidak banyak yang tahu bahwa.. ilmu itu memang la
yak disebut tabu.. dan sangat sangat layak menjadi terlarang...
mari kita buktikan..
Di dunia ini ada dua macam ilmu, yakni ilmu yang mencerahkan dan ilmu yang menga
burkan -sebut jahiliah-. Percaya tak percaya kedua ilmu itu sedang berperang sat
u sama lain. dan tanpa sadar mungkin salah satunya atau keduanya sudah menjadi b
agian erat dalam alur pemikiran kita...
ilmu yang mencerahkan.. adalah ilmu - ilmu pengetahuan seperti matematika, sains
, kedokteran dan lain lain yang kesemua ilmu itu akan semakin mendekatkan kita k
epada Tuhan penguasa alam semesta. Semakin didalami semakin meyakinkan kita tent
ang penciptaan, pengaturan dan kuasaNya yang luar biasa...
ilmu yang memburamkan.. yang mengaburkan nalar kita, membuat kita jauh melayang
entah kemana, membuat kita sulit membedakan pengetahuan, ilmu dan khalayan belak
a, sangking kaburnya ilmu ini memabukkan, membuat orang semakin dan semakin keta
gihan..
salah satunya adalah ilmu logika atau ilmu mantiq tadi..
ilmu mantiq adalah ilmu untuk memahami segala sesuatu diluar apa yang kita ketah
ui dan kita indrai.. ilmu mantiq biasa digunakan untuk membuktikan yang Ghaib, y
ang paling umum adalah membuktikan Tuhan..
Mari kita bahas lebih dalam...
Bab membuktikan Tuhan menjadi bab penting dalam ilmu ini . anehnya, pembuktian T
uhan 'diwajibkan' tanpa mengikut sertakan Makhluk/ciptaan didalamnya. Katanya, b
agaimana mungkin kita membuktikan ciptaanNya sedang Tuhan sendiri belum bisa dib
uktikan, kita harus pake cara yang rasional..
mmm... ini sangat kabur, Realitasnya kita hanya akan berjumpa dengan ciptaanNya.
bagaimana bisa akal kita memikirkan sesuatu yang diluar itu...
Selanjutnya, literatur itu akan menjelaskan kepada kita bagaimana rasionalisasin
ya...
1. ada = ada.. Bahwa adanya sesuatu itu akan sama dengan adanya sesuatu itu send
iri..
bingung kan.. ada ada saja memang..
Sebenarnya,klo kita cermati.. pernyataan diatas juga membuktikan Tuhan dengan ci
ptaanNya..
2. Akibat --> Sebab.. adanya berbagai akibat selalu ada sebab. dan ada penghulu
dari sebab itu sendiri...
Rasional.. namun lagi dia membuktikan dengan ciptaanNya..
3. Akibat =/Sebab.. akibat tidak akan sama dengan penyebabnya...
jujur.. yang ini lebih masuk akal.. meski juga membuktikan dengan ciptaanNya jug
a.. -_Meski bingung.. anggap saja ketiga rasionalisasi itu benar..
lalu kesimpulannya adalah..
Dia ada, Dia penyebab terjadinya makhluk, dan Dia berbeda dengan makhluk... jus
t like that.. siapakah Dia?.. tak tahu..
Dan atas ketidaktahuan itu dugaanNya adalah Tuhan..

ingat teori evolusi..


teori tentang makhluk bersel satu awal mula kehidupan..
dengan penggambaran tuhan seperti diatas.. ia juga bisa disebut tuhan.. atau jik
a alam terjadi secara sendirinya.. alam semesta itu adalah Tuhan..
kita tahu kemana juntrungnya teori ini..
Di Pembahasan-pembahasan selanjutnya menjelaskan tentang kaitan Tuhan dengan cip
taanNya, hingga dibagilah menjadi beberapa golongan - golongan aliran ketuhanan.
. ada theisme, deisme, pantheisme, dll.. yang semakin menghayal tentang bentuk t
uhan dan sejenisnya...
Selanjutnya dan selanjutnya tak lebih dari dugaan dan dugaan.. membuat kita berk
hayal entah kemana.. yang tak semakin menjelaskan tapi semakin mengaburkan..
Dalam kedahagaan ilmu yang melenakan itu, kebimbangan yang menghanyutkan itu...
Sayangnya, kebanyakan orang yang belajar mantiq sering lupa bahwa..
Risalah islam telah menggamblangkan semuanya..
Berawal dari langit sebuah goa di puncak gunung cahaya, seorang pemuda diajarkan
...
'iqra, bacalah, bacalah atas nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptaka
n manusia dari segumpal darah. Bacalah dan TuhanMu-lah yang Maha pemurah, yang m
engajar dengan perantara Kalam. dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahui
nya.'
dan seterusnya dan seterusnya ayat- ayat itu mengalir menyejukkan dahaga keiilmu
an dan keimanan manusia terhadap TuhanNya..